Search Header Logo
Oksidimetri-Kompleksometri

Oksidimetri-Kompleksometri

Assessment

Presentation

•

Chemistry

•

9th - 12th Grade

•

Practice Problem

•

Medium

Created by

reny salim

Used 2+ times

FREE Resource

13 Slides • 30 Questions

1

Review Oksidimetri-Kompleksometri

​Reny Salim, S.Pd, M.Si

2

Biloks dan Reaksi Redoks

3

​Biloks

nilai muatan dari suatu atom dapat berupa 0, +, -, atau pecahan.

4

​Penentuan biloks dalam molekul

Biloks ditentukan sesuai dengan aturannya:
1. unsur, senyawa, atom mempunyai biloks sama dengan nol.
2. Total biloks ion sama dengan muatannya.
3. Atom oksigen biloks pada umumnya -2 dan atom hidrogen pada umumnya +1.
4. Atom golongan halogen pada umumnya adalah -1.
5. Atom golongan IA, IIA dalam senyawa mempunyai biloks sesuai dengan golongannya.

5

penurunan biloks

Reduksi

kenaikan biloks

​Oksidasi

Definisi berdasarkan nilai biloks

6

Zat yang mengalami kenaikan biloks.

Reduktor

Zat yang mengalami penurunan biloks.

Oksidator

Definisi Oksidator & Reduktor

7

Permanganometri

8

besi (II) sulfat
natrium oksalat

Titrat

kalium permanganat

Titran

Jenis zat yang digunakan

9

​Spesifikasi

  1. titran tidak stabil

  2. tidak membutuhkan indikator (titik akhir tepat munculnya warna merah jambu).

  3. berlangsung dalam suasana asam (asam sulfat dan asam perklorat)

  4. suhu titrasi 550C

  5. suhu reaksi (70-80)0C

  6. distandarisasi dengan larutan Na2C2O4 atau H2C2O4

10

Iodi-iodometri

11

Titran : natrium tiosulfat
katalis : asam sulfat
titik akhir : tepat hilangnya warna biru.
zat tambahan: serbuk kalium iodida.
standar primer : kalium iodat atau kalium dikromat.
indikator : larutan kanji

​Iodometri

Titran: iodin
Katalis : asam klorida
Titik akhir : tepat munculnya warna biru.
Standar primer : As2O3
indikator: larutan kanji

​Iodimetri

Iodi-Iodometri

12

Replace this text with your body text.

​Duplicate this text as many times as you would like.

​Subheader text

Replace this text with your body text.

​Duplicate this text as many times as you would like.

​Subheader text

Kompleksometri

13

Kompleksometri

Titran yang digunakan adalah dinatrium edetat.
Larutan standar primer adalah magnesium sulfat.
Larutan indikator yang digunakan adalah EBT.
Jenis indikator yang digunakan adalah indikator logam.
Suasana saat titrasi adalah basa.
Larutan pembawa suasana adalah buffer salmiak.
Range pH adalah 8-10.
Gugus fungsi tempat kereaktifan Na2EDTA adalah asam karboksilat dan amino.
Jenis senyawa kompleks dalam kompleksometri dikenal dengan nama khelat

.

14

Multiple Choice

Biloks Mn dalam MnO4- adalah....

1

+2

2

+4

3

+6

4

+7

15

Multiple Choice

Larutan yang digunakan sebagai katalis dalam iodimetri adalah....

1

asam klorida

2

asam sulfat

3

asam perklorat

4

asam oksalat

16

Multiple Choice

Nilai biloks dari atom C dalam H2C2O4 adalah....

1

+2

2

+3

3

+6

4

+8

17

Multiple Choice

Question image

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah....

1

NaCl

2

H2O

3

Cl2

4

H2

18

Multiple Choice

Larutan standar primer dalam iodimetri adalah....

1

natrium tiosulfat

2

arsen (III) oksida

3

kalium iodat

4

kalium dikromat

19

Multiple Choice

Question image

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah....

1

Zn

2

H2SO4

3

ZnSO4

4

H2

20

Multiple Choice

Zat yang digunakan sebagai sumber iodin dalam iodometri

1

kalium iodida

2

iodin

3

kalium iodat

4

asam iodida

21

Multiple Choice

Penentuan kadar besi (II) sulfat dalam larutannya dapat dilakukan secara permanganometri menggunakan titran....

1

kalium permanganat

2

kalium manganat

3

natrium tiosulfat

4

dinatrium edetat

22

Multiple Choice

Keunggulan metode permanganometri adalah....

1

tidak menggunakan indikator

2

bereaksi dalam suasana asam

3

memerlukan pemanasan

4

suhu titrasi 55 derajat celsius.

23

Multiple Choice

Zat yang digunakan sebagai indikator dalam iodometri adalah....

1

fenolftalein

2

metil merah

3

EBT

4

kanji

24

Multiple Choice

Zat yang digunakan sebagai larutan standar primer dalam permanganometri adalah....

1

Na2C2O4

2

KIO3

3

Na2B4O7

4

MgSO4

25

Multiple Choice

Larutan yang digunakan sebagai katalis dalam permanganometri adalah....

1

asam sulfat

2

asam klorida

3

asam nitrat

4

asam oksalat

26

Multiple Choice

Suhu pereaksian standarisasi permanganometri adalah....

1

55 derajat celsius

2

60-75 derajat celsius

3

70-80 derajat celsius

4

80-90 derajat celsiu

27

Multiple Choice

Perubahan yang teramati saat titik akhir pada iodimetri adalah....

1

tepat munculnya warna biru

2

tepat hilangnya warna merah

3

tepat terbentuknya warna orange

4

tepat munculnya warna merah anggur

28

Multiple Choice

Jenis senyawa kompleks yang terbentuk dalam kompleksometri adalah....

1

khelat

2

kelon

3

sesquestering agent

4

komplekson III

29

Multiple Choice

Larutan yang digunakan sebagai titran pada kompleksometri adalah....

1

Na2EDTA

2

MgSO4

3

ZnSO4

4

K2EDTA

30

Multiple Choice

Pembawa suasana pada kompleksometri adalah....

1

buffer salmiak

2

buffer posfat

3

buffer asetat

4

buffer karbonat

31

Multiple Choice

Larutan standar primer pada kompleksometri adalah....

1

magnesium sulfat

2

natrium sulfat

3

asam oksalat

4

natrium boraks

32

Multiple Choice

Jenis indikator yang digunakan pada kompleksometri adalah....

1

indikator metalokrom

2

EBT

3

fenolftalein

4

indikator organik

33

Multiple Choice

Jenis gugus fungsi yang dimiliki komplekson III adalah....

1

amino dan alkohol

2

amino dan asam karboksilat

3

amino dan aldehid

4

asam karboksilat dan amida

34

Multiple Choice

Range pH yang cocok bagi titran menggunakan kompleksometri adalah....

1

3-4

2

5-7

3

6-8

4

9-10

35

Multiple Choice

Perubahan kima yang diamati pada kompleksometri adalah....

1

tepat terbentuknya warna biru

2

tepat hilangnya warna merah jambu

3

tepat munculnya warna orange

4

tepat hilangnya warna ungu

36

Multiple Choice

Konsentrasi 10 mL MgSO4 yang dititrasi dengan 5 mL Na2EDTA 0,048 M adalah....

1

0,024 M

2

0,024 N

3

0,096 M

4

0,096 N

37

Multiple Choice

Konsentrasi 10 mL FeSO4 yang dititrasi dengan 5 mL KMnO4 0,0198 M adalah....

1

0,0495 N

2

0,0099 M

3

0,0396 M

4

0,096 N

38

Multiple Choice

Konsentrasi 10 mL CuSO4 yang dititrasi dengan 5 mL Na2S2O3 0,098 N adalah....

1

0,049 N

2

0,049 M

3

0,196 N

4

0,098 N

39

Multiple Choice

Question image

Na2S2O3 0,02 M menitrasi 10 mL CuSO4. Massa yang dimiliki adalah...jika diketahui massa molekul relatif = 249,68 gram/mol.

1

41,28 gram

2

41,28 mgram

3

20,62 gram

4

20,62 mgram

40

Multiple Choice

Question image

Na2EDTA 0,0498 M menitrasi 15 mL ZnSO4. Kadar titrat dalam 100 mL larutannya adalah...jika diketahui massa molekul relatif = 287,56 gram/mol.

1

327,46 gram

2

327,46 mgram

3

214,807 mgram

4

49,12 gram

41

Multiple Choice

Sebanyak 10 mL larutan natrium oksalat dititrasi dengan KMnO4 0,097 N. Volume pada saat titik akhir (2,3; 2,2; 2,1) mL. Persen kadar asam oksalat dalam 250 mL larutannya adalah....jika BM = 134 gram/mol.

1

0,36%

2

0,14%

3

0,25%

4

0,4%

42

Multiple Choice

Sebanyak 9,2 mL Na2EDTA 0,05 M digunakan untuk menitrasi 10 mL ZnSO4. Massa ZnSO4 adalah....diketahui BM = 287,56 gram/mol.

1

0,046 M

2

0,054 M

3

132,28 mgram

4

143,78 mgram

43

Multiple Choice

Pembakuan larutan Na2S2O3 menggunakan 10 mL larutan KIO3 0,1 N. Volume pada saat titik akhir adalah 10,3 mL. Konsentrasi Na2S2O3 tersebut....

1

0,0971 N

2

0,103 N

3

0,056 N

4

0,098 N

Review Oksidimetri-Kompleksometri

​Reny Salim, S.Pd, M.Si

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 43

SLIDE