Search Header Logo
Contoh Piket

Contoh Piket

Assessment

Presentation

Physical Ed

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Hendra Kismantono

FREE Resource

18 Slides • 0 Questions

1

media
media

LAPORAN

GURU
PIKET

Dalam setiap langkah sebagai guru piket, kita
membentuk fondasi keamanan, keteraturan,

dan kehangatan disekolah

2024

2

media

Jadwal Piket Guru SDN PAJAGALAN 1 SUMENEP

PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP

SD NEGERI PAJAGALAN I

Jl. Dr. Wahidin No. 11 Pajagalan Kec. Kota Sumenep

Telp. (0328) 6725582 E-mail : sdnegeripajagala1@gmail.com

DAFTAR PIKET GURU

TAHUN PELAJARAN 2023 - 2024

NO.

SENIN

KETERANGAN

NO.

SELASA

KETERANGAN

NO.

RABU

KETERANGAN

1 SUMANTRI TIRTA N, S.Pd.SD

Menyambut Siswa

1 AKHMAD BUSAIRI, S.Pd

Menyambut Siswa

1 ADI MULYANTO, S.P.SD

Menyambut Siswa

2 NURSUCI SURYANI, S.Pd.SD

Menyambut Siswa

2 EMMI SUSILAWATI, S.Pd

Menyambut Siswa

2 ZAINAB, S.Pd

Menyambut Siswa

3 IKA SARIYANTI, S.Pd

Menyambut Siswa

3 BUYATIK, S.Pd.SD

Menyambut Siswa

3 NUZUL QURAINI, S.Pd.SD

Menyambut Siswa

4 IBRAHIM, S.Pd

Menyambut Siswa

4 IVAN KURNIAWAN, S.Pd

Menyambut Siswa

4 SYAIFUL BAHRI, S.Pd

Menyambut Siswa

5 HUMAIDAH, S.Pd.I

Menyambut Siswa

5 RISKA DWIJAYANTI, S.Psi

Menyambut Siswa

5 ANDHIKA TRISANDI AJI, S.Or

Menyambut Siswa

NO.

KAMIS

KETERANGAN

NO.

JUM'AT

KETERANGAN

NO.

SABTU

KETERANGAN

1 TITIK ERWANINGSIH, S.Pd

Menyambut Siswa

1 ROBBY, S.Pd

Mempersiapkan Doa Bersama

1 HENDRA KISMANTONO, S.Pd

Menyambut Siswa

2 NUZUL KURNAIN, S.Pd

Menyambut Siswa

2 AFTRIN TRI WIJAYANTI, S.Pd

Menyambut Siswa

2 ACHMAD JAILANI, S.Pd

Menyambut Siswa

3 HADI SISWANTO, S.Pd

Menyambut Siswa

3 SITI NUR AISYAH, S.Pd.I

Menyambut Siswa

3 FITRI WINDASARI, S.Pd

Menyambut Siswa

4 MOH. ABD. WAHID, S.Pd

Menyambut Siswa

4 RIADLATUL AMALIA, S.Pd.I

Menyambut Siswa

4 NITA NUR AFNI, S.Pd

Menyambut Siswa

5 USWATUN HASANAH, S.Pd

Menyambut Siswa

-

-

-

-

Sumenep, 2 Januari 2024

Plt. Kepala Sekolah

AKHMAD BUSAIRI, S.Pd

NIP 196612021986061001

3

media

PENDAHULUAN

Sebagai salah satu Upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan nyaman,

peran serta guru piket menjadi sangat vital. Guru piket memiliki tanggung jawab untuk memastikan

keamanan dan keteraturan sekolah selama jam-jam tertentu, baik itu selama kegiatan pembelajaran

maupun diluar jam pelajaran.

Keberadaan guru piket menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.

Dengan kewajiban untuk memonitor aktivitas siswa, mengawasi pergerakan di area sekolah, dan

merespon berbagai situasi yang mungkin timbul, guru piket memiliki peran strategis dalam menciptakan

atmosfer belajar yang kondusif.

Laporan ini disusun sebagai Upaya dokumentasi dan evaluasi atas pelaksanaan tugas guru piket

di SDN Pajagalan 1 Sumenep. Melalui laporan ini, diharapkan dapat tergambar secara jelas sejauh mana

efektivitas dan kesinambungan pelaksanaan tugas guru piket dalam mencapai tujuan utama, yakni

menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal siswa.

Dalam laporan ini, data yang dikumpulkan mencakup berbagai aspek seperti kehadiran siswa,

kejadian atau insiden yang terjadi, Tindakan yang diambil oleh guru piket, serta rekomendasi untuk

perbaikan dan pengembanagan kedepannya. Semua informasi yang terkumpul diharapkan dapat

memberikan gambaran yang komprehensif mengenai peran guru piket dalam menjaga ketertiban sekolah.

Melalui evaluasii ini, diharapkan pula dapat ditemukan Solusi dan strategi yang lebih efektif untuk

memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas guru piket di SD. Dengan

demikian, sekolah dapat terus menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi siswa dalam menjalani

proses pembelajaran mereka.

Sumenep, 2 Januari 2024

Plt. Kepala Sekolah

AKHMAD BUSAIRI, S.Pd
NIP 196612021986061001

4

media

Rincian Tugas Guru Piket

Menjemput siswa di pagi hari di depan gerbang sekolah dan memastikan semua siswa meninggalkan

sekolah di saat jam pulang sekolah

Penjagaan pintu gerbang: Guru piket bertanggung jawab untuk berada di pintu masuk sekolah pada

jam masuk.

Menjaga keteraturan antrian: Guru piket harus membantu dalam membentuk dan menjaga

keteraturan antrian siswa. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan memastikan bahwa setiap siswa

dapat masuk sekolah dengan aman.

Penanganan keterlambatan atau kehilangan: Guru piket perlu melakukan pemantauan aktif terhadap

siswa yang mungkin terlambat. Jika ada siswa yang terlambat atau hilang, guru piket harus segera

mengambil Tindakan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Komunikasi dengan guru: Komunikasi antara guru piket, dan guru lain sangat penting. Informasi

tentang siswa yang perlu mendapatkan perhatian khusus, seperti siswa yang memiliki ijin khusus

atau perlu ditemani, perlu disampaikan dengan jelas kepada semua pihak terkait.

5

media

Meningkatkan pelaksanaan keamanan, kebersihan, ketertiban,
keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keteladanan, dan

keterbukaan (9K)

Keamanan: Memastikan bahwa seluruh pintu dan gerbang sekolah terkunci

dengan baik setelah jam belajar. Melakukan patroli rutin di area sekolah untuk

mengawasi keamanan dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Kebersihan: Memantau dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, termasuk

koridor, kelas, dan area terbuka. Mendorong siswa untuk menjaga kebersihan diri

dan lingkungan sekitar.

Ketertiban: Menjaga keteraturan selama jam pelajaran dan jam istirahat di area

tertentu seperti kantin, toilet, dan lapangan. Merespons secara tegas terhadap

pelanggaran ketertiban dengan memberikan sanksi yang sesuai.

Keindahan: Membantu dalam menjaga keindahan ruang kelas dan area umum

dengan melibatkan siswa dalam proyek-proyek seni atau penghijauan. Menjaga

taman dan area hijau sekolah agar tetap terawat dan indah.

Kekeluargaan: Membangun hubungan yang baik dengan siswa, guru, dan staf

sekolah. Menjadi sosok yang dapat diakses dan dapat diandalkan bagi siswa

yang membutuhkan dukungan atau pembicaraan.

Kerindangan: Memberikan dukungan emosional kepada siswa yang memerlukan

bantuan. Mengorganisir kegiatan-kegiatan yang memupuk rasa saling peduli dan

empati di antara siswa.

Kesehatan: Memastikan fasilitas kesehatan di sekolah, seperti toilet dan tempat

cuci tangan, selalu dalam kondisi baik. Mengawasi dan memberikan perhatian khusus

terhadap siswa yang membutuhkan perawatan kesehatan.

Keteladanan: Menunjukkan perilaku dan etika yang baik sebagai contoh bagi

siswa. Mengingatkan siswa untuk mengikuti norma-norma etika dan perilaku yang

diharapkan.

Keterbukaan: Membuka saluran komunikasi dengan siswa, guru, dan orang tua.

Mendorong siswa untuk menyampaikan ide, saran, atau keluhan melalui forum

yang telah disediakan.

6

media

Menerimadanmendatatamusekolah

Penerimaan Tamu:Memberikan sambutan hangat kepada setiap tamu yang datang ke sekolah.

Memastikan bahwa tamu diberi informasi yang jelas mengenai prosedur dan aturan di sekolah.

Pemeriksaan Identitas: Meminta dan memeriksa identitas setiap tamu, serta mencatat

informasi tersebut untuk keperluan keamanan dan dokumentasi. Memastikan bahwa tamu

memiliki alasan yang sah untuk mengunjungi sekolah.

Memberikan Bantuan: Memberikan bantuan kepada tamu dalam menemukan tujuan atau orang yang

ingin mereka temui di sekolah. Memberikan informasi tentang fasilitas dan layanan yang tersedia di

sekolah.

Mendata Kunjungan: Mencatat data kunjungan tamu, termasuk nama, tujuan kunjungan, waktu

kedatangan, dan waktu keberangkatan. Menggunakan sistem pencatatan atau buku tamu yang telah

disediakan untuk keperluan monitoring.

Pemberitahuan Kepada Pihak Terkait: Memberi tahu pihak terkait, seperti kepala sekolah atau staf

administrasi, mengenai kedatangan tamu dan tujuan kunjungan mereka. Berkoordinasi dengan staf lain

jika diperlukan untuk memberikan layanan lebih lanjut kepada tamu.

Keamanan dan Pengawasan: Memantau aktivitas tamu di sekitar area sekolah. Melakukan langkah-

langkah keamanan seperti memberikan identifikasi tamu yang mudah dikenali, dan memastikan bahwa

tamu mengikuti prosedur keamanan yang telah ditetapkan.

Pelaporan Kepada Otoritas: Melaporkan setiap aktivitas atau perilaku yang mencurigakan kepada

pihak keamanan atau otoritas sekolah. Bersiap untuk memberikan keterangan atau informasi lebih lanjut

jika diperlukan. Kepedulian dan Keramahan: Menunjukkan sikap peduli dan keramahan kepada tamu,

memberikan kesan positif terhadap pengalaman kunjungan mereka di sekolah. Menanggapi pertanyaan

atau kebutuhan tamu dengan sigap dan profesional.

7

media

Mengoordinasikan guru pengganti bagi kelas yang

Gurunya berhalangan hadir

MemastikanKetersediaanDaftarKontakGuruPengganti:

Menyusun dan memastikan ketersediaan daftar kontak lengkap guruguru pengganti yang dapat

dihubungi jika diperlukan.

MemeriksaPemberitahuanKetidakhadiranGuru:Memeriksa pemberitahuan ketidakhadiran

guru utama, baik melalui pesan, telepon, atau catatan yang ditinggalkan di sekolah. Menyelidiki

alasan ketidakhadiran guru dan memahami lamanya waktu ketidakhadiran.

Menghubungi Guru Pengganti:Menghubungi guru pengganti yang sesuai dari daftar kontak

yang telah disiapkan. Menjelaskan alasan ketidakhadiran guru utama dan meminta

ketersediaan guru pengganti.

Menyesuaikan Jadwal Penggantian: Menyesuaikan jadwal penggantian sesuai dengan mata

pelajaran dan kelas yang ditinggalkan oleh guru utama. Memastikan bahwa guru pengganti mampu

mengajar mata pelajaran yang bersangkutan.

Memberitahu Pihak Terkait: Memberitahu kepala sekolah atau staf administrasi mengenai

penggantian guru dan memberikan informasi yang diperlukan. Mengkoordinasikan dengan

guru pengganti untuk memastikan bahwa segala kebutuhan administratif terpenuhi.

Menginformasikan Siswa: Memberikan pengumuman kepada siswa mengenai perubahan

guru dan memberikan petunjuk atau informasi yang diperlukan. Memastikan bahwa siswa tahu

tempat dan jam pelajaran yang telah diubah.

Pantau Proses Penggantian: Memantau pelaksanaan penggantian guru, termasuk

memastikan bahwa guru pengganti telah tiba tepat waktu dan dapat memberikan pengajaran

dengan efektif.

Menyelenggarakan Koordinasi Lanjutan: Jika diperlukan, menyelenggarakan koordinasi tambahan

dengan guruguru pengganti untuk memastikan semua proses pembelajaran berjalan dengan baik

selama absennya guru utama.

Pelaporan dan Evaluasi: Merekam informasi tentang penggantian guru, termasuk informasi

tentang guru pengganti yang dihubungi, waktu pelajaran yang diganti, dan evaluasi

pelaksanaan penggantian. Melaporkan ke kepala sekolah atau pimpinan lainnya mengenai

proses penggantian guru

8

media

Mencatat dan melaporkan kasus-kasus yang bersifat khusus kepada

Kepala Sekolah Pemantauan Aktivitas Siswa:

Melakukan pemantauan aktif terhadap aktivitas siswa di area sekolah selama jam pelajaran dan di

luar jam pelajaran. Mengamati perubahan perilaku atau situasi yang dapat dianggap sebagai kasus

khusus.

Pencatatan Kejadian: Mencatat dengan cermat setiap kejadian atau perilaku yang dianggap

khusus atau memerlukan perhatian lebih. Menyertakan informasi seperti waktu, tempat,

orang-orang yang terlibat, dan saksi-saksi yang mungkin ada.

Interaksi dengan Siswa: Berinteraksi secara proaktif dengan siswa untuk mendapatkan

informasi lebih lanjut atau klarifikasi terkait suatu kasus. Menjalin hubungan yang baik

dengan siswa sehingga mereka merasa nyaman berbicara tentang masalah yang mungkin

mereka alami.

Berkomunikasi dengan Guru dan Staf: Berkomunikasi dengan guru dan staf sekolah

untuk mendapatkan informasi tambahan atau pandangan mereka terkait kasus khusus.

Mengumpulkan berbagai sudut pandang untuk memahami konteks kasus dengan lebih baik.

Menyusun Laporan Rinci: Menyusun laporan rinci mengenai setiap kasus khusus yang

terjadi, termasuk deskripsi peristiwa, langkah-langkah yang telah diambil, dan rekomendasi

untuk tindakan lebih lanjut. Menyajikan fakta secara obyektif dan tidak memihak.

Bertindak sebagai Penengah: Jika mungkin, bertindak sebagai penengah dalam kasus-

kasus konflik antar siswa atau situasi yang memerlukan penyelesaian. Menerapkan

pendekatan yang adil dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan.

Melaporkan Kepada Kepala Sekolah: Melaporkan secara teratur kepada Kepala Sekolah

mengenai kasuskasus khusus yang telah dicatat. Menyampaikan laporan secara tertulis dan

memberikan update jika ada perkembangan baru.

Menyarankan Tindakan Lanjutan: Memberikan saran kepada Kepala Sekolah terkait

tindakan lanjutan yang dapat diambil untuk menangani kasus-kasus khusus tersebut.

Memastikan bahwa solusi yang diusulkan sesuai dengan kebijakan sekolah dan aturan yang

berlaku.

Kerjasama dengan Pihak Terkait: Berkoordinasi dengan pihak terkait seperti orang tua,

konselor, atau pihak eksternal jika diperlukan untuk menangani kasus-kasus yang kompleks.

Menjaga kerahasiaan dan privasi dalam penanganan informasi sensitif.

9

media

MEMBUAT LAPORAN HASIL PIKET

PELAKSANAAN TUGAS GURU PIKET

NAMA GURU PIKET: ...

HARI/TANGGAL:...

JAM PIKET: ...

RUANGAN PIKET: ...

MENJEMPUT SISWA DI PAGI

10

media





















KEGIATAN PAGI HARI DIMULAI
DILAKUKAN SETIAP HARI SENIN-

SABTU
PUKUL06.30-07.00
PIKET MENYAMBUT
SISWA DI DEPAN
GERBANG

11

media
media
media

PIKET PERSIAPAN
UPACARA BENDERA
SETIAP HARI SENIN

12

media
media
media

PIKET MENERTIBKAN
KEHADIRAN SISWA YANG
TERLAMBAT
SETIAP HARI PUKUL 06.30

13

media

PIKET JIKA TERDAPAT SISWA YANG
SAKIT DAN IZIN PULANG

14

media

Piket Jumat

Mendampingi siswa do’a bersama

15

media

JANUARI 2 0 24

MENERIMA DAN MENDATA
TAMU SEKOLAH

16

media

Tantangan dan Rencana

Tidak Lanjut

Tantangan dalam Tugas Guru Piket di SDN PAJAGALAN 1 Sumenep:

Melaksanakan tugas sebagai guru piket di SD tidak selalu berjalan mulus,

mengingat sejumlah tantangan yang dapat dihadapi. Beberapa tantangan yang

mungkin timbul termasuk:

Perilaku Siswa yang Bermacam-macam:

Tantangan ini mencakup mengelola berbagai tipe perilaku siswa, mulai dari

pelanggaran disiplin hingga konflik antar siswa.

1. Kondisi Kesehatan Siswa:

Menangani kasus kesehatan siswa, seperti cedera atau penyakit tiba-tiba,

dan memberikan bantuan pertama dengan sumber daya terbatas.

2. Kesulitan dalam Mengoordinasikan Guru Pengganti:

Menemui kesulitan dalam mengoordinasikan guru pengganti saat guru utama

berhalangan hadir, terutama jika perlu diatur secara mendadak.

3. Masalah Kebersihan dan Keamanan Lingkungan Sekolah:

Memastikan

kebersihan

dan

keamanan

lingkungan

sekolah,

termasuk

pemantauan fasilitas toilet dan pencegahan kejadian yang dapat membahayakan

siswa.

4. Penanganan Kasus Khusus:

Menangani kasus khusus seperti konflik interpersonal, pelanggaran aturan berat,

atau situasi yang memerlukan penanganan khusus dan sensitif.

17

media

Rencana Tindak Lanjut

Untuk menghadapi tantangan tersebut, berikut adalah rancana tindak

lanjut yang dapat diimplementasikan:

Pengembangan Program Pembinaan Siswa:

Menerapkan program pembinaan siswa yang berfokus pada pengembangan nilai-

nilai positif, keterampilan sosial, dan penyelesaian konflik.

1. Pelatihan Kesehatan Darurat: Memberikan pelatihan kesehatan darurat bagi

staf dan guru piket untuk mengatasi kasus kesehatan mendadak dan

memberikan pertolongan pertama.

2. Peningkatan Komunikasi dengan Guru Pengganti: Meningkatkan komunikasi

dengan guru-guru pengganti dengan menyusun jadwal cadangan dan

membangun kerjasama yang efektif.

3. Program Pendidikan Kebersihan dan Keamanan: Melaksanakan program

pendidikan kebersihan dan keamanan di antara siswa, serta melibatkan

mereka dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

4. Penggunaan Sistem Pelaporan Kasus Khusus: Menerapkan sistem pelaporan

kasus khusus yang efektif, termasuk formulir pelaporan dan prosedur untuk

memastikan setiap kasus ditangani dengan cepat dan profesional.

18

media
media
media

LAPORAN

GURU
PIKET

Dalam setiap langkah sebagai guru piket, kita
membentuk fondasi keamanan, keteraturan,

dan kehangatan disekolah

2024

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 18

SLIDE