
atom
Presentation
•
Science
•
7th Grade
•
Hard
Nona Hestia
Used 2+ times
FREE Resource
4 Slides • 0 Questions
1
FIS 4
1
materi78.co.nr
FISIKA ATOM
Fisika Atom
A.PENDAHULUAN
Gagasan awal konsep mengenai atom:
1)Demokritos
menyatakan
atom
bersifat
diskontinu (tidak dapat dibagi lagi).
2)Aristoteles
menyatakan
atom
bersifat
kontinu (dapat dibagi terus menerus).
Konsep dasar atom tersusun atas tiga partikel
subatomik, yaitu elektron, proton, dan neutron.
Sifat
Elektron
Proton
Neutron
Letak
kulit atom
inti atom
inti atom
Notasi
e
-1
0
p
1
1
n
0
1
Massa
0 sma
1 sma
1 sma
9,1 x 10-31 kg 1,6 x 10-27 kg 1,6 x 10-27 kg
Muatan
negatif
positif
netral
-1,6 x 10-19 C +1,6 x 10-19 C
0 C
Penemu
Thomson
Goldstein,
Rutherford
Chadwick
Percobaan
tabung sinar
katoda, tetes
minyak
Milikan
tabung sinar
anoda
penembakan
partikel α
Teori-teori atom berkembang melalui beberapa
teori, antara lain teori atom Dalton, Thomson,
Rutherford, Bohr, dan kuantum.
B.TEORI ATOM DALTON, THOMSON DAN
RUTHERFORD
Teori atom Dalton menjelaskan bahwa:
model atom Dalton
Kelebihan teori atom Dalton:
1)Merupakan
teori
atom
pertama
yang
memunculkan teori-teori atom lain.
2)Dapat menerangkan hukum dasar kimia
Lavoisier dan Proust.
Kekurangan teori atom Dalton:
1)Tidak
dapat
menjelaskan
penyebab
perbedaan sifat atom suatu unsur dengan
unsur lain.
2)Tidak dapat menjelaskan kelistrikan/muatan
materi.
3)Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom
saling berikatan.
Teori atom Thomson menjelaskan bahwa:
model atom plum pudding (roti kismis)
Thomson melakukan percobaan tabung sinar
katoda yang bersifat negatif dalam penemuan
elektron.
Kelebihan teori atom Thomson:
1)Dapat menjelaskan keberadaan partikel
subatomik.
2)Dapat menjelaskan massa atom.
3)Dapat menjelaskan kelistrikan/muatan atom.
Kekurangan teori atom Thomson:
1)Tidak dapat menjelaskan susunan muatan
positif dan negatif dalam atom.
Teori atom Rutherford menjelaskan bahwa:
model atom tata surya
Atom adalah partikel terkecil suatu materi
yang tidak dapat dibagi lagi.
Atom berbentuk bola pejal padat.
Atom suatu unsur sifatnya sama, atom
unsur yang berbeda sifatnya berbeda.
Atom tidak dapat diciptakan dan
dimusnahkan.
Atom-atom dapat berikatan membentuk
senyawa.
Massa zat sebelum dan sesudah reaksi
adalah tetap (hukum Lavoisier).
Perbandingan massa atom-atom
pembentuk suatu senyawa selalu tetap
(hukum Proust).
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
Atom adalah bola pejal padat bermuatan
positif yang didalamnya tersebar elektron-
elektron bermuatan negatif, sehingga saling
menetralkan satu sama lain.
2
FIS 4
2
materi78.co.nr
FISIKA ATOM
Rutherford melakukan percobaan hamburan
sinar α yang dibantu oleh Geiger dan Marsden.
Hasil percobaan Rutherford:
Sinar α
Arti
1 banyak yang
diteruskan
atom sebagian besar
adalah ruang kosong
2 sedikit yang
dipantulkan
sinar α menabrak inti
atom
3 sedikit yang
dibelokkan
sinar α ditolak inti atom
yang bermuatan positif
Kelebihan teori atom Rutherford:
1)Dapat menjelaskan peristiwa hamburan sinar
α pada lempeng emas.
2)Dapat menjelaskan keberadaan inti atom.
Kekurangan teori atom Rutherford:
1)Tidak dapat menjelaskan kestabilan atom,
mengapa elektron tidak jatuh ke inti selama
mengelilingi inti atom.
Menurut
hukum
fisika
klasik,
benda
bermuatan yang mengelilingi inti akan
mengalami percepatan dan memancarkan
energi, lama kelamaan akan jatuh ke inti
karena kehabisan energi.
2)Tidak dapat menjelaskan spektrum atom
hidrogen yang bersifat diskret.
C.SPEKTRUM ATOM HIDROGEN
Spektrum atom hidrogen adalah spektrum
gelombang yang dipancarkan elektron ketika
bertransisi ke tingkat energi yang lebih rendah.
Spektrum atom hidrogen bersifat diskret,
berbeda dengan spektrum Rutherford yang
bersifat kontinu.
Spektrum atom hidrogen terdiri atas:
1)Deret Lyman(berpindah ke kulit n = 1)
2)Deret Balmer(berpindah ke kulit n = 2)
3)Deret Paschen(berpindah ke kulit n = 3)
4)Deret Brackett(berpindah ke kulit n = 4)
5)Deret Pfund(berpindah ke kulit n = 5)
Panjang gelombang pada deret spektrum atom
hidrogen dapat dirumuskan:
D.TEORI ATOM BOHR
Teori atom Bohr dijelaskan oleh postulat Bohr.
model atom Bohr
Atom sebagian besar terdiri atas ruang
kosong.
Massa atom terpusat pada inti atom yang
bermuatan positif.
Inti atom dikelilingi elektron yang
bermuatan negatif pada lintasan tertentu.
detektor
timbal
sumber
sinar α
lempeng
emas
1
3
2
1
1
2
3
H
Hg
Ne
λ>>
n = 1
n = 2
n = 3
n = 4
n = 5
Lyman
Balmer
Paschen
Brackett
Pfund
n = 6
UV
cahaya tampak
IF1
IF2
IF3
1
λ = R.(
1
ntuj
2–
1
nas
2)
D = panjang gelombang
R = tetapan Rydberg (1,097 x 107/m)
ntuj = tingkat energi tujuan, ntuj > nas
nas = tingkat energi asal
K
L
M
n = 1
n = 2
n = 3
3
FIS 4
3
materi78.co.nr
FISIKA ATOM
Gaya Coulumb
Jari-jari orbit/lintasan
Energi potensial dan energi kinetik
Energi elektron
Energi elektron pada atom berelektron banyak
Energi yang dipancarkan/diserap
Momentum sudut elektron
Percobaan
Franck-Hertz
membuktikan
kebenaran adanya tingkat energi pada atom.
Percobaan Franck-Hertz membuktikan bahwa
terjadi penurunan arus pada tabung uap raksa
yang diberi tegangan dengan kelipatan tertentu.
Kelebihan teoriatom Bohr:
1)Dapat menjelaskan kestabilan atom, atom
terdiri atas beberapa kulit atom.
2)Dapat menjelaskan spektrum atom hidrogen
yang bersifat diskret.
3)Dapat menjelaskan jari-jari orbit elektron.
4)Dapat
membuktikan
adanya
kuantisasi
energi pada atom.
Kekurangan teori atom Bohr:
1)Teori
hanya
berlaku
untuk
atom/ion
berelektron 1, misalnya H, He+, Li2+.
2)Tidak dapat menjelaskan efek Zeeman.
Efek Zeeman adalah peristiwa terpecahnya
deret spektrum atom hidrogen menjadi
beberapa bagian akibat pengaruh medan
magnet.
3)Melanggar teori kuantum.
E.TEORI ATOM KUANTUM
Teori atom kuantum dijelaskan oleh beberapa
ilmuwan, antara lain:
1)Hipotesis de Broglie
Panjang gelombang
Partikel umum
Elektron
Elektron bergerak dengan lintasan melingkar
mengelilingi inti atom di bawah pengaruh
gaya Coulumb (sentripetal).
Fc =
k.e2
r2
Fc = gaya Coulumb (N)
k = tetapan Coulumb (9 x 109 Nm2/C2)
e = muatan elektron (1,6 x 10-19 C)
r = jarak inti ke lintasan (m)
Elektron mengelilingi inti atom pada
orbit/lintasan stasioner (kulit atom) dan pada
tingkat energi tertentu.
r = ao.n2r = 0,528 Å.n2
r = jari-jari lintasan (Å)
ao = jari-jari Bohr (Å)
Ep = –
k.e2
rEk =
k.e2
2r
E = Ep + EkE = –
k.e2
2rE = –
13,6eV
n2
E = –
13,6eV.Z2
n2
E = energi total elektron (J)
Z = nomor atom/jumlah proton
n = tingkat energi
Elektron memancarkan energi jika bertransisi
dari tingkat energi tinggi ke rendah, dan
menyerap energi jika bereksitasi dari tingkat
energi rendah ke tinggi.
ΔE = Eas – Etuj
ΔE = 13,6eV.(
1
ntuj
2–
1
nas
2)
ΔE = energi yang dipancarkan/diserap
ntuj = tingkat energi tujuan
nas = tingkat energi asal
Elektron dapat berada pada lintasan stasioner
jika momentum sudut elektron memenuhi
aturan tertentu.
L = m.r .v = n.ћ
ћ =
h
2π
L = n.
h
2π
L = momentum sudut elektron (Nm)
n = tingkat energi
h = konstanta Planck (6,6 x 10-34 Js)
efek Zeeman
Partikel yang bergerak dapat memiliki
sifat-sifat gelombang/cahaya dan panjang
gelombang.
λ =
h
pλ =
h
m.v
p = momentum partikel (Ns)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan partikel (m/s)
λ =
h
√2moeV
mo = massa elektron diam (9,1 x 10-31 kg)
e = muatan elektron (1,6 x 10-19 C)
V = beda potensial (V)
4
FIS 4
4
materi78.co.nr
FISIKA ATOM
2)Gelombang Schrödinger
3)Asas ketidakpastian Heisenberg
Daerah
dengan
kebolehjadian
terbesar
ditemukannya elektron disebut orbital.
Bilangan kuantum adalah suatu harga yang
menyatakan keadaan orbital suatu atom.
Bilangan kuantum terdiri dari bilangan kuantum
utama (n), azimuth (l), magnetik (m), dan spin (s).
Bilangan kuantum utama/prinsipal (n) adalah
suatu harga yang menyatakan tingkat energi atau
kulit dalam atom.
Bilangan kuantum utama antara lain:
Kulit
K
L
M
N
n 1
2
3
4
Tingkat dasar (ground state) adalah keadaan
dimana seluruh elektron dalam atom berada
pada tingkat energi terendah atau serendah-
rendahnya.
Bilangan kuantum azimuth/orbital (l) adalah
suatu harga yang menyatakan sub-kulit atom.
Harga l yang diijinkan di setiap kulitnya adalah:
Sub-kulit
s
p
d
f
l 0
1
2
3
Momentum sudut orbital dapat dirumuskan:
Bilangan kuantum magnetik (ml atau m) adalah
suatu harga yang menyatakan banyak dan
posisi/orientasi orbital.
Harga m yang diijinkan di setiap sub-kulitnya:
Posisi/orientasi atau orbital adalah tempat
dimana elektron bergerak di dalam atom, dan
masing-masing orbital maksimal menampung
sepasang elektron.
Contoh:
Sub-kulit
s
p
Harga
0
-1 s.d. 1
Diagram
Total orbital
1
3
Elektron maks
2
6
Bilangan kuantum spin (ms atau s) adalah suatu
harga yang menyatakan kedudukan dan arah
rotasi elektron pada suatu orbital.
Bilangan kuantum spin tidak digunakan dalam
menentukan keadaan orbital, hanya untuk
menentukan perbedaan elektron pada orbital.
Karena terdapat dua elektron dalam satu
orbital, sedangkan keduanya memiliki kutub
padanya, maka nilai elektron yang berpasangan
dalam orbital tersebut harus berbeda nilai.
Harga bilangan kuantum spin terdiri dari:
Harga
s = +1/2
s = -1/2
Elektron
Arah
berlawanan
jarum jam
searah jarum
jam
Kutub
terbalik
tidak terbalik
Posisi pada
orbital
Larangan Pauli menyatakan bahwa:
Contoh:
6C : 1s2 2s2 2p2
Elektron
ke
n
l
m
s
1
1
0
0
+1/2
2
1
0
0
-1/2
3
2
0
0
+1/2
4
2
0
0
-1/2
5
2
1
-1
+1/2
6
2
1
0
+1/2
0
0
-1
1
S
U
U
S
U
S
U
S
f
g
Jika elektron memiliki sifat gelombang,
maka keadaan elektron dinyatakan dalam
fungsi gelombang yang disebut
gelombang Schrödinger.
Keberadaan elektron dalam atom tidak
dapat diketahui secara pasti, yang ada
hanya kebolehjadian terbesar menemukan
elektron dalam atom.
0 ≤ l ≤ (n-1)
L = ћ√l.(l+1)
-l ≤ m ≤ +l
banyak orbital = 2l + 1
Tidak ada elektron dengan keempat
bilangan kuantum yang sama dalam satu
atom.
↑↓ ↑↓
↑
↑
FIS 4
1
materi78.co.nr
FISIKA ATOM
Fisika Atom
A.PENDAHULUAN
Gagasan awal konsep mengenai atom:
1)Demokritos
menyatakan
atom
bersifat
diskontinu (tidak dapat dibagi lagi).
2)Aristoteles
menyatakan
atom
bersifat
kontinu (dapat dibagi terus menerus).
Konsep dasar atom tersusun atas tiga partikel
subatomik, yaitu elektron, proton, dan neutron.
Sifat
Elektron
Proton
Neutron
Letak
kulit atom
inti atom
inti atom
Notasi
e
-1
0
p
1
1
n
0
1
Massa
0 sma
1 sma
1 sma
9,1 x 10-31 kg 1,6 x 10-27 kg 1,6 x 10-27 kg
Muatan
negatif
positif
netral
-1,6 x 10-19 C +1,6 x 10-19 C
0 C
Penemu
Thomson
Goldstein,
Rutherford
Chadwick
Percobaan
tabung sinar
katoda, tetes
minyak
Milikan
tabung sinar
anoda
penembakan
partikel α
Teori-teori atom berkembang melalui beberapa
teori, antara lain teori atom Dalton, Thomson,
Rutherford, Bohr, dan kuantum.
B.TEORI ATOM DALTON, THOMSON DAN
RUTHERFORD
Teori atom Dalton menjelaskan bahwa:
model atom Dalton
Kelebihan teori atom Dalton:
1)Merupakan
teori
atom
pertama
yang
memunculkan teori-teori atom lain.
2)Dapat menerangkan hukum dasar kimia
Lavoisier dan Proust.
Kekurangan teori atom Dalton:
1)Tidak
dapat
menjelaskan
penyebab
perbedaan sifat atom suatu unsur dengan
unsur lain.
2)Tidak dapat menjelaskan kelistrikan/muatan
materi.
3)Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom
saling berikatan.
Teori atom Thomson menjelaskan bahwa:
model atom plum pudding (roti kismis)
Thomson melakukan percobaan tabung sinar
katoda yang bersifat negatif dalam penemuan
elektron.
Kelebihan teori atom Thomson:
1)Dapat menjelaskan keberadaan partikel
subatomik.
2)Dapat menjelaskan massa atom.
3)Dapat menjelaskan kelistrikan/muatan atom.
Kekurangan teori atom Thomson:
1)Tidak dapat menjelaskan susunan muatan
positif dan negatif dalam atom.
Teori atom Rutherford menjelaskan bahwa:
model atom tata surya
Atom adalah partikel terkecil suatu materi
yang tidak dapat dibagi lagi.
Atom berbentuk bola pejal padat.
Atom suatu unsur sifatnya sama, atom
unsur yang berbeda sifatnya berbeda.
Atom tidak dapat diciptakan dan
dimusnahkan.
Atom-atom dapat berikatan membentuk
senyawa.
Massa zat sebelum dan sesudah reaksi
adalah tetap (hukum Lavoisier).
Perbandingan massa atom-atom
pembentuk suatu senyawa selalu tetap
(hukum Proust).
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
Atom adalah bola pejal padat bermuatan
positif yang didalamnya tersebar elektron-
elektron bermuatan negatif, sehingga saling
menetralkan satu sama lain.
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 4
SLIDE
Similar Resources on Wayground
6 questions
besaran turunan
Lesson
•
7th Grade
6 questions
ΔΟΜΗ ΤΟΥ ΑΤΟΜΟΥ
Lesson
•
7th Grade
5 questions
Untitled Lesson
Lesson
•
7th Grade
6 questions
Rotation 1
Lesson
•
7th Grade
7 questions
Equação do 1° Grau
Lesson
•
7th Grade
5 questions
1. Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah
Lesson
•
7th Grade
2 questions
Diskusi Kelompok Materi Suhu
Lesson
•
7th Grade
6 questions
KUNCI DETERMINASI
Lesson
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
7 questions
History of Valentine's Day
Interactive video
•
4th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Valentine's Day Trivia
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Science
11 questions
Valentines Day
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Cell Organelles and Functions
Quiz
•
6th - 8th Grade
8 questions
Newton's Second Law
Lesson
•
6th - 8th Grade
10 questions
Exploring the Rock Cycle: Types and Formation
Interactive video
•
6th - 8th Grade
10 questions
Carbon Cycle
Lesson
•
6th - 8th Grade
13 questions
Plate Tectonics and Earth's Structure
Lesson
•
6th - 8th Grade
10 questions
Exploring Earth's Seasons and Their Causes
Interactive video
•
6th - 8th Grade
10 questions
Exploring Weathering, Erosion, and Deposition Processes
Interactive video
•
6th - 10th Grade