Search Header Logo
SEL DAN BAGIANNYA

SEL DAN BAGIANNYA

Assessment

Presentation

Biology

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Khoridatul anisah

FREE Resource

47 Slides • 0 Questions

1

media

2

media

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan

dapat:

• Membandingkan komponen kimiawi sel

• Membandingkan hasil penampakan sel

berdasarkan pengamatan di bawah
mikroskop cahaya dengan gambar atau foto
pada literatur.

• Mengukur diameter sel serta terbiasa

menggunakan unit pengukuran

• Mengenali membran sel, sitoplasma, inti

sel, dan organel sel: retikulum endoplasma,
badan Golgi, mitokondria, ribosom,
lisosom, kloroplas, dan sentriol.

• Membandingkan mekanisme transpor pada

membran (difusi, osmosis, endositosis, dan
eksositosis).

3

media

KOMPONEN KIMIA SEL

Karbohidrat

Berdasarkan fungsinya, karbohidrat dapat dikelompokkan

menjadi:

Karbohidrat sederhana sebagai sumber energi di dalam

sel

Karbohidrat rantai panjang sebagai cadangan energi

Karbohidrat rantai panjang sebagai komponen struktural

organel dan bagian sel lainnya.

Karbohidrat terdiri dari unsur karbon (C), oksigen (O), dan

hidrogen (H). Rumus molekul karbohidrat adalah Cn(H2O)n.

4

media

KARBOHIDRAT

Monosakarida

Triosa

Pentosa

Heksosa

Disakarida

Sukrosa

Laktosa

Polisakarida

Homopolisa-

karida

Heteropolisa-

karida

5

media

Monosakarida adalah karbohidrat sederhana yang

namanya ditentukan oleh jumlah atom C pada

molekulnya. Contoh monosakarida adalah triosa,

pentosa, dan heksosa.

Monosakarida

6

media

Triosa, memiliki 3 atom C, terdapat di dalam sel sebagai
hasil atau metabolit pada oksidasi heksosa dan pentosa.
Contohnya adalah gliseraldehid dan dihidroksi aseton.

H

O

C

C

OH

H

C

OH

H

H

gliseraldehid

H

C

H

H

C

O

C

OH

H

H

dihidroksi aseton

7

media

Pentosa, memiliki lima atom C, terdapat pada asam
nukleat (DNA dan RNA) dan beberapa koenzim.

8

media

Heksosa, memiliki enam atom C.

9

media

Disakarida adalah karbohidrat yang jika dihidrolisis akan

menghasilkan dua molekul monosakarida yang sama atau

berbeda. Contohnya sukrosa (gula tebu) yang terdapat

pada sel batang tebu dan laktosa (gula susu) yang

terdapat pada kelenjar susu (kelenjar mamae).

Disakarida (Cn(H2O)n-1)

10

media

Ada dua macam polisakarida, yaitu homopolisakarida dan

heteropolisakarida.

Homopolisakarida:

1. Amilum (zat pati), merupakan hasil fotosintesis.

2. Glikogen, terdapat di dalam sel-sel hati dan sel-sel

otot.

3. Inulin, terdapat pada sel akar tumbuhan tertentu

sebagai cadangan makanan.

4. Lignin, terdapat pada sel xilem.

5. Selulosa, terdapat pada dinding sel tumbuhan

tingkat tinggi dan berfungsi sebagai pelindung sel.

Polisakarida (C6H10O5)

11

media

Heteropolisakarida:

1. Kitin, terdapat pada kulit Arthropoda, misalnya

jangkrik, kumbang, dan belalang.

2. Heparin, terdapat di dalam sel hati, sel paru-paru, dan

sel dinding arteri sebagai zat antikoagulasi.

12

media

LEMAK
(LIPID)

Lemak

Sederhana

Asam Lemak

Jenuh

Asam Lemak

Tak Jenuh

Lemak

Gabungan

Fosfolipid

Glikolipid

Lipoprotein

Karotenoid

Turunan
Lemak

13

media

Lemak Sederhana

Lemak sederhana dibangun oleh satu gliserol dan tiga

asam lemak (trigliserida).

Asam lemak jenuh, rantai hidrokarbonnya mempunyai

atom H maksimal. Contohnya asam stearat dan asam

palmitat.

Asam lemak tak jenuh, jumlah atom H pada rantai

hidrokarbon belum maksimal. Contohnya asam oleat

dan linoleat.

14

media

Lemak Gabungan

Lemak gabungan merupakan ester asam lemak yang jika

dihidrolisis menghasilkan asam lemak, alkohol, dan zat-

zat lain.

Contoh:

Fosfolipid, yaitu lipid yang mengandung gugus ester fosfat.

Glikolipid, mengandung molekul karbohidrat dan lipid.

Lipoprotein, merupakan lipid yang mengandung protein.

Karotenoid, merupakan lipid gabungan berpigmen yang terdapat

pada sel tumbuhan dan sel hewan.

15

media

Turunan Lemak

Steroid merupakan senyawa turunan lemak dengan

rantai hidrokarbon berbentuk cincin (siklik). Steroid

terdapat pada protoplasma sel hewan.

16

media

Protein merupakan senyawa kimia yang sangat

kompleks. Protein mempunyai dua peran utama, yaitu

peran katalitik dan mekanik.

COOH

=

gugus karboksil

NH2
= gugus amino

R

= bermacam variasi pada berbagai asam amino

Protein

Rumus Senyawa
Protein

17

media

Protein Sederhana

Contohnya: protein albumin dan globulin.

Protein Gabungan

Contohnya:

1. Glikoprotein, mengandung protein dan karbohidrat.
2. Nukleoprotein, mengandung protein dan asam

nukleat.

3. Lipoprotein, mengandung protein dan lipid.
4. Kromoprotein, mengandung protein dan bahan zat

warna (hemoglobin dan hemosianin).

18

media

Dua macam asam nukleat, yaitu asam ribonukleat

(RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA).

Asam
Nukleat

Basa Purin

Basa Primidin

19

media
media
media

Perbandingan molekul DNA dan RNA

No
.
DNA

RNA

1.
Terdiri dari dua rantai nukleotida
(double helix) panjang

Terdiri dari satu rantai (single strain)
nukleotida pendek

2.

Mengandung asam fosfat yang
menghubungkan gula yang satu
dengan gula yang lainnya

Mengandung asam fosfat yang
menghubungkan gula yang satu
dengan gula yang lainnya

3.

Mengandung gula deoksiribosa

Mengandung gula ribosa

4.

Basa nitrogen:
Purin: adenin (A) dan guanin (G)
Pirimidin: timin (T) dan sitosin (C)

Basa nitrogen:
Purin: adenin (A) dan guanin (G)
Pirimidin: urasil (U) dan sitosin (C)

5.
Merupakan materi genetik,
membawa informasi genetik
Berperan dalam sintesis protein

6.

Terdapat pada kromosom,
nukleoplasma, mitokondria, dan
kloroplas

Terdapat pada nukleolus,
nukleoplasma,
dan sitoplasma

20

media

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

Sel-sel pada tubuh hewan dan tumbuhan termasuk dalam golongan sel

eukariotik.

Prokariotik, misalnya bakteri dan alga hijau-biru.

Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik
Struktur

Prokariotik

Eukariotik

Membran nukleus

-

+

Membran plastida

-

+

Nukleus

-

+

Plastida

-

+/-

Mitokondria

-

+

Badan Golgi

-

+

DNA

+

+

RNA

+

+

Histon

-

+

Pigmen

+

+

Keterangan: (+) memiliki, (–) tidak memiliki

21

media

Struktur Sel Hewan

22

media

Struktur Sel Tumbuhan

23

media

Membran Sel

Membran ini tersusun dari dua lapisan yang terdiri dari

fosfolipid dan protein (lipoprotein). Membran sel

bersifat semipermeabel atau selektif permeabel

Bagian Sel dan Organel
Sel

24

media

Inti sel eukariotik memiliki membran inti.

Di dalam inti terdapat:

1. Nukleolus (anak inti), berfungsi menyintesis

berbagai macam molekul RNA (asam ribonukleat)

2. Nukleoplasma (cairan inti).

3. Butiran kromatin

Nukleus (inti sel)

25

media

Sitoplasma

Sitoplasma merupakan cairan sel.

Sitoplasma bersifat koloid.

Sitoplasma terdiri atas air yang di dalamnya

terlarut banyak molekul kecil, ion, dan protein.

26

media

SITOPLASM

A

Retikulum
Endoplasma

REK

REH

Badan Golgi

Ribosom

Lisosom

Mitokondria

Plastida

Vakuola (Rongga Sel)

Sentriol

Sitoskeleton

27

media

Retikulum Endoplasma (RE) seperti saluran berkelok-

kelok dan jala yang berongga-rongga.

Saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-

substansi dari satu bagian sel ke bagian sel lainnya.

a. Retikulum Endoplasma Kasar (REK)

b. Retikulum Endoplasma Halus (REH)

28

media

Badan Golgi adalah sekelompok kantong (vesikula) pipih

yang dikelilingi membran.

Fungsi badan Golgi antara lain:

a. Membentuk kantong-kantong (vesikula) untuk sekresi)

b. Membentuk membran plasma.

c. Membentuk dinding sel tumbuhan.

d. Membentuk akrosom pada spermatozoa

29

media

Ribosom terdapat bebas di sitoplasma atau melekat

pada REK.

Ribosom berfungsi untuk sintesis protein.

Pada waktu sintesis protein, ribosom mengelompok

membentuk poliribosom (polisom).

30

media

Lisosom

Lisosom merupakan kantong yang dikelilingi membran

tunggal sel untuk mencerna makromolekul.

Lisosom berisi berbagai jenis enzim yang dapat

memecahkan (mencerna) polisakarida, lipid, fosfolipid,

asam nukleat, dan protein.

Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. Lisosom

juga berperan dalam autofagus.

31

media

Peroksisom dan glioksisom

Peroksisom adalah kantong yang memiliki membran tunggal.

Peroksisom berisi berbagai enzim dan yang paling khas ialah

enzim katalase.

Katalase mengkatalisis perombakan hidrogen peroksida (H2O2).

Pada hewan, peroksisom banyak terdapat di hati dan ginjal,

pada tumbuhan, peroksisom terdapat dalam berbagai tipe sel.

Glioksisom hanya terdapat pada sel tumbuhan, misalnya pada

lapisan aleuron biji padi-padian.

Aleuron merupakan bentuk dari protein atau kristal yang

terdapat dalam vakuola.

32

media

Mitokondria

Mitokondria adalah organel penghasil energi sel.

Membran dalam membagi mitokondria menjadi dua

ruang, yaitu ruang intermembran dan matriks

mitokondria.

Ruang intermembran merupakan ruangan di antara

membran luar dan membran dalam.

Matriks mitokondria merupakan ruang yang diselubungi

oleh membran dalam.

33

media

Matriks mengandung enzim untuk siklus Krebs dan oksidasi

asam lemak.

Matriks juga banyak mengandung protein dan DNA, ribosom dan

beberapa jenis RNA.

Struktur mitokondria

34

media

Plastida

Plastida adalah organel yang hanya terdapat pada sel

tumbuhan.

Ada tiga macam plastida:

a. Kromoplas, yaitu plastida berwarna.

b. Leukoplas, yaitu plastida yang berwarna putih dan

berfungsi untuk menyimpan amilum (amiloplas), minyak

(elaioplas), dan protein (aleuroplas).

c. Kloroplas, yaitu plastida yang mengandung klorofil.

35

media

Struktur
kloroplas

36

media

7. Vakuola (rongga sel)

Vakuola adalah organel sitoplasma yang berisi cairan yang

dibatasi oleh suatu membran atau selaput yang disebut

tonoplas.

Vakuola berisi:
a. asam organik
b. asam amino
c. glukosa
d. gas
e. garam-garam kristal
f. alkaloid, antara lain

Protista mirip hewan (Protozoa) memiliki vakuola

kontraktil atau vakuola berdenyut yang menetap.

37

media

8. Sentriol

Sentriol merupakan hasil perkembangan sentrosom,

yaitu pusat sel, daerah dari sitoplasma yang dekat

dengan nukleus.

Sentriol berupa kumpulan mikrotubulus yang

berperan sebagai kutub-kutub pembelahan sel secara

mitosis atau meiosis.

38

media

9. Sitoskeleton

a. Mikrofilamen atau filamen aktin Mikrofilamen adalah

rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis,

terdiri dari protein yang disebut aktin

b. Mikrotubul Mikrotubul adalah rantai protein yang

berbentuk spiral dan spiral ini membentuk tabung

berlubang.

Mikrotubul dapat membentuk organel sitoplasma

berupa sentriol, silia, dan flagela.

39

media

c. Filamen antara (serabut antara)

Filamen antara adalah rantai molekul protein yang

berbentuk untaian yang saling melilit.

Fungsi sitoskeleton adalah sebagai berikut:

1. memberikan kekuatan mekanik pada sel

2. menjadi kerangka sel

3. membantu gerakan substansi dari satu bagian sel

ke bagian lain.

40

media

Serabut-serabut penyusun sitoskeleton

41

media

d. Dinding sel

Pada sel muda, dinding sel tersusun dari zat pektin.

Pada sel dewasa, dinding sel terbentuk dari bahan

selulosa yang bersifat kaku

Pada dinding sel terdapat bagian yang tidak menebal,

yaitu bagian yang disebut noktah.

Plasmodesmata berupa juluran plasma, yang berfungsi

menjadi pintu keluar masuknya zat.

Tekanan air atau isi sel terhadap dinding sel disebut

tekanan turgor.

42

media

Transpor melalui Membran Sel

Model membran sel

S. Singer dan E. Nicolson (1972) mengemukakan teori tentang membran

sel yang dikenal dengan teori membran mozaik cair.

Teori ini menyatakan bahwa membran sel tersusun oleh lapisan protein.

43

media

a. Transpor Pasif

Transpor pasif adalah transpor yang tidak memerlukan energi.

Transpor pasif terdiri dari difusi, osmosis, dan difusi terbantu.

Molekul tinta

membran

seimban
g

(a)

seimban
g

(b)

Difusi larutan: (a) substansi akan berdifusi dari daerah yang konsentrasinya
lebih tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah; (b) larutan yang
konsentrasinya berbeda akan menjadi seimbang karena perpindahan
tersebut.

44

media

b. Transpor aktif

Transpor aktif adalah transpor yang memerlukan energi.

Transpor aktif melalui membran sel dapat berupa endositosis dan
eksositosis.

45

media

1. Endositosis

Endositosis adalah peristiwa pembentukan kantong membran

sel saat larutan atau partikel ditransfer ke dalam sel.

Endositosis antara lain.

a. pinositosis

b. fagositosis

46

media

a. Pinositosis

Merupakan gejala yang umum terjadi pada sel darah putih, sel ginjal,

epitelium usus, makrofag hati, dan akar tumbuhan.

Langkah-langkah proses pinositosis
1 - 2: molekul melekat pada plasma
3 - 5: invaginasi
6 - 8: lepas dari membran plasma dan fragmentasi

47

media

b. Fagositosis

Fagositosis terjadi misalnya saat rotifera, Ciliata, atau organisme

mikroskopik lain ditelan oleh Amoeba.

Dengan cara menangkapnya dengan kaki semu (pseudopodium),

kemudian mengurungnya dalam vakuola (fagosom).

Proses fagositosis

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 47

SLIDE