Search Header Logo
daya tarik wisata

daya tarik wisata

Assessment

Presentation

Science

University

Practice Problem

Hard

Created by

mahayeri 27drupadi

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

DAYA TARIK WISATA DAN DAERAH TUJUAN PARIWISATA

Tourism Introduction

Chapter. 04

2

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Apa yang akan dipelajari?

1. Pengertian Daya Tarik Wisata (Atraksi Wisata)
2. Jenis-jenis Daya Tarik Wisata (Atraksi Wisata)

Tourism Introduction 2019-2020

2

3

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

1. Pengertian Daya Tarik Wisata

Daya Tarik Wisata (Attraction)

Daya Tarik Wisata adalah segala sesuatu yang memiliki (1) keunikan, (2) keindahan, dan (3) nilai yang berupa
keanekaragaman kekayaan (1) alam, (2) budaya, dan hasil (3) buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan
kunjungan wisatawan.

Etimologi:

Daya

: (Nomina-benda) Kemampuan/kekuatan

Tarik

: (Verba-kerja) Menarik/Mendatangkan

Wisata

: (Adjektiva-sifat) Kegiatan yang dilakukan wisatawan … (lihat pengertian wisata)

Sehingga dapat disimpulkan bahwa daya tarik wisata adalah sebuah “kemampuan/kekuatan” yang dimiliki untuk
dapat “mendatangkan/menarik” suatu “kegiatan wisata”.

Daya Tarik Wisata disingkat menjadi DTW, dan juga disebut sebagai juga sebagai Atraksi.


Tourism Introduction 2019-2020

3

4

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Menurut Pakar

“Atraksi adalah objek yang menjadi fokus perhatian wisatawan dan

menjadi sumber pemenuhan kebutuhan wisatawan” atau

“tampilan fisik dan non-fisik yang dipandang wisatawan mampu

memenuhi satu atau lebih kebutuhan wisatanya” atau

“satuan situs atau wilayah geografis berskala kecil yang dapat

dijangkau wisatawan yang terdorong untuk mengunjunginya pada

waktu luang dalam jangka pendek.” (Harris dan Howard, 1996;

Ivanovic, 2008)

Tourism Introduction 2019-2020

4

5

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Contoh: Sunset di Bali, Sawah di Ubud, Kuliner di Maloboro, Sunrise di bromo, diving di raja ampat,
pantai Pink di Komodo, Pemakaman Suku Toraja, Ombak di Banyuwangi, Konser musik di Jakarta, dll.

Tourism Introduction 2019-2020

5

Contohnya:

6

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Komponen Pembentuknya

3S

Something to DO, melakukan sesuatu: makin
mengesankan, makin didambakan

Something to SEE, melihat pemandangan
yang beda/daily life: makin menarik, makin
ditilik

Something to BUY, memiliki barang atau jasa:
makin unik, makin dihargai

+2S

Something to ENJOY, menjelajah
alam/lingkungan: makin
memesona, makin dipuja

Something to IMPRESS,
memperoleh kenangan: makin
dalam, makin dikenang

Tourism Introduction 2019-2020

6

7

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

2. Jenis-jenis Daya Tarik Wisata (Attraction)

a. Daya Tarik Wisata Alam (Natural)
b. Daya Tarik Wisata Budaya (Cultural)
c.

Daya Tarik Wisata Buatan (Man-Made)

Tourism Introduction 2019-2020

7

8

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Daya Tarik Wisata Alam

Yang dimaksud dengan “Daya Tarik Wisata Alam” adalah Daya Tarik Wisata (atraksi) yang berupa
keanekaragaman dan keunikan lingkungan alam.
Secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu keanekaragaman dan keunikan lingkungan laut, dan
keanekaragaman dan keunikan darat.

Tourism Introduction 2019-2020

8

9

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Tourism Introduction 2019-2020

9

1. Daya Tarik Wisata alam yang
berbasis potensi
keanekaragaman dan keunikan
lingkungan alam di wilayah
perairan laut

a.Bentang pesisir pantai, contoh: Pantai Kuta, Pantai Pangandaran, Pantai Parangtritis, dan
sebagainya.

b.Bentang laut, baik perairan di sekitar pesisir pantai maupun lepas pantai yang menjangkau
jarak tertentu yang memiliki potensi bahari, contoh: perairan laut Kepulauan Seribu,
perairan laut kepulauan Wakatobi, Derawan, dan sebagainya.

c.Kolam air dan dasar laut, contoh: Taman Laut Bunaken, Taman Laut Wakatobi, taman laut
dan gugusan pulau-pulau kecil Raja Ampat, Atol Pulau Kakaban, dan sebagainya.

10

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

2. Daya Tarik Wisata alam yang berbasis
potensi keanekaragaman dan keunikan
lingkungan alam di wilayah daratan.

Tourism Introduction 2019-2020

10

a. Pegunungan dan hutan alam/taman nasional/taman wisata

alam/taman hutan raya, Contoh: Taman Nasional Gunung
Rinjani, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Bromo –
Tengger – Semeru, dan sebagainya.

b. Perairan sungai dan danau, contoh: Danau Toba, Danau

Maninjau, Danau Sentani, Sungai Musi, Sungai Mahakam, Situ
Patenggang, dan sebagainya.

c.Perkebunan, contoh: agro wisata Gunung Mas, agro wisata
Batu-Malang, dan sebagainya.

d. Pertanian, contoh:

area

persawahan

Jatiluwih,

area

persawahan Ubud, dan sebagainya.

e. Bentang alam khusus, seperti gua, karst, padang pasir, dan

sejenisnya, contoh: Gua Jatijajar, Gua Gong, Karst Gunung
Kidul, Karst Maros, gumuk pasir Barchan Parangkusumo, dan
sebagainya.

11

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

b. Daya Tarik Wisata Budaya (Culture Attraction)

Yang dimaksud dengan “Daya Tarik Wisata budaya” adalah Daya Tarik Wisata berupa hasil olah cipta, rasa dan karsa
manusia sebagai makhluk budaya.

Secara garis besar dibagi menjadi DTW Budaya yang berwujud (Tangible) dan yang tidak berwujud (Intangible)

Tourism Introduction 2019-2020

11

12

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Pengelompokan Daya Tarik Wisata Budaya

Tourism Introduction 2019-2020

12

Daya Tarik Wisata Budaya

Tangible
Berwujud

Intangible

Tidak Berwujud

Cagar Budaya (CB)

Perkampungan
tradisional dengan adat
dan tradisi budaya
masyarakat yang khas

Museum

Kesenian

Kehidupan adat dan
tradisi dan aktifitas
budaya masyarakat yang
khas di suatu
area/tempat

1.Benda CB

2.Bangunan CB

3.Sruktur CB

4.Situs CB

5.Kawasan CB

Kampung Naga, Suku Sade,
Penglipuran, kebonagung

Museum Nasional, Monjali

Sekaten, Karapan Sapi,
Ngaben, Rambu Solo,
Bakar Batu, Lompat Batu Nias

Angklung, Sasando,
jathilan, Reog, dll

Menurut PP 50 Tahun 2011

Daya Tarik Wisata
berupa hasil olah
cipta, rasa dan
karsa manusia
sebagai makhluk
budaya.

DTW Sejarah (Candi,
Keraton, prasasti,
Petilasan, Bangunan kuno)

DTW Religi (Masjid, Gereja,
Kuil, Wihara, Pura, Klenteng,
Makam)

13

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

C. Daya Tarik Wisata Buatan (Special Interest)

Tourism Introduction 2019-2020

13

Yang dimaksud dengan “Daya Tarik
Wisata hasil buatan manusia” adalah
Daya

Tarik

Wisata

khusus

yang

merupakan kreasi artifisial-buatan-tidak
alami (artificiallycreated) dan kegiatan-
kegiatan manusia lainnya di luar ranah
wisata alam dan wisata budaya (PP 50
Tahun 2011).

a. Fasilitas rekreasi dan hiburan/taman bertema, yaitu fasilitas yang

berhubungan dengan motivasi untuk rekreasi, hiburan (entertainment)
maupun penyaluran hobi,
contoh: taman bertema (theme park)/taman hiburan (kawasan Trans
Studio, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah).

b. Fasilitas peristirahatan terpadu (integrated resort), yaitu kawasan

peristirahatan dengan komponen pendukungnya yang membentuk
kawasan terpadu,
Contoh: kawasan Nusa Dua resort, kawasan Tanjung Lesung, dan
sebagainya.

c.Fasilitas rekreasi dan olahraga,
contoh: kawasan rekreasi dan olahraga Senayan, kawasan padang golf,
dan area sirkuit olahraga.

14

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Ketiga jenis Daya Tarik Wisata Buatan dapat dikembangkan lebih lanjut dalam berbagai sub jenis

atau kategori kegiatan wisata menjadi 23, (PP 50 Tahun 2011) yaitu:

Tourism Introduction 2019-2020

14

1. wisata petualangan (adventure tourism);
2. wisata bahari (marine tourism);
3. wisata agro (farm tourism);
4. wisata kreatif (creative tourism);
5. wisata kapal pesiar (cruise tourism);
6. wisata kuliner (culinary tourism);
7. wisata budaya (cultural tourism);
8. wisata sejarah (heritage tourism);
9. wisata memorial (dark tourism), contoh: ground zero

World Trade Centre, ground zero Legian Bali, Merapi
pasca letusan;

10.wisata ekologi (ecotourism/wild tourism);
11.wisata pendidikan (educational tourism);
12.wisata ekstrim-menantang bahaya (extreme

tourism), contoh: bercanda dengan hiu, bercanda

dengan buaya;

13.wisata massal (masstourism);
14.wisata pertemuan, perjalanan insentif, konferensi

dan pameran (meeting, incentive, convention, and
exhibition tourism - MICE);

15.wisata kesehatan (medical tourism/wellness

tourism);

16.wisata alam (nature-based tourism);
17.wisata religi (religious tourism/pilgrimage tourism);
18.wisata budaya kekinian (pop culture tourism);
19.wisata desa (rural tourism);
20.wisata luar angkasa (space tourism);
21.wisata olahraga (sport tourism);
22.wisata kota (urban tourism); dan
23.wisata relawan (volunteer tourism).

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

DAYA TARIK WISATA DAN DAERAH TUJUAN PARIWISATA

Tourism Introduction

Chapter. 04

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE