Search Header Logo
Konjungsi

Konjungsi

Assessment

Presentation

World Languages

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Mukti, S.Pd.

Used 7+ times

FREE Resource

34 Slides • 0 Questions

1

MEMAHAMI KONJUNGSI
DALAM TEKS DESKRIPSI

2

TUJUAN PEMBELAJARAN

Secara Mandiri, Peserta didik dapat membubuhkan konjungsi pada teks secara tepat

3

PENGERTIAN KONJUNGSI

konjungsi adalah kata penghubung atau sambung dalam suatu kalimat, baik secara lisan maupun tulisan. Secara umum, konjungsi adalah kata yang bertugas untuk menghubungkan satu kata dengan kata lainnya agar saling berkesinambungan.

4

JENIS KONJUNGSI

​1. konjungsi koordinatif menyambungkan kalimat setara, yang bisa berdiri sendiri apabila kata sambung dihilangkan.
2. konjungsi Subordinatif menyambungkan kalimat yang tidak setara, yang tidak bisa berdiri sendiri.

5

JENIS KONJUNGSI
BERDASARKAN SINTAKSIS KALIMAT

1. Konjungsi Koordinatif
2. Konjungsi Korelatif
3. Konjungsi Subordinatif
4. Konjungsi Antarkalimat
5. Konjungsi Antarparagraf

6

KONJUNGSI KOORDINATIF

Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau lebih yang sama penting atau memiliki status sintaksis yang sama.

​Contoh Konjungsi Koordinatif dan Maknanya

dan

atau : sebagai penanda hubungan pemilihan

melainkan : sebagai penanda hubungan
perlawanan

padahal : sebagai penanda hubungan
pertentangan

sedangkan

serta : sebagai penanda hubungan pendampingan

tetapi : sebagai penanda hubungan perlawanan

dan/atau : sebagai penanda hubungan jumlah
atau pilihan

7

  • sedemikian rupa – sehingga

  • apa(kah) – atau 

  • entah – entah 

  • jangankan – pun

  • baik – maupun

  • tidak hanya – tetapi juga

  • bukan hanya – melainkan juga

  • demikian – sehingga

Konjungsi korelatif berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa yang memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi korelatif terdiri atas dua bagian yang umumnya terpisah satu dengan yang lain.
Contoh kata konjungsi korelatif :

Konjungsi Korelatif

8

Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih dan klausa itu tidak memiliki status sintaksis yang sama. Salah satu dari klausa itu merupakan klausa subordinatif

KONJUNGSI SUBORDINATIF

9

  • menunjukkan awal suatu peristiwa yang didahului dengan peristiwa lain: setelah, sebelum, sehabis, selesai, sesudah, seusai

  • menunjukkan lamanya suatu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa tertentu: hingga, sampai

  • menunjukkan awal peristiwa: sejak, sedari, semenjak

  • menunjukkan awal suatu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa lain: begitu, demi, ketika, sambil, selagi, selama, sementara, seraya, tatkala, sewaktu

Konjungsi temporal, yaitu konjungsi yang berfungsi menghubungkan dua unsur bahasa yang memiliki keterkaitan waktu, seperti sebelum, sesudah itu, selanjutnya.

Konjungsi Subordinatif Waktu atau Temporal

10

Konjungsi Subordinatif Syarat

Konjungsi syarat, yaitu kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan unsur bahasa yang memiliki makna persyaratan, seperti apabila, asalkan, jika, asalkan, jikalau, kalau, manakala.

11

Konjungsi Subordinatif Pengandaian

Konjungsi subordinatif pengandaian merupakan kata hubung yang menunjukkan adanya pengandaian pada kalimat. Contoh: andaikan, seandainya, sekiranya, seumpamanya, andai kata.

12

Konjungsi Subordinatif Tujuan

Konjungsi subordinatif tujuan merupakan kata hubung yang cirinya mengandung kata: untuk, supaya, agar, biar.

13

Konjungsi Subordinatif Konsesif

konjungsi konsesif adalah kata hubung untuk menyatakan keadaan berlawanan dari apa yang dijelaskan sebelumnya. Contohnya biarpun, kendatipun, meskipun, walaupun, sekalipun, sungguhpun.

14

Konjungsi Subordinatif Pembandingan

kata hubung yang digunakan untuk menjelaskan adanya kesamaan di antara dua kata atau dua kalimat. Contoh konjungsi pembandingan yaitu alih-alih, daripada, ibarat, laksana, seakan-akan, sebagai, sebagaimana, seolah-olah, seperti

15

Konjungsi Subordinatif Sebab

Konjungsi subordinatif sebab merupakan konjungsi yang menyatakan adanya hubungan sebab diantara dua klausa atau kalimat. Kata penghubung yang termasuk konjungsi ini adalah sebab, karena, oleh sebab, dan oleh karena.

16

Konjungsi Subordinatif Hasil

Konjungsi subordinatif hasil merupakan konjungsi yang menyatakan bahwa salah satu unsur klausa atau kalimat adalah hasil dari klausa atau kalimat sebelumnya. Adapun kata-kata yang termasuk konjungsi  ini antara lain sehingga, sampai(-sampai), dan maka(nya).

17

Konjungsi Subordinatif Alat

Konjungsi subordinatif alat: merupakan konjungsi yang menyatakan bahwa salah satu klausa atau kalimat merupakan alat dari kegiatan atau aktivitas yang dijelaskan dalam klausa atau kalimat sebelumnya. Kata-kata dari konjungsi ini adalah dengan (menggunakan) dan tanpa (menggunakan).

18

Konjungsi Subordinatif Cara

Konjungsi subordinatif cara merupakan konjungsi yang menyatakan bahwa suatu klausa atau kalimat merupakan suatu cara dari sebuah kegiatan yang dijelaskan dalam klausa atau kalimat sebelumnya. Kata-kata yang termasuk konjungsi ini sama dengan yang ada di dalam konjungsi subordinatif alat, yaitu dengan dan tanpa.

19

Konjungsi Subordinatif Komplementasi

Konjungsi subordinatif komplementasi: merupakan konjungsi yang menerangkan bahwa suatu klausa atau kalimat merupakan pelengkap dari klausa atau kalimat sebelumnya. Contoh bentuk dari konjungsi ini adalah bahwa.

20

Konjungsi Subordinatif Atributif

Konjungsi subordinatif atributif: merupakan konjungsi yang menghubungkan kata atau klausa utama dengan klausa penjelas. Contoh bentuk dari konjungsi ini adalah yang.

21

Konjungsi Subordinatif Perbandingan

Konjungsi subordinatif perbandingan merupakan konjungsi yang menyatakan adanya hubungan adanya kesamaan atau perbedaan diantara dua klausa atau kalimat. Adapun kata-kata yang termasuk konjungsi ini adalah  … sama … dengan; … lebih … dari ….

22

Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan kalimat satu dengan yang lain.

Perbedaan konjungsi intrakalimat dan konjungsi antarkalimat yaitu pada konjungsi antarkalimat selalu digunakan di awal kalimat baru yang ditandai dengan huruf kapital dan diikuti tanda koma.

23

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan pertentangan dengan kalimat sebelumnya

  • Biarpun demikian,

  • Biarpun begitu,

  • Sekalipun demikian,

  • Sekalipun begitu,

  • Walaupun demikian,

  • Walaupun begitu,

  • Meskipun demikian,

  • Meskipun begitu,

  • Sungguhpun demikian,

  • Sungguhpun begitu,

24

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan kelanjutan dari peristiwa atau keadaan pada kalimat sebelumnya

  • Kemudian,

  • Sesudah itu,

  • Setelah itu,

  • Selanjutnya,

  • Berikutnya,

25

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan adanya hal, peristiwa, atau keadaan lain di luar yang telah dinyatakan sebelumnya

  • Tambahan pula,

  • Lagi pula,

  • Selain itu,

26

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan kebalikan dari yang dinyatakan sebelumnya

  • Sebaliknya,

27

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan keadaan sebenarnya

  • Sesungguhnya,

  • Bahwasanya,

28

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya

  • Malah,

  • Bahkan,

29

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya

  • Akan tetapi,

  • Namun,

30

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan keeksklusifan dan keinklusifan

  • Kecuali itu,

  • Di samping itu,

31

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan konsekuensi

  • Dengan demikian,

32

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan akibat

  • Oleh karena itu,

  • Oleh sebab itu,

33

Konjungsi antarkalimat yang menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya.

  • Sebelum itu,

34

Konjungsi Antarparagraf

  1. Kata penghubung yang menyatakan tambahan pada sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (di samping itu, demikian juga, tambahan lagi). 

  2. Kata penghubung menyatakan pertentangan dengan sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (bagaimanapun juga, sebaliknya, namun). 

  3. Kata penghubung yang menyatakan perbandingan (sebagaimana, sama halnya).

  4. Kata penghubung yang menyatakan akibat atau hasil (oleh karena itu, jadi akibatnya). 

  5. Kata penghubung yang menyatakan tujuan (untuk itulah, untuk maksud itu). 

  6. Kata penghubung yang menyatakan intensifikasi (ringkasnya, pada intinya). 

  7. Kata penghubung yang menyatakan waktu (kemudian, sementara itu). 

  8. Kata penghubung yang menyatakan tempat (di sinilah, berdampingan dengan).

MEMAHAMI KONJUNGSI
DALAM TEKS DESKRIPSI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 34

SLIDE