Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

•

Social Studies

•

11th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Heri Baskoro

FREE Resource

54 Slides • 0 Questions

1

media

Profesi Akuntan dan Etika
Profesi di Bidang Akuntansi

dan Keuangan Lembaga

Tujuan Pembelajaran

2

media

Pengertian Profesi

Profesi adalah:

●Kegiatan yang dilakukan atas dasar
keahlian, keterampilan, dan
pengetahuan

●Bidang pekerjaan yang memiliki
kompetensi tertentu yang diakui
masyarakat

●Memerlukan ijazah atau sertifikat
tertentu

●Memiliki komitmen dan mengikuti
aturan, pedoman, serta kode etik
profesi

3

media

Ciri-ciri Profesi

1. Menuntut keterampilan khusus

2. Mempunyai komitmen moral

3. Mengandalkan hidup dari profesi

4. Mengabdi pada masyarakat

5. Mempunyai izin untuk praktik

6. Memiliki organisasi profesi

4

media

Jenis Profesi di Bidang Akuntansi

1. Akuntan publik

2. Akuntan pemerintah

3. Akuntan pendidik

4. Akuntan internal

5. Akuntan syariah

6. Akuntan pajak

7. Akuntan manajemen

5

media

Pengenalan Teknisi
Akuntansi

●Teknisi akuntansi adalah tenaga
pelaksana pembukuan dalam perusahaan,
instansi pemerintah, atau instansi
pendidikan.

●Mereka memiliki kompetensi sesuai
jenjang kualifikasi kerjanya.

●Peran penting dalam mendukung
operasional keuangan organisasi.

6

media

Jenis Teknisi
Akuntansi

●Teknisi Akuntansi Yunior (Level II)

●Teknisi Akuntansi Pratama (Level III)

●Teknisi Akuntansi Muda (Level IV)

●Teknisi Akuntansi Madya (Level V)

●Teknisi Akuntansi Ahli (Level VI)

7

media

Peran dan Tanggung Jawab

●Membuat dan memelihara catatan keuangan.

●Menyusun laporan keuangan.

●Mengelola data keuangan dan memastikan akurasi.

●Membantu dalam audit keuangan.

8

media

Keahlian yang
Dibutuhkan

●Pemahaman dasar tentang akuntansi dan
pembukuan.

●Kemampuan menggunakan software
akuntansi.

●Keterampilan analisis data keuangan.

●Kemampuan komunikasi yang baik.

9

media

Peluang Karir Teknisi
Akuntansi

●Operator aplikasi komputer akuntansi.

●Teller bank dan lembaga keuangan.

●Staf akuntan publik.

●Accounting officer/staf akuntansi.

●Tax officer/staf pajak.

10

media

Asosiasi Profesi Akuntansi

1. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

2. Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI)

3. Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)

4. Masyarakat Teknisi Akuntansi (MATA) Indonesia

5. Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI)

6. Asosiasi Aktuaria Indonesia (AKAI)

7. Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI)

8. Asosiasi Konsultan Aktuaria Indonesia (AKAI)

11

media

Pengenalan Asosiasi
Profesi Akuntansi

●Asosiasi profesi akuntansi adalah
organisasi yang mengumpulkan para
profesional di bidang akuntansi.

●Tujuan utama adalah meningkatkan
standar profesionalisme dan etika.

●Memberikan sertifikasi dan pelatihan
kepada anggotanya.

●Menyediakan jaringan dan sumber daya
bagi para akuntan.

12

media

Ikatan Akuntan
Indonesia (IAI)

●IAI adalah asosiasi akuntan terbesar di
Indonesia.

●Didirikan pada tahun 1957.

●Menyediakan sertifikasi Chartered
Accountant (CA).

●Fokus pada pengembangan standar
akuntansi dan etika profesi.

13

media

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)

●IAPI adalah asosiasi yang khusus untuk akuntan publik.

●Didirikan pada tahun 2007.

●Menyediakan sertifikasi Certified Public Accountant (CPA).

●Fokus pada peningkatan kualitas audit dan jasa akuntansi publik.

14

media

Masyarakat Teknisi
Akuntansi (MATA)
Indonesia

●MATA adalah asosiasi untuk teknisi
akuntansi di Indonesia.

●Menyediakan berbagai sertifikasi teknisi
akuntansi seperti CAAT, CAT, dan CPAT.

●Fokus pada pengembangan keterampilan
teknis dan profesional teknisi akuntansi.

●Menyediakan pelatihan dan seminar untuk
anggotanya.

15

media

Gelar Profesi Akuntansi

1. Chartered Accountant (CA) - IAI

2. Sertifikasi Akuntan Syariah (SAS) - IAI

3. Certified Public Accountant (CPA) - IAPI

4. Certified Associate Accounting Technician (CAAT) - MATA Indonesia

5. Certified Accounting Technician (CAT) - MATA Indonesia

6. Certified Professional Accounting Technician (CPAT) - MATA Indonesia

7. Certified Accurate Professional (CAP) - CPSsoft

16

media

Pengenalan Gelar
CAP

●CAP adalah singkatan dari Certified
Accurate Professional.

●Gelar ini diberikan kepada individu yang
memiliki keahlian dalam menggunakan
software akuntansi Accurate.

●Gelar CAP diakui secara profesional di
bidang akuntansi.

17

media

Manfaat Memiliki Gelar
CAP

●Meningkatkan kredibilitas dan
profesionalisme di bidang akuntansi.

●Memperluas peluang kerja di berbagai
perusahaan yang menggunakan software
Accurate.

●Meningkatkan keterampilan teknis dalam
pengelolaan data keuangan.

18

media

Persyaratan untuk Mendapatkan Gelar CAP

●Mengikuti pelatihan resmi dari Accurate.

●Lulus ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh CPSsoft.

●Memiliki pemahaman dasar tentang akuntansi dan penggunaan
software Accurate.

19

media

Proses Sertifikasi CAP

●Mendaftar untuk pelatihan dan ujian
sertifikasi.

●Mengikuti pelatihan yang mencakup teori
dan praktik penggunaan Accurate.

●Mengikuti ujian sertifikasi yang terdiri dari
tes teori dan praktik.

●Mendapatkan sertifikat CAP setelah lulus
ujian.

20

media

Peluang Karir dengan
Gelar CAP

●Menjadi staf akuntansi di perusahaan
yang menggunakan Accurate.

●Bekerja sebagai konsultan software
akuntansi Accurate.

●Menjadi trainer atau pengajar software
Accurate.

●Meningkatkan posisi dan gaji di
perusahaan yang sudah bekerja.

21

media

Peluang Kerja Teknisi Akuntansi Level II

●Operator aplikasi komputer akuntansi

●Teller bank dan lembaga keuangan

●Kasir

●Staf akuntan publik

●Accounting officer/staf akuntansi

●Account officer (A/R, A/P, dll)

●Tax officer/staf pajak

●Budgeting officer/staf anggaran

●Operator aplikasi sistem keuangan desa

●Kaur keuangan desa

●Tenaga administrasi keuangan lembaga pemerintah

22

media

Peluang Kerja Teknisi Akuntansi Level III-VI

●Asisten/junior auditor

●Auditor

●Financial analyst

●Accounting manager

●Accounting software developer

●Credit analysis manager

23

media

Pengertian Etika

Etika adalah:

●Aturan atau pedoman mengenai sikap, perilaku, dan tindakan manusia

●Berlaku secara universal dalam hidup bermasyarakat

●Mengatur perihal baik atau buruknya tindakan manusia

●Berdasarkan aturan dan norma yang berlaku

24

media

Etika Profesi Akuntansi

Definisi: Aturan atau pedoman untuk seluruh anggota akuntan dan teknisi
akuntansi dalam pemenuhan tanggung jawab profesionalnya, baik yang praktik
sebagai akuntan publik, bekerja pada perusahaan, instansi pemerintah, maupun
di lingkungan pendidikan.

25

media

Kode Etik Profesi

Definisi: Pedoman yang disepakati yang mengatur tingkah laku moral kelompok
profesi tertentu dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Fungsi:

●Menetapkan standar atas perilaku etis yang diharapkan

●Menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi

26

media

Pengenalan Kode Etik
Profesi Akuntan

●Kode etik profesi akuntan adalah
pedoman perilaku yang harus diikuti oleh
seluruh akuntan.

●Tujuan utama adalah menjaga integritas
dan kepercayaan publik terhadap profesi
akuntansi.

●Kode etik ini ditetapkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI).

27

media

Prinsip Integritas

●Integritas berarti jujur dan adil dalam
semua aktivitas profesional.

●Akuntan harus menghindari tindakan yang
dapat merusak reputasi profesi.

●Pertanyaan: Mengapa integritas penting
dalam profesi akuntansi?

28

media

Prinsip Objektivitas

●Objektivitas berarti tidak memihak dan bebas dari bias dalam
semua keputusan.

●Akuntan harus menjaga sikap netral dan tidak terpengaruh oleh
tekanan eksternal.

●Pertanyaan: Bagaimana cara akuntan menjaga objektivitas
dalam pekerjaannya?

29

media

Prinsip Kompetensi dan
Kehati-hatian Profesional

●Kompetensi berarti memiliki pengetahuan
dan keterampilan yang memadai.

●Kehati-hatian profesional berarti
melakukan pekerjaan dengan cermat dan
teliti.

●Akuntan harus terus meningkatkan
kompetensinya melalui pendidikan
berkelanjutan.

●Pertanyaan: Mengapa penting bagi
akuntan untuk terus meningkatkan
kompetensinya?

30

media

Prinsip Kerahasiaan

●Kerahasiaan berarti menjaga informasi
klien tetap rahasia dan tidak
mengungkapkannya tanpa izin.

●Akuntan harus menghormati privasi data
klien dan tidak menyalahgunakannya.

●Pertanyaan: Apa konsekuensi jika akuntan
melanggar prinsip kerahasiaan?

31

media

Perilaku Profesional

●Perilaku profesional berarti mematuhi
hukum dan peraturan yang berlaku.

●Akuntan harus menjaga sikap profesional
dalam setiap tindakan dan keputusan.

●Bagaimana perilaku profesional dapat
meningkatkan kepercayaan publik
terhadap profesi akuntansi?

32

media

Peran Akuntan dalam
Perusahaan

●Akuntan bertanggung jawab atas
pencatatan dan pelaporan keuangan.

●Mereka memastikan keuangan
perusahaan dikelola dengan baik dan
sesuai dengan standar akuntansi.

●Akuntan juga membantu dalam
pengambilan keputusan bisnis dengan
menyediakan data keuangan yang akurat.

●Pertanyaan: Mengapa penting bagi
perusahaan untuk memiliki akuntan yang
kompeten?

33

media

Perbedaan Akuntan Publik
dan Akuntan Internal

●Akuntan publik bekerja untuk firma
akuntansi dan melayani berbagai klien.

●Akuntan internal bekerja langsung untuk
satu perusahaan atau organisasi.

●Akuntan publik sering terlibat dalam audit
eksternal, sementara akuntan internal
fokus pada audit internal dan manajemen
keuangan.

●Pertanyaan: Apa keuntungan dan
tantangan bekerja sebagai akuntan publik
dibandingkan akuntan internal?

34

media

Etika dalam Pelaporan Keuangan

●Pelaporan keuangan harus dilakukan dengan jujur dan
transparan.

●Manipulasi data keuangan untuk keuntungan pribadi atau
perusahaan adalah pelanggaran etika.

●Akuntan harus mematuhi standar akuntansi yang berlaku dan
menjaga integritas dalam pelaporan.

●Pertanyaan: Apa dampak dari pelanggaran etika dalam
pelaporan keuangan terhadap perusahaan dan masyarakat?

35

media

Pengenalan Industri Jasa
Keuangan

●Industri jasa keuangan mencakup semua
badan yang melakukan kegiatan di bidang
keuangan.

●Memberikan pelayanan keuangan kepada
konsumen, pelaku bisnis, dan lembaga-
lembaga keuangan lainnya.

●Contoh: Bank, perusahaan asuransi,
perusahaan pembiayaan konsumen,
koperasi simpan pinjam.

36

media

Ciri-ciri Industri Jasa
Keuangan

●Tidak melakukan transaksi pembelian dan
penjualan barang dagangan.

●Tidak memproduksi dan menjual barang.

●Tidak memiliki persediaan bahan baku.

●Mayoritas pengeluaran untuk operasional
gaji karyawan.

●Komponen aset: kas, piutang, dan aset
tetap.

37

media

Peran Industri Jasa Keuangan

●Menyediakan layanan keuangan yang mendukung kegiatan
ekonomi.

●Membantu dalam pengelolaan risiko melalui asuransi.

●Menyediakan pembiayaan untuk bisnis dan konsumen.

●Memfasilitasi transaksi keuangan dan investasi.

38

media

Pedoman Kerja Industri
Jasa Keuangan

●Pedoman kerja adalah standar tertulis
yang digunakan untuk memandu
kelompok dalam mencapai tujuan
perusahaan.

●Fungsi: Dasar hukum bila terjadi
penyimpangan, mengarahkan karyawan
untuk disiplin, petunjuk dalam
menjalankan pekerjaan.

●Contoh: SOP (Standard Operating
Procedures).

39

media

Pengenalan Prosedur
Kerja (SOP)

●SOP adalah rangkaian tata kerja yang
menunjukkan urutan langkah dan instruksi
kerja.

●Digunakan untuk memastikan pekerjaan
dilakukan dengan cara yang konsisten dan
efisien.

●Penting untuk menjaga kualitas dan
keselamatan dalam pekerjaan.

40

media

Komponen SOP

●Cara melakukan pekerjaan: Langkah-
langkah yang harus diikuti.

●Penanggung jawab: Orang yang
bertanggung jawab atas pelaksanaan.

●Peralatan dan perlengkapan: Alat yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan
pekerjaan.

●Output pekerjaan: Hasil yang diharapkan
dari pekerjaan tersebut.

41

media

Manfaat SOP

●Meningkatkan efisiensi dan konsistensi dalam pekerjaan.

●Mengurangi risiko kesalahan dan kecelakaan.

●Memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi.

●Memudahkan pelatihan karyawan baru.

42

media

Contoh SOP

●SOP untuk penggunaan alat keselamatan
kerja.

●SOP untuk proses pengarsipan dokumen.

●SOP untuk penanganan keluhan
pelanggan.

●SOP untuk prosedur evakuasi darurat.

43

media

Tata Kerja dan Sistem Kerja

Tata Kerja: Cara-cara melaksanakan pekerjaan yang efisien dengan
mempertimbangkan tujuan, sarana prasarana, rekan kerja, waktu, dan lain-lain.

Sistem Kerja: Rangkaian tata kerja dan prosedur kerja yang membentuk pola
untuk melaksanakan satu pekerjaan.

44

media

Pengenalan Tata Kerja

●Tata kerja adalah cara-cara melaksanakan
pekerjaan yang efisien.

●Mempertimbangkan tujuan, sarana
prasarana, rekan kerja, dan waktu.

●Bertujuan untuk mencapai hasil yang
optimal dalam pekerjaan.

●Pertanyaan: Mengapa penting untuk
memiliki tata kerja yang efisien?

45

media

Komponen Tata Kerja

●Tujuan: Apa yang ingin dicapai dari
pekerjaan tersebut.

●Sarana dan prasarana: Alat dan fasilitas
yang digunakan.

●Rekan kerja: Kolaborasi dengan tim.

●Waktu: Pengaturan waktu untuk
menyelesaikan tugas.

46

media

Pengenalan Sistem Kerja

●Sistem kerja adalah rangkaian tata kerja dan prosedur kerja.

●Membentuk pola untuk melaksanakan satu pekerjaan.

●Mengintegrasikan berbagai tata kerja untuk mencapai tujuan
bersama.

●Pertanyaan: Bagaimana sistem kerja dapat meningkatkan
efisiensi dalam organisasi?

47

media

Manfaat Sistem Kerja

●Meningkatkan efisiensi dan konsistensi
dalam pekerjaan.

●Mengurangi risiko kesalahan dan
kecelakaan.

●Memastikan kepatuhan terhadap standar
dan regulasi.

●Memudahkan pelatihan karyawan baru.

48

media

Kesimpulan

●Profesi akuntansi memiliki berbagai jenis dan peluang kerja yang luas

●Etika profesi dan kode etik sangat penting dalam menjaga integritas profesi

●Industri jasa keuangan memiliki karakteristik khusus

●Pedoman, prosedur, tata kerja, dan sistem kerja saling terkait dan penting
bagi pelaksanaan tugas di industri jasa keuangan

●Pemahaman tentang aspek-aspek ini penting bagi siswa SMK Akuntansi
untuk persiapan karir di masa depan

49

media

Diskusi Kelas: Studi Kasus
Etika Akuntansi

●Bagaimana Anda akan menangani situasi
di mana atasan meminta Anda
memanipulasi laporan keuangan?

●Apa yang harus dilakukan jika Anda
menemukan rekan kerja melanggar kode
etik?

●Diskusikan contoh nyata dari pelanggaran
etika dalam profesi akuntansi dan
dampaknya.

50

media

Pengaruh Teknologi pada
Profesi Akuntansi

●Teknologi telah mengubah cara akuntan
bekerja dengan adanya software
akuntansi.

●Otomatisasi tugas-tugas rutin
memungkinkan akuntan fokus pada
analisis data dan pengambilan keputusan.

●Akuntan harus terus belajar dan
beradaptasi dengan perkembangan
teknologi untuk tetap relevan.

●Pertanyaan: Bagaimana teknologi dapat
meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam
pekerjaan akuntansi?

51

media

Diskusi Kelas: Tantangan
Etika dalam Akuntansi

●Diskusikan contoh nyata dari pelanggaran
etika dalam profesi akuntansi.

●Bagaimana Anda akan menangani situasi
di mana Anda diminta untuk melakukan
tindakan yang tidak etis?

●Apa langkah-langkah yang dapat diambil
untuk mencegah pelanggaran etika dalam
akuntansi?

●Pertanyaan: Apa yang dapat dilakukan
oleh organisasi untuk memastikan akuntan
mereka mematuhi kode etik profesi?

52

media

Diskusi Kelas: Tantangan
di Industri Jasa Keuangan

●Diskusikan tantangan terbesar yang
dihadapi industri jasa keuangan saat ini.

●Bagaimana teknologi mempengaruhi
industri jasa keuangan?

●Apa langkah-langkah yang dapat diambil
untuk mengatasi tantangan tersebut?

●Pertanyaan: Bagaimana peran regulasi
dalam menjaga stabilitas industri jasa
keuangan?

53

media

Diskusi Kelas:
Pentingnya SOP

●Mengapa SOP penting dalam sebuah
organisasi?

●Bagaimana SOP dapat membantu dalam
situasi darurat?

●Apa yang terjadi jika SOP tidak diikuti
dengan benar?

●Diskusikan contoh nyata dari penerapan
SOP di tempat kerja.

54

media

Diskusi Kelas: Pentingnya
Tata Kerja dan Sistem
Kerja

●Mengapa tata kerja dan sistem kerja
penting dalam sebuah organisasi?

●Bagaimana tata kerja dan sistem kerja
dapat membantu dalam situasi darurat?

●Apa yang terjadi jika tata kerja dan sistem
kerja tidak diikuti dengan benar?

●Diskusikan contoh nyata dari penerapan
tata kerja dan sistem kerja di tempat kerja.

pattern-tertiary
media

Profesi Akuntan dan Etika
Profesi di Bidang Akuntansi

dan Keuangan Lembaga

Tujuan Pembelajaran

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 54

SLIDE