Search Header Logo
materi bil.pecahan

materi bil.pecahan

Assessment

Presentation

Mathematics

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Belajar Quizizz

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

media

MATEMATIKA
BILANGAN RASIONAL

2

media

1.1 Pecahan dan Lambangnya

Arti Nilai Pecahan

Tuti mempunyai 16 apel. Berapa banyak apel yang harus diberikan kepada adiknya jika Tuti ingin
memberikan

3
6bagian?

Jawab:
Sesuai dengan arti pecahan, kita harus membagi apel sebanyak penyebut, yaitu membagi 16 apel
menjadi 16 bagian. Dengan demikian, 1 bagian adalah 1 apel. Selanjutnya kita memilih 3 bagian,
atau 3 apel.

Jadi,

3

8bagian dari 16 apel
adalah 3 apel.

Contoh

3

media

Pecahan Senilai

1. Pembilang dan penyebut dalam suatu pecahan dalam bentuk

𝑎
𝑏dapat dikalikan dengan

bilangan bulat p yang sama dan tidak nol.

𝑎
𝑏= 𝑎 . 𝑝

𝑏 . 𝑝

𝑎
𝑏= 𝑎 ∶ 𝑝

𝑏 ∶ 𝑝

2. Pembilang dan penyebut suatu pecahan dalam bentuk𝑎

𝑏dapat dibagi dengan bilangan

bulat 𝑞 ≠ 0.

4

media

Sederhanakan pecahan

8
27.

Jawab :
Untuk menyederhanakan pecahan ini, kita membagi pembilang dan
penyebut dengan bilangan yang sama.

Contoh

8
72=

8 ∶ 2
72 ∶ 2=

4
36

=

4 ∶ 2
36 ∶ 2=

2
18

=2 ∶ 2

18 ∶ 2

=1

9

5

media

Pilihlah pecahan yang nilainya lebih besar dari

2

3dan

5

6.

Jawab:
Samakan penyebut kedua pecahan, yaitu:

Membandingkan Dua Bilangan Pecahan

Karena 5 > 4, maka

5

6>

4

6atau

5

6>

2

3

Contoh

2
3 = 2 × 2

3 × 2 = 4

6

6

media

Bilangan pecahan yang nilainya antara nol dan satu, yaitu pecahan dengan pembilangnya
merupakan bilangan cacah yang lebih kecil dari penyebutnya. Sebagai contoh, pecahan5

3

dapat ditulis sebagai 1 +

2

3. Bilangan terakhir ini kita menuliskan sebagai 1

2

3.

Tuliskan dalam bentuk pecahan campuran34

5.

Jawab:
Jika 34 dibagi 5 akan memberikan hasil bagi 6 dan sisa 4 sehingga

Pecahan Campuran

Contoh

34
5= 6 4

5

7

media

Hitunglah penjumlahan pecahan berikut.
a.

2
3+

1
3
b.

5
6+

7
11

Jawab:

a.

2

3+

1

3=

2 + 1

3

=

3

3= 1

b.

5

6+

7

11=

5 × 11

6 × 11+

7

11

=

55

66+

42

66

=

55 + 42

66
=

97

66

1.2 Operasi Hitung pada Pecahan

KPK dari 6 dan

11 adalah 66

Penjumlahan Pecahan

Contoh

8

media

Pengurangan Pecahan

Hitunglah operasi pecahan berikut.

a. 5

7 3

7

b. 3

7 2

5

Jawab:

a. 5

7 3

7= 5 − 3

7
=2

7

b. 3

7 2

5= 3 × 5

7 × 5 2 × 7

5 × 7

= 15

35 14

35

= 15 − 14

35

= 1

35

KPK dari 5 dan 7

adalah 35

Contoh

9

media

Operasi Perkalian

Pembilang dan Penyebut hasil kali dua pecahan masing-masing diperoleh
dari perkalian kedua bilangan pembilang dan penyebut.

Dengan menggunakan gambar, hitunglah:
a. 1

3× 1

4
b. 3

4× 2

3

Jawab:
a.

1

3×

1

4=

1 × 1

3 × 4=

1

12

b.

3

4×

2

3=

3 × 2

4 × 3=

6

12=

1

2

Contoh

10

media

Operasi Pembagian

Operasi pembagian merupakan lawan perkalian hasil𝑎

𝑏 𝑐

𝑑= 𝑝 artinya 𝑎

𝑏= 𝑝 × 𝑐

𝑑.

dengan mengalikan𝑑

𝑐pada kedua ruas diperoleh

𝑎
𝑏: 𝑐

𝑑= 𝑎

𝑏× 𝑑

𝑐

𝑎
𝑏× 𝑑

𝑐= 𝑝 × 𝑐

𝑑× 𝑑

𝑐= 𝑝

dengan demikian didapat

11

media

Bilangan pecahan negatif adalah lawan dari bilangan pecahan positif yang bersesuaian.

1.3 Bilangan Pecahan Negatif

𝑎

𝑏

𝑎
𝑏
0

𝑎
𝑏+ − 𝑎

𝑏= 0

1. Bilangan pecahan negatif terjadi akibat

2. Bilangan pecahan positif dapat terjadi akibat

a. Bilangan bulat negatif dibagi dengan bilangan bulat positif, −27

3= − 27

3.

b. Bilangan bulat positif dibagi dengan bilangan bulat negatif,

27

−3= −

27

3.

a. Bilangan bulat positif dibagi dengan bilangan bulat positif,

27

3.

b. Bilangan bulat negatif dibagi dengan bilangan bulat negatif ,

−27

−3=

27

3.

12

media

Hitunglah hasil dari

4

3+ (−

2

3)

Jawab:
Seperti kita ketahui, bahwa 𝑎 + −𝑏 = 𝑎 − 𝑏, maka

3

4+ −

2

3=

3

4

2

3

=

3 × 3

4 × 3

2 × 4

3 × 4(samakan penyebut)

=

9

12

8

12=

1

12

Sifat Asosiatif

Penjumlahan dan perkalian pecahan memenuhi sifat asosiatif, yaitu

𝑎
𝑏+

𝑐
𝑑+

𝑒
𝑓=

𝑎
𝑏+

𝑐
𝑑+

𝑒
𝑓

𝑎
𝑏×

𝑐
𝑑×

𝑒
𝑓=

𝑎
𝑏

𝑐
𝑑×

𝑒
𝑓

Contoh

1.4 Sifat Operasi dan Urutan Operasi

13

media

Sifat Komutatif
Penjumlahan dan perkalian pecahan yang memenuhi sifat komutatif, yaitu

Unsur Identitas
1. Operasi penjumlahan pada bilangan pecahan mempunyai unsur identitas, yaitu 0

𝑎
𝑏 + 𝑐

𝑑 = 𝑐

𝑑 + 𝑎

𝑏

𝑎
𝑏 × 𝑐

𝑑 = 𝑐

𝑑 × 𝑎

𝑏

𝑎
𝑏 + 0 = 𝑎

𝑏

𝑎
𝑏 × 1 = 𝑎

𝑏

2. Operasi perkalian pada bilangan pecahan mempunyai unsur identitas, yaitu 1

14

media

Elemen Invers
1. Terhadap Penjumlahan

Jika

𝑐

𝑑pecahan, maka selalu ada pecahan lain p sehingga

𝑐

𝑑+ 𝑑 = 0.

Dalam hal ini 𝑝 = −𝑐

𝑑. Bilangan 𝑐

𝑑disebut invers terhadap penjumlahan dari 𝑐

𝑑.

Jika

𝑐

𝑑pecahan tidak sama dengan nol, maka selalu ada pecahan q

sehingga

𝑐
𝑑× 𝑞 = 1.

Dalam hal ini 𝑞 =𝑑

𝑐, yaitu kebalikan dari pecahan semula. Bilangan

𝑑
𝑐disebut invers terhadap perkalian dari

𝑐
𝑑.

2. Terhadap Perkalian

15

media

Sifat Distibutif

Jika diketahui

𝑎
𝑏,

𝑐
𝑑,dan

𝑒
𝑓, maka berlaku

dengan menuliskan 𝑥 =

𝑎

𝑏, 𝑦 =

𝑐

𝑑, dan 𝑧 =

𝑒

𝑓, maka sifat distributif ini mempunyai

bentuk

𝑥 × (𝑦 + 𝑧) = 𝑥𝑦 + 𝑥𝑧.

Sesuai dengan sifat distributif bilangan bulat.

𝑥𝑦

𝑥𝑧

𝑥

𝑦

𝑧

𝑎
𝑏 ×
𝑐
𝑑 + 𝑒

𝑓
=𝑎𝑐

𝑏𝑑 + 𝑎𝑒

𝑏𝑓

16

media

2
5buah apel yang ada adalah milik saya. Banyak apel keseluruhan ada 20.
Tentukan Banyak apel milik saya.
Jawab:
Banyak apel milik saya ada

2
5× 20 = 8.

Pada persentase atau persen, setiap pecahan ditulis sehingga mempunyai penyebut 100. Bilangan
2
5ditulis sebagai

2 × 20
5 × 20=

40
100.

Untuk menyatakan persentase kita hanya menyebut pembilangnya saja yaitu 40%.

Pecahan digunakan untuk menyatakan

perbandingan banyak benda yang satu dengan yang

lainnya.

Contoh

1.5 Persentase

17

media

Hitunglah hasil dari 0,123 + 2,71.
Jawab:

123

1000+

271

100=

123

1000+

2710

1000= 2,833

cara lain, tuliskan seletak dalam satu kolom.

kemudian, jumlahkan seperti layaknya menjumlahkan bilangan bulat.

1.6 Bilangan Desimal

0,123
2,710 +

Letak koma harus sejajar

Jika perlu tambahkan nol

Contoh

Jadi, hasil 0,123 + 2,71 = 2,883

18

media

Bilangan desimal dapat dibandingkan berdasarkan arti pecahannya.

Manakah bilangan yang lebih besar antara 0,8 dan 0,6.
Jawab:
Jika ditulis sebagai pecahan maka masing-masing desimal menjadi

8
10dan

6
10, maka

6
10>

8
10.

dengan demikian, 0,8 > 0,6.

Urutan pada Desimal

Contoh

19

media

Penulisan bentuk baku dari 1000
Jawab:
Ketahui bahwa 1000 = 10 × 10 × 10 = 10 × 10³.

Penulisan yang tepat untuk 1 adalah 10⁰. Penulisan yang tepat untuk1

10dan 1

100masing-masing

adalah 10−1dan 10−2, yaitu sesuai dengan banyak angka nol.

Bentuk baku adalah penulisan bilangan dalam bentuk

𝑎 × 10𝑛dengan 𝑎 memenuhi 1 ≤ a < 10 dan n bilangan asli.

1.7 Bentuk Baku

Bentuk baku bilangan kecil adalah penulisan bilangan menjadi

𝑎 × 10−𝑛dengan 1 ≤ 𝑎 < 10 dan 𝑛 bilangan asli.

Contoh

media

MATEMATIKA
BILANGAN RASIONAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE