Search Header Logo
presentasi pendidikan tentang khutbah, tabligh, dan dakwah

presentasi pendidikan tentang khutbah, tabligh, dan dakwah

Assessment

Presentation

Religious Studies

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

MAHRUS TIRMIDZI

Used 4+ times

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

media

Menebar islam dengan santun

dan damai melalui khutbah,

dakwah, dan tabligh

Pendidikan Agama Islam

kelas XI

2

media
media

Berikut ini, rincian dari khutbah,tabligh, dan dakwah.

a. Khutbah
1) Pengertian
Berdasarkan makna bahasa, ada beberapa pengertian, yakni: (a) kata khutbah
(ﺧﻄﺒﺔ), jika berasal dari kata mukhathabah ( ) berarti “pembicaraan”;
Sementara, jika ditinjau dari pengertian istilah, khutbah adalah
menyampaikan pesan tentang takwa sesuai dengan perintah Allah Swt.
dengan syarat dan rukun tertentu;

3

media

Umumnya, pelaksanaan khutbah itu, jika dikaitkan dengan shalat, dapat

dikelompokkan menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu sebagai berikut:

a) Khutbah yang dilakukan sebelum shalat, misalnya Khutbah Jum’at
b) Khutbah yang dilakukan sesudah shalat, misalnya Khutbah Shalat

’Idain

(Idul Fitri dan Idul Adha), Shalat Khusuf (Gerhana Bulan) dan Shalat

Kusuf (Gerhana Matahari), Shalat Istisqa’ (shalat minta hujan), dan

khutbah saat Wukuf di Padang Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah).

c) Khutbah yang tidak berkaitan dengan shalat, misalnya

Khutbah Nikah.

4

media

Syarat Khatib

a) Islam yang sudah baligh dan berakal sehat.

b) Mengetahuisyarat, rukun, dan sunnah khutbah.

c) Suci dari hadats, baik badan maupun pakaian, serta auratnya

tertutup

d) Tartil dan fasih saat mengucapkan ayat Al-Qur’an dan Hadits.

e) Memiliki akhlak yang baik dan tidak tercela di mata

masyarakat.

f ) Suaranya jelas dan dapat dipahami oleh jamaah.

g) Berpenampilan rapi dan sopan.

5

media

3) Syarat-syarat Dua Khutbah

a) Khutbah Shalat Jum’at dilaksanakan sesudah masuk waktu Dhuhur.

Selesai khutbah, dilanjutkan dengan shalat. Berbeda dengan Khutbah Shalat
‘Idain, Shalat Khusuf dan Shalat Kusuf, serta Shalat Istisqa yang dilaksanakan

setelah selesai shalat.

b) Khutbah dilakukan dengan berdiri. Namun, jika tidak mampu, boleh dilakukan

dengan duduk.

c) Duduk sebentar di antara dua khutbah.

d) Suara khutbah harus jelas dan dapat didengar oleh jamaah.

Saat sekarang ini, pengurus masjid dapat menggunakan pengeras suara, televisi,

atau monitor sehingga jamaah yang berada jauh atau di ruangan lain dapat

melihat dan mendengar sang khatib.

e) Tertib, yakni dimulai khutbah pertama, dilanjutkan ke khutbah kedua.

6

media

4) Rukun Khutbah

a) Membaca Hamdalah pada kedua Khutbah.
b) Membaca Syahadatain (2 kalimat syahadat).

c) Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.

d) Berwasiat kepada diri dan jamaah, berisi ajakan untuk meningkatkan

iman, taqwa, ibadah, serta memperbanyak amal shaleh, sebaliknya
menjauhi dosa dan kemaksiatan, agar hidupnya bahagia dunia dan

akhirat.

e) Membaca satu atau beberapa ayat suci al-Qur’an, ayat yang dibaca

biasanya disesuaikan dengan topik yang akan disampaikan

f ) Berdoa pada khutbah kedua untuk memohon ampunan, kesejahteraan,
dan keselamatan bagi kaum muslimin dan muslimat baik di dunia maupun

akhirat

7

media

B. TABLIGH
1) Pengertian

Jika ditelaah menurut bahasa, kata tabligh berasal dari kata
yang berarti menyampaikan atau memberitahukan pesan atau

ceramah secara lisan atau

perkataan. Bisa juga bermakna ceramah yang tidak disertai

dengan rukun seperti khutbah. Bukan sekadar ceramah atau pesan

biasa, tetapi sebuah ceramah yang sumbernya dari ajaaran islam

yang disampaikan kepada satu orang atau banyak orang, agar

mengamalkan pesan tersebut.

8

media
media

DALIL TABLIGH

Artinya: (yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah- risalah
Allah), mereka takut kepada-Nya dan tidak merasa takut kepada

siapa pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat

perhitungan (Q.S. al-Ahzab/33: 39)

9

media

C.DAKWAH

JIKA DITELAAH MENURUT ARTI BAHASA, KATA DAKWAH

BERASAL DARI BAHASA ARAB YAITU MENGAJAK,

MEMANGGILI, MENYERU UNTUK HAL TERTENTU. ORANG
YANG MELAKUKAN PEKERJAAN DAKWAH DISEBUT DA’I

JIKA LAKI-LAKI, DAN DA’IYAH JIKA PEREMPUAN.

10

media
media

Sementara, jika ditinjau dari makna istilah, ada beberapa pengertian dakwah, antara

lain sebagai berikut:

a) Setiap kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak, dan memanggil orang atau
kelompok orang untuk beriman kepada Allah Swt. sesuai dengan ajaran akidah

(keimanan), syariah (hukum) dan akhlak Islam.

b) Kegiatan untuk mengajak orang lain ke jalan Allah Swt. secara lisan atau perbuatan

untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari supaya mendapat

kebahagiaan dunia dan akhirat.

11

media
media

Dakwah cakupannya lebih luas, seluas segala aspek kehidupan setiap

muslim. Dakwah tidak mesti berbicara dan berceramah, tetapi melakukan

perbuatan sehari-hari yang mencerminkan tata nilai Islam, seperti

berpakaian yang menutup aurat, tidak menyontek saat ujian, berbicara yang

baik yang sopan, menghindari berita hoax, rajin bersilaturahmi, semua itu

sudah bagian dari dakwah.

Faktor keberhasilan dakwah, sangat ditentukan oleh amaliah dan akhlakul
karimah yang dipantulkan dari setiap dai/daiyah, tentu ada faktor lain yang

juga ikut memengaruhi. Hal yang aneh, jika seorang dai tidak

mengamalkan apa yang disampaikan, dan tidak satunya kata dengan

perbuatan.

12

media
media
media

Jika merujuk kepada Q.S. an-Nūr/24: 55, maka tujuan dakwah adalah

menyeru dan mengajak segenap manusia agar konsisten/istiqamah dalam:

1. beriman hanya kepada Allah Swt. dan tidak melakukan kemusyrikan

(tauhid/akidah);

2. menjadikan seluruh aktivitasnya hanya beribadah kepada Allah Swt.

(ikhlas/syariah);

3. mengerjakan amal shaleh dalam arti yang seluas- luasnya (amal

ibadah/muamalah);

4. berakhlak mulia yang tolak ukurnya dari akhlak

Rasulullah Saw (akhlak/ihsan).

TUJUAN DAKWAH

13

media

Syarat dan Metode Dakwah

Berhasilnya sesuatu banyak faktornya, termasuk dalam dakwah. Faktor terpentingnya
adalah inayah Ilahi Rabbi, Allah Swt. di samping tentu dari kepribadian, watak, dan
karakter dai sendiri dalam kehidupan sehari-hari, yang dimulai dari diri sendiri, melebar ke
keluarga, lalu ke masyarakat luas.
Oleh sebab itu, seorang dai jika ingin sukses harus memenuhi syarat seperti yang telah
dilakukan oleh para Rasul, yaitu sebagai berikut:

1. Satunya kata dengan perbuatan, sikap dan tingkah lakunya benar-benar
menjadi teladan (uswatun hasanah).
2. Paham tentang objek dakwahnya sehingga tepat dengan sasaran dakwah yang
dituju (Q.S. Ibrāhīm/14:
4). Hal ini diperkuat juga dengan sabda Rasulullah Saw. yakni: “Berbicaralah
kepada manusia sesuai kadar akal mereka.”

14

media

3. Memiliki keberanian dan ketegasan, namun tetap bijak dan santun
dalam berdakwah. Jalan yang dipilih adalah jalan tengah (tawasuth),
damai, dan menenteramkan, meski tidak hilang ketegasannya pada
kondisi tertentu.
4. Memiliki ketabahan dan kesabaran yang tinggi dalam menghadapi
segala tantangan dan rintangan yang boleh jadi muncul dari dakwah
yang dilakukan.
5. Sadar sepenuhnya bahwa tugasnya hanyalah menyampaikan,
mengajak, dan menyeru, terkait hasilnya diserahkan sepenuhnya hanya
kepada Allah Swt. (Q.S. an-An’ām/6: 159).

6. Terus berdoa dan memohon kepada Allah Swt. agar dakwah yang
dilakukan mencapai keberhasilan.

15

media

MATOR

SEKLANGKONG

media

Menebar islam dengan santun

dan damai melalui khutbah,

dakwah, dan tabligh

Pendidikan Agama Islam

kelas XI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE