Search Header Logo
Referensi Pembelajaran Berdiferensiasi

Referensi Pembelajaran Berdiferensiasi

Assessment

Presentation

Other

Professional Development

Hard

Created by

Fauziati Nuriyah

FREE Resource

98 Slides • 10 Questions

1

media

2

media

3

media

4

media

5

media

6

media

7

media

8

media

9

media

10

media

11

media

12

Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama.

13

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

SITI YULAIKHAH, M.PD /PENGAWAS PEMBINA

NIP. 197312192000032006​/PEMBINA TK. 1

14

Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama.

15

Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi guru perlu memikirkan tindakan yang masuk akal yang nantinya akan diambil, karena pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap murid, maupun pembelajaran yang membedakan antara murid yang pintar dengan yang kurang pintar.

16

Ciri-ciri atau kerekteristik pembelajaran berdiferensiasi antara lain; lingkungan belajar mengundang murid untuk belajar, kurikulum memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas, terdapat penilaian berkelanjutan, guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar murid, dan manajemen kelas efektif.

17

Untuk dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, hal yang harus dilakukan oleh guru antara lain:

  1. Melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan tiga aspek, yaitu: kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar murid (bisa dilakukan melalui wawancara, observasi, atau survey menggunakan angket, dll)

  2. Merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pemetaan (memberikan berbagai pilihan baik dari strategi, materi, maupun cara belajar)

  3. Mengevaluasi dan erefleksi pembelajaran yang sudah berlangsung.

18

Terdapat tiga strategi diferensiasi diantaranya;

1.     Direfensiasi konten

Konten adalah apa yang kita ajarkan kepada murid. Konten dapat dibedakan sebagai tanggapan terhadapa kesiapan, minat, dan profil belajar murid maupun kombinasi dari ketiganya.

Guru perlu menyediakan bahan dan alat sesuai dengan kebutuhan belajar murid.

19

2. DIFERENSIASI ​PROSES

Proses mengacu pada bagaimana murid akan memahami atau memaknai apa yang dipelajari.

Diferensiasi proses dapat dilakukan dengan cara:

a.     menggunakan kegiatan berjenjang

b.     meyediakan pertanyaan pemandu atau tantangan yang perlu diselesaikan di sudut-sudut minat,

c.     membuat agenda individual untuk murid (daftar tugas, memvariasikan lama waktu yang murid dapat ambil untuk menyelesaikan tugas,

d.     mengembangkan kegiatan bervariasi 

.

20

3.     Diferensiasi produk

Produk adalah hasil pekerjaan atau unjuk kerja yang harus ditunjukkan murid kepada kita (karangan, pidato, rekaman, doagram) atau sesuatu yang ada wujudnya.

Produk yang diberikan meliputi 2 hal:

a.     memberikan tantangan dan keragaman atau variasi,

b.     memberikan murid pilihan bagaimana mereka dapat mengekspresikan pembelajaran yang diinginkan.

21

Mencari tahu karakteristik siswa

Cara pertama untuk mencari tahu karakteristik masing-masing siswa adalah dengan mengamati gaya belajar mereka. Misalnya ada siswa yang lebih tertarik pada hal yang sifatnya visual, maka cara pemberian materi dan produk hasil belajar pun diharapkan akan dalam bentuk visual.

Cara lainnya bisa dengan melihat dan mengamati tugas-tugas yang sudah dikerjakan siswa. Guru dapat berdiskusi dengan guru mata pelajaran lain tentang kemampuan siswa tersebut ketika menerima materi pelajaran.

22

Selain itu, guru juga dapat membuat pertanyaan pemantik untuk mengetahui minat dan karakteristik siswa. Misalnya pertanyaan tentang kebiasaan belajar siswa, ada siswa yang lebih senang belajar sambil mendengarkan musik, ada yang lebih senang dalam kondisi sepi, atau mungkin dan ada yang bisa belajar sambil menonton televisi, dan masih banyak lagi.

23

Tantangan pembelajaran berdiferensisasi

Namun menerapkan pembelajaran berdiferensiasi bukanlah hal yang mudah. Guru harus dapat menyiapkan beberapa materi dan instrumen penilaian sekaligus.

Misalnya saya menggunakan diferensiasi konten/materi, berarti saya harus menyiapkan materi lebih dari satu. Sama halnya dengan diferensiasi proses dan produk, berarti harus ada lebih dari satu media pembelajaran dan alat penilaian.

Tapi sebenarnya pembelajaran berdiferensiasi dapat menguntungkan anak untuk memaksimalkan potensi mereka, terlebih lagi untuk anak berkebutuhan khusus yang pembelajarannya berbeda dengan siswa lain.

24

media

25

media

26

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid

27

media

Pembelajaran
Berdiferensiasi

oleh:

1. Dewi Ria Yulianti, S. Pd.
2. Desi Arismawati, S. Pd.

MATERI PERTEMUAN KE-2

MGMP MATEMATIKA KABUPATEN PURWOREJO

RABU, 15 NOVEMBER 2023

SMK YPP PURWOREJO

28

media

29

media

Komitmen Belajar

HADIR SEPENUHNYA

BUAT CATATAN

30

Multiple Choice

Apa yang anda ketahui tentang pembelajaran berdiferensiasi?

1
Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang hanya mempertimbangkan kemampuan siswa tanpa memperhatikan minat dan gaya belajar mereka.
2
Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang hanya mempertimbangkan minat siswa tanpa memperhatikan kemampuan dan gaya belajar mereka.
3
Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang mempertimbangkan perbedaan individual siswa dalam hal minat, kemampuan, dan gaya belajar.
4
Pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang hanya mempertimbangkan gaya belajar siswa tanpa memperhatikan minat dan kemampuan mereka.

31

media

Tenangkan
hati dan pikiran
arahkan semua
perhatian untuk
fokus belajar
hadirkan rasa ingin
tahu, syukur, dan
kebijaksanaan

Ayooo

32

media

33

media

Pantun Pembuka

Jalan- jalan dengan hati ceria ke SMK YPP
Purworejo
Jalannya di siang terik Bersama mentari
yang menua

Perkenalkan Saya Dewi Ria dari SMK TKM
Teknik Purworejo
Hadir dengan senang Bersama bapak ibu
hebat semua

34

Multiple Choice

Apakah langkah pertama yang harus dilakukan guru sebelum menerapkan pembelajaran diferensiasi di dalam kelas ?

1
Memahami kebutuhan dan karakteristik siswa-siswa dalam kelas
2
Menggunakan metode pembelajaran yang sama untuk semua siswa
3
Mengabaikan kebutuhan dan karakteristik siswa-siswa dalam kelas
4
Membuat rencana pembelajaran yang sama untuk semua siswa

35

media

Tujuan

Bersama belajar
materi Pembelajaran
Berdiferensiensi

Praktik
Pembelajaran
Berdiferensiasi

36

media

37

media

Alur Materi Hari ini

Pembukaan

Inti

Penutup

Refleksi Awal
1. Pembelajaran

Berdiferensiansi

2. Mengidentifikasi

kebutuhan belajar

3. Diferensiasi (Konten,

Proses, Produk)

Tanya Jawab
Refleksi Akhir

38

Multiple Choice

Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid?

1
Pembelajaran berdiferensiasi hanya memenuhi kebutuhan belajar murid yang pintar saja.
2
Pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dengan menyediakan strategi, metode, dan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing murid.
3
Pembelajaran berdiferensiasi tidak memenuhi kebutuhan belajar murid.
4
Pembelajaran berdiferensiasi hanya memenuhi kebutuhan belajar sebagian murid.

39

media

Refleksi awal

40

media

41

media

2 MENIT REFLEKSI

.

42

Multiple Choice

Mengapa seorang guru perlu mengidentifikasi kebutuhan belajar murid dalam pembelajaran berdiferensiasi ?

1
Guru perlu mengidentifikasi kebutuhan belajar murid dalam pembelajaran berdiferensiasi agar dapat menyediakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing murid.
2
Guru perlu mengidentifikasi kebutuhan belajar murid dalam pembelajaran berdiferensiasi agar dapat memberikan pengalaman belajar yang sama untuk semua murid.
3
Guru perlu mengidentifikasi kebutuhan belajar murid dalam pembelajaran berdiferensiasi agar dapat mengabaikan kebutuhan belajar murid yang kurang mampu.
4
Guru perlu mengidentifikasi kebutuhan belajar murid dalam pembelajaran berdiferensiasi agar dapat memberikan tugas yang sulit kepada murid-murid yang memiliki kemampuan tinggi.

43

media

Pembelajaran Berdiferensiasi

Pembelajaran untuk mendukung
semua murid di kelas kita.

44

media

45

media

Ilustrasi

46

Multiple Choice

Apa yang dapat kita lakukan untuk mengetahui kebutuhan belajar murid ?

1
Menggunakan metode trial and error
2
Melakukan observasi, wawancara, survei, dan analisis data
3
Mengikuti pelatihan online
4
Membaca buku teks

47

media

48

media

49

media

50

Multiple Choice

Bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi?

1
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi hanya berlaku untuk siswa yang memiliki kebutuhan belajar khusus.
2
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidak memperhatikan kebutuhan belajar siswa.
3
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi melibatkan penggunaan strategi dan metode yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam dari setiap siswa.
4
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi hanya melibatkan penggunaan satu strategi dan metode yang sama untuk semua siswa.

51

media

52

media

53

media

1. Tujuan Pembelajaran

Guru harus paham capaian dan tujuan
pembelajaran supaya dapat
menentukan bagaimana ia dapat
membantu murid- murid untuk
mencapainya.

54

Multiple Choice

Apakah pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan disemua jenjang pendidikan ?

1
Tidak
2
Ya
3
Hanya di jenjang pendidikan dasar
4
Hanya di jenjang pendidikan menengah

55

media

2. Mengetahui dan Merespon
Kebutuhan Belajar Murid

Coba pikirkan satu kondisi
saat Anda mengajar.
Perbedaan kebutuhan
belajar murid seperti apa
sajakah yang Anda lihat?

Ketik jawaban Anda pada padlet dengan link:

https://bit.ly/MGMP_15112023

56

media

57

media

Kebutuhan Belajar Murid

Kesiapan Belajar Murid (Readiness)

Kesiapan belajar didefinisikan sebagai “di
mana siswa berada dalam hal pemahaman
atau keterampilan” (Tomlinson, 1999b).

Mendiferensiasi pembelajaran berdasarkan
tingkat kesiapan belajar murid
mengharuskan guru untuk menilai
pengetahuan awal dan menentukan apa
yang telah murid ketahui dan di mana murid
berada (Tomlinson, 2001).

Minat

58

Multiple Choice

Apa saja kendala pembelajaran berdiferensiasi?

1
Kendala pembelajaran berdiferensiasi tidak ada
2
Kendala pembelajaran berdiferensiasi dapat meliputi: 1) Kesulitan dalam mengelola kelas dengan siswa yang memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda; 2) Keterbatasan waktu untuk menyusun dan menyajikan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa; 3) Kurangnya sumber daya dan dukungan yang memadai; 4) Kesulitan dalam mengevaluasi kemajuan dan perkembangan individu siswa.
3
Kendala pembelajaran berdiferensiasi hanya terjadi pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan rendah
4
Kendala pembelajaran berdiferensiasi dapat diatasi dengan memberikan materi yang sama kepada semua siswa

59

media

Ingat:

Minat murid
berbeda-beda
dan bias
berkembang

60

media

61

media

62

Multiple Choice

Apakah pembelajaran berdiferensiasi merupakan metode pembelajaran?

1

Ya

2

Saya tidak yakin

3

Kadang-kadang

4

Tidak

63

media

64

media

65

media

LINGKUNGAN BELAJAR YANG
MENGUNDANG UNTUK BELAJAR

Diferensiasi dalam lingkungan belajar ini:

KONTEN

PROSES

PRODUK

guru dapat melakukan salah satu atau kombinasi di antara ketiganya

Yang pasti, pertimbangan utamanya haruslah tentang sejauh mana diferensiasi yang kita pilih tersebut
dapat memenuhi kebutuhan murid dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan bukan
sekedar memuaskan ceklis penerapan atas ketiganya.

66

Multiple Choice

Bagaimana lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi?

1
Lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi adalah lingkungan yang hanya memfasilitasi siswa yang memiliki kebutuhan dan gaya belajar yang sama dengan guru yang mengajar.
2
Lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi adalah lingkungan yang tidak memperhatikan kebutuhan dan gaya belajar siswa.
3
Lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi adalah lingkungan yang memfasilitasi siswa dengan berbagai kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda.
4
Lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi adalah lingkungan yang hanya memfasilitasi siswa yang memiliki kebutuhan dan gaya belajar yang sama.

67

media

68

media

69

media

70

media

71

media

72

media

73

media

4. Menejemen Kelas Efektif

74

media

75

media

Penilaian Berkelanjutan

76

media

77

media

4 Pertanyaan

1. Kita berharap murid belajar apa?

2. Bagaimana kita tahu bahwa murid
telah belajar?

3. Bagaimana kita merespons murid
yang belum paham?

4. Bagaimana kita merespons murid
yang sudah paham?

78

media

79

media

Sekilas Penilaian

Penilaian → penting dalam proses pembelajaran berdiferensiasi.

Penilaian formatif → peluang untuk menentukan seefektif apa suatu pembelajaran
berdiferensiasi.

Saya percaya, jika saja guru memanfaatkan lebih banyak praktik-praktik terbaik dari penilaian
formatif, maka pembelajaran berdiferensiasi akan datang secara alamiah.

Andrew Miller (ASCD Faculty Member)

https://inservice.ascd.org/formative-assessment-is-the-cornerstone-of-differentiated-instruction

80

media

81

media

Asesmen dan Pembelajaran
Berdiferensial

Praktik pembelajaran berdiferensiasi haruslah berakar pada penilaian.

Penilaian formatif memungkinkan guru untuk mengenal murid mereka dengan lebih baik, oleh
karena itu, mereka dapat membuat keputusan terbaik demi menantang murid dengan tepat dan
melibatkan murid dalam pembelajaran

82

media

83

media

84

media

85

media

86

media

87

media

88

media

89

media

Serupa seperti para pengukir

yang memiliki pengetahuan mendalam
tentang keadaan kayu, jenis-jenisnya,
keindahan ukiran, dan cara-cara
mengukirnya.

Seperti itulah seorang guru seharusnya
memiliki pengetahuan mendalam
tentang seni mendidik,

Bedanya, Guru mengukir manusia yang
memiliki hidup lahir dan batin.

KI HAJAR DEWANTARA

90

media

91

media

92

media

93

media

Refleksi

https://bit.ly/Refleksi_Tutup

94

media

95

media

96

media

97

media

98

media

99

media

100

media

101

media

102

media

103

media

104

media

105

media

106

media

107

media

108

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 108

SLIDE