
Pembelajaran KSE
Presentation
•
Professional Development
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Medium
Irwan Hari Suprapto
Used 2+ times
FREE Resource
32 Slides • 12 Questions
1
KementerianPendidikan, Kebudayaan, RisetdanTeknologi
Komunitas Guru Mengajar dan Berbagi
KUGUMBA SMAN 1 TOBOALI
Pembelajaran Sosial dan Emosional
2
Multiple Choice
Ayo... Bermain....
Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Pagi itu Open, Malam itu Close.
Pertanyaannya :
Sore....
Open
Close
3
Multiple Choice
Ayo... Bermain....
Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Laptop itu Close, Komputer itu Open.
Pertanyaannya :
Handphone....
Open
Close
4
Multiple Choice
Ayo... Bermain....
Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Amsterdam itu Close, Birmingham itu C.
Pertanyaannya :
Batam....
Open
Close
5
Multiple Choice
Permainan....
Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Kemarin ada di Uganda
Besok ada di India
Pertanyaannya :
Hari ini ada di mana.....
Denmark
Netherlands
Argentina
Inggris
6
Multiple Choice
Permainan....
Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Hari ini ada di Arab Saudi
Kemarin ada di Indonesia
Pertanyaannya :
Besok ada di mana.....
Dominika
Nepal
Malaysia
Thailand
7
Multiple Choice
Permainan....
Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Hari ini ada di Denmark
Besok ada di Uruguay
Pertanyaannya :
Kemarin ada di mana.....
Dominika
Nepal
Malaysia
Afganistan
8
Fill in the Blank
Ayo... Main....
Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 4 Pagi dapat Rp. 4.000
Jam 8 Sore dapat Rp. 8.000
Pertanyaannya :
Jam 12 siang dapat berapa....
9
Fill in the Blank
Ayo... Main....
Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 12 siang dapat Rp. 3.000
Jam 2 Sore dapat Rp. 5.000
Pertanyaannya :
Jam 4 sore dapat berapa....
10
Fill in the Blank
Ayo... Main....
Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 5 sore dapat Rp. 7.000
Jam 8 Malam dapat Rp. 2.000
Pertanyaannya :
Jam 11 malam dapat berapa....
11
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Halo Bapak Ibu Guru yang
Hebat! Apa yang Bapak/Ibu
bayangkan tentang sekolah
aman dan nyaman?
12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Untuk mewujudkan sekolah
yang aman dan nyaman, kita
akan mempelajari 3 hal
berikut :
Pembelajaran Sosial dan
Emosional
Kesadaran Penuh (mindfulness)
Pembelajaran Sosial dan
Emosional Berbasis Kesadaran
Penuh
1.
2.
3.
13
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Bapak/Ibu sebelumnya kita telah
merefleksikan diri terhadap emosi positif dan
negatif yang Bapak/Ibu rasakan.
Saat ini emosiyang manakah yang
Bapak/Ibu rasakan?
Kejadianapa yang membuat Bapak/Ibu
merasakan emosi tersebut?
14
Poll
Saat ini emosiyang manakah yang
Bapak/Ibu rasakan?
Gembira
Takut
Marah
Sedih
Terkejut
15
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mari berefleksi bagaimana
pengelolaan emosi yang Bapak/Ibu
Guru lakukan!
16
Bagaimana memahami diri sendiri?
Bagaimana berperilaku dengan cara yang semestinya dalam
norma yang sesuai?
Bagaimana berinteraksi dengan orang lain?
Apa itu Pembelajaran Sosial Emosional? Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah
pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif
oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan orang dewasadi sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positifmengenai aspek sosialdan emosional. Pembelajaran Sosial Emosional focus pada:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
17
Pendekatan Pembelajaran Sosial Emosional yang efektif seringkali menggabungkan
empat elemen yang diwakili oleh akronim SAFE:
•Sequential/berurutan: Aktivitas yang terhubung dan terkoordinasiuntuk
mendorong pengembangan keterampilan
Active/aktif: bentukPembelajaran Aktif yang melibatkan murid untuk
menguasai keterampilan dan sikap baru
Focused/fokus: ada unsur pengembangan keterampilan
sosialmaupun personal
Explicit/eksplisit: tertuju padapengembangan keterampilan sosial dan
emosionaltertentu secaraeksplisit.
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
18
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kesadaranpenuh(mindfulness) dapat
diartikansebagaikesadaranyang muncul
ketikaseseorang memberikanperhatian
secarasengajapada kondisisaatsekarang
dilandasirasa ingintahu(tanpamenghakimi)
dankebaikan.
Denganlatihanberkesadaranpenuh, maka
seseorangdapatmenumbuhkan perasaan
yang lebihtenangdanpikiranyang lebih
jernih, yang akanberpengaruhpada
keputusanyang lebihresponsifdanreflektif.
Kesadaran Penuh
19
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Diadaptasi dari Diagram K. Fort -
Catanese (dalam Hawkins, 2017)
Pembelajaran Sosial dan Emosional
berbasis kesadaran penuh yang dilakukan
secara terhubung, terkoordinasi, aktif,
fokus, dan eksplisit diharapkan dapat
mewujudkan kesejahteraan hidup (well-
being) ekosistem sekolah.
Pembelajaran Sosialdan Emosional
berbasis Kesadaran Penuh
(Mindfulness) dalam mewujudkan
Kesejahteraan Hidup (Well-Being)
20
Berbagai kegiatan berbasis kesadaran penuh (mindfulness) dalam sehari-hari memungkinkan seseorang membangun kesadaran penuh untuk dapat memberikan perhatian secara berkualitas yang didasarkan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
21
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Menurut kamus Oxford English Dictionary, well-being dapat diartikan sebagai kondisi nyaman, sehat, dan bahagia. Well-being (kesejahteraan hidup) adalah sebuah kondisi individu yang memiliki sikap yang positif terhadap diri sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat memenuhi kebutuhan dirinya dengan menciptakan dan mengelola lingkungan dengan baik,memiliki tujuan hidup dan membuat hidup mereka lebih bermakna, serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya.
Menurut Mcgrath & Noble, 2011, murid yang memiliki tingkat well-being yang optimum memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mencapai prestasi akademik yang lebih tinggi, kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, memiliki ketangguhan (daya lenting/resiliensi) dalam menghadapi stress dan terlibat dalam perilaku sosial yang lebih bertanggung jawab.
22
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
23
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
KESADARAN DIRI
Pemahaman atas 6 Emosi Dasar
When we think about self awareness, we’re thinking about
How do I know and understand my self, my emotion, my
thought, my cultural identity, what are the ways which I feel
about certain situation
Gembira
Muak/jijik
Takut
Marah
Sedih
Terkejut
24
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mari kita berefleksi!
• Apakah6 EmosiDasartersebutpernahBapak/Ibualami sebagaiGuru?
• Ketika 6 Emosi Dasar tersebut muncul apa yang menjadi pemicu?
• BagaimanaBapak/Ibu mengelola emosi tersebut?
25
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
PENGELOLAAN DIRI
When we’re talking about self management, we think through ways to stay
focused and to stay engaged and persevere
O
P
S
T
top -Berhenti
HentikanapapunyangsedangAndalakukan.
bserve -Amati
AmatiapayangAndarasakanpadatubuhAnda?Amatiperutyangmengembangsebelummembuangnapas.
AmatiperutyangmengempessaatAndamembuangnapas.Amatipilihan-pilihanyangdapatAndalakukan.
roceed/ Lanjutkan
Latihanselesai.SilahkanlanjutkankembaliaktivitasAndadenganperasaanyanglebihtenang,pikiranyanglebih
jernih,dansikapyanglebihpositif.
Sadarinapasmasuk,sadarinapaskeluar.Rasakanudarasegaryangmasukmelaluihidung.Rasakanudarahangat
yangkeluardarilubanghidung.Lakukan2-3kali.Napasmasuk,napaskeluar.
ake a Deep Breath –Tarik Napas Dalam
T
S
​•
26
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Gambar di atas adalah roda emosi yang disusun oleh Robert Plutchik, seorang psikolog dan terapis. Gambar roda emosi ini dapat membantu dalam mengenali emosi yang muncul. Gambar ini bisa membantu kepala sekolah dalam membantu guru dan murid mengenali emosinya.
Pengenalan emosi seperti ini dapat membantu baik diri sendiri atau orang lain untuk dapat merespon terhadap kondisinya sendiri secara lebih tepat.Itu sebabnya penting untuk menerapkan latihan berkesadaran penuh (mindfulness) sambil mengembangkan kompetensi kesadaran diri (self awareness).
Kesadaran penuh (mindfulness) memiliki korelasi yang tinggi terhadap kesadaran diri sebagai kompetensi pembelajaran sosial dan emosional. Kembali kepada pengenalan emosi, terdapat enam emosi dasar pada kita manusia. Enam emosi tersebut yaitu takut, jijik, marah, kaget, bahagia, dan sedih. Emosi-emosi ini dapat muncul akibat reaksi fisik, aktivitas pikiran dan pengaruh budaya.
Dengan latihan mengenali emosi dalam kesadaran penuh sebelum merespon, kita dapat meningkatkan kemampuan kita merespon secara lebih baik. Hal ini bukan hanya berdampak pada well-beingdiri kita, tetapi dapat membantu kita menjadi role-modelbagi pengembangan kompetensi sosial dan emosional murid-murid di sekolah.
27
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
menarik napas secara lebih panjang dan dalam. Pada saat menarik dan membuang napas panjang, kita
melepaskan ketegangan dan mengaktifkan saraf parasimpatik sehingga tubuh berada dalam fase istirahat” dan “mencerna” yang akan meredakan ketegangan, memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah dan mempertajam fokus.
Napas yang terkontrol juga mengurangi kecemasan/tingkat stress dengan mengesampingkan respons "lawan, lari, atau diam". Teknik STOP yang dilakukan secara konsisten juga mendukung kekuatan otak bagian atas (korteks prefrontal yang berhubungan dengan fokus, konsentrasi, dan kesadaran. Otak terlatih untuk berpikir terlebih dahulu, merencanakan respons sehingga memungkinkan perilaku yang penuh perhatian. Hal ini dapat membantu Anda untuk fokus kembali pada pekerjaan atau apapun yang sedang Anda kerjakan.
Melakukan beberapa tugas bersamaan (multitasking) dapat meningkatkan stress dan mengurangi efisiensi serta produktivitas. Mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan membuat pikiran kita beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. Tubuh menjadi lelah dan hasil pekerjaan kita cenderung tidak optimal. Dengan banyaknya tugas dan gangguan yang ada di sekeliling kita, kemampuan mengelola fokus menjadi kemampuan yang sangat penting. ada saat kita mempraktikkan latihan bernapas dengan sadar, kita sebetulnya sedang mengingatkan tubuh untuk
28
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
29
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mari kita stop sejenak dari kegiatan apapun yang dilakukan saat ini.
Mari istirahatkan sejenak fisik dan mental selama kurang lebih 3 menit saja.
Sebelum mulai silakan Anda duduk senyaman mungkin.
Anda bisa menggeser posisi tempat duduk agar menjadi lebih nyaman.
Cobalah untuk duduk tidak membungkuk tetap tegak tetapi kedua bahu rileks.
30
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mari rasakan kursi yang menopang tubuh anda.
Rasakan kedua telapak kaki bertumpu pada lantai.
Letakkan tangan pada Pangkuan atau di atas meja rileks...rileks...rileks..
Kemudian silahkan pejamkan mata jika merasa nyaman atau cukup arahkan pandangan ke bawah.rileks..rileks..rileks..
Amati nafas amati nafas yang masuk dan keluar.
Bernafaslah seperti biasa, saat bernafas merasakan udara yang masuk dan keluar melalui hidung.
Rasakan abdomen yang turun naik saat bernafas.
31
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mari bernafas lebih pelan-pelan dan dalam.
Rasakan perut mengembang dan mengempis saat bernafas.
Sekarang kita akan bernafas dalam empat hitungan dan menghembuskan dalam tempat hitungan pula
Mari kita mulai ambil nafas.. hembuskan..
Ulangi lagi ambil nafas dalam hembuskan...
Ulangi terus..
32
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Apakah pilihan yang akan anda lakukan setelah ini.
Silahkan buka mata Anda pelan akhirnya mari kita ambil nafas panjang sekali lagi dan hembuskan perlahan...
Letakkan kedua tangan menyilang di depan dada telapak tangan silakan diletakkan di kedua pundak anda perlahan berikan tepukan ringan di bunda kalian masing-masing dan ucapkan dalam hati terima kasih untuk diriku yang sudah berjuang sampai hari ini setelah ini akan lanjutkan kembali kegiatan anda dengan mempergunakan yang lebih tenang pikiran yang lebih bagus dan tubuh yang lebih rileks ......
33
•
•
•
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Amati tubuh yang terasa lebih rileks saat mengeluarkan nafas mulai dari otot wajah sekitar dahi kelopak mata pipi geraham dagu kemudian kedua bahu lengan atas dan jari jemari anda
Amati nafas yang lebih tenang dan pelan
Amati perasaan anda saat ini apakah yang anda pikirkan saat ini...
34
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
KESADARAN SOSIAL -EMPATI
When we’re talking about social awareness, we’re thinking about the ability to take the
perspective of others, to think through how other people might feel in a certain situation, to
appreciate diversity, to recognize emotion, to read body language, really to understand how other people may fit into the bigger picture
Cara menumbuhkan kesadaran sosial adalah dengan
menjawab 3 pertanyaan dasar:
Apa yang dirasakanorangtersebut?
Apayang mungkinakandialakukan?
Apa yang saya rasakanjika mengalami kejadian yang sama?
35
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melatih empati dalam diri kita:
●
●
●
●
Menaruh perhatian pada perasaan orang lain
Berpikir sebelum berbicara atau bertindak
Meyakini bahwa tidak ada satupun orang di dunia ini yang sama
Menghargai orang lain meskipun berbeda pandangan.
Secara spesifik kita akan membahas mengenai keterampilan berempati. Empati merupakan kemampuan untuk mengenali dan memahami serta ikut merasakan perasaan-emosi orang lain sehingga dapat melihat perspektif sudut pandang orang lain. Baru setelah kita mampu melihat dari kaca mata orang lain, kita dapat menghargai dan memahami konteksnya. Apa saja yang endasari perilaku, sikap dan cara berpikir orang tersebut. Bob dan Megan Tschannen-Moran (2010) Menggambarkan empati sebagai sikap menghormati, tidak salah memahami dan mengapresiasi pengalaman orang lain.
Keterampilan berempati merupakan keterampilan yang membantu seseorang memiliki hubungan yang hangat dan lebih positif dengan orang lain. Mengapa? Karena empati mengarahkan kita untuk Mengurangi fokus hanya ke diri sendiri, melainkan juga belajar merespon orang lain dengan cara yang lebih informatif dan penuh afeksi ke orang lain sehingga lingkungan yang inklusif akan terbentuk.
Empati merupakan keterampilan yang bisa dilatih untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
36
Multiple Choice
Ada berapa perbedaan dari gambar tersebut...
4
5
6
7
37
Multiple Choice
Dari gambar tersebut ada berapa perbedaan...
2
3
4
5
38
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
KETERAMPILAN RELASI -
Sumber Resiliensi Individu (3I)
Kerja sama dan Resolusi Konflik
(Saya memiliki)sumber resiliensi yang berhubungan dengan besarnya dukungan sosial dari
lingkungan sekitar yang saya miliki.
(Saya adalah)sumber resiliensi yang berkaitan dengan kekuatan dalam diri (didalamnya terdapat
perasaan, sikap, dan keyakinan individu).
(Saya bisa) sumber resiliensi yang berkaitan dengan usaha yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk
memecahkan masalah menuju kekuatan diri (kemampuan menyelesaikan persoalan, keterampilan
sosial dan interpersonal.
I have
I am
I can
Getting into relationship skill is can I and you interacting, I’m not just standing over here thinking,
I wonder what you feeling, I wonder what you thinking, and actually using that information to
engage.
39
1
Resiliensi adalah kemampuan individu untuk
merespons tantangan atau trauma yang
dihadapi dengan cara-cara sehat dan
produktif. (Reivich dan Shatte, 2002)
2
3
4
5
Sumber Daya Resiliensi (4S)
Pikirkan dan Deskripsikan
Sewaktu Anda mengalami
permasalahan yang berat
yang jadi sandaran ketika Anda
terpuruk
Identifikasi “Strategy”
yang digunakan untuk membantu diri
dalam atasi pemikiran atau perasaan
negatif yang membuat Anda sulit
merespon permasalahan
atau kebijaksanaan yang membuat
anda dapat bertahan dari kesulitan
dan melangkah maju
Identifikasi “Solution-seeking Behaviour”
atau perilaku mencari bantuan yang
pernah dilakukan untuk membantu
menyelesaikan permasalahannya
Identifikasi “Supportive People”
Identifikasi “Sagacity”
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
40
1.
2.
3.
Keterampilan menyampaikan pesan dengan jelas dan mendengarkan secara aktif
Keterampilan menyatakan sikap setuju dan tidak setuju dengan sikap saling menghargai Keterampilan mengelola tugas dan peran dalam kelompok
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan pada berbagai bentuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, sewajarnya kita akan menghadapi perbedaan pendapat dan konflik. Kemampuan kita untuk bekerja sama dan menyelesaikan konflik dengan konstruktif akan membantu kita membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Hubungan yang positif tidak hanya dapat membangun rasa percaya (trust), tetapi diyakini dapat memitigasi stres, melawan penyakit, dan memperpanjang umur seseorang.
Bagaimana kita dapat membangun kerja sama dan mengelola konflik yang terjadi? Berikut adalah beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan untuk dapat membangun kerja sama:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
41
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG BERTANGGUNG JAWAB
dilakukan? Apakah ada pilihan yang berbeda?
mempertimbangkan konsekuensi dari masing-masing pilihanitu
terhadap diri sendiridan orang lain
●Apakah aku mengetahui konsekuensinya, baik positif maupun
negatif?
●Mengapa aku memilih itu?
● Apakah itu keputusan yang terbaik?
●Apakah aku siap menghadapi konsekuensinya?
Strategi sederhana yang dapat digunakan untuk menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan yang
bertanggung jawab adalah dengan menggunakan kerangka yang disebut POOCH
mengevaluasi situasi:
Apa masalahnya? (harapan dan realita) Apa penyebabnya?
menganalisis alternatif pilihan: Apa saja yang dapat
Choice
Problem
Option
Outcome
42
Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL)menjelaskan bahwa pengambilan keputusan yang bertanggung jawab adalah kemampuan seseorang untuk membuat pilihan-pilihan yang konstruktif terkait dengan perilaku pribadi serta interaksi sosial mereka berdasarkan standar etika, pertimbangan keamanan dan keselamatan, serta norma sosial.
Kemampuan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab tidak datang secara alami. Kemampuan ini perlu dengan sengaja ditumbuhkan. Seorang pengambil keputusan yang bertanggung jawab akan mempertimbangkan semua aspek, alternatif pilihan, berikut konsekuensinya, sebelum kemudian mengambil keputusan. Untuk dapat melakukan hal tersebut
seseorang perlu belajar bagaimana:
2.menganalisis alternatif pilihan mereka, dan
3.mempertimbangkan konsekuensi dari masing-masing pilihan itu terhadap diri mereka sendiri dan orang lain.
1.mengevaluasi situasi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
43
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Bapak/Ibu Guru Hebat!
Setelah memahami materi yang diberikan, silakan berbagi pembelajaran bermakna yang didapatkan dan refleksikan bagaimana Bapak/Ibu mewujudkan Pembelajaran di Kelas yang nyaman dengan Pembelajaran Sosial dan Emosional Berbasis Kesadaran Penuh!
44
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan pada berbagai bentuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, sewajarnya kita akan menghadapi perbedaan
pendapat dan konflik. Kemampuan kita untuk bekerja sama dan menyelesaikan konflik dengan
konstruktif akan membantu kita membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Hubungan yang
positif tidak hanya dapat membangun rasa percaya (trust), tetapi diyakini dapat memitigasi stres,
melawan penyakit, dan memperpanjang umur seseorang.
Bagaimana kita dapat membangun kerja sama dan mengelola konflik yang terjadi? Berikut adalah
beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan untuk dapat membangun kerja sama:
1. Keterampilan menyampaikan pesan dengan jelas dan mendengarkan secara aktif
2. Keterampilan menyatakan sikap setuju dan tidak setuju dengan sikap saling menghargai
3. Keterampilan mengelola tugas dan peran dalam kelompok
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
KementerianPendidikan, Kebudayaan, RisetdanTeknologi
Komunitas Guru Mengajar dan Berbagi
KUGUMBA SMAN 1 TOBOALI
Pembelajaran Sosial dan Emosional
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 44
SLIDE
Similar Resources on Wayground
41 questions
Materi Kokurikuler
Lesson
•
University - Professi...
41 questions
AKM: Literasi Membaca
Lesson
•
University - Professi...
41 questions
quizizz paper mode
Lesson
•
Professional Development
40 questions
P2M KELAS XI KULINER
Lesson
•
2nd Grade
41 questions
Double Object Pronouns
Lesson
•
9th - 12th Grade
39 questions
Persiapan PAS Mektek X DPIB
Lesson
•
10th Grade
39 questions
Finplan for Young
Lesson
•
University
39 questions
Presentasi Tugas NU
Lesson
•
University - Professi...
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Professional Development
20 questions
Black History Month Trivia Game #1
Quiz
•
Professional Development
20 questions
90s Cartoons
Quiz
•
Professional Development
12 questions
Mardi Gras Trivia
Quiz
•
Professional Development
7 questions
Copy of G5_U5_L14_22-23
Lesson
•
KG - Professional Dev...
12 questions
Unit 5: Puerto Rico W1
Quiz
•
Professional Development
42 questions
LOTE_SPN2 5WEEK2 Day 4 We They Actividad 3
Quiz
•
Professional Development
15 questions
Balance Equations Hangers
Quiz
•
Professional Development
31 questions
Servsafe Food Manager Practice Test 2021- Part 1
Quiz
•
9th Grade - Professio...