Search Header Logo
NARRATIVE TEXT

NARRATIVE TEXT

Assessment

Presentation

English

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SINTA RIZKY PRATAMI

Used 39+ times

FREE Resource

12 Slides • 0 Questions

1

media

​What Legends Do You Love to Read?

​Learning Objectives
1. Student will be able to identify a legend as a narrative
2. Student will be able to identify and analyse the definition, the stuctures, and the language features of legend.
3. Student will be able to process, interpret, and evaluate information from same examples of legends.
4. Student will be able to identify and explain the meaning of low-frequency word and new words in legends.
5. Student will be able to present ideas related to the plot development of legend in the form of presentation of class discusions.
6. Student will be able to identify and analyse imagery and signal words.

2

media

Narrative Text

Definition of Narrative Text (Pengertian Teks Narasi)

What is narrative text? Narrative text is a the type of text that tells a chronological story in the past tense. Kalo dalam bahasa Indonesia-nya nih, teks narasi adalah suatu cerita yang dibuat runut dalam kalimat lampau. Narrative text menceritakan cerita imajinatif ataupun cerita nyata yang dimodifikasi, dan disusun melalui urutan kejadian yang terjadi di masa lalu.

3

media

The Purpose of Narrative Text (Tujuan Teks Narasi)

The aim of narrative text is to entertain the readers through the amusing story. Jika diartikan, tujuan narrative text adalah untuk menghibur para pembaca dengan ceritanya yang menarik.

4

media

Nah, narrative text ini terdiri dari beberapa macam. Jenis-jenis teks narasi di antaranya ada cerita khayalan (fairytales), misteri (mysteries), cerita seram (forror stories), sci-fi (science fiction), romansa (romance), dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya, bisa kamu lihat pada gambar berikut ini:


Types of Narrative Text (Jenis-Jenis Teks Narasi) 


5

media

Generic Structure of Narrative Text (Struktur Teks Narasi)

Ada 4 generic structure of narrative text (struktur teks narasi) yang perlu kamu ketahui jika ingin menyusun atau membuat sebuah teks narasi (narrative text), yaitu:

6

Language Features of Narrative Text (Kaidah Kebahasaan Teks Narasi)

Kalau kamu ingin membuat contoh narrative text, ada baiknya pahami dulu kaidah kebahasaannya, ya. Karena, unsur inilah yang menjadi ciri khas narrative text. Lalu, apa aja sih language features of narrative text, atau kaidah kebahasaan teks narasi itu?



1. Menggunakan Simple Past Tense

Narrative text biasanya menggunakan simple past tense karena akan menceritakan peristiwa atau kisah yang telah terjadi. Dengan begitu, pembaca bisa memahami urutan peristiwa secara jelas, dan membantu mereka untuk hanyut ke dalam cerita.

Contohnya:

Once upon a time, in a small village, there lived a kind, generous old man. One day, as he was walking through the forest, he stumbled upon a giant squash. Amazed, he inched closer.”

(Pada zaman dahulu kala, di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pria tua yang baik hati dan dermawan. Suatu hari, ketika dia sedang berjalan menuju hutan, dia menemukan sebuah labu raksasa. Terkejut, dia pun mendekat.)

Nah, pada potongan teks di atas, terdapat bentuk past tense dari live –> lived, he is walking –> he was walking, inch –> inched, yang menggambarkan kalau peristiwa itu sudah terjadi.

7

2. Menggunakan Adverb of Time

Adverb of time adalah kata yang memberi keterangan terkait kapan peristiwa terjadi, berapa lama, dan berapa sering peristiwa itu berlangsung. Pada narrative text, adverb of time membantu memperjelas konteks urutan peristiwa dalam cerita. Ini memungkinkan pembaca untuk lebih mudah mengikuti alur cerita dan merasa terbawa masuk ke dalam cerita yang mereka baca.

Contoh adverb of time, antara lain today, yesterday, one day, tomorrow, last year, later, dan sebagainya. Contoh adverb of time dalam narrative text bisa kamu cek pada potongan teks berikut ini:

Early one morning, Sarah decided to go for a jog in the park. As she jogged, the sun began to rise, casting a golden glow over the trees. Later that day, she met her friends for lunch and shared her morning adventure with them.”

(Pagi-pagi sekali, Sarah memutuskan untuk jogging di taman. Saat dia jogging, matahari mulai terbit, menyebarkan cahaya emas di atas pepohonan. Kemudian pada hari itu, dia bertemu teman-temannya untuk makan siang dan menceritakan petualangan paginya kepada mereka.)

Nah, pada contoh di atas, terdapat beberapa adverb of time, yaitu early one morning, later that day, yang digunakan untuk menunjukkan urutan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Adverb dalam Bahasa Inggris

8

3. Menggunakan Adjective

Adjective adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan noun (kata benda) dan pronoun (kata ganti), yang bisa berupa orang, tempat, hewan, benda, warna, bau, atau konsep abstrak lainnya. Adjective bisa kita sebut juga sebagai kata sifat.

Dalam narrative text, adjective membantu menciptakan cerita yang lebih rinci atau deskriptif. Dengan begitu, ini akan menstimulasi imajinasi pembaca, sehingga mereka dapat ikut hanyut ke dalam cerita.

Contohnya:

“The brave knight entered the dark, mysterious forest, ready to face any challenges that lay ahead.”

(Seorang Ksatria yang berani memasuki hutan yang gelap dan misterius, siap menghadapi segala tantangan yang menantinya.)

Pada contoh ini, terdapat kata sifat berupa brave, dark, dan mysterious, yang memberikan pembaca gambaran yang lebih jelas tentang kepribadian ksatria serta atmosfer hutan.

9

4. Menggunakan Noun Phrase

Noun phrase adalah kata-kata yang berfungsi sebagai kata benda. Bisa berupa tempat, orang, makhluk hidup, dan lain-lain. Nah, sama halnya dengan adjective, noun phrase digunakan untuk memberi deskripsi yang lebih rinci dari sebuah narrative text.

Contohnya:

“The bright morning sun cast a golden glow on the calm waters of the lake, creating a breathtaking view.”

(Matahari pagi yang terang melemparkan cahaya emas pada air tenang danau, menciptakan pemandangan yang memukau.)

Pada contoh teks di atas, terdapat beberapa noun phrases, yaitu the bright morning sun and the calm waters of the lake, yang membantu memberikan gambaran lebih rinci terkait suasana dan waktu dalam cerita.

10

MALIN KUNDANG


Once upon a time, in a small village on the coast of Sumatra, lived a poor woman and her son, Malin Kundang. They were very poor. Malin Kundang grew up as a skillful young boy. He was a healthy, diligent, and strong boy. One day, Malin Kundang decided to go abroad to seek his fortune.


Many years later, Malin Kundang became a wealthy merchant. He had a beautiful wife and lived in a big house. One day, Malin Kundang decided to visit his home village. As he arrived, his mother recognized him and ran to hug him. However, Malin Kundang, ashamed of his humble origins, denied his mother and refused to acknowledge her. His mother, heartbroken, cursed him, and Malin Kundang turned into stone.

11

Questions:

  1. Where did Malin Kundang and his mother live?

  2. What kind of boy was Malin Kundang as he grew up?

  3. Why did Malin Kundang decide to go abroad?

  4. What happened to Malin Kundang after he became a wealthy merchant?

  5. How did Malin Kundang react when he met his mother again?

  6. What was the consequence of Malin Kundang denying his mother?

12

media

THANK YOU...

media

​What Legends Do You Love to Read?

​Learning Objectives
1. Student will be able to identify a legend as a narrative
2. Student will be able to identify and analyse the definition, the stuctures, and the language features of legend.
3. Student will be able to process, interpret, and evaluate information from same examples of legends.
4. Student will be able to identify and explain the meaning of low-frequency word and new words in legends.
5. Student will be able to present ideas related to the plot development of legend in the form of presentation of class discusions.
6. Student will be able to identify and analyse imagery and signal words.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE