Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

Physics

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Hp Instal

FREE Resource

45 Slides • 0 Questions

1

media

PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA
BERDIFERANSIASI TERHADAP
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
SMA/MA FASE F

MIFTAHUL JANNAH

Disiapkan Oleh:

2

media
media
media

PETA KONSEP

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
1

3

media
media
media
media

LEMBAR KERJA
PESERTA DIDIK

GERAK LURUS

BERATURAN (GLB)

FASE F

SEKOLAH MENENGAH ATAS

NAMA ANGGOTA KELOMPOK:

.........................................1.

.........................................2.

.........................................3.

.........................................4.

.........................................5.

.........................................6.

4

media

a. tujuan pembelajaran

Melalui proses pembelajaran materi Gerak
Lurus dengan menggunakan Model Problem
Based Learning:
1.Setelah berdiskusi dan menjawab soal di LKPD,
peserta didik diharapkan dapat memberikan
contoh penerapan GLB dalam kehidupan sehari-
hari dengan benar
2.Setelah berdiskusi dan mengamati video,
peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi
karakteristik Gerak lurus beraturan dengan
benar.
3.Setelah berdiskusi dan menggali informasi,
peserta didik diharapkan dapat menentukan
kecepatan benda pada GLB dengan benar
4.Setelah berdiskusi dan menggali informasi
peserta didik diharapkan dapat memecahkan
masalah yang berkaitan dengan GLB dalam
kehidupan sehari-hari dengan benar

5

media

5.Setelah berdiskusi dan melakukan percobaan
peserta didik diharapkan dapat menganalisis
besaranbesaran pada GLB
6.Melalui

kegiatan

percobaan

sederhana,

peserta didik diharapkan dapat bekerja sama
dan terampil melakukan percobaan GLB serta
mampu

menyajikan/mengkomunikasikannya

dalam bentuk laporan tertulis dengan bahasa
yang santun.

6

media

Pada suatu hari Gavel hendak pergi keluar kota
menggunakan mobil. Saat sudah siap Gavel
langsung naik ke mobil untuk segera berangkat
ke tempat yang ditujuinya. Mobil yang Gavel
tumpangi melaju lurus di sebuah jalan tol yang
sepi, saat berada di dalam mobil ia mengamati
bahwa jarum spidometer tetap menunjukkan
angka 60 selama 5 menit. Bagaimana kecepatan
mobil yang dikendarai oleh Gavel? Bagaimana
dengan lintasan yang di tempuh oleh mobil yang
dikendarai oleh Gavel? untuk menjawab

B. MATERI pembelajaran

https://youtu.be/R43uzIUFd30

7

media

B. MATERI pembelajaran

Gerak lurus beraturan didefinisikan sebagai
gerak suatu benda dengan kecepatan konstan.
Kecepatan tetap artinya baik besar maupun
arahnya tetap. Kecepatan benda tetap sehingga
kata "kecepatan dapat diganti dengan 'kelajuan".
Dengan demikian, kita dapat mendefinisikan
gerak lurus beraturan sebagai gerak suatu benda
pada lintasan lurus dengan kelajuan tetap.

Misalnya seorang anak menumpangi sebuah
mobil yang sedang melaju lurus di sebuah jalan tol
yang sepi. Untuk selang waktu tertentu misalnya 5
menit, ia mengamati bahwa jarum spidometer
tetap menunjuk angka 90. Ini menunjukkan
bahwa mobil sedang bergerak dengan kelajuan 90
km/jam. Selama 5 menit mobil melaju pada
kelajuan 90 km/jam dengan arah tetap. Kelajuan
berikut arahnya menyatakan (vektor) kecepatan.
Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa selama 5
menit mobil melaju pada kecepatan tetap 90
km/jam

8

media
media

MATERI pembelajaran

Gambar 2.3 Gerak Lurus Beraturan

Gerak suatu benda yang menempuh lintasan
lurus dengan arah dan kelajuan tetap atau gerak
suatu benda dengan kecepatan tetap didefinisikan
sebagai gerak lurus beraturan (GLB). Kecepatan
tetap sama artinnya dengan percepatan nol
sehingga GLB juga dapat didefinisikan sebagai
gerak benda dengan percepatan nol.

9

media
media
media

1) Kinematika Gerak Lurus Beraturan
Pada GLB, kecepatan tiap benda adalah sama,
yaitu v sehingga kecepatan rata-rata pada GLB
sama dengan v. Dari definisi kecepatan rata-rata
pada persamaannya diperoleh hubungan sebagai
berikut.

Ambil saat awal mengamati gerak (t0= 0), posisi
awal benda ada di x0 dan saat akhir ada di x
dalam selang waktu t.

MATERI pembelajaran

10

media
media
media

2) Grafik Kecepatan Terhadap Waktu
Dalam gerak lurus beraturan, grafik kecepatan
terhadap

waktu

berupa

garis

mendatar

(horizontal) yang sejajar dengan sumbu waktu
seperti pada gambar 2.5. Besar kecepatannya tidak
tergantung pada waktu.

3) Grafik Perpindahan Terhadap Waktu
Dalam gerak lurus beraturan, grafik
perpindahan terhadap waktu berupa garis lurus
yang artinya semakin besar waktunya, semakin
besar perpindahannya.

MATERI pembelajaran

11

media

MATERI pembelajaran

Sangat sulit untuk memberikan contoh gerak lurus
beraturan dalam keseharian. Beberapa contoh
berikut dapat dipertimbangkan.
a)Mobil yang sedang bergerak lurus pada jalan
raya dengan angka spidometer tetap selama suatu
selang waktu, di sini tidak ada perubahan kelajuan
dan arah gerak.

b)Elevator yang sedang bergerak ke atas, di
pertengahan antara lantai ke satu dan lantai ke
lima. Di sini tidak ada perubahan pada kelajuan
dan arah gerak. Di dalam elevator, anda akan
merasa seolah-olah elevator diam.

c)Pesawat

terbang

yang

telah

mencapai

keseimbangan pada ketinggian tertentu. Pada
contoh ini pesawat terbang bergerak lurus tanpa
perubahan kelajuan. Jika tidak dapat melihat
keluar melalui jendela.

12

media

PRAKTIKUM SEDERHANA

GERAK LURUS BERATURAN (GLB)

A. Kegiatan
Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan
kecepatan konstaan (tetap) dengan gerak lurus dengan percepatan
konstan (tetap), beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

B. Tujuan
1.Melalui kegiatan diskusi, peserta didik mampu menyebutkan
penerapan prinsip GLB pada kehidupan sehari-hari
2.Melalui kegiatan praktikum, peserta didik mampu menganalisis
besaran-besaran fisika pada GLB dan menggunakannya untuk
memecahkan masalah dengan tepat
3.Melaui kegiatan praktikum diskusi kelompok, peseta didik mampu
menginterpretasi grafik yang terdapat pada GLB dengan cermat.

C.LANGKAH KERJA
1.Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2.Susun peralatan dengan meletakan mobil-mobilan di atas track
3.Beri dorongan sedikit pada mobil yang sudah diletakkan di atas
track.
4.Mengukur waktu selama mobil melaju dengan jarak 20 cm
menggunkan stopwatch
5.Ulangi langkah 3 dan 4 untuk jarak mobil melaju; 25 cm, 30 cm, 40 cm
dan 60 cm secara berturut-turut.
6.Catatlah data yang diperoleh dalam tabel pengamatan.

D. Alat dan Bahan
1.Mobil-mobilan (1 buah)
2.Stopwatch (1 buah)
3.Penggaris (2 buah)
4.Track

13

media
media

PRAKTIKUM SEDERHANA

GERAK LURUS BERATURAN (GLB)

Analisis
1.Buatlah Garfik Hubungan antara jarak dan waktu dari gerak mobil
mainan!
2.Buatlah grafik hubungan antara kelajuan dan waktu dari gerak
mobil mainan!

E.Tabel Pengamatan

Jawaban Siswa

14

media

PRESENTASI HASIL

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, tentukan:

1.Perhatikan grafik jarak dan waktu yang
telah

dibuat.

Dari

grafik

tersebut,

bagaimanakah hubungan antara jarak dan
waktu tempuhnya?

2.Perhatikan grafik kelajuan dan waktu yang
telah

dibuat.

Dari

grafik

tersebut,

bagaimanakah hubungan antara kelajuan dan
waktu tempuhnya?

3.Berdasarkan grafik kelajuan dan waktu,
bagaimanakah gerak dari mobil mainan
tersebut?

4.Jelaskan bagaimana hubungan antara grafik
jarak dan waktu dengan kelajuan dan waktu!

5.Dari percobaan yang dilakukan, bagaimanakah
karakteristik gerak lurus beraturan?

15

media

Lembar
Refleksi

Bagaimana perasaanmu

saat belajar GLB?
Seberapa dekat fisika

dengan kehidupan sehari-

hari?

Apa pemahaman
baru yang kamu

ketahui dari pratikum

ini?

Apakah kamu memahami materi

yang telah kita pelajari?

Bagaimana perasaanmu
setelah belajar materi ini?

16

media
media

KINEMATIKA GERAK LURUS

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
1

A.Gerak
Aktivitas kita sehari-hari tidak lepas dengan
yang namanya gerak. Dari kita bangun tidur
sampai

tidur

kembali

kita

senantiasa

melakukangerak. Pada bab ini kita akan membahas
mengenai gerak dengan lintasan lurus beserta
besaran-besaran yang berhubungan dengan gerak,
seperti,

kedudukan,

jarak,

perpindahan,

kecepatandan percepatan.

Dalam Fisika benda dikatakan bergerak
manakala kedudukan sebuah benda berubah dalam
selang waktu tertentu terhadap kerangka acuan.
Apabila benda berpindah dari satu tempat ke
tempat yang lain, maka benda tersebut telah
melakukan gerak karena kedudukannya telah
berubah. Gerak bersifat relatif, karena tergantung
pada titik acuannya.

17

media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA

Kedudukan merupakan letak suatu benda pada
suatu waktu tertentu terhadap suatu acuan tertentu.
Untuk lebih jelas mengenai kedudukan benda coba
Anda perhatian gambar di bawah ini:

Gambar : kedudukan sebuah benda dari titik acuan

Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat bahwa
kedudukan benda digambarkan sebagai lintasan
horizontal (seperti sumbu x ) dengan titik acuannya
adalah titik O. Kedudukan sebuah benda dapat
berada di sebelah kanan atau di sebelah kiri titik
acuan.

Untuk membedakan kedudukannya digunakan
tanda positif jika berada di sebelah kanan titik
acuan dan ntuk membedakan kedudukannya
digunakan tanda negatif jika berada di sebelah kiri
titik acuan.

1. KEDUDUKAN

2

18

media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
3

Kedudukan sebuah benda juga ditentukan oleh
jaraknya dari titik acuan. Jika titik R berada di
sebelah kanan berjarak 3 dari titik O, maka
kedudukan R adalah Xr = + 3. sedangkan untuk
titik P yang berada disebelah kiri yang berjarak 5
maka Xp = - 5. Kedudukan merupakan besaran
vektor, karena ditentukan oleh besar dan arah.

Kedudukan sebuah benda dapat diartikan
sebagai letak sebuah benda pada satuan waktu
tertentu terhadap acuan tertentu.

19

media
media
media
media

Diket :
=O A B A O C
= 0 Km +10 Km+15 Km+10 Km+10 Km
= 60 Km

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
4

Jarak merupakan panjang lintasan yang
ditempuh oleh benda yang bergerak tanpa
memperhatikan arah gerak benda. Besaran
jarak digolongkan dalam besaran skalar.

2. JARAK

Perhatikan gambar dibawah ini

Berapakah jarak total dari gambar di atas?

Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh.

20

media
media
media

3. PERPINDAHAN

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
5

Perpindahan adalah perubahan kedudukan
suatu benda karena adanya perubahan waktu
dengan arah gerak benda diperhatikan, sehingga
perpindahan termasukbesaran vektor.

Perhatikan gambar dibawah ini

Berapakah perbindahan yang terjadi pada
ilustrasi diatas?

Jawab:
Perpindahannya = 10 Km ke arah Barat

21

media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
6

Uji Pemahaman Kedudukan, Jarak dan Perpindahan

Perhatikan gambar dibawah ini

Tentukanlah:
a. Jarak keseluruhan dari toko fisika ke rumah
Lanny
b. Berapakah perpindahan yang terjadi jika
Ani pergi dari Rumah Teri ke Rumah Koda
lalu ke Rumah Ayu dan dilanjutkan ke Rumah
Lanny dan kembali lagi ke arah Toko Fisika.

22

media
media
media

4. KELAJUAN


Laju rata-rata sebuah benda didefinisikan
sebagai jarak yang ditempuh dibagi waktu yang
diperlukan untuk menempuh jarak tersebut,
dan dapat dituliskan sebagai

Laju sebuah benda merupakan besaran
skalar, sedangkan alat untuk mengetahui laju
sebuah benda disebut dengan spidometer.

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
7

23

media
media
media

5. KECEPATAN

Dalam mempelajari Fisika terdapat perbeda
antara laju dengan kecepatan, istilah kecepatan
digunakan untuk menandakan besar maupun
arah seberapa cepat sebuah benda sedang
bergerak, sedangkan laju hanya mempunyai
besar dan tidak mempunyai arah, sehingga
kecepatan

rata-rata

sebuah

benda

dapat

dinyatakan sebagai berikut:

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
8

Jika benda bergerak sepanjang sumbu-x dan
posisinya

dinyatakan

dengan

koordinat

x

persamaannya dapat ditulis :

24

media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA

Kecepatan dapat diartikan juga sebagai
tingkat perubahan posisi terhadap waktu.
Kecepatan

pada

suatu

saat

dinamakan

kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat dirumuskan
dengan:

Jika

terdapat

grafik

hubungan

antara

perpindahan

dan

waktu

maka

besarnya

kecepatan sesaat dapat dihitung dengan cara
menghitung gradien( kemiringan garis).

9

25

media
media

Sebuah benda mula-mula bergerak ke timur
menempuh jarak 800 m dalam waktu 6 detik
kemudian berbalik ke utara dan bergerak sejauh
600 m dalam waktu 4 detik.

Hitunglah

kelajuan

rata-rata

dan

besar

kecepatan benda!
Penyelesaian :
Diketahui:
s1 = 800 m ke timur
s2 = 600 m ke utara
t = t1 + t2 = 6 + 4 = 10 s
Ditanya:
a. v = ...?
b. v = ...?
Jawab :

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
10

26

media
media
media
media
media
media

CONTOH SOAL KELAJUAN DAN KECEPATAN

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
11

Jadi kecepatan rata-rata adalah 100 m/s

b.

a.

Jadi kelajuan rata-rata adalah 140 m/s

27

media
media
media

B. GERAK LURUS

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
12


Berdasarkan lintasanya, gerak dibedakan
menjadi gerak lurus dan gerak tidak lurus. Gerak
yang lintasannya lurus disebut gerak lurus. Gerak
lurus dibagi menjadi dua macam, gerak lurus
beraturandan gerak lurus berubah beraturan.

Gerak Lurus Beraturan1.

Gerak lurus beraturan adalah gerak sebuah
benda yang lintasannya berupa garis lurus dan
kecepatannya konstan(tetap). Pada gerak lurus
beraturan percepatan benda adalah nol. Besarnya
kecepatan gerak lurus beraturan merupakan hasil
bagi perpindahan dengan selang waktu

Dimana :
v = kecepatan(m/s)
s = jarak yang ditempuh (m)
t = waktu tempuh (s)

28

media
media
media
media

Grafik gerak lurus beraturan yang merupakan
hubungan kecepatan dengan waktu digambarkan
sebagai berikut dengan luasan yang diarsir
merupakan perpindahan benda dalam selang
waktu tertentu:

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
13

Sedangkan grafik hubungan antara perpindahan
dengan selang waktu adalah:

Dengan tan θ menyatakan kecepatan benda
yang bergeraklurus beraturan.

29

media
media
media
media

2.Perlajuan dan Percepatan
Percepatan

didefiniskan

sebagai

perubahan

kecepatan tiap satu satuan waktu. Dari definisi
tersebut maka percepatan dapat dinyatakan
dengan:

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
14

atau

Percepatan

merupakan

besaran

vektor,

sedangkan

perlajuan

merupakan

nilai

dari

percepatan sehingga merupakan besaran skalar.
Jika benda diperlambat geraknya maka benda
mengalami perlambatan, umumnya perlambatan
diberi tanda negatif.

Dengan;
a = percepatan (m/s2)
v = kecepatan(m/s)
t = waktu(s)

30

media
media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
15

“Percepatan adalah perubahan kecepatan, yaitu
selisih kecepatan akhir dengan kecepatan awal,

dalam suatu waktu tertentu.”

31

media
media
media

Sebuah mobil diperlambat dengan besar
perlambatan 4 m/s2, dari kecepatan 120 km/jam
menjadi 96 km/jam. Berapa lama waktu yang
diperlukan?

Penyelesaian:
Diketahui :
a = - 4m/s
v = 120 km/jam = 100/3 m/s
v2 = 96 km/jam = 80/3 m/s
Ditanya : Δt = ...?
Jawab:

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
16

Jadi lama waktu yang diperlukan adalah 1,66
sekon

32

media
media
media
media
media
media

Gerak

lurus

berubah

beraturan

didefinisikan

sebagai

gerak

yang

lintasannya

lurus

dan

kecepatannya

setiap saat berubah secara beraturan
(tetap).pada

gerak

lurus

berubah

beraturan

percepatan

benda

adalah

tetap,

sehingga

berlaku

persamaan-

persaman sebagai berikut:

C. GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA

17

Dengan:
vt = kecepatan akhir benda dalam satuan m/s
v0 = kecepatan awal benda dalam satuan m/s
a = percepatan gerak benda dalam sauan
t = waktu tempuh benda dalam satuan sekon
s = jarak tempuh benda dalam satuan meter

33

media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA

18

Grafik gerak lurus berubah beraturan yang

merupakan hubungan kecepatan

34

media
media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA

19

adalah dengan luasan yang diarsir merupakan
kecepatan benda pada selang waktu tertentu

dan grafik hubungan percepatan gerak benda

dengan selang waktu

35

media
media
media
media

Perhatikan grafik kecepatan terhadap waktu
kereta yang bergerak menurutmu

garis lurus dalam waktu 5 detik

Dari grafik ini dapat ditentukan jarak yang
ditempuh dalam waktu 4 detik yaitu...
Penyelesaian
Jawab:
Untuk menentukan jarak yang ditempuh dapat
dilakukan

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
20

36

media
media
media

Dengan menghitung luasan di bawah
kurva
jarak
= Luas A1+ Luas A2
=

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
21

=200 m

37

media
media
media
media
media

D. GAYA JATUH BEBAS

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
22

Gerak jatuh bebas merupakan gerak suatu
benda yang jatuh dari suatu ketinggian di atas
tanah tanpa kecepatan awal dan dalam geraknya
hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Pada
gerak jatuh bebas berlaku persamaan-persamaan
sebagai berikut:

Dengan;
vt = kecepatan
g = percepatan gravitasi (m/s2)
t = waktu (m/s)
h = ketinggian sebuah benda yang
dijatuhkan (m)

38

media
media

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
23

Sebuah benda dijatuhkan dari atas menara,
jika benda mengenai tanah setelah 8 sekon dan
percepatan gravitasi adalah 10 m/s2, maka
kecepatan benda saat mengenai tanah adalah....
Penyelesaian
Diketahui; t = 8 s g = 10 m/s2
Ditanya; v = ?
Jawab:
vt= g.t
vt= 10.8= 80 m/s

39

media
media
media
media

E.GAYA VERTIKAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
24

Terdapat dua macam gerak vertkal yaitu:
a. Gerak vertikal ke bawah
Gerakan suatu benda yang memiliki kecepatan
awal dan dipengaruhi oleh percepatan gravitasi.
Dengan arah gerak benda menuju pusat
gravitasi, sehingga selalu ke bawah.

b. Gerak vertikal ke atas

Gerakan suatu benda yang memiliki kecepatan
awal dan dipengaruhi oleh percepatan gravitasi.
Dengan arah gerak benda menjauhi pusat
gravitasi, sehinggabergerak ke atas.

40

media
media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
25

41

media
media

Sebuah benda dilemparkan ke atas dari
menara yang tingginya 80 meter, jika kecepatan
benda mula-mula 30 m/s, (g = 10 m/s) maka
tentukanlah:
a. waktu yang diperlukan benda sampai ke
tanah
b. ketinggian maksimum benda
Penyelesaian
Diketahui :
y0 = 80 meter
v0 = 30 m/s
g = 10 m/s

Ditanya:
a. t = ?
b. h mak= ?

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
26

42

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

b. ketinggian maksimum terjadi saat kecepatan
benda adalah nol, sehingga

CONTOH SOAL

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
27

a.

sekon

sekon

43

media
media
media
media

ASSESMEN

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
28

Tentukan kemungkinan

Jenis pesawat.

44

media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
29

3. Tes lompatan vertikal dilakukan untuk menguji
kekuatan kaki. Pada beberapa cabang olahraga
lompatan vertikal berperan besar.
a.

Sebutkan

lima

cabang

olahraga

yang

memerlukan lompatan vertikal
b. Jika waktu selama di udara adalah 0,3 detik
tentukan ketinggian lompatan
c.Pemain polo air juga melakukan lompatan
vertikal

dari

air.

Apa

perbedaan

pengaruh

melompat dari air dan dari tanah terhadap
ketinggian lompatan?

4. Bola bermassa 80 gram, ditendang dari tanah
dengan kecepatan awal v₀ dan sudut 60°. Pada
ketinggian maksimum energi kinetik bola adalah 36
joule.
Tentukan :
a. kecepatan awal,
b. waktu untuk mencapai ketinggian maksimum,
c. jarak horizontal maksimum,
d. kecepatan pada saat t = 2 detik.

45

media
media
media

E-MODUL FISIKA BERDEFERENSIASI
KINEMATIKA GERAK FASE F SMA/MA
30

media

PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA
BERDIFERANSIASI TERHADAP
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
SMA/MA FASE F

MIFTAHUL JANNAH

Disiapkan Oleh:

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 45

SLIDE