Search Header Logo
Olah raga tradisional

Olah raga tradisional

Assessment

Presentation

Physical Ed

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Iwan Gunawan

FREE Resource

56 Slides • 0 Questions

1

media

OLAHRAGA TRADISIONAL

RIO AKBAR BAHARI, M.PD., AIFO

ARI DWI RIYATNA, M.PD

2

media

OUTLINE

PORTINA

TEROMPAH
PANJANG

EGRANG

DAGONGAN

SUMPITAN

HADANG

3

media

4

media

5

media

EGRANG

HADANG

TEROMPAH
PANJANG

DAGONGAN

SUMPITAN

JENIS OLAHRAGA TRADISIONAL
INVITASI SD JAWA BARAT 2024

6

media

JENIS OLAHRAGA TRADISIONAL

INVITASI OLTRAD SD JAWA BARAT 2024

NO

JENIS

OLAHRAGA

KATEGORI

JUMLAH
PESERTA

KET

1

Egrang

Putra

4

1 Cadangan

2

Tarompah Panjang

Putri

3

3

Sumpitan

Mix Putra/putri

3

2 orang Pa dan

1 orang Pi

4

Dagongan

Putra

6

Kelas -45 Kg
1 cadangan

5

Hadang

Putri

7

2 cadangan

Total

26 orang

7

media

TEROMPAH PANJANG

8

media
media
media
media

LAPANGAN PERLOMBAAN

Permainan

Terompah

Panjang

diadakan dilapangan terbuka. Rata

seperti

stadion,

lapangan

umum,

jalan raya. Lapangan dibuat tidak

menghadap matahari. Panjang/jarak

lintasan : 50 meter, dengan lebar : 7,5

meter yang dibagi menjadi 5 lintasan

(masing – masing lintasan lebar 1,5

meter). Antara lintasan diberi garis

sekitar 5cm.

9

media

Total Panjang

Terompah

141 CM

Total Panjang

Terompah

235 CM

10

media
media
media

PERALATAN

Bendera (30 X 30

cm Hijau dan

Merah, Tongkat

50 cm)

Peluit

Kapur & wabbing

untuk garis

lintasan (5 cm)

Nomor dada

Stopwatch

Kamera

Terompah
Panjang
ATK

11

media
media
media

Verifikasi peserta, kelengkapan administrasi, dan undian dilakukan pada saat Technical Meeting. Verifikasi

terompah dilakukan sebelum perlombaan dimulai oleh panitia dan terompah yang tidak lolos verifikasi tidak

bisa dipakai perlombaan.

Seluruh peserta dikelompokan atau dibagi dalam seri. Setiap seri maksimal 5 regu sesuai dengan jumlah

lintasan (disesuaikan dengan jumlah regu peserta). nomor peserta dipasang di dada peserta yang paling

depan, dan di punggung pemain yang paling belakang.

Sebelum perlombaan dimulai, semua peserta dari masing-masing regu berdiri di samping kiri terompahnya.

Ujung depan terompah diposisikan dibelakang garis start.

Aba-aba dalam perlombaan diberikan oleh juri pemberangkatan adalah

: “ bersedia.... , siap....., ya “ (

peluit dibunyikan atau bendera dikibarkan ).

Pada aba-aba “ bersedia “ seluruh peserta berdiri di atas terompah panjang masing-masing, dengan jari-jari

kaki masuk ke dalam setengah lingkaran sabuk terompah, dengan berpegangan satu sama lain pada bahu atau

pinggang. Peserta WAJIB memakai sepatu olahraga agar kaki tidak lecet.

JALANNYA PERLOMBAAN

12

media
media
media

Aba-aba “ siap “ peserta konsentrasi untuk melakukan jalan.

Aba-aba “ ya “ peluit dibunyikan atau bendera di kibarkan, seluruh regu peserta berjalan atau berlari secepat-

cepatnya menuju kearah 50 meter pertama. Setelah ujung belakang lewat garis, balik dengan mengangkat

terompahnya keatas bukan memutar kearah samping kanan atau kiri, ujung terompah diletakan dibelakang garis

dan jalankan kearah awal jalan atau garis finish.

Pada saat berjalan, Hakim Garis 1 berada di jarak 0 - 15 meter awal, Hakim Garis 2 berada di 16 – 30 meter, dan

Hakim Grais 3 berada di jarak 31 – 50 meter, semua Hakim Garis berada disamping kanan dan kiri lintasan, Jika

peserta melewati juri lintasan maka bendera hijau akan naik tandanya peserta masih sah melanjutkan

pertandingan atau perlombaan. Jika peserta kakinya keluar dari terompah dan menginjak tanah dinyatakan

diskualifikasi , dengan mengangkat bendera merah keatas dan juri akan menunjuk ke arah peserta yang

diskualifikasi.

Regu dianggap sah, apabila peserta terompah ujung bagian belakang melewati garis finish dengan tidak ada

kesalahan selama dalam perjalanan. Regu juga masih dianggap sah walaupun regu tersebut jatuh ke depan, tetapi

kedua kaki masih kontak pada terompah meskipun tangan menyentuh tanah.

JALANNYA PERLOMBAAN

13

media
media
media

Gugur Jika

Tidak berhasil mencapai garis

finish.

Menginjak lintasan peserta lain.
Dengan sengaja mengganggu

peserta lainnnya.

Salah satu kaki atau kedua kaki

menginjak tanah, artinya salah
satu kaki atau kedua kaki tidak
ada kontak dengan terompah.

Terompah rusak di tengah jalan

(sesuai kesepakatan Technical
Meeting).

Pemenang

Terdapat 2 babak dalam perlombaan ini

yaitu Babak Penyishan dan Babak Battle
8 Besar.

Delapan regu dengan waktu tercepat

pada Babak Penyisihan berhak maju ke
Babak Battle dan mengambil nomer
undian.

Pada Babak Battle 8 besar menggunakan

sistem gugur.

Regu Pemenang atau juara ditentukan

berdasarkan hasil kemenangan pada
babak final 1 – 2 dan babak final 3 – 4.

Peserta diberikan kesempatan 1 kali jatuh, masih boleh melanjutkan
perlombaan dengan syarat tidak mengganggu dengan sengaja terhadap
lintasan sebelahnya, dan memulai kembali di titik regu terjatuh.

14

media
media
media

KOMPOSISI PETUGAS PERLOMBAAN TEROMPAH PANJANG

Juri pemberangkatan

(starter) :

1 orang (back up juri

kedatangan)

Juri Lintasan :

3 orang

Juri Pembalikan :

1 orang

Pengambil waktu

(timer) :

1 orang

Pencatat waktu :

1 orang (back up

timer)

Kameramen :

2 orang

Meja Administrasi :

2 orang

Verifikasi alat dan
Pemanggil Pemain :

2 orang

15

media
media
media

Perincian tugas dari masing – masing juri/wasit :

1.

Juri pemberangkatan bertugas untuk :

a. Memberi aba-aba pada pemberangkatan peserta/regu dengan mempergunakan

bendera start atau peluit

b. Sebelum start dimulai, juri pemberangkatan memanggil peserta untuk berdiri

dibelakang garis start dalam lintasan masing – masing

c. Kemudian

juri

pemberangkatan

memperingatkan

agar

peserta

tidak

menginjak/melewati garis start

d. Dalam memberikan aba – aba, juri pemberangkatan mengambil tempat dipinggir

kanan lapangan perlombaan peserta. Aba-aba yang diberikan adalah : Bersedia,
siap,

ya

atau

peluit

dibunyikan.

Apabila

mempergunakan

bendera

dinaikkan/digerakkan ke atas.

e. Juri pemberangkatan dapat menentukan sah atau tidak sah start yang dilakukan

oleh setiap peserta.

16

media
media
media

2. Juri lintasan bertugas untuk :

a. Mengawasi lintasan selama permainan berlangsung

b. Sebelum start dimulai, pengawas pengawas lintasan berdiri di setiap pos 1, pos 2,

dan pos 3 sambil membawa bendera hijau ditangan kanan dan bendera merah di
tangan kiri.

c. Pada saat peserta memulai pengawas lintasan mengawasi setiap peserta jika dalam

jarak pengawasan mereka tidak ada kesalahan peserta maka diacungkan bendera
hijau, apabila terdapat kesalahan peserta maka diacungkan bendera merah dan jika
memungkinkan memasuki lintasan tersebut dan regu tersebut gugur.

3. Juri pembalikan bertugas untuk :

a. Menentukan sah atau tidaknya pembalikan

b. Juri pembalikan berada samping kanan / kiri pada garis finish / garis pembalikan

17

media
media
media

4. Pengambil waktu (timer) bertugas untuk :

a. Menghitung waktu mulai dari “YA” atau peluit dibunyikan sampai peserta

menginjak/melewati garis finish

b. Pengambil waktu berada/bertempat di belakang garis finish

c. Pada saat starter memberi aba – aba “YA” atau peluit dibunyikan, pengambil waktu

menghidupkan stopwatch, dan pada saat peserta paling belakang dan ujung
terompah paling belakang tepat berada di garis finish/melewati garis finish,
stopwatch dimatikan

5. Pencatat waktu bertugas untuk :

a. Mencatat waktu yang ditempuh setiap peserta/regu pada formulir yang sudah

disiapkan

b. Pencatat waktu berada/bertempat di belakang garis finish di samping pengambil

waktu

18

media

EGRANG

19

media
media
media

LAPANGAN PERLOMBAAN

Lapangan harus datar seperti di

stadion, lapangan umum, jalan

raya. Ukuran lapangan adalah

panjang 50m dan lebar 7 ½

m

dibagi 5 garis lintasan masing –

masing 1 ½ m.

20

media

2 M

30 CM

PERBANDINGAN USIA 12 TAHUN DAN UMUM

21

media
media
media
media

PERALATAN

Bendera (30 X 30

cm Hijau dan

Merah, Tongkat

50 cm)

Peluit

Kapur & wabbing

untuk garis

lintasan (5 cm)

Nomor dada

Stopwatch

Kamera

Egrang

ATK

22

media
media

Verifikasi peserta, kelengkapan administrasi dan undian dilakukan pada saat Technical Meeting. Verifikasi alat

egrang dilakukan sebelum perlombaan dimulai oleh panitia dan egrang yang tidak lolos verifikasi tidak bisa

dipakai perlombaan.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dalam kelas masing-masing 5 (lima) orang sesuai dengan jumlah

lintasan Perlombaan dalam seri, jumlah atlet sesuai dengan jumlah lintasan.

Ketentuan bagan sesuai hasil undian pada saat technical meeting.

Perlombaan menggunakan sistem beregu 3 (Tiga) orang dengan cara estafet 50 meter x 3.

Sebelum perlombaan dimulai dalam seri, seluruh anggota regu dikumpulkan pada garis start. Tentukan pemain 1

s.d 3, kemudian jelaskan aturan perlombaan.

Sebelum aba-aba dimulai, pemain ke 2 dan 3 diminta untuk berada di belakang garis balikan. Pemain ke 3

berada dibelakang pemain 1 atau yang memegang egrang. Pemain ke 3, orang terakhir menuju FINISH.

Aba-aba perlombaan oleh wasit/juri start adalah :“ Bersedia, siap, ya “.

Pada aba-aba “ bersedia “

: tangan memegang egrang (kanan dan kiri);

Pada aba-aba “ siap “

: satu kaki ( kanan atau kiri ) diatas tempat berpijak;

Pada aba-aba “ ya “

: lari; Pengganti “ Ya “ dapat dilakukan dengan suara peluit.

JALANNYA PERLOMBAAN

23

media
media

Pemain 1 harus menaiki egrangnya sampai dibelakang garis balikan dan menyerahkan egrangnya pada pemain ke

2.

Pemain ke 2 menaiki egrangnya sampai dibelakang garis start/finish dan menyerahkan kepada pemain ke 3

menaiki egrangnya menuju garis FINISH.

Pada perlombaan yang resmi, regu dinyatakan gugur apabila salah satu pemain :

Menginjak garis lintasan.

Kaki jatuh menginjak/menyentuh lantai/tanah atau rumput.

Dengan sengaja mengganggu pemain lain.

Pemain yang terganggu jalannya oleh pemain lain, boleh melanjutkan larinya.

Setiap Pemain diberikan kesempatan satu kali jatuh, Ketika baru terjatuh satu kali pemain dapat melanjutkan

perlombaan dengan memulai di tempat awal egrang terjatuh.

Terdapat 2 babak dalam perlombaan ini yaitu Babak Penyishan dan Babak Battle 8 Besar.

Delapan regu dengan waktu tercepat pada Babak Penyisihan berhak maju ke Babak Battle dan mengambil nomer

undian. Pada Babak Battle 8 besar menggunakan sistem gugur.

Regu Pemenang atau juara ditentukan berdasarkan hasil kemenangan pada babak final 1 – 2 dan babak final 3 – 4

JALANNYA PERLOMBAAN

24

media
media
media

KOMPOSISI PETUGAS PERLOMBAAN EGRANG

Juri pemberangkatan

(starter) :

1 orang

(back up juri kedatangan)

Juri Lintasan :

3 orang

Juri Pertukaran

Egrang :

1 orang

Pengambil waktu

(timer) :

1 orang

Pencatat waktu :

1 orang

(back up timer)

Kameramen :

2 orang

Meja Administrasi :

2 orang

Verifikasi alat dan
Pemanggil Pemain :

2 orang

25

media
media
media

Perincian tugas dari masing – masing juri/wasit :

1.

Juri pemberangkatan bertugas untuk :

a. Memberi aba-aba pada pemberangkatan peserta/regu dengan mempergunakan

bendera start atau peluit

b. Sebelum start dimulai, juri pemberangkatan memanggil peserta untuk berdiri

dibelakang garis start dalam lintasan masing – masing

c. Kemudian

juri

pemberangkatan

memperingatkan

agar

peserta

tidak

menginjak/melewati garis start

d. Dalam memberikan aba – aba, juri pemberangkatan mengambil tempat dipinggir

kanan lapangan perlombaan peserta. Aba-aba yang diberikan adalah : Bersedia,
siap,

ya

atau

peluit

dibunyikan.

Apabila

mempergunakan

bendera

dinaikkan/digerakkan ke atas.

e. Juri pemberangkatan dapat menentukan sah atau tidak sah start yang dilakukan

oleh setiap peserta.

26

media
media
media

2. Juri lintasan bertugas untuk :

a. Mengawasi lintasan selama permainan berlangsung

b. Sebelum start dimulai, pengawas pengawas lintasan berdiri di setiap pos 1, pos 2,

dan pos 3 sambil membawa bendera hijau ditangan kanan dan bendera merah di
tangan kiri.

c. Pada saat peserta memulai pengawas lintasan mengawasi setiap peserta jika dalam

jarak pengawasan mereka tidak ada kesalahan peserta maka diacungkan bendera
hijau, apabila terdapat kesalahan peserta maka diacungkan bendera merah dan jika
memungkinkan memasuki lintasan tersebut dan regu tersebut gugur.

3. Juri pertukaran egrang bertugas untuk :

a. Menentukan sah atau tidaknya pertukaran egrang

b. Juri pembalikan berada samping kanan / kiri pada garis finish / garis pertukaran

27

media
media
media

4. Pengambil waktu (timer) bertugas untuk :

a. Menghitung waktu mulai dari “YA” atau peluit dibunyikan sampai peserta

menginjak/melewati garis finish

b. Pengambil waktu berada/bertempat di belakang garis finish

c. Pada saat starter memberi aba – aba “YA” atau peluit dibunyikan, pengambil waktu

menghidupkan stopwatch, dan pada saat peserta paling belakang dan ujung
terompah paling belakang tepat berada di garis finish/melewati garis finish,
stopwatch dimatikan

5. Pencatat waktu bertugas untuk :

a. Mencatat waktu yang ditempuh setiap peserta/regu pada formulir yang sudah

disiapkan

b. Pencatat waktu berada/bertempat di belakang garis finish di samping pengambil

waktu

28

media

DAGONGAN

29

media
media
media
media

LAPANGAN PERTANDINGAN

Lapangan harus rata dan datar diutamakan berumput. Garis tengah adalah garis yang

membagi 2 lapangan sama panjang sebagai batas akhir penyerang dari masing – masing

regu untuk mendorong. Garis serang adalah garis batas kaki pemain paling depan berjarak

2,5 meter dari garis tengah. Bentuk lapangan persegi panjang dengan ukuran 2 meter x 18

meter, garis – garis batas 2 buah garis samping, 1 buah garis tengah, 2 buah garis serang

30

media

31

media
media
media

Bendera (30 X 30

cm Hijau dan

Merah, Tongkat

50 cm)

Peluit

Kapur / wabbing

untuk garis

lapangan (5 cm)

Nomor dada

Stopwatch

Kamera

Bambu Dagongan

ATK

Lakban : Merah
(Garis Tengah)
Biru/Hijau (Garis
Batas Pemain)

PERALATAN

32

media

Pemain

Beregu putra dan putri dengan jumlah pemain

5 orang cadangan 2 orang

Seragam Pemain

kedua

regu

wajib

memakai

kostum

dada/punggung dimulai dengan angka 1 s.d 7. salah
seorang yang menjadi kapten memakai pita pada
lengan sebelah kanan.

33

media
media

Lamanya permainan

Lamanya permainan menggunakan system 2 kali menang (2 : 0 atau 2 : 1). Interval antara dorongan pertama dan kedua adalah

3 menit, sedangkan apabila terjadi draw (seri) lamanya 5 menit.

Jalannya permainan

Sebelum permainan dimulai, pemain melakukan penimbangan badan terlebih dahulu dan melakukan sesi foto.

Sebelum permainan dimulai, wasit memanggil kedua kapten regu untuk melakukan undian (tos);

Kedua hakim garis menghitung jumlah pemain, dan memeriksa silang dari kedua regu, selanjutnya melaporkan ke pencatat

nilai dan wasit;

Dalam melakukan dorongan, bambu berada dan sejajar di dada. Pemain paling belakang tidak diperbolehkan menahan ujung

bambu pada dadanya.

Wasit memberi aba-aba “ Bersedia ”, seluruh pemain mengangkat tangannya keatas , Aba-aba “ Siap “ seluruh pemain

memegang bambu dalam posisi siap melakukan dorongan. Aba-aba “ Ya” kedua regu saling mendorongkan bambu lurus ke

depan lawannya. Peluit dibunyikan apabila salah satu regu tanda batas serangannya

dapat melewati garis serang

lawannya. Regu yang mendorong melewati garis serang lawannya dinyatakan menang 1 – 0.

34

media
media

Jalannya permainan

Pertandingan dinyatakan selesai apabila salah satu regu telah memenangkan dua kali dorongan. Apabila score

1 – 1, wasit melakukan undian kembali untuk menentukan siapa yang akan memilih tempat.

Pada saat wasit mengatakan “ Ya “, pembantu wasit mengangkat bendera warna hijau menandakan permainan

telah dimulai. Ketika salah satu regu mendorong lawannya melewati garis serang, permainan dihentikan oleh

wasit dengan bunyi peluit, pembantu wasit menurunkan bendera hijau dan menaikan bendera merah.

Pemain Dilarang :

Memakai sepatu bola, sepatu golf, spike dan yang serupa;

Memakai sarung tangan;

Mengubah posisi pada saat mendorong;

Apabila 3 (tiga) orang pemain keluar garis dengan salah satu kaki secara bersamaan dinyatakan kalah.

Apabila 1 (satu) orang pemain keluar garis dengan kedua kaki dinyatakan kalah.

Apabila 2 (dua) orang pemain keluar garis dengan salah satu kaki belum dinyataan kalah.

35

media
media
media

Penggantian Pemain

Pergantian pemain harus diminta oleh kapten regu, dilakukan pada saat sebelum
pertandingan dimulai dan perpindahan tempat.

Larangan

Memakai sepatu bola, sepatu golf, spike dan yang serupa.

Memakai sarung tangan, tapping dan lainnya.

Mengubah posisi pada saat mendorong.

36

media
media
media

KOMPOSISI PETUGAS PERLOMBAAN DAGONGAN

Wasit 1 :

1 orang

AsistantWasit :

1 orang

Hakim Garis :

2 orang

Pencatat Nilai :

1 orang

Kameramen :

2 orang

Meja Administrasi :

2 orang

Verifikasi dan

Pemanggil Pemain :

2 orang

37

media

SUMPITAN

38

media
media
media
media

LAPANGAN PERLOMBAAN

Sumpitan merupakan permainan tradisional Indonesia yang banyak dilakukan oleh masyarakat pedalaman
Kalimantan. Pada awalnya sumpitan ini dipakai sebagai alat berburu, berbentuk laras panjang yang terbuat dari
kayu yang telah dilubangi atau bambu dengan anak sumpit yang terbuat dari bambu. Cara bermain dengan
menembakkan anak sumpit ke suatu sasaran yang telah ditentukan (target). Lapangan tempat bermain
sumpitan bisa ditempat terbuka atau tertutup, sepanjang memiliki panjang yang cukup, sesuai ketentuan jarak
menyumpit.

15 M
10 M

39

media

PERALATAN

Sumpitan Terbuat dari kayu, bambu atau logam (besi Stainles atau aluminium)

dan panjang 150 - 250 cm.

Damak/ anak sumpit panjang 15 – 25 cm. (lidi enau)

Tabung (tempat anak sumpit)

Target sumpit sasarannya berdiameter 1x1 meter dengan penghitungan point 1-

10 dalam setiap lingkarannya. Lingkaran terbesar mendapatkan point 1 (satu)

dan paling terkecil mendapatkan point 10 (sepuluh).

40

media

SASARAN SUMPIT

41

media
media
media

Cara memegang sumpit. Karena batang sumpit cukup panjang, maka batang sumpit

dipegang dengan kedua tangan pada pangkal sumpitan, kedua tangan menghadap ke atas.

Hal ini untuk menjaga agar sumpitan tidak goyang.

Memegang sumpitan tidak dibenarkan menggunakan alat bantu.

Memasukkan anak sumpit. Anak sumpit dimasukkan ke dalam kaliber sumpit satu persatu.

Setelah anak sumpit dimasukkan kedalam kaliber sumpit, kemudian sumpit diangkat

diarahkan ke sasaran dengan pertolongan pisir. Mulut ditempelkan ke kaliber sumpit, dengan

konsentrasi dan menyiapkan udara sebanyak – banyaknya dari rongga dalam mulut dan

rongga pada dada dengan meniupkan ke kaliber sumpit sehingga memungkinkan anak

sumpit terlepas dengan kencang meninggalkan sumpitan menuju sasaran.

CARA MENYUMPIT

42

media
media
media

Efektivitas Tembakan

Kemahiran Menyumpit

• Kemahiran membidik
• Kemampuan meniup
• Kemampuan tangan

untuk memegang
batang sumpit agar
tidak bergerak.

Anak Sumpit

• Gabus, sangat

berpengaruh terhadap
laju tidak larinya anak
sumpit

• Panjang anak sumpit
• Ujung anak sumpit

Pengaruh Angin

• Besarnya tiupan
• Arah menyumpit
• Posisi Badan

43

media
media

Peserta berkumpul di pemanggil Pemain.

Peserta memasuki lintasan sesuai dengan panggilan dari pemanggil atlet dan berada di lintasan

sesuai dengan bagan perlombaan.

Perlombaan menggunakan sistem beregu 3 (Tiga) orang dengan cara Bergantian. Sebelum

perlombaan dimulai dalam seri, seluruh anggota regu dikumpulkan pada garis Menyumpit.Tentukan

pemain 1 s.d 3.

Dalam satu tim terdiri dari 3 orang pemain dan setiap pemain memegang damak sebanyak 5 damak

untuk di tembakkan ketarget.

Pada saat pertandingan dimulai semua pemain sudah berada di depan sasaran dengan jarak target

yang sudah di tentukan.

Lalu wasit memberikan aba-aba bersedia, siap dan membunyikanpeluit, ketika peluit dibunyikan

setiap pemain melakukan tembakanselama 3 menit. Setelah 3 menit wasit meniup peluit kembali

tanda tembakan sudah selesai. Dan dilanjutkan pada Pemain berikutnya

JALANNYA PERLOMBAAN

44

media
media

Pemain pertama melakukan tembakan 5 damak selama 3 menit, setelah selesai maka juri lintasan

dan pencatat nilai serta pemain menuju target sasaran untuk menghitung jumlah skor yang didapat.

Pemain kedua melakukan tembakan 5 damak selama 3 menit, setelah selesai maka juri lintasan dan

pencatat nilai serta pemain menuju target sasaran untuk menghitung jumlah skor yang didapat.

Pemain ketiga melakukan tembakan 5 damak selama 3 menit, setelah selesai maka juri lintasan dan

pencatat nilai serta pemain menuju target sasaran untuk menghitung jumlah skor yang didapat.

Setelah semua selesai hasil perlombaan dilaporkan kemeja panitia untuk di hitung pemenang

pertandingannya.

JALANNYA PERLOMBAAN

45

media
media

Banyak anak sumpitan yang digunakan dalam satu seri adalah 5 (lima) buah. Jadi nilai dihitung

berdasarkan jumlah poin keseluruhan yang didapat dari 5 (lima) buah anak sumpitan dengan lima

kali tembakan pada sasaran setiap satu orang pemain dalam satu tim. hasil nilai sumpitan dari

satu orang setiap tim di tambahkan dengan pemain lain, hasil jumlah keseluruhan dari setiap tim

keluar sebagai nilai/point dari tim tersebut. Tim yang mendapatkan nilai terbanyak keluar sebagai

pemenang

Jika jumlah sama bisa ditentukan dengan 3 tembakan ulang (untuk pertandingan beregu) atau

dengan skor besar yang paling banyak (untuk pertandingan individu)

10 10 9 8 6 (menang)

10 9 9 8 7 (kalah)

PENENTUAN PEMENANG

46

media
media
media

KOMPOSISI PETUGAS PERLOMBAAN SUMPITAN

Wasit 1 :

1 orang

AsistantWasit:

1 orang

Pencatat Nilai :

5 orang

Asistant Pencatat

Nilai :

5 orang

Meja Administrasi :

2 orang

Verifikasi dan

Pemanggil Pemain :

2 orang

47

media

HADANG

48

media
media
media

LAPANGAN PERTANDINGAN

Hadang

merupakan

olahraga

tradisional

yang

dilakukan dilapangan berkotak. Hadang dengan

nama bermacam-macam sesuai daerah, seperti

gobak sodor, gala asin, cakbur, atau margala

menjadi olahraga yang

digemari para remaja.

Olahraga ini penuh gerak atraktif pemain untuk

berupaya lolos dari hadangan lawan yang menjaga

di garis-garis kotak menuju daerah belakang dan

Kembali ke depan.

Ukuran Lapangan resmi Umum : 9 x 15 meter

Ukuran Lapangan U 12 : 8 X 13.5 meter

49

media
media
media
media

VENUE PERTANDINGAN HADANG

50

media
media

Peraturan Umum

Peserta terdiri atas beregu putra dan beregu putri.

Pemain terdiri dari 2 regu, masing-masing 5 orang pemain inti dan 3 orang pemain cadangan.

Peserta memakai pakaian olahraga rapih dan sopan.

Setiap regu harus memakai kostum bernomor dada ukuran 15 cm dari angka 1 sampai 8,

kapten di berikan tanda dilengan kanan berbentuk pita melingkar.

Lama permainan 2x15 menit bersih dan istirahat 5 menit selama pertandingan. Waktu time

out 1 menit dan stopwatch di matikan.

Time out satu kali untuk setiap regu dalam satu pertandingan. Time out diberikan atas

permintaan pelatih atau manajer kepada petugas meja, waktu time out dicatat posisi
pemain.

Sisatem pertandingan menggunakan sistem gugur.

51

media
media

Sebelum permainan dimulai diadakan undian regu, yang menang bisa memilih sebagai

penyerang atau penjaga.

Regu penjaga menempati garis jaganya masing-masing dengan kedua kaki berada di atas

garis, sedangkan regu penyerang siap untuk masuk.

Permainan di mulai setelah wasit membunyikan peluit.

Penyerang berusaha melewati garis di depannya dengan menghindari tangkapan, atau

sentuhan dari penjaga.

Setiap pemain penyerang yang telah berhasil melewati seluruh garis, dari garis depan sampai

garis belakang, dan dari garis belakang sampai garis depan langsung dapat melanjutkan

permainannya seperti semula. Demikian seterusnya permainan berjalan tanpa berhenti, kecuali

kalau diberhentikan oleh wasit karena penyerang tersentuh/tertangkap, waktu istirahat, pemain

membuat kesalahan dan waktu time out.

JALANNYA PERTANDINGAN

52

media
media

Kaki penyerang tidak boleh keluar dari garis samping kiri atau kanan. Jika salah satu kaki

penyerang keluar dari garis tersebut dinyatakan mati, tetapi di perbolehkan bila anggota tubuh

lainnya yang keluar di atas garis samping itu pun bila tidak jatuh anggota badannya keluar dari

garis maka tetap mati.

Kaki penyerang yang telah menginjak garis di depannya harus melangkah maju, apabila

menarik kaki dari garis yang diinjaknya dinyatakan salah. Penyerang yang berbalik masuk

petak dibelakangnya yang telah dilaluinya dinyatakan salah atau mati.

Penyerang yang telah dinyatakan salah atau mati oleh wasit, maka permainan harus

dihentikan, penyerang menjadi penjaga.

Penjaga berusaha menangkap/menyentuh penyerang dengan tangan terbuka dan jari-jari

tangan tidak boleh mengepal, dalam posisi kedua kaki berpijak di atas garis.

Penjaga tidak boleh menyentuh/menangkap penyerang yang telah melewati garis jaganya.

JALANNYA PERTANDINGAN

53

media
media

Penjaga tidak boleh menyentuh/menangkap penyerang dalam posisi badan menghadap ke

depan, sedangkan telapak tangannya menghadap ke belakang.

Penjaga dapat menyentuh penyerang dengan menjatuhkan badan dengan posisi kedua kaki di

atas garis.

Penjaga dinyatakan sah menyentuh/menangkap penyerang yang telah melewati garis dalam

satu lintasan kejaran penjaga.

Penjaga garis tengah atau sodor sentuhan/tangkapannya sah hanya berlaku pada garis awal

sampai garis belakang.

Penggantian pemain diadakan pada saat permainan berhenti istirahat, time out. Tiap regu

diberikan paling banyak 3 kali penggantian pemain selama pertandingan.

JALANNYA PERTANDINGAN

54

media
media

Penggantian regu penyerang menjadi regu penjaga atau sebaliknya ditentukan oleh wasit dengan

membunyikan peluit setelah :

o Penjaga menyentuh/menangkap penyerang;

o Kaki penyerang keluar dari garis samping kiri atau kanan;

o Penyerang berbalik masuk petak di belakang yang telah dilaluinya;

o Penyerang yang telah menginjak garis di depannya dan menarik kembali kakinya;

o Tidak ada perubahan posisi dari penyerang pada petak di depannya selama 2 (dua) menit bila lama

pertandingannya 15 x 2 menit maka kunciannya adalah 1 menit.

o Bila jumlah peserta banyak maka lama pertandingan 10 x 2 menit, kuncian tetap 1 menit.

Pada saat babak pertama selesai maka posisi tim yang saat itu menyerang akan melakukan penyerangan

kembali dengan posisi yang sama terakhir babak pertama selesai, yang dicatat oleh wasit

Istirahat: Apabila permainan telah berjalan 15 menit wasit membunyikan peluit tanda istirahat. Permainan

babak ke dua dilanjutkan, posisi pemain kembali ke awal pertandingan. Waktu istirahat 5 (lima) menit.

JALANNYA PERTANDINGAN

55

media
media
media

Pelanggaran dan Hukuman

Bagi Penjaga Apabila

o Menyentuh/menangkap penyerang

dengan tangan di kepal atau

meninju penyerang;

o Mendorong penyerang dengan

sengaja;

o Menyerang wasit dan membuat

keributan;

Bagi Penyerang Apabila

o Mengait kaki penjaga;

o Mengganggu penjaga yang telah di lalui;

o Menyerang dan membuat keributan.

o Apabila penjaga atau penyerang melakukan

pelanggaran, permainan dihentikan dan yang

melakukan pelanggaran diperingatkan dan diberikan

kartu kuning ke 1. Jika masih melakukan pelanggaran

berikutnya diberi kartu kuning ke 2, dan jika masih

melakukan pelanggaran lagi maka diberikan kartu

merah dan dikeluarkan dari arena pertandingan, diganti

dengan pemain cadangan.

56

media

TERIMA KASIH

media

OLAHRAGA TRADISIONAL

RIO AKBAR BAHARI, M.PD., AIFO

ARI DWI RIYATNA, M.PD

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 56

SLIDE