Search Header Logo
Geografi Kota

Geografi Kota

Assessment

Presentation

Geography

10th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Ratna Sari

Used 10+ times

FREE Resource

17 Slides • 19 Questions

1

Pola Keruangan Kota

Oleh: Ratna Arum Nur Indah Sari, S.Pd

media

2

Pengertian kota

Definisi kota, menurut R. Bintarto, kota adalah sebuah bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alamiah dan non alami dengan gejala-gejala pemusatan penduduk yang cukup besar dan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan materialistis dibandingkan dengan daerah belakangnya.

3

Multiple Choice

Sebuah bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alamiah dan non alami dengan gejala-gejala pemusatan penduduk yang cukup besar dan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan materialistis dibandingkan dengan daerah belakangnya. Definisi ini dikemukakan oleh...

1

R. Bintarto

2

Daldjoeni

3

Ray Northam R.

4

Sumaatmadja

5

Max Weber

4

Karakteristik kota

 Ciri-ciri fisik kota

• Fasilitas perekonmian

• Jaringan transportasi

• Pusat pemerintahan

• Bangunan fisik mayoritas gedung

• Tempat parkir kendaraan

• Sarana rekreasi masyarakat dan olah raga

• Open space


 Ciri-ciri masyarakat kota

• Adanya heterogenitas sosial

• Sikap penduduk bersifat egois dan individualistis

• Hubungan sosial bersifat gesselschaft

• Adanya segregasi keruangan

• Norma-norma agama tidak begitu ketat

• Pandangan hidup masyarakatnya lebih rasional.

5

Multiple Choice

Berikut ini merupakan ciri sosial dari kota, yaitu ....

1

terdapat tempat-tempat untuk rekreasi

2

terdapat tempat-tempat untuk pasar & pertokoan

3

terdapat penduduk yang heterogen

4

terdapat tempat-tempat untuk parkir

5

terdapat sarana olahraga

6

Multiple Choice

Pernyataan:

(1) Sarana perekonomian seperti pasar swalayan

(2) Norma keagamaan mulai pudar

(3) Bentuk pemukiman memusat

(4) Ada kesenjangan sosial dan ekonomi

(5) Kegiatan ekonomi homogen

Ciri yang termasuk pola keruangan kota adalah nomor ....

1

1, 2, dan 3

2

1, 3, dan 5

3

3, 4, dan 5

4

1, 2, dan 4

5

2, 4, dan 5

7

Multiple Choice

Satu karakteristik penduduk kota ditinjau dari sudut geografi adalah…

1

daya saingnya rendah

2

daya kreasinya tinggi

3

mobilitasnya tinggi

4

religius

5

individualistik

8

media

9

media

10

media

11

Multiple Choice

Munculnya kota-kota besar di Indonesia sebagai pusat pertumbuhan, seperti Medan, Surabaya, dan Makassar, sebagian besar dilatarbelakangi oleh adanya…

1

persebaran penduduk

2

pemusatan kegiatan pemerintah

3

pemusatan kegiatan ekonomi

4

persebaran dan kekayaan sumber daya daerah

5

persebaran sumber daya alam di daerah tersebut

12

Multiple Choice

Kota yang berasal dari pusat pertambangan di Indonesia adalah....

1

palembang dan jambi

2

belitung dan martapura

3

jambi da yogyakarta

4

medan dan tarakan

5

samarinda dan jambi

13

Multiple Choice

Kota yang berasal dari pusat perdagangan di indonesia adalah....

1

surabaya dan medan

2

cirebon dan cilacap

3

semarang dan pulau batam

4

samarinda dan lampung

5

makassar dan jambi

14

Multiple Choice

Berikut ini, kota yang berkembang dari pusat perkebunan di Indonesia adalah....

1

sukabumi dan jambi

2

bengkulu dan belitung

3

surabaya dan bogor

4

medan dan bogor

5

jambi dan martapura

15

media

16

Multiple Choice

Tahapan perkembangan kota yang menuju ke arah kota mati di sebut....

1

Tahap Eopolis

2

Tahap Metropolis

3

Tahap Megalopolis

4

Tahap Tyranopolis

5

Tahap Nekropolis

17

Multiple Choice

Suatu kota yang ditandai dengan kriminalitas yang tinggi termasuk dalam perkembangan kota ....

1

metropolis

2

megapolis

3

tryanopolis

4

polis

5

eopolis

18

Multiple Choice

Ciri-ciri kota :

(1) Jumlah penduduk masih kecil

(2) Wilayah masih memiliki ciri agraris

(3) Merupakan kota kecil yang berkembang dari desa

(4) Terjadi kemunduran dalam berbagai bidang kehidupan

(5) Kegiatan ekonomi disektor industri dan perdagangan

(6) Terdiri atas kota metropolis

Yang mengambarkan ciri-ciri kota eopolis terdapat pada nomor ....

1

(1), (2) dan (3)

2

(1), (4) dan (5)

3

(2), (4) dan (6)

4

(2), (3) dan (6)

5

(4), (5) dan (6)

19

media

Struktur Keruangan Kota

Teori

Penjelasan

1.Teori
Konsentris
(oleh Ernest
W. Burgess)

1)Daerah Pusat Kegiatan (DPK)
Wilayah ini dianggap sebagai jantung kota yang merupakan pusat kegiatan bisnis, tempat pusat-pusat
pertokoan, gedung-gedung, kantor pos, bioskop, bank, dan pasar.

2)Zona peralihan atau transisi
Wilayah ini merupakan zona industri manufaktur dan industri ringan. Wilayah ini mengalami
penurunan kualitas lingkungan permukiman yang semakin parah, ditandai dengan adanya daerah
kumuh (slum area).

3)Zona pemukiman masyarakat kelas pekerja
Wilayah ini merupakan tempat tinggal kaum buruh yang menempati rumah-rumah susun. Zona ini
banyak ditempati oleh pekerja-pekerja pabrik, industri, dan lainnya yang berpenghasilan kecil.

4)Zona pemukiman masyarakat kelas menengah
Wilayah ini ditempati oleh masyarakat yang mempunyai penghasilan menengah.

5)Zona penglaju
Wilayah ini ditandai oleh adanya penglaju, yaitu penduduk yang bekerja di kota, akan tetapitinggal di
pinggiran kota.

20

Multiple Choice

Question image

Teori Konsentris yang dikemukakan oleh Burgess menunjukkan bahwa pada angka 2 dan 4 merupakan zona...

1

Transisi dan permukiman pekerja

2

Transisi dan golongan menengah

3

Daerah pusat bisnis dan penglaju

4

Golongan menengah dan penglaju

5

Daerah pusat bisnis dan permukiman pekerja

21

media

Struktur Keruangan Kota

Teori

Penjelasan

2.

Teori
Sektoral

Teori sektoral memiliki struktur zona yang hampir sama dengan teori konsentris. Bedanya,
ruang kota pada teori sektoral cenderung lebih berkembang berdasarkan sektor-sektor
daripada berdasarkan lingkaran-lingkaran konsentris.
Hal ini terjadi akibat faktor geografis, seperti bentuk lahan dan pengembangan jalan sebagai
sarana komunikasi dan transportasi. Di wilayah datar, bentuk jalannya lurus dan di kanan
kirinya terdapat permukiman.

22

Multiple Choice

Question image

Perhatikan ilustrasi struktur ruang berikut!

Menurut teori sektoral pada gambar, daerah manufaktur dan permukiman kelas tinggi ditunjukkan oleh angka...

1

1 dan 2

2

1 dan 3

3

2 dan 3

4

2 dan 5

5

3 dan 5

23

media

Struktur Keruangan Kota

Teori

Penjelasan

3.Teori Inti
Berganda
(oleh Harris
dan Ullman)

Teori ini mengatakan bahwa dalam suatu kota terdapat tempat-tempat tertentu yang
berfungsi sebagai inti kota dan pusat pertumbuhan baru.
Teori ini juga menyebutkan bahwa perkembangan kota berasal dari berbagai macam
kegiatan. Keadaan tersebut menyebabkan adanya beberapa inti dalam suatu wilayah
perkotaan, misalnya kompleks perindustrian dan kompleks perguruan tinggi.

KETERANGAN
Zona 1: Daerah Pusat Kegiatan (DPK)
Zona 2: tempat grosir dan industri
Zona 3: permukiman kelas rendah
Zona 4: permukiman kelas menengah
Zona 5: permukiman kelas atas
Zona 6: industri berat
Zona 7: luar CBD
Zona 8: luar permukiman sub-urban
Zona 9: luar industri sub-urban

24

Multiple Choice

Question image

Perhatikan ilustrasi teori inti Ganda berikut!

Angka 9 pada gambar teori inti Ganda menunjukkan daerah...

1

Pusat kegiatan

2

Industri suburban

3

Grosir dan manufaktur

4

Permukiman suburban

5

Permukiman kelas tinggi

25

Teori sektoral (Homer Hoyt, 1930)

1.      pusat kota (CBD);  

2.      kawasan industri ringan dan perdagangan;  

3.      sektor murbawisma (kaum murba atau kaum buruh);  

4.      sektor madyawisma (golongan menengah);  

5.      sektor adiwisma (golongan atas).  

media

26

media

Struktur Keruangan Kota

Teori

Penjelasan

4.Teori Poros

Struktur kota dalam teori poros hampir mirip dengan teori konsentris. Teori poros
menekankan pada peranan transportasi dalam mempengaruhi struktur keruangan kota.

27

media

Pola Tata Ruang Kota

Berdasarkan kondisinya, pola tata ruang kota dapat diklasifikasikan menjadi:

Pola Tata Ruang Kota

Penjelasan

Inti kota (core of city)

daerah pusat kegiatan (DPK) sebuah kota

Selaput inti kota

wilayah di luar DPK. Terjadinya selaput inti kota karena inti kota tidak
mampu menampung jumlah penduduk beserta kegiatan-kegiatannya

Kota satelit

kota kecil yang mendukung kehidupan kota utama

Suburban

daerah yang berada di sekitar pusat kota yang berfungsi sebagai sebagai
pusat permukiman dan industri manufaktur

28

Zona interaksi menurut Bintarto

Menurut Bintarto yang termasuk zona interaksi desa kota meliputi:

1. City (pusat kota/kegiatan)

2. sub urban (sub daerah perkotaan/penglaju)

3. suburban fringe ( tepi sub daerah perkotaan/transisi)

4. urban fringe ( daerah perkotaan paling luar)

5. rural urban fringe ( daerah batas desa kota)

6. rural ( daerah pedesaan)

29

Multiple Choice

Suatu wilayah yang menjadi tempat tinggal para penglaju/comuter adalah ...

1

urban

2

sub urban

3

sub uraban fringe

4

slum area

5

rural urban fringe

30

Peranan Kota bagi desa

Peranan kota bagi kehidupan penduduk desa adalah menyediakan barang dan jasa yang tidak dapat ditemukan di desa, seperti

menyediakan lapangan pekerjaan, menyediakan sarana transportasi, menyediakan layanan pemerintahan, menyediakan alat-alat pertanian, menyediakan jasa seperti kesehatan dan pendidikan.

31

Multiple Choice

Peranan kota bagi penduduk desa adalah....

1

Penyedia makanan pokok

2

Penyedia tenaga kerja

3

Penyedia alat produksi pertanian

4

Tempat produksi bahan baku

5

Lumbung bahan mentah

32

media

Perkembangan Kota

Kota

Penjelasan

Kota Kecil

jumlah penduduk antara 20.000 – 50.000 jiwa

Kota Sedang

jumlah penduduk antara 50.000 – 100.000 jiwa

Kota Besar

jumlah penduduk antara 100.000 – 1.000.000 jiwa

Kota Metropolitan

jumlah penduduk antara 1.000.000 – 5.000.000 jiwa

Kota Megapolitan

jumlah penduduk lebih dari 5.000.000 jiwa

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan suatu kota, di antaranya:
faktor lokasi, geografis, faktor perkembangan penduduk, faktor aktivitas kota.

Klasifikasi kota berdasarkan jumlah penduduknya:

33

Multiple Choice

Berikut ini merupakan kota di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan, yaitu ....

1

Makassar

2

Jakarta

3

Bandung

4

Surabaya

5

Yogyakarta

34

Multiple Choice

Kota Yogyakarta masih melestarikan kesultanannya dan menjaga tradisi kraton. Keadaan ini menunjukkan bahwa kota Yogyakarta berdasarkan fungsinya digolongkan sebagai kota pusat . . .

1

Pendidikan

2

Produksi

3

Kebudayaan

4

Pandangan

5

Pemerintahan

35

Multiple Choice

Question image

Berikut adalah berbagai fungsi kota, kecuali ….

1

Pusat pemerintahan

2

Pusat kebudayaan

3

Pusat produksi pertanian

4

Pusat pendidikan

5

Pusat perdagangan

36

TERIMAKASIH

media

Pola Keruangan Kota

Oleh: Ratna Arum Nur Indah Sari, S.Pd

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE