Search Header Logo
perwilayahan

perwilayahan

Assessment

Presentation

Geography

3rd Grade

Hard

Created by

Ni Dinawati

FREE Resource

66 Slides • 0 Questions

1

media
media

memiliki

Indonesia terkenal karena memiliki laut yang luas, inilah mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim. Terlepas dari sebutan tersebut, Indonesia ternyata juga disebut sebagai negara poros maritim terbesar di dunia.

Indonesia disebut negara poros maritim dunia karena memiliki letak geografis yang strategis, jalur perdagangan dunia, banyak pulau, laut yang luas, kekayaan biodiversitas, perdagangan laut yang besar, dan sejarah maritim yang kaya

2

media

Media Pembelajaran

Geografi

Kelompok Peminatan

Untuk SMA/MA Kelas XII

3

media

BAB 1

BAB 1

KONSEP WILAYAH
DAN TATA RUANG

Sumber: Pixabay.com/Free-Photos

4

media

POSISI STRATEGIS INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA

¨ Letak,  luas,  dan  batas wilayah Indonesia.

¨ Karakteristik wilayah daratan dan perairan Indonesia.

¨ Perkembangan jalur transportasi dan perdagangan internasional di Indonesia.

¨ Potensi dan pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia.

5

media

Tujuan Pembelajaran

• Memahami kedudukan dan potensi wilayah Anda berdasarkan teori yang ada

• Menjelaskan potensi pertumbuhan wilayah Anda dalam kerangka pembangunan nasional yang berkelanjutan

• Mampu Menjelaskan tantangan dan peluang dalam membangunan wilayah

• Mampu menggambarkan wilayah penggunaan lahan dalam bentuk menggambar ulang peta wilayah

6

media

7

media

Mengapa Indonesia disebut sebagai
poros maritim dunia ?

8

media

A. WILAYAH DAN TATA RUANG

Wilayah merupakan bagian permukaan bumi yang dalam hal-hal tertentu dapat dibedakan bagian-bagian lain di sekitarnya.
Contohnya, wilayah pedesaan berbeda dengan wilayah perkotaan.

Wilayah Perkotaan

Wilayah Pedesaan

Sumber: flickr.com/Al Jata

Sumber: pixabay.com/pasja1000

1. Pengertian Wilayah

9

media
media

Letak fisiografis adalah letak suatu wilayah berdasarkan segi fisiknya.

LETAK FISIOGRAFIS INDONESIA

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

PERTEMUAN 1

a. Letak Astronomis

b. Letak Geografis

c. Letak Geologis

d. Letak Geomorfologis

e. Letak Maritim

10

media

Coba Anda perhatikan gambar di atas! Apa yang bisa Anda komentari tentang dua gambar tersebut?

11

media

A. Letak Astronomis

PERTEMUAN 1

Wilayah Indonesia paling utara terletak di Pulau We (60LU)

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

Wilayah Indonesia paling selatan terletak di Pulau Roti (110LS)

Wilayah Indonesia paling barat terletak di Kota Sabang(950 BT)

Wilayah Indonesia paling timur terletak di Kota Merauke(1410 BT)

Letak astronomis adalah posisi negara berdasarkan garis lintang dan bujur. Indonesia;
60LU-110LS, dan 950 BT-1410BT

Peta Letak Astronomis Indonesia

12

media

Ada beragam konsep wilayah. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan dalam permasalahan ataupun tujuan pengembangan wilayah.

a. Wilayah homogen dan wilayah formal
Wilayah homogen adalah tempat di mana
populasi di suatu area memiliki karakteristik
yang khas didasarkan pada kriteria “alam”,
seperti karakteristik fisik. Misalnya, wilayah
Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
yang termasuk wilayah homogen.

Sumber: wikipedia.org

2. Konsep Wilayah

13

media

B. Letak Geografis

PERTEMUAN 1

Negara Indonesia diapit oleh dua benua besar, Benua Asia dan Benua Australia.

Peta Letak Geografis Indonesia

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

Indonesia diapit dua
samudra yaitu samudera Pasifik dan samudra Hindia

Letak geografis adalah letak suatu wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi.

14

media

b. Wilayah fungsional
Wilayah fungsional adalah wilayah
yang menekankan keterkaitan
antarkomponen atau lokasi yang
ditandai oleh beberapa aktivitas
ekonomi. Misalnya, daerah
metropolitan yang terdiri dari kota
besar di Jabodetabek (Jakarta-
Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi).

Sumber: wikimedia.commons.org

15

media

C. Letak Geologis

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

PERTEMUAN 1

Dilalui dua jalur pegunungan muda dunia, dengan ciri khas kondisi geologis Indonesia yaitu dilalui oleh dua jalur gunung api muda dunia yaitu Sirkum Pasifik (wilayah asia-pasifik) dan Sirkum Mediterania.(asia- eropa)

Pertemuan tiga lempeng

Berada pada tiga dangkalan

16

media

c. Wilayah vernakular atau wilayah perseptual
Wilayah vernakular adalah atau wilayah
perseptual yang memiliki identitas unik karena
persepsi orang tentang wilayah tersebut.
Misalnya, Bogor Kota Hujan, Pekalongan Kota
Batik, dan Banda Aceh Kota Serambi Mekah.

Sumber: en.wikipedia.org

17

media

C. Letak Geologis

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

PERTEMUAN 1

Pertemuan tiga lempeng

Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasific. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa dan Nusatenggara, sedangkan dengan Pasific di utara Irian dan Maluku utara.

Berada pada tiga dangkalan

18

media

Perwilayahan atau regionalisasi merupakan upaya untuk membagi-bagi
permukaan bumi menjadi unit-unit teritorial dalam lingkup dan tujuan tertentu.

Sumber: asean.org

Salah satu contoh regionalisasi kawasan di dunia adalah kawasan ASEAN yang terdiri dari negara-negara di Asia Tenggara.

3. Perwilayahan

19

media

C. Letak Geologis

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

PERTEMUAN 1

Berada pada tiga dangkalan

Wilayah Indonesia terletak di antara dangkalan Sunda, Sahul, dan peralihan keduanya. Dangkalan Sunda meliputi wilayah barat Indonesia yaitu Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Untuk dangkalan Sahul meliputi kawasan timur Indonesia yaitu Papua dan sebagian Maluku. Sedangkan dangkalan peralihan berada di Sulawesi dan Nusa Tenggara.

20

media

Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang.

Sumber: wikipedia.commoncs.org

Pengertian ruang dalam geografi selalu berkaitan dengan permukaan bumi. Pada gambar, tampak kawah Gunung Tambora yang berdiameter 6 km dan dalamnya 1.100 m.

4. Tata Ruang

21

media

D. Letak Geomorfologis

Letak geomorfologis adalah letak berdasarkan tinggi rendahnya suatu daratan terhadap permukaan air laut.

PERTEMUAN 1
A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

Perbedaan suhu mempengaruhi jenis tanaman

Menentukan kandungan mineral dalam tanah

Menentukan kepadatan penduduk

22

media

23

media

E. Letak Maritim

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

Letak maritim adalah letak suatu tempat ditinjau dari sudut kelautan

Manfaat posisi maritim Indonesia:

A. Membuka peluang kegiatan perekonomian bidang pelayaran, perikanan dan pelabuhan

B. PosisI Indonesia dapat dipertimbangkan dalam politik dunia.

PERTEMUAN 1

24

media

Penataan ruang secara umum memiliki berbagai manfaat bagi pembangunan yaitu :

1. Meningkatkan kepercayaan investor pada daerah yang memiliki penataan ruang secara matang
2. Menjaga iklim investasi agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan penduduk
3. Mengakomodasi kebutuhan penduduk di suatu daerah dengan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman
4. 4. Mencegah risiko kerusakan lingkungan melalui efi siensi proses pembangunan
5. Menyelaraskan seluruh aspek fi sik maupun non fi sik di suatu daerah dengan perencanaan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

25

media

LUAS DAN BATAS TERITORIAL INDONESIA

A. LETAK, LUAS, DAN BATAS WILAYAH
INDONESIA

Luas Laut: 3.257.483 km2

Luas Darat: 1.922.570 km2

Total luas wilayah:

5.180.053 km2

PERTEMUAN 1

Batas wilayah laut Indonesia: Batas
ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), Batas
Landas Kontinen, Zona Laut teritorial

Batas wilayah darat: berupa gunung,
hutan, sungai atau patok wilayah
dengan negara tetangga.

26

media

Perhatikan kedua gambar
Tugu Monas di atas. Adakah perbedaan fisik antara gambar di sebelah kanan dan kiri?

27

media

Batas Wilayah Indonesia

Timur
Papua
Nugini

Utara

Malaysia

Selatan

Timor Leste, Australia (laut)

Barat
India

Sumber : en.wikipedia.org

28

media

b. Teori lokasi sebagai dasar perlunya
pembangunan wilayah
Salah satu teori yang mendasari
perlunya pembangunan berbasis
wilayah adalah teori lokasi. Teori
lokasi terbentuk karena letak dan
persebaran sumber daya dipengaruhi
posisi geografi yang unik.

29

media
media

30

media

c. Konsep-konsep pembangunan wilayah

1.

Konsep pengembangan wilayah berbasis karakter sumber daya.

2.

Konsep pengembangan wilayah berbasis penataan ruang.

3.

Konsep pengembangan wilayah terpadu yang menekankan
kerja sama antarsektor untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.

4.

Konsep pengembangan wilayah berdasarkan klaster (gugus).

31

media
media

Setelah di pasangkan, tuliskan pengaruh masing-masing letak tersebut terhadap
Indonesia!

32

media

d. Faktor penentu pembangunan wilayah

1.

Faktor topografi

2.

Faktor klimatologi

3.

Faktor hidrogafi

4.

Faktor sumber daya hayati

5.

Faktor demografi atau sumber daya manusia

33

media

THANKYOU

Sumber : en.wikipedia.org

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

34

media

e. Aspek utama pembangunan wilayah

1.
Terdapat pada fakta bahwa faktor-faktor produksi bersifat
lokasional.

2.
Setiap kegiatan usaha cenderung melakukan pemusatan
kegiatan ekonomi secara spasial di lokasi tertentu.

3.

Menjadi alat untuk menyosialisasikan dan mengembangkan
tingkat kesadaran berbagi pihak tentang perlunya menjaga
kelestarian lingkungan.

35

media

THANKYOU

Sumber : en.wikipedia.org

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

36

media

f. Pentingnya daya dukung wilayah untuk perencanaan pengembangan wilayah

1) Daya dukung lahan pertanian
Daya dukung lahan pertanian
adalah kemampuan lahan untuk
menghasilkan tanaman pangan
agar manusia dapat hidup layak.

Sumber: pixabay.com/Agus Triyanto

37

media

ANALISIS BUKU TEKS

ANALISIS BUKU TEKS

B. KARAKTERISTIK WILAYAH DARATAN
DAN PERAIRAN INDONESIA

WILAYAH DARATAN

PERTEMUAN 2

Sirkum mediterania membentuk busur
pegunungan luar dan busur dalam.

Busur dalam bersifat vulkanik,

sedangkan busur luar bersifat non

vulkanis.

Sirkum pasifik membentuk Cincin Api
Pasifik yang memiliki dua cabang di

Indonesia.

38

media

2) Daya dukung lahan permukiman
Permukiman adalah bagian dari
lingkungan hidup di luar kawasan
lindung, baik yang berupa kawasan
perkotaan maupun pedesaan yang
berfungsi sebagai tempat tinggal.

Sumber: pixabay.com/Pexels

39

media

ANALISIS BUKU TEKS

ANALISIS BUKU TEKS

B. KARAKTERISTIK WILAYAH DARATAN
DAN PERAIRAN INDONESIA

WILAYAH PERAIRAN

PERTEMUAN 2

DANAU

SUNGAI

LAUT

TELUK

SELAT

SAMUDERA

40

media

3) Daya dukung fungsi lindung
Daya dukung fungsi lindung
merupakan kemampuan suatu
wilayah dengan berbagai
aktivitas penggunaan lahan di
wilayah tersebut untuk menjaga
keseimbangan ekosistem pada
suatu wilayah.

Sumber: wikipedia.commons.org

41

media

C. PERKEMBANGAN JALUR
TRANSPORTASI LAUT INDONESIA

PERTEMUAN 3

42

media

4) Daya dukung fungsi ekonomi wilayah
Daya dukung ekonomi wilayah adalah
kemampuan perekonomian suatu wilayah
dalam mendukung konsumsi penduduk di
wilayah tersebut.

43

media

C. JALUR PERDAGANGAN MARITIM
INTERNASIONAL DI INDONESIA

PERTEMUAN 3

44

media

5) Daya dukung ekologi
Daya dukung ekologi merupakan
tingkat maksimum (baik jumlah
maupun volume) pemanfaatan suatu
sumber daya atau ekosistem yang
dapat diakomodasi oleh suatu
wilayah sebelum terjadi penurunan
kualitas ekologis.

45

media
media
media
media
media
media
media
media
media

D. POTENSI SUMBER DAYA KELAUTAN
INDONESIA

PERTEMUAN 4

a. Sumber daya

perikanan

b. Energi kelautan

c. Migas

d. Wisata bahari

e. Industri maritim

f. Transportasi

46

media

g.

Tujuan pembangunan wilayah

Pembangunan Negara Republik
Indonesia diperlukan untuk
mewujudkan cita-cita nasional
seperti yang tercantum dalam
Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.

47

media

PENGELOLAAN SUMBER DAYA
KELAUTAN INDONESIA

PERTEMUAN 4

Menjaga keseimbangan produksi

Menjaga kelestarian sumber daya

Sosialisa si mengenai sumber daya kelautan

kepada masyarakat

Mengembangkan kebijakan yang mendukung

kelestarian sumber daya kelautan

48

media

h. Wilayah pembangunan Indonesia

1.

Pembangunan wilayah Pulau Sumatera

2.

Pembangunan wilayah Pulau Jawa-Bali

3.

Pembangunan wilayah Pulau Kalimantan

4.

Pembangunan wilayah Pulau Sulawesi

5.

Pembangunan wilayah Kepulauan Nusa Tenggara

6.

Pembangunan wilayah Kepulauan Maluku

49

media

i. Pembangunan wilayah berkelanjutan
Tujuan pembangunan berkelanjutan
antara lain memastikan pola konsumsi
dan produksi yang berkelanjutan, serta
pengadaan air bersih dan sanitasi yang
layak untuk semua.

Sumber: en.wikipedia.org

50

media

Pertumbuhan wilayah erat kaitannya
dengan pertumbuhan wilayah.
Pertumbuhan wilayah dapat
didefinisikan sebagai laju
pertumbuhan ekonomi suatu
wilayah dalam kurun waktu tertentu.

2. Pertumbuhan Wilayah

Sumber: pixabay.com/Michael Ghaida

51

media

a. Teori pertumbuhan wilayah

1.

Teori basis sumber daya alam

2.

Teori basis ekspor

3.

Teori pertumbuhan neoklasik

4.

Teori ketidakseimbangan

5.

Teori baru pertumbuhan wilayah

52

media

b. Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan wilayah

Sumber: pixabay.com/Konevi

Kondisi geografis, seperti topografi,
kelembapan, temperatur daniklim,
selalu menjadi salah satu faktor
penting yang membentuk ekonomi
suatu wilayah, terutama sebelum
ada industrialisasi.

53

media

Sumber: pixabay.com/PublicDomainPictures

Tenaga kerja merupakan salah satu
sumber utama pertumbuhan
ekonomi. Setiap wilayah memiliki
jumlah dan kualitas tenaga kerja
yang berbeda-beda.

54

media

Sumber: pixabay.com/Monoar

Modal adalah segala sumber daya
hasil produksi yang tahan lama, yang
dapat digunakan sebagai input
produktif berikutnya.

Modal fisik merupakan
faktor produksi yang
mencakup bangunan, mesin,
peralatan, dan komputer.

55

media

Sumber: pixabay.com/MarkoLovric

Modal manusia
didefinisikan sebagai
keterampilan, bakat, dan
pengetahuan produktif
seseorang.

56

media

Sumber: pixabay.com/Jarmoluk

Infrastruktur mengacu pada
investasi fisik yang antara lain
terwujud dalam sarana dan
prasarana transportasi, komunikasi,
dan listrik.

57

media

Sumber: pixabay.com/Pexels

Teknologi mengacu pada aplikasi
pengetahuan ilmiah yang
mendasar untuk seni praktis yang
menghasilkan produk industri dan
komersial yang lebih bernilai bagi
masyarakat.

58

media

c. Terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan

Awal pertumbuhan suatu wilayah
sangat dipengaruhi oleh kondisi
geografis dan sumber daya alam

yang kemudian membuat

perbedaan dalam kecepatan

pertumbuhan wilayah.

59

media

d. Ciri-ciri pusat pertumbuhan

1.
Ada ketertarikan antara berbagai kegiatan ekonomi yang
mendorong satu sama lain.

2.
Ada unsur pengganda yang diciptakan oleh sektor-sektor yang
saling terkait.

3.
Ada konsentrasi geografis dari berbagai sektor atau fasilitas
yang menyebabkan efisiensi biaya.

4.
Mendorong pertumbuhan daerah belakangnya untuk dapat
mengembangkan dirinya.

60

media

e. Pengaruh pusat pertumbuhan

1.

Menjadi pusat sumber daya alam dan sumber daya manusia.

2.

Mengoordinasikan sumber daya yang tersebar di sekitarnya.

3.
Menjadi inti pengembangan sumber daya yang ada di wilayah
sekitarnya.

4.
Meningkatkan pendapatan per kapita penduduk di wilayah
sekitarnya.

61

media

f. Hierarki pusat pertumbuhan

1.

Pusat pertumbuhan primer atau pusat utama order satu.

2.

Pusat pertumbuhan sekunder (kedua).

3.

Pusat pertumbuhan tersier (ketiga).

62

media

C. PERENCANAAN TATA RUANG NASIONAL, PROVINSI,
DAN KABUPATEN/KOTA

Rencana tata ruang wilayah
nasional meliputi rencana
struktur ruang wilayah nasional
dan rencana pola ruang wilayah
nasional.

1. Perencaan Tata Ruang Wilayah Nasional

Sumber: pixabay.com/Pexels

63

media

Rencana tata ruang wilayah
provinsi adalah rencana tata ruang
yang bersifat umum dari wilayah
provinsi yang merupakan
penjabaran dari RTRWN, dan yang
berisi tujuan, kebijakan, serta
strategi penataan ruang wilayah
provinsi.

2. Perencaan Tata Ruang Wilayah Provinsi

Sumber: Flickr.com/Bonar Gultom

64

media

3. Perencaan Tata Ruang Wilayah Kabupaten

Rencana tata ruang wilayah
kabupaten adalah rencana tata
ruang yang bersifat umum dari
wilayah kabupaten yang berisi
tujuan, kebijakan, strategi
penataan ruang wilayah
kabupaten, dan rencana struktur
ruang wilayah kabupaten.

65

media

4. Perencaan Tata Ruang Wilayah Kota

Rencana tata ruang wilayah kota
adalah rencana tata ruang yang
bersifat umum dari wilayah kota,
yang merupakan penjabaran dari
RTRW provinsi, dan yang berisi
tujuan, kebijakan, dan strategi
penataan ruang wilayah kota.

66

media

D. PERMASALAHAN DALAM PENERAPAN
TATA RUANG WILAYAH

1.

Masalah pembiayaan dan tenaga ahli/kepakaran.

2.

Masalah keterbatasan pangkalan data (database).

3.

Masalah konflik kepentingan.

4.

Masalah ekonomi.

5.

Masalah sosial budaya.

media
media

memiliki

Indonesia terkenal karena memiliki laut yang luas, inilah mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim. Terlepas dari sebutan tersebut, Indonesia ternyata juga disebut sebagai negara poros maritim terbesar di dunia.

Indonesia disebut negara poros maritim dunia karena memiliki letak geografis yang strategis, jalur perdagangan dunia, banyak pulau, laut yang luas, kekayaan biodiversitas, perdagangan laut yang besar, dan sejarah maritim yang kaya

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 66

SLIDE