Search Header Logo
PTT TEKS CERPEN 3

PTT TEKS CERPEN 3

Assessment

Presentation

World Languages

9th Grade

Hard

Created by

Fitriati Fitriati

FREE Resource

19 Slides • 4 Questions

1

Teks Cerpen

Kelas IX Ganjil

media

2

Multiple Choice

Apa yang bisa dilakukannya setelah semua pintu kantor tertutup baginya? Tak ada lagi sisa pekerjaan. Kantor tak membutuhkan seorang laki-laki kurus, apatis, dan lamban seperti dia. Kantor tak membutuhkan otak yang menolak dan menilai sebuah tugas. Tidak. Pintu-pintu kantor terbuka bagi mereka yang muda, gesit, dan tidak banyak tanya kecuali billing yang akan diterima kantor. Mereka bicara hanya soal insentif.

Tokoh Aku memiliki karakter berikut, kecuali ....

1

penganggur

2

laki-laki kurus

3

apatis

4

tangkas

3

Multiple Choice

(1) Ibu jengkel dan marah karena menunggu ayah tak kunjung pulang. (2) Kemarahan memuncak setelah teringat Murni, anak Pak Murad yang pernah menipu ayah. (3) Karena memuncaknya panas hati, ibu tidak melihat ayah yang telah bersandar dalam keadaan lesu, pakaian lusuh dengan bekas-bekas darah pada muka dan tangannya. (4) Setelah mendapat keterangan bahwa ayah terseret banjir dan berbaring berhari-hari di rumah penolongnya, barulah berkurang rasa marah ibu dan beliau merasa bersyukur karena ayah selamat sampai di rumah.

Bukti bahwa penggalan cerita tersebut berlatar di rumah terdapat pada kalimat nomor ....

1

(1) dan (2)

2

(1) dan (4)

3

(2) dan (3)

4

(2) dan (4)

4

Multiple Choice

“Ibu...Ibu kritis, Mas,” tangis Surti meledak(1). Aku membiarkan tangisnya mereda(2). Aku bergumul dengan perasaanku sendiri(3). Ibu kritis dan aku tak di sampingnya(4). Anak macam apa aku ini(5). Seharusnya aku tahu akan terjadi sesuatu pada diri Ibu dan Surti(6). Bukankah cicak itu...cicak yang kemarin telah menjatuhiku?(7) Cicak itu telah memberitahu padaku(8). Bodohnya aku tak menyadarinya(9).

Bukti watak tokoh aku “percaya tahayul” terdapat pada kalimat nomor ....

1

(1) dan (2)

2

(3) dan (4)

3

(5) dan (6)

4

(7) dan (8)

5

Multiple Choice

Wulan heran, mengapa lelaki itu begitu baik mau membayarkan ongkos busnya. Padahal Wulan tak mengenalnya sama sekali. “Astaga, jangan-jangan ....” melintas pikiran buruk di benaknya. “Jangan-jangan lelaki itu mau menculikku, dia membayariku supaya aku tidak curiga kepadanya. Jantung Wulan kembali berdegub kencang. Baru saja kemarin, ia membaca koran tentang penculikan anak-anak. Seingat Wulan, lelaki itu tadi juga naik dari sekolahnya.

Amanat penggalan cerita anak tersebut adalah ....

1

Kita harus mencurigai seseorang.

2

Kita harus selalu waspada di setiap kesempatan.

3

Kita tidak bisa membedakan orang baik dan jahat.

4

Kita harus berbuat baik kepada siapa saja.

6

media

7

media

8

media

9

media

10

media

11

media

12

media

13

media

14

media

15

media

16

media

17

media

18

media

19

media

20

media

21

media

22

media

23

media

Teks Cerpen

Kelas IX Ganjil

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 23

SLIDE