Search Header Logo
Konsep Enterpreneurship

Konsep Enterpreneurship

Assessment

Presentation

Computers

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Pandit Pamungkas

Used 2+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

media

Konsep

Tekhnologi dan

Enterpreneurship

2

media

Pengertian

Teknologi

Secara bahasa teknologi berasal dari bahasa Yunani yaitu

tekhnologia yang merupakan gabungan dari “techne” dan

logos”.

Tehcne berarti art or skill sedangkan logos berarti science

of study.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, teknologi adalah

seluruh sarana untuk menyediakan barang-barang yang

dibutuhkan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup

manusia.

3

media

Pengertian

Enterpreneurship

Menurut Eddy Soeryanto Soegoto, entrepreneurship merupakan suatu

usaha yang dilakukan seseorang berdasar pada perlakuan kreatif dan

inovatif untuk kemudian menghasilkan suatu karya serta memiliki

nilai jual, dengan tujuan memberi manfaat bagi orang lain serta

mampu membuka lapangan pekerjaan.

4

media

Konsep

Tuntutan masalah yang beragam dalam masyarakat akhirnya melahirkan konsep yang
disebut entrepreneurship.
Konsep entrepreneurship adalah seni mengubah masalah atau peluang yang ada di tengah
masyarakat sehingga memunculkan suatu ide kreatif baru yang dapat menciptakan suatu solusi
yang bermanfaat bagi orang lain. Masalah-masalah yang ada pada masyarakat diamati dan
dianalisa, kemudian mengambil solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut.
Beberapa tahun terakhir konsep ini semakin berkembang, bahkan kini telah muncul
banyak entrepreneur muda yang hadir dengan ide-ide cemerlangnya. Banyak ide, produk, atau
jasa yang biasa kemudian dimodifikasi dan dikombinasi sehingga menghasilkan ide, produk,
dan jasa yang baru. Kreatifitas melahirkan berbagai produk yang tidak biasa-biasa saja

5

media

Konsep entrepreneurship mulai diperkenalkan pada abad ke-18 di Prancis oleh Richard Cantillon. Pada periode

yang sama di Inggris juga sedang terjadi revolusi industri yang melibatkan sejumlah entrepreneur. Kemudian,

gagasan tersebut dibahas secara lebih mendalam oleh Joseph Schumpeter, seorang ahli ekonomi Jerman, pada

tahun 1911. Melalui teori pertumbuhan ekonomi dari Schumpeter konsep entrepreneurship telah didudukkan

pada posisi yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan.Pengertian entrepreneurship itu sendiri

berkembang sejalan dengan evolusi pemikiran para ahli ekonomi di dunia barat, kemudian menyebar ke negara-

negara lain termasuk ke Indonesia. Di negara kita sendiri konsep entrepreneurship tersebut dialihbahasakan

sebagai kewiraswastaan atau kewirausahaan. Dari sejumlah definisi yang dikemukakan oleh para ahli baik

dalam maupun luar negeri diketahui bahwa terdapat banyak keragaman definisi yang terjadi. Hal ini sangat

mungkin karena konsep kewirausahaan itu sendiri merupakan konsep ilmu sosial yang bersifat dinamis dan

akan selalu mengalami perubahan seiring dengan kemajuan yang dicapai oleh perkembangan ilmu itu sendiri.

Lanjutan

6

media

Proses Enterpreneur dan Strategi Pengembangan

Start-Up Berbasis Technology

Tahapan dalam proses entrepreneur secara teoritis berbeda untuk setiap jenis penciptaan

usaha yang baru. Perbedaan disebabkan oleh beragamnya asumsi dan variabel yang

digunakan. Namun demikian model-model tersebut mencakup elemen-elemen umum

yang dapat diaplikasikan untuk semua jenis ussaha baru. Berdasarkan penelitian yang

telah dilakukan oleh Ardichvil terdapat empat tahapan dalam proses entrepreneur yaitu

inovasi, triggering event, implementasi dan pertumbuhan. Tahap 1, 2 dan 3 merupakan

langkah yang dilalui sebelum suatu usaha baru.

7

media

Lanjutan

Pada tahap pertama yakni inovasi para pendiri harus mengetahui dengan pasti produk inovasi yang

dihasilkan, keunggulan dan kekurangannya dibanding dengan produk yang telah beredar, mengetahui

ukuran pasar dan peluang yang ada serta target pasar yang disasar.

Pada tahap kedua yakni triggering event, para pendiri harus memiliiki motivasi yang kuat dalam

memulai bisnis, memiliki business plan yang jelas, mengidentifikasi berbagai jenis resources yang

dibutuhkan, melakukan risk assessment, menjalin hubungan kerja sama dengan para aktor di sepanjang

rantai pasok bahan baku sampai proses pembuatan dan distribusi.

Tahap ketiga merupakan tahap implementasi. Pada tahap ini strategi bisnis harus sudah dimiliki,

business plan yang telah dibuat pada tahap kedua harus sudah diimplementasikan, kemudian bisnis

yang baru di luncurkan ke pasar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya terdapat

beberapa skill yang akan mendukung keberhasilan sebuah startup dalam tahapan proses entrepreneur

ini yaitu penguasaan technical skil.

8

media

Dalam dunia bisnis, faktor-faktor eksternal memepengaruhi keberhasilan bisnis

seseorang. Faktor-faktor tersebut bisa mengembangkan ataupun memperlambat

jalannya bisnis seseorang. Salah satu lingkungan bisnis yang pengaruhnya cukup

besar yaitu lingkungan teknologi yang membantu dalam meningkatkan efisiensi

selama kegiatan usaha berlangsung, terutama sepanjang proses produksi, atas

terciptanya berbagai peralatan dengan teknologi yang canggih sehingga proses

produksi dapat lebih singkat dan produktivitasnya serta ptofit yang di dapat

meningkat. Namun saat ini berbisnis itu tidak hanya menghasilkan laba saja.

Perkembangan dunia bisnis dapat tetap berjalan seiring dengan perkembangan

teknologi karena kemajuan teknologi sangat membantu wairausahawan dalam

mempertahankan bisnisnya.

Pengaruh internet Terhadap Bisnis Online

9

media

Thanks

and
Happy

Discussions

media

Konsep

Tekhnologi dan

Enterpreneurship

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE