
Presentasi Ekologi pertemuan 2
Presentation
•
Science
•
7th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Arini Fuadatus
Used 7+ times
FREE Resource
22 Slides • 0 Questions
1
KEANEKARAGAMAN
HAYATI
DI INDONESIA
2
3
• Pernahkah
kalian
menyaksikan atau
terlibat
dalam
acara adat seperti
larung sesaji?
• Menurut
kalian,
apa
yang
dapat
kita
petik
dari
tradisi
larung
sesaji?
4
Mengapa Komodo tidak ada
dibelahan
dunia
lainnya
selain Indonesia?
5
6
• Pernahkah kalian
melihat
orang
membuang
sampah
sembarangan
di
lingkungan
sekitar
tempat
tinggal kalian?
• Bagaimana
perasaan
kalian
melihat
hal
tersebut?
7
1. ·Bagaimana
persebaran
flora
dan
fauna
di
wilayah Indonesia?
2.·Apa dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas
manusia
terhadap
ekosistem
dan
keanekaragaman hayati?
3.Bagaimana
mencegah
hilangnya
keanekaragaman
hayati
akibat
aktivitas
manusia?
RUMUSAN MASALAH
8
Indonesia merupakan
salah satu negara dengan
tingkat keanekaragaman
hayati tertinggi di dunia.
Indonesia memiliki banyak
bioma seperti bioma
hutan hujan tropis, savana,
pantai, dan padang
rumput.
9
wilayah peralihan
wilayah barat
(orientalis)
wilayah timur
(australis)
Persebaran flora & fauna di Indonesia
10
Fauna asiatis memiliki karakteristik sebagai berikut :
• Binatang menyusui berbadan besar (gajah, badak bercula satu)
• Memiliki berbagai jenis ikan air tawar (arawana, pesut, mujair)
• Memiliki berbagai jenis kucing dan kera (orang utan, harimau)
• Kebanyakan burung memiliki satu warna dan bersuara merdu
(jalak, kutilang, elang bondol)
• Tidak ada hewan berkantung
• Memiliki banyak jenis reptil (buaya, ular, bunglon, trenggiling)
WILAYAH ASIATIS
11
Flora di wilayah ini biasanya berada di hutan hujan tropis yang
didominasi oleh pohon yang tinggi dan besar. Pohon – pohon
ini membentuk tajuk yang terdiri dari banyak lapisan dan
biasanya memiliki tinggi 45 meter dan akan meninggi setiap
tahunnya. Selain pohon – pohonan, terdapat juga berbagai jenis
macam bunga yang tumbuh di hutan hujan tropis di kawasan
Barat Indonesia seperti bunga Raflesia Arnoldi atau bunga
bangkai dan bunga anggrek
WILAYAH ASIATIS
12
Fauna peralihan memiliki karakteristik sebagai berikut
• Tidak memiliki bulu yang lebat bahkan terdapat hewan yang tidak
memiliki bulu sama sekali
• Merupakan hewan endemik atau hewan yang terbatas di wilayah
tertentu
• Memiliki karakteristik dari wilayah asiatis dan australis
• Keberadaannya sangat langka
• Contoh fauna peralihan, komodo (Flores), babi rusa (Sulawesi), anoa
(Sulawesi), kuskus (Sulawesi), monyet hitam (Sulawesi)
WILAYAH PERALIHAN
13
Apabila dilihat dari letak pulaunya, flora di kawasan peralihan
memiliki karakteristik tanaman yang dapat bertahan hidup di iklim
kering dan dengan suhu yang relatif cenderung panas
WILAYAH PERALIHAN
14
Fauna australis memiliki karakteristik sebagai berikut
• Mamalia berukuran kecil dan beberapa memiliki
kantung
• Warna dan motif burung sangat mencolok
• Sebagian hewan memiliki tanduk di kepala
• Populasi ikan air tawar sangat terbatas
• Contoh
fauna
australis
:
Kanguru
pohon,
Cendrawasih, Kasuari, Landak papua, Walabi, Kakak
tua hitam, Nuri kepala hitam, Soa – soa
WILAYAH AUSTRALIS
15
Umumnya, flora di wilayah ini tersebar di hutan hujan
tropis yang memiliki karakteristik yang sama dengan
yang ada di Australia. Tumbuhan yang ditemukan di
wilayah
ini
diantaranya
pohon
sagu,
pohon
mangrove, dan pohon nipah.
WILAYAH AUSTRALIS
16
Banyak flora dan fauna khas Indonesia yang
terancam eksistensinya akibat kegiatan manusia dan
bencana alam, seperti penggundulan hutan
(deforestasi), kebakaran hutan, banjir dan kekeringan
ANCAMAN KEANEKARAGAMAN
HAYATI
17
Kerusakan
Habitat
Pertanian dan
Produksi
Pangan
Polusi
Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem
Konservasi
18
PERTANIAN & PRODUKSI PANGAN
• Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat menyebabkan eutrofikasi
perairan dan penurunan kesuburan tanah. Banyak organisme nontarget yang
terbunuh akibat penggunaan pestisida.
• Pertanian monokultur menyebabkan turunnya keanekaragaman hayati. Banyak
tumbuhan yang disingkirkan dan diganti oleh hanya satu jenis tumbuhan
tertentu
• Seleksi penggunaan bibit unggul yang menyebabkan spesies asli suatu daerah
akan sulit ditemukan. Banyak spesies asli Indonesia kalah saing dengan spesies
yang sengaja didatangkan dari luar negeri. Sehingga tidaklah mengherankan
beberapa buah-buahan lokal lebih sulit ditemukan dibandingkan dengan buah
impor.
19
Perkebunan bukanlah habitat alami. Banyak hutan
ditebang di Indonesia untuk diubah menjadi lahan
perkebunan,
di
antaranya
untuk
lahan
kelapa
sawit. Dampaknya banyak jenis tumbuhan dan
hewan yang terancam punah akibat kehilangan
habitatnya.
Alih
fungsi
lahan
lainnya
seperti
pertambangan dan pembuatan pemukiman turut
serta menyebabkan kerusakan habitat.
KERUSAKAN HABITAT
20
Polusi adalah masuknya zat-zat beracun ke dalam lingkungan
sehingga
mengganggu
keseimbangan
lingkungan
alamiah.
Misalnya penggunaan kendaran bermotor, membuang sampah
sembarangan dan membuang sisa limbah ke sungai secara
langsung.
Dampak dari polusi : Hujan asam yang menyebabkan hutan
rusak, jembatan mudah berkarat dan patung banyak yang
rusak. Pemanasan global menyebabkan suhu bumi menjadi
meningkat sehingga kutub mencair, permukaan air laut naik,
musim yangsulit diprediksi dan gagal panen.
POLUSI
21
Kegiatan
konservasi
dapat
memperlambat
penurunan
keanekaragaman
hayati.
Beberapa
kegiatan
konservasi
yang
dapat
dilakukan
di
antaranya adalah penggunaan energi alternatif,
daur
ulang
sampah,
pengolahan
limbah
dan
penghijauan. Spesies yang terancam punah dapat
dilestarikan
dengan
strategi
memantau
dan
melindungi spesies dan habitatnya, pendidikan,
program penangkaran dan bank benih berbagai
macam tumbuhan.
KONSERVASI
22
Secara
umum,
metode
konservasi
lingkungan
dibagi menjadi dua, yaitu konservasi secara in-situ
dan eks situ.
• Metode
Konservasi
in-situ
adalah
upaya
pelestarian
keanekaragaman
hayati,
yang
dilakukan di habitat asli spesies tersebut. Ex :
suaka margasatwa, cagar alam dan taman
nasional
• Metode
konservasi
eks-situ
adalah
upaya
pelestarian
keaneragaman
hayati
yang
dilakukan di luar habitat aslinya (lingkungan
buatan manusia). Ex : penangkaran dan kebun
binatang
KEANEKARAGAMAN
HAYATI
DI INDONESIA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 22
SLIDE
Similar Resources on Wayground
20 questions
asam basa
Presentation
•
7th Grade
18 questions
Preposition Of Place
Presentation
•
7th Grade
19 questions
SEMUA BERSIH HIDUP JADI NYAMAN
Presentation
•
7th Grade
18 questions
Klasifikasi makhluk hidup
Presentation
•
7th Grade
17 questions
Energi dan Perubahannya
Presentation
•
7th Grade
19 questions
IPA - LAPISAN BUMI (Tekanan Udara, Suhu di Atmosfer & Ozon)
Presentation
•
7th Grade
17 questions
Keberagaman Budaya
Presentation
•
7th Grade
19 questions
Tata Surya dan Luar Angkasa
Presentation
•
KG
Popular Resources on Wayground
16 questions
Grade 3 Simulation Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
19 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_1 2526sy
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Cinco de Mayo Trivia Questions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
17 questions
HCS Grade 4 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
4th Grade
24 questions
HCS Grade 5 Simulation Assessment_2 2526sy
Quiz
•
5th Grade
13 questions
Cinco de mayo
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
30 questions
GVMS House Trivia 2026
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Science
16 questions
Interactions within Ecosystems
Presentation
•
6th - 8th Grade
20 questions
genetics, punnett squares, heredity
Quiz
•
7th Grade
16 questions
Photosynthesis and Cellular Respiration Review
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Food Webs + Energy Pyramids
Quiz
•
7th Grade
10 questions
Exploring the Rock Cycle
Interactive video
•
6th - 8th Grade
10 questions
Exploring Earth's Seasons and Their Causes
Interactive video
•
6th - 8th Grade
26 questions
Amplify Chemical Reactions
Quiz
•
6th - 8th Grade
19 questions
Natural and Artificial Selection
Quiz
•
7th Grade