Search Header Logo
ZAT DAN PERUBAHANNYA

ZAT DAN PERUBAHANNYA

Assessment

Presentation

Chemistry

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Rizky Kimia

FREE Resource

39 Slides • 0 Questions

1

media

ZAT DAN

PERUBAHANNYA

RIZKY DAYU UTAMI, M.Pd

2

media

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik
diharapkan mampu:
Memahami karakteristik zat
Memahami konsep perubahan fisika dan kimia
Memahami penggolongan zat
Mengetahui cara pemisahan campuran

3

media

SIFAT ZAT

SIFAT FISIKA DAN SIFAT KIMIA

4

media

MATERI

segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang

adalah material fisik yang menyusun alam

Materi dapat berbentuk :gas, cair, dan padat
Contohnya : karbondioksida, baju, meja, kursi, air, kapur, dll

5

media

WUJUD MATERI

GAS

CAIR

PADAT

6

media

CIRI-CIRI GAS

Susunan molekul berjauhan
Kerapatan rendah
Tidak selalu bergerak dengan kecepatan tinggi
Campuran gas selalu uniform (serba sama)
Gaya tarik-menarik antar partikel dapat diabaikan
Laju suatu partikel selalu berubah-ubah tapi laju rata-rata partikel-partikel

memiliki volume dan bentuk tetap

Gas dapat dimampatkan
Gas dapat dalam bentuk atom tunggal seperti golongan gas mulia (He, Ar,

Xe), diatomic (H2, O2, F2), dan dalam bentuk senyawa (NO, CO2, H2S)

7

media

CIRI-CIRI ZAT CAIR

Mempunyai kerapatan yang lebih tinggi bila dibanding dengan gas,

namun lebih rendah bila dibandingkan dengan padatan

Jarak antar partikel lebih dekat
Merupakan fase yang terkondensasi
Merupakan fase yang bisa dikatakan tidak terkompresi
Bentuk cairan akan menyesuaikan dengan wadahnya

8

media

CIRI-CIRI ZAT PADAT

Kerapatannya sangat tinggi, jauh lebih

tinggi daripada gas dan cairan

Jarak antar partikel sangat dekat
Merupakan fase yang terkondensasi
Merupakan fase yang bisa dikatakan

tidak terkompresi

Mampu mempertahankan bentuknya

9

media

Sifat materi

Sifat Fisika

Sifat Kimia

10

media

Sifat Fisika

Sifat yang dapat diamati karena ada perubahan

fisika atau perubahan yang tidak kekal

Sifat Fisika

Contoh

Suhu
Massa
Warna
Bau
Titik didih
Kelarutan
Berat jenis
Kekerasan
Kelistrikan

Air untuk mandi 40°C
5 gram Nikel
Belerang kuning
H2S busuk
Air pada 100°C
NaCl larut dalam air
Air 1 gram/miliLiter
Intan sangat keras
Besi menghantar listrik

11

media

Sifat Kimia

sifat-sifat yang dapat diamati muncul

pada saat terjadi perubahan kimia

Substansi

Sifat kimia

Besi (Fe)
Karbon (C)
Natrium (Na)
TNT

Korosi Fe2O3
Terbakar CO2
Dengan air NaOH + H2
Meledak (terurai) gas

12

media

PERUBAHAN

MATERI

PERUBAHAN FISIKA DAN

PERUBAHAN KIMIA

13

media

PERUBAHAN MATERI

PERUBAHAN

MATERI

PERUBAHAN

KIMIA

PERUBAHAN

FISIKA

14

media

PERUBAHAN FISIKA

Perubahan materi yang tidak menghasilkan zat baru,
tetapi hanya sifat fisika saja yang berubah. Contoh:

1. Perubahan fisika karena perubahan bentuk, antara lain: beras

menjadi tepung, kayu menjadi kursi dan sebagainya

2. Perubahan fisika karena perubahan wujud, antara lain: air

menjadi es, daun menjadi layu dan sebagainya

3. Perubahan fisika karena pelarutan, antara lain: gula menjadi

sirup, nasi menjadi bubur dan sebagainya.

15

media

PERUBAHAN KIMIA

Perubahan materi yang menghasilkan zat baru. Contoh:

1. Perubahan kimia karena proses pembakaran, antara lain: bensin

terbakar, mercon meledak dan sebagainya

2. Perubahan kimia karena proses peragian, antara lain: kedelai

menjadi kecap, singkong menjadi tape dan sebagainya

3. Perubahan kimia karena proses kerusakan, antara lain: besi

berkarat, makanan membusuk dan sebagainya.

4. Perubahan kimia karena proses makhluk hidup, antara lain:

proses pencernaan makanan, proses fotosintesis dan sebagainya.

16

media

Perubahan kimia selalu terjadi dari hasil reaksi
kimia yang ditandai dengan :
1.Terbentuknya gas (gelembung gas)
2.Terbentuknya endapan
3.Perubahan warna
4.Perubahan suhu/kalor
5.Perubahan bau
6.Perubahan pH

17

media

KLASIFIKASI ZAT

ZAT TUNGGAL DAN

CAMPURAN

18

media

KLASIFIKASI MATERI

MATERI

ZAT TUNGGAL

UNSUR

SENYAWA

CAMPURAN

HOMOGEN

HETEROGEN

19

media

Klasifikasi materi :

1. Zat tunggal


Unsur


Senyawa

2. Campuran

Larutan
Koloid
Suspensi

20

media

ZAT TUNGGAL

PENGERTIAN ZAT TUNGGAL

Materi yang seluruh bagiannya
memiliki komposisi yang sama

dan memiliki seperangkat
sifat yang tetap dan khas.

21

media

Pengertian Unsur

zat tunggal yang tidak dapat dipisahkan menjadi
sesuatu yang lebih sederhana, baik secara fisika

maupun kimia, mengandung satu jenis atom.

Contoh :
Natrium (Na), Magnesium (Mg),

Fe (Besi), K (Kalium)

22

media

PENGELOMPOKAN UNSUR

unsur

nonlogam

Metaloid
Peralihan
logam

23

media

SIFAT UNSUR LOGAM

1. Pada suhu 25 °C berwujud padat

kecuali raksa berwujud cair

2. Dapat menghantarkan panas

dengan baik

3. Dapat dibentuk menjadi

lempengan yang sangat tipis
serta dapat dijadikan kawat

4. Mengkilap apabila digosok
Contoh unsur logam : Besi,
Aluminium, Timah, Seng, Tembaga,
Emas dsb

24

media

SIFAT UNSUR NONLOGAM

1.Pada suhu 25 °C berwujud padat, cair maupun gas
2.Tidak dapat menghantarkan listrik kecuali grafit
3.Dapat bersifat rapuh dan tidak dapat ditempa
4.Tidak mengkilap walaupun digosok
Contoh unsur nonlogam : Karbon, Belerang, Oksigen,
Brom, Nitrogen, dsb

25

media

SENYAWA

Pengertian Senyawa

Zat yang terdiri atas dua atau lebih unsur

yang secara kimia bergabung dengan

perbandingan tertentu. Menghasilkan materi

baru yang sifatnya berbeda dengan unsur-

unsur penyusunnya

Contoh: air (H2O), sukrosa (C12H22O11),

kalsium karbonat (CaCO3)

26

media

KELOMPOK SENYAWA

KLASIFIKASI SENYAWA

BERDASAR SUMBERNYA

SENYAWA
ORGANIK

SENYAWA

ANORGANIK

27

media

CAMPURAN

Pengertian campuran

Materi yang tersusun dari beberapa zat tunggal,
sehingga mempunyai sifat dan komposisi yang
bervariasi.

Ciri-ciri campuran :

terdiri atas 2 jenis zat tunggal atau lebih dengan

komposisi tidak tetap

masih mempunyai sifat zat asalnya
dapat dipisahkan menjadi komponennya

28

media

JENIS CAMPURAN

CAMPURAN HOMOGEN

CAMPURAN HETEROGEN

29

media

CAMPURAN HOMOGEN

1.Disebut juga larutan,
2.Sifat dan komposisinya seragam
3.Tidak dapat dibedakan dengan melihat

langsung, maupun di bawah mikroskop
optis terbaik sekalipun

Contoh: garam dapur dalam air

30

media

CAMPURAN HETEROGEN

Campuran yang komponen
penyusunnya masih dapat
dibedakan dan terdapat bidang
batas diantara komponennya.

Contoh:

campuran belerang dan besi,
campuran minyak dan air

31

media

PEMISAHAN
CAMPURAN

32

media

1. MEMISAHKAN ZAT PADAT DARI SUSPENSI

A. FILTRASI (PENYARINGAN)

Proses pemisahan dari campuran heterogen
yang mengandung cairan dan partikel-partikel
padat dengan menggunakan media filter yang
hanya meloloskan cairan dan menahan
partikel-partikel padat.
contoh : campuran air dan pasir.

B. SENTRIFUGASI

tehnik pemisahan campuran yang terdiri dari
senyawa-senyawa dengan berat jenis
berdekatan yang sulit dipisahkan. Contoh
pemisahan krim untuk mendapatkan bagian
minyak dari kelapa.

33

media

2. MEMISAHKAN ZAT PADAT DARI LARUTAN

A.PENGUAPAN

penguapan dilakukan dengan memanaskn
larutan sehingga pelarutnya menguap dan
meninggalkan zat terlarut
contoh : pembuatan garam

B.KRISTALISASI

Pemisahan ini didasarkan atas pelepasan
pelarut dari zat terlarut dalam sebuah
campuran homogen atau larutan.
contoh : pemisahan gula dari larutan gula

34

media

3. MEMISAHKAN CAMPURAN ZAT CAIR

A. DESTILASI (PENYULINGAN)

Pemisahan yang berdasarkan perbedaan

titik didih dari masing-masing zat penyusun
campuran. Dalam prosesnya, terdiri atas dua
tahap, yaitu tahap penguapan dan dilanjutkan
dengan tahap pengembunan.
Contoh : pemisahan alkohol dari larutan
alkohol
B. DESTILASI BERTINGKAT
Destilasi bertingkat digunakan untuk
memisahkan dua jenis cairan yang sama-sama
mudah menguap. Contoh : penyulingan
minyak bumi.

35

media

3. MEMISAHKAN CAMPURAN ZAT CAIR

C. EKSTRAKSI

Pemisahan suatu zat dari campuran dengan pembagian /
distribusi suatu zat terlarut diantara dua pelarut yang tidak
bercampur untuk mengambil zat terlarut tersebut dari satu
pelarut ke pelarut lain.
Contoh : pengambilan eugenol dari biji cengkeh menggunakan
pelarut eter.

D. ADSORPSI

Penarikan suatu zat terhadap zat lain secara kuat sehingga
menempel pada permukaannya. Contoh : limbah yang
dihasilkan industri tekstil dapat diturunkan kadar polutannya
dengan menambahkan zeolit alam (adsorpsi fisika).

36

media

4. MEMISAHKAN CAMPURAN DUA JENIS PADATAN

A. PENGAYAKAN

Tehnik ini dilakukan untuk campuran padatan heterogen yang
memiliki perbedaan ukuran partikel. Contoh : pemisahan kerikil dan
pasir.

B. SUBLIMASI

Perubahan wujud zat dari padat ke gas atau sebaliknya. Dengan
metode ini, zat yang akan dipisahkan yang berwujud padat
ditempatkan dalam tabung kemudian dipanaskan dalam kondisi
vakum. Didalam tekanan vakum, padatan akan menguap, menyublim
dan terkondensasi senyawa murni pada permukaan tabung.
Contoh : es kering (CO2 padat) dan kapur barus menyublim pada
suhu kamar

37

media

4. MEMISAHKAN CAMPURAN DUA JENIS PADATAN

C. KRISTALISASI

Didasarkan pada perbedaan
kelarutan dari komponen campuran
dalam pelarut tertentu.

38

media

5. MEMISAHKAN ZAT DENGAN TEHNIK KROMATOGRAFI

Kromatografi yaitu cara pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan zat-
zat terlarut bergerak bersama-sama dengan pelarutnya pada permukaan
suatu zat penyerap. Pada kromatografi terdapat dua fasa, yaitu fasa
stationer (fase tetap) dan fasa mobil (fasa bergerak).
Contoh : mengidentifikasi zat warna pada spidol hitam dengan
menggunakan kertas saring.

39

media

TERIMA KASIH

media

ZAT DAN

PERUBAHANNYA

RIZKY DAYU UTAMI, M.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 39

SLIDE