Search Header Logo
Routing Statis

Routing Statis

Assessment

Presentation

Computers

Practice Problem

Hard

Created by

KKNT 3

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

Routing Statis Administrasi Infrastruktur Jaringan

media

2

Pengantar Routing

Routing adalah Routing adalah suatu protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Rute ini, disebut dengan route dan informasi route secara dinamis dapat diberikan ke router yang lain ataupun dapat diberikan secara statis ke router lain.

media

3

Pengantar Routing (lanjutan)

Jika routing yang digunakan adalah statis, maka konfigurasinya harus dilakukan secara manual, administrator jaringan harus memasukkan atau menghapus rute statis jika terjadi perubahan topologi. Pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan routing statis, maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing. Karena itu routing statis hanya mungkin dilakukan untuk jaringan skala kecil. Sedangkan routing dinamis bisa diterapkan di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator.

4

Routing Statis

Suatu mekanisme routing yang dikonfigurasi dan di-maintenance secara manual oleh administrator jaringan karena tidak melakukan pertukaran informasi routing tabel secara dinamis dengan router-router lainnya. 

media

5

Ciri-ciri routing statis adalah sebagai berikut:

  • Jalur spesifik ditentukan oleh admin jaringan

  • Pengisian tabel rute dilakukan secara manual oleh admin jaringan

  • Biasanya digunakan untuk jaringan berskala kecil

6

Cara kerja routing statis dapat dibagi menjadi 3 bagian:

  • Administrator jaringan harus menggunakan perintah IP Route (menambahkan tabel routing) secara manual pada setiap router

  • Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing

  • Routing statis digunakan untuk melewatkan paket data berdasarkan rute yang telah ditentukan oleh Administrator

7

Kelebihan Routing Statis

  • Tidak ada overhead (beban) pada CPU

  • Tidak ada beban bandwidth antar Router

  • Menambah keamanan, karena Admin dapat memilih sendiri rute yang diinginkan

  • Routing statis tidak rentan dari segala usaha hacker untuk melakukan spoof dengan tujuan membajak trafik jaringan

  • Routing hanya diupdate IP tables-nya 1 kali oleh router sehingga kinerja lebih ringan pada router

8

Kekurangan Routing Statis

  • Admin harus benar-benar mengerti bagaimana jalur Router satu sama lain terhubung

  • Jika satu Network bertambah di jaringan, maka Admin harus menambahkan routing ke setiap Router

  • Hanya cocok digunakan di jaringan skala kecil

  • Manajemen atau administrasi jaringan cukup rumit, terlebih jika menggunakan banyak router harus dikonfigurasi manual

  • Rentan terhadap kesalahan saat memasukkan informasi ke dalam tabel routing

Routing Statis Administrasi Infrastruktur Jaringan

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE