Search Header Logo
Presentasi Mengulas Karya Fiksi

Presentasi Mengulas Karya Fiksi

Assessment

Presentation

Other

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

NI ARSANI

Used 20+ times

FREE Resource

18 Slides • 0 Questions

1

media

Mengulas Karya Fiksi
(Kisah-Kisah
Favoritku)

oleh : Ni Putu Mega Arsani, S.Pd.

Guru Bahasa Indonesia

2

media
media

Karya fiksi tidak terlepas dari empat hal berikut:

Tokoh cerita1.

Latar cerita

2.

Tema cerita

3.

Alur atau jalan cerita

4.

Menemukan Unsur-Unsur

Karya Fiksi

3

media
media

Tokoh cerita adalah tokoh-tokoh yang ada di dalam sebuah cerita. Tokoh
cerita dibedakan menajdi dua, yaitu tokoh utama dan tokoh pendukung.
Kalian dapat mengenali tokoh utama cerita dengan mencermati hal-hal
berikut.
a. Tokoh yang paling banyak muncul di sepanjang cerita
b. Tokoh yang memiliki epran penting dalam cerita. Bila tokoh ini tidak ada,
cerita itu pun tidak akan ada.
Contoh:
Tokoh utama dalam cerita “Kotak Sulap Paman Tom” adalah Randu. Hal ini
karena cerita mengusahkan Randu. Tanpa kehadiran Randu, cerita
tersebut tidak akan ada. Randua dalah tokoh yang paling sering muncul.

1. Tokoh Cerita

4

media
media

Latar atau setting meliputi tempat dan waktu yang digunakan dalam
suatu cerita. Latar berfungsi untuk memperkuat atau mempertegas
keyakinan pembaca terhadap jalannya suatu cerita. Dengan demikian,
apabila pembaca sudah menerima latar itu sebagai sesuatu yang benar
adanya, maka cenderung dia pun akan lebih siap dalam latar itu. Kalian
dapat mengetahui latar suatu cerita dengan melihat nama-nama tempat
dan waktu keajdian dalam cerita. Dalam cerita “Kotak Sulap Paman Tom,”
peristwa berlangsung di Perpustakaan Daerah.

2. Latar Cerita

5

media
media

Tema cerita adalah unsur pokok dalam cerita. Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia, tema adalah pokok pikiran atau dasar cerita yang
dipakai sebagai dasar mengarang. Tema suatu cerita menyangkut segala
persoalan, baik itu berupa masalah kemanusiaan, kekuasaan, kasih
sayang, kecemburuan, dan sebagainya. Untuk mengetahui tema suatu
cerita, diperlukan apresiasi menyeluruh terhadap berbagai unsur
karangan itu. Tema jarang dituliskan secara tersurat oleh pengarangnya.
Untuk dapat merumuskan tema, kita harus terlebih dahulu mengenali
rangkaian peristiwa yang membentuk alur cerita dalam cerpen imajinasi
itu. Tema cerita pendek “Kotak Sulap Paman Tom” adalah kekecewaan
Randu terhadap Paman Tom.

3. Tema Cerita

6

media
media

Dalam karya fiksi, jalan cerita disebut juga alur atau plot. Alur berisi
rangkaian kejadian yang dihadapi tokoh cerita dari awal sampai akhir.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, alur adalah rangkaian peristiwa
yang direka atau dijalin dengan saksama dan menggerakkan jalan cerita
melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian.

4. Alur atau Jalan Cerita

7

media
media

Terdapat tiga macam alur cerita.
a. Alur maju adalah alur yang diawali cerita masa kini dengan konflik
datar,pada bagian tengah, konflik makin menanjak, dan diakhiri klimaks
serta penyelesaian pada akhir cerita.

b. Alur mundur adalah alur yang dibuka dengan perceritaan kejadian
masa lampau di awal cerita dan diselesaikan dengan konflik pada masa
kini

c. Alur campuran (maju-mundur) adalah alur yang mencampurkan kisah
kejadian masa kini dan masa lalu secara bergantian.

4. Alur atau Jalan Cerita

8

media

Melakukan Penilaian
terhadap Karya Fiksi

Biasanya seorang pembaca akan melakukan penilaian terhadap cerita yang
baru saja ia baca. Jika ia menyukai sebuah cerita, ia akan mengatakan cerita
tersebut bagus dan menjelaskan alasannya. Kalian pun dapat melakukan
penilaian sendiri terhadap sebuah cerita. Hal yang perlu kalian lakukan adalah
mengamati unsur-unsurnya. Hal yang diamati adalah kelengkapan informasi
dan cara penulis menampilkan informasi tersebut. Informasi yang lengkap
membuat kalian dapat membayangkan sebuah cerita dengan baik. Cara
penulisan yang bagus akan membuat cerita enak dibaca. Informasi-informasi
tersebut dapat diketahui melalui unsur-unsurnya.

9

media

1. Tokoh Cerita

Pernahkan kalian membaca sebuah cerita yang tidak jelas siapa tokohnya? Kalian tidak
tahu jenis kelamin, tempat tinggal, maupun sifat-sifat tokohnya. Nyamankah kalian
membaca cerita seperti itu? Dapatkan kalian menikmati ceritanya?
Cerita yang baik adalah cerita yang tokoh-tokohnya dipahami pembaca. Makin jelas
penggambaran tokohnya, maka makin kenal pembaca dengannya. Kalian dapat
menikmati cerita dengan baik bila kalian paham seperti apa tokohnya. Kalian dapat
menilai seorang penulis sudah menggambarkan tokoh ceritanya dengan baik atau
belum melalui data diri, latar belakang, dan sifat-sifat tokoh.

10

media
media

Struktur Teks Tanggapan

11

media

1. Data diri
Cermatilah cerita yang kalian baca. Apakah nama, jenis kelamin, dan usia tokoh
disebutkan dalam cerita? Sebuah cerita pendek kadang-kadang hanya memuat
tiga informasi ini saja, sementara sebuah novel dapat memuat informasi yang lebih
banyak, seperti tanggal dan tahun eklahiran, nama-nama anggota keluarga, dan
makanan favorit.

2. Lata berlakang
Latar belakang adalah alasan tokoh melakukan sebuah tindakan. Kalian dapat
menyebut latar belakang ini sebagai motif. Untuk menilai sebuah tindakan karakter,
kalian harus mencermati alasan yang diberikan penulis pada tokoh untuk ebrtindak.

3. Sifat tokoh
Sifat tokoh tercermin melalui kata-kata dan tindakannya. Cermatilah cara tokoh
menghadapi sesuatu. Amatilah kata-kata dalam kalimat dialognya. Kalian dapat
menyimpulkan sifatnya dari hal-hal tersebut.

12

media

2. Latar Cerita

Unsur cerita fiksi berikutnya yang perlu kalian lihat saat menilai sebuah karya fiksi
adalah latar cerita. Latar cerita meliputi latar tempat dan latar waktu kejadian. Kalian
dapat membaca sebuah cerita fiksi, cermatilah penjelasan latarnya: disampaikan
secara jelas atau tidak. Cerita yang tidak jelas latarnya akan menimbulkan
kebingungan karena pembaca tidak tahu waktu dan tempat terjadinya cerita tersebut.
Kadang-kadang seorang penulis menjelaskan latar melalui pendekatan pancaindra.
Maksudnya,

latar

dijelaskan

sedemikian

rupa

sehingga

pembaca

dapat

membayangkan dan merasakan bentuknya, mendengar suara, dan mencium
aromanya.

13

media

3. Tema dan Alur

3. Tema
Setelah mencermati penokohan dan latar, kalian perlu mencermati tema sebuah cerita.
Apakah kalian dapat memahami maksud penulisnya dengan jelas? Apakah kalian
memahami pesan yang hendak disampaikan penulisnya?

4. Alur atau jalan cerita
Kalian sudah mempelajari bahwa alur berisi rangkaian kejadian yang dihadapi tokoh
cerita dari awal sampai akhir. Alur dapat dikenali dengan melihat bagian perkenalan,
konflik, dan penyelesaian cerita. Ketika menilai sebuah karya, perhatikanlah jenis alur
yang dipakai. Perhatikan pula rangkaian peristiwanya. Apakah rangkaian epristiwa yang
dirancang penulis menunjukkan adanya perubahan pada tokoh cerita?

14

media
media

Dalam sebuah cerita, kalian akan menemukan banyak kata. Kosakata
tersebut tidak hanya memiliki satu makna. Beberapa kata mungkin
mempunyai makna yang berlainan dengan makna sebenarnya atau
bermakna kias. Kata-kata seperti ini disebut bermakna konotasi. Lawan
dari konotasi adalah denotasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
denotasi adalah makna kata atau kelompok kata yang berdasarkan atas
penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa. Denotasi juga berarti
makna kata-kata yang sebenarnya atau bukan makna kiasan. Seorang
penulis biasanya menggunakan kata-kata dengan makna konotasi agar
kalimat-kalimat dalam cerita yang dituliskan menjadi lebih menarik.

Membandingkan Kata Denotasi dan

Konotasi dalam Karya Sastra

15

media
media
media

16

media
media

Jika kalian membaca koran, majalah, atau membuka sebuah web, kalian
kadang menemukan artikel resensi buku atau akrya fiksi. Artikel seperti itu
umumnya berisi penilaian terhadap sebuah buku. Melalui artikel tersebut,
penulis menyajikan keunggulan dan kelemahan buku. Penulis kadang
membandingkannya dengan buku lain. Tujuan penulisan artikel resensi
ada bermacam-macam, tetapi pada umumnya, resensi buku bertujuan
untuk mengenalkan sebuah buku abru kepada publik agar orang-orang
tertarik membacanya.

Mengenali Langkah-Langkah
Penulisan Resensi Karya Fiksi

17

media
media

1. Judul
2. Penulis
3. Diterbitkan oleh
4. Tokoh cerita dan sifatnya
5. Penilaian penggambaran tokoh dan sifatnya
6. Latar cerita
7. Tema
8. Alur atau jalan cerita
9. Penilaian alur atau jalan cerita
10. Pendapat saya tentang cerita ini

Unsur-Unsur Resensi

18

media

SAMPAI JUMPA PADA PERTEMUAN
SELANJUTNYA ANAK-ANAK HEBAT

SALAM DAN BAHAGIA !

media

Mengulas Karya Fiksi
(Kisah-Kisah
Favoritku)

oleh : Ni Putu Mega Arsani, S.Pd.

Guru Bahasa Indonesia

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 18

SLIDE