Search Header Logo
Pembelajaran KSE

Pembelajaran KSE

Assessment

Presentation

Professional Development

Professional Development

Practice Problem

Medium

Created by

Irwan Hari Suprapto

Used 2+ times

FREE Resource

32 Slides • 12 Questions

1

media
media
media
media
media
media
media
media

KementerianPendidikan, Kebudayaan, RisetdanTeknologi

Komunitas Guru Mengajar dan Berbagi

KUGUMBA SMAN 1 TOBOALI

Pembelajaran Sosial dan Emosional

media
media

2

Multiple Choice

Ayo... Bermain....

Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Pagi itu Open, Malam itu Close.
Pertanyaannya :
Sore....

1

Open

2

Close

3

Multiple Choice

Ayo... Bermain....

Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Laptop itu Close, Komputer itu Open.
Pertanyaannya :
Handphone....

1

Open

2

Close

4

Multiple Choice

Ayo... Bermain....

Clue :
Buka itu Open, Tutup itu Close
============================================
Amsterdam itu Close, Birmingham itu C.
Pertanyaannya :
Batam....

1

Open

2

Close

5

Multiple Choice

Permainan....

Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Kemarin ada di Uganda
Besok ada di India

Pertanyaannya :
Hari ini ada di mana.....

1

Denmark

2

Netherlands

3

Argentina

4

Inggris

6

Multiple Choice

Permainan....

Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Hari ini ada di Arab Saudi
Kemarin ada di Indonesia

Pertanyaannya :
Besok ada di mana.....

1

Dominika

2

Nepal

3

Malaysia

4

Thailand

7

Multiple Choice

Permainan....

Clue :
Yuk kita jalan-jalan Keliling Dunia
============================================
Hari ini ada di Denmark
Besok ada di Uruguay

Pertanyaannya :
Kemarin ada di mana.....

1

Dominika

2

Nepal

3

Malaysia

4

Afganistan

8

Fill in the Blank

Ayo... Main....

Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 4 Pagi dapat Rp. 4.000
Jam 8 Sore dapat Rp. 8.000

Pertanyaannya :
Jam 12 siang dapat berapa....

.

9

Fill in the Blank

Ayo... Main....

Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 12 siang dapat Rp. 3.000
Jam 2 Sore dapat Rp. 5.000

Pertanyaannya :
Jam 4 sore dapat berapa....

.

10

Fill in the Blank

Ayo... Main....

Clue :
Waktuku terus bertambah
============================================
Jam 5 sore dapat Rp. 7.000
Jam 8 Malam dapat Rp. 2.000

Pertanyaannya :
Jam 11 malam dapat berapa....

.

11

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Halo Bapak Ibu Guru yang
Hebat! Apa yang Bapak/Ibu
bayangkan tentang sekolah
aman dan nyaman?

12

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Untuk mewujudkan sekolah
yang aman dan nyaman, kita
akan mempelajari 3 hal
berikut :

Pembelajaran Sosial dan
Emosional

Kesadaran Penuh (mindfulness)

Pembelajaran Sosial dan
Emosional Berbasis Kesadaran
Penuh

1.

2.

3.

13

media
media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Bapak/Ibu sebelumnya kita telah

merefleksikan diri terhadap emosi positif dan

negatif yang Bapak/Ibu rasakan.

Saat ini emosiyang manakah yang
Bapak/Ibu rasakan?

Kejadianapa yang membuat Bapak/Ibu
merasakan emosi tersebut?

14

Poll

Question image

Saat ini emosiyang manakah yang
Bapak/Ibu rasakan?

Gembira

Takut

Marah

Sedih

Terkejut

15

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Mari berefleksi bagaimana

pengelolaan emosi yang Bapak/Ibu

Guru lakukan!

16

media
media
media
media
media
media
media

Bagaimana memahami diri sendiri?

Bagaimana berperilaku dengan cara yang semestinya dalam

norma yang sesuai?

Bagaimana berinteraksi dengan orang lain?

Apa itu Pembelajaran Sosial Emosional? Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah

pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif
oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan orang dewasadi sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positifmengenai aspek sosialdan emosional. Pembelajaran Sosial Emosional focus pada:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

17

media
media
media
media

Pendekatan Pembelajaran Sosial Emosional yang efektif seringkali menggabungkan

empat elemen yang diwakili oleh akronim SAFE:

Sequential/berurutan: Aktivitas yang terhubung dan terkoordinasiuntuk
mendorong pengembangan keterampilan

Active/aktif: bentukPembelajaran Aktif yang melibatkan murid untuk
menguasai keterampilan dan sikap baru

Focused/fokus: ada unsur pengembangan keterampilan
sosialmaupun personal
Explicit/eksplisit: tertuju padapengembangan keterampilan sosial dan

emosionaltertentu secaraeksplisit.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

18

media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Kesadaranpenuh(mindfulness) dapat
diartikansebagaikesadaranyang muncul
ketikaseseorang memberikanperhatian
secarasengajapada kondisisaatsekarang
dilandasirasa ingintahu(tanpamenghakimi)
dankebaikan.
Denganlatihanberkesadaranpenuh, maka
seseorangdapatmenumbuhkan perasaan
yang lebihtenangdanpikiranyang lebih
jernih, yang akanberpengaruhpada
keputusanyang lebihresponsifdanreflektif.

Kesadaran Penuh

19

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Diadaptasi dari Diagram K. Fort -
Catanese (dalam Hawkins, 2017)

Pembelajaran Sosial dan Emosional
berbasis kesadaran penuh yang dilakukan
secara terhubung, terkoordinasi, aktif,
fokus, dan eksplisit diharapkan dapat
mewujudkan kesejahteraan hidup (well-
being) ekosistem sekolah.

Pembelajaran Sosialdan Emosional
berbasis Kesadaran Penuh
(Mindfulness) dalam mewujudkan
Kesejahteraan Hidup (Well-Being)

20

media
media
media
media
media

Berbagai kegiatan berbasis kesadaran penuh (mindfulness) dalam sehari-hari memungkinkan seseorang membangun kesadaran penuh untuk dapat memberikan perhatian secara berkualitas yang didasarkan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan keterbukaan pikiran, rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan hati (compassion) yang akan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

21

media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Menurut kamus Oxford English Dictionary, well-being dapat diartikan sebagai kondisi nyaman, sehat, dan bahagia. Well-being (kesejahteraan hidup) adalah sebuah kondisi individu yang memiliki sikap yang positif terhadap diri sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat memenuhi kebutuhan dirinya dengan menciptakan dan mengelola lingkungan dengan baik,memiliki tujuan hidup dan membuat hidup mereka lebih bermakna, serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya.

Menurut Mcgrath & Noble, 2011, murid yang memiliki tingkat well-being yang optimum memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mencapai prestasi akademik yang lebih tinggi, kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, memiliki ketangguhan (daya lenting/resiliensi) dalam menghadapi stress dan terlibat dalam perilaku sosial yang lebih bertanggung jawab.

22

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

23

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

KESADARAN DIRI

Pemahaman atas 6 Emosi Dasar

When we think about self awareness, we’re thinking about
How do I know and understand my self, my emotion, my
thought, my cultural identity, what are the ways which I feel
about certain situation

Gembira

Muak/jijik

Takut

Marah

Sedih

Terkejut

24

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Mari kita berefleksi!

Apakah6 EmosiDasartersebutpernahBapak/Ibualami sebagaiGuru?

Ketika 6 Emosi Dasar tersebut muncul apa yang menjadi pemicu?

BagaimanaBapak/Ibu mengelola emosi tersebut?

25

media
media
media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

PENGELOLAAN DIRI

When we’re talking about self management, we think through ways to stay

focused and to stay engaged and persevere

O

P

S
T

top -Berhenti

HentikanapapunyangsedangAndalakukan.

bserve -Amati

AmatiapayangAndarasakanpadatubuhAnda?Amatiperutyangmengembangsebelummembuangnapas.
AmatiperutyangmengempessaatAndamembuangnapas.Amatipilihan-pilihanyangdapatAndalakukan.

roceed/ Lanjutkan

Latihanselesai.SilahkanlanjutkankembaliaktivitasAndadenganperasaanyanglebihtenang,pikiranyanglebih
jernih,dansikapyanglebihpositif.

Sadarinapasmasuk,sadarinapaskeluar.Rasakanudarasegaryangmasukmelaluihidung.Rasakanudarahangat
yangkeluardarilubanghidung.Lakukan2-3kali.Napasmasuk,napaskeluar.

ake a Deep Breath –Tarik Napas Dalam

media

T

S

​•

26

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Gambar di atas adalah roda emosi yang disusun oleh Robert Plutchik, seorang psikolog dan terapis. Gambar roda emosi ini dapat membantu dalam mengenali emosi yang muncul. Gambar ini bisa membantu kepala sekolah dalam membantu guru dan murid mengenali emosinya.

Pengenalan emosi seperti ini dapat membantu baik diri sendiri atau orang lain untuk dapat merespon terhadap kondisinya sendiri secara lebih tepat.Itu sebabnya penting untuk menerapkan latihan berkesadaran penuh (mindfulness) sambil mengembangkan kompetensi kesadaran diri (self awareness).

Kesadaran penuh (mindfulness) memiliki korelasi yang tinggi terhadap kesadaran diri sebagai kompetensi pembelajaran sosial dan emosional. Kembali kepada pengenalan emosi, terdapat enam emosi dasar pada kita manusia. Enam emosi tersebut yaitu takut, jijik, marah, kaget, bahagia, dan sedih. Emosi-emosi ini dapat muncul akibat reaksi fisik, aktivitas pikiran dan pengaruh budaya.

Dengan latihan mengenali emosi dalam kesadaran penuh sebelum merespon, kita dapat meningkatkan kemampuan kita merespon secara lebih baik. Hal ini bukan hanya berdampak pada well-beingdiri kita, tetapi dapat membantu kita menjadi role-modelbagi pengembangan kompetensi sosial dan emosional murid-murid di sekolah.

27

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

menarik napas secara lebih panjang dan dalam. Pada saat menarik dan membuang napas panjang, kita
melepaskan ketegangan dan mengaktifkan saraf parasimpatik sehingga tubuh berada dalam fase istirahat” dan “mencerna” yang akan meredakan ketegangan, memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah dan mempertajam fokus.

Napas yang terkontrol juga mengurangi kecemasan/tingkat stress dengan mengesampingkan respons "lawan, lari, atau diam". Teknik STOP yang dilakukan secara konsisten juga mendukung kekuatan otak bagian atas (korteks prefrontal yang berhubungan dengan fokus, konsentrasi, dan kesadaran. Otak terlatih untuk berpikir terlebih dahulu, merencanakan respons sehingga memungkinkan perilaku yang penuh perhatian. Hal ini dapat membantu Anda untuk fokus kembali pada pekerjaan atau apapun yang sedang Anda kerjakan.

Melakukan beberapa tugas bersamaan (multitasking) dapat meningkatkan stress dan mengurangi efisiensi serta produktivitas. Mengerjakan beberapa tugas secara bersamaan membuat pikiran kita beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. Tubuh menjadi lelah dan hasil pekerjaan kita cenderung tidak optimal. Dengan banyaknya tugas dan gangguan yang ada di sekeliling kita, kemampuan mengelola fokus menjadi kemampuan yang sangat penting. ada saat kita mempraktikkan latihan bernapas dengan sadar, kita sebetulnya sedang mengingatkan tubuh untuk

28

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

29

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

​Mari kita stop sejenak dari kegiatan apapun yang dilakukan saat ini.

Mari istirahatkan sejenak fisik dan mental selama kurang lebih 3 menit saja.

Sebelum mulai silakan Anda duduk senyaman mungkin.

Anda bisa menggeser posisi tempat duduk agar menjadi lebih nyaman.

Cobalah untuk duduk tidak membungkuk tetap tegak tetapi kedua bahu rileks.

30

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

​Mari rasakan kursi yang menopang tubuh anda.

Rasakan kedua telapak kaki bertumpu pada lantai.

Letakkan tangan pada Pangkuan atau di atas meja rileks...rileks...rileks..

Kemudian silahkan pejamkan mata jika merasa nyaman atau cukup arahkan pandangan ke bawah.rileks..rileks..rileks..

Amati nafas amati nafas yang masuk dan keluar.

Bernafaslah seperti biasa, saat bernafas merasakan udara yang masuk dan keluar melalui hidung.

Rasakan abdomen yang turun naik saat bernafas.

31

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

​Mari bernafas lebih pelan-pelan dan dalam.

Rasakan perut mengembang dan mengempis saat bernafas.

Sekarang kita akan bernafas dalam empat hitungan dan menghembuskan dalam tempat hitungan pula

Mari kita mulai ambil nafas.. hembuskan..

Ulangi lagi ambil nafas dalam hembuskan...

Ulangi terus..

32

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Apakah pilihan yang akan anda lakukan setelah ini.

Silahkan buka mata Anda pelan akhirnya mari kita ambil nafas panjang sekali lagi dan hembuskan perlahan...

Letakkan kedua tangan menyilang di depan dada telapak tangan silakan diletakkan di kedua pundak anda perlahan berikan tepukan ringan di bunda kalian masing-masing dan ucapkan dalam hati terima kasih untuk diriku yang sudah berjuang sampai hari ini setelah ini akan lanjutkan kembali kegiatan anda dengan mempergunakan yang lebih tenang pikiran yang lebih bagus dan tubuh yang lebih rileks ......

33

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Amati tubuh yang terasa lebih rileks saat mengeluarkan nafas mulai dari otot wajah sekitar dahi kelopak mata pipi geraham dagu kemudian kedua bahu lengan atas dan jari jemari anda

Amati nafas yang lebih tenang dan pelan

Amati perasaan anda saat ini apakah yang anda pikirkan saat ini...

34

media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

KESADARAN SOSIAL -EMPATI

When we’re talking about social awareness, we’re thinking about the ability to take the
perspective of others, to think through how other people might feel in a certain situation, to
appreciate diversity, to recognize emotion, to read body language, really to understand how other people may fit into the bigger picture

Cara menumbuhkan kesadaran sosial adalah dengan
menjawab 3 pertanyaan dasar:

Apa yang dirasakanorangtersebut?

Apayang mungkinakandialakukan?

Apa yang saya rasakanjika mengalami kejadian yang sama?

35

media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melatih empati dalam diri kita:



Menaruh perhatian pada perasaan orang lain
Berpikir sebelum berbicara atau bertindak
Meyakini bahwa tidak ada satupun orang di dunia ini yang sama
Menghargai orang lain meskipun berbeda pandangan.

Secara spesifik kita akan membahas mengenai keterampilan berempati. Empati merupakan kemampuan untuk mengenali dan memahami serta ikut merasakan perasaan-emosi orang lain sehingga dapat melihat perspektif sudut pandang orang lain. Baru setelah kita mampu melihat dari kaca mata orang lain, kita dapat menghargai dan memahami konteksnya. Apa saja yang endasari perilaku, sikap dan cara berpikir orang tersebut. Bob dan Megan Tschannen-Moran (2010) Menggambarkan empati sebagai sikap menghormati, tidak salah memahami dan mengapresiasi pengalaman orang lain.

Keterampilan berempati merupakan keterampilan yang membantu seseorang memiliki hubungan yang hangat dan lebih positif dengan orang lain. Mengapa? Karena empati mengarahkan kita untuk Mengurangi fokus hanya ke diri sendiri, melainkan juga belajar merespon orang lain dengan cara yang lebih informatif dan penuh afeksi ke orang lain sehingga lingkungan yang inklusif akan terbentuk.
Empati merupakan keterampilan yang bisa dilatih untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

36

Multiple Choice

Question image

Ada berapa perbedaan dari gambar tersebut...

1

4

2

5

3

6

4

7

37

Multiple Choice

Question image

Dari gambar tersebut ada berapa perbedaan...

1

2

2

3

3

4

4

5

38

media
media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

KETERAMPILAN RELASI -

Sumber Resiliensi Individu (3I)

Kerja sama dan Resolusi Konflik

(Saya memiliki)sumber resiliensi yang berhubungan dengan besarnya dukungan sosial dari
lingkungan sekitar yang saya miliki.

(Saya adalah)sumber resiliensi yang berkaitan dengan kekuatan dalam diri (didalamnya terdapat
perasaan, sikap, dan keyakinan individu).

(Saya bisa) sumber resiliensi yang berkaitan dengan usaha yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk
memecahkan masalah menuju kekuatan diri (kemampuan menyelesaikan persoalan, keterampilan
sosial dan interpersonal.

I have

I am

I can

Getting into relationship skill is can I and you interacting, I’m not just standing over here thinking,
I wonder what you feeling, I wonder what you thinking, and actually using that information to
engage.

39

media
media
media
media
media
media

1

Resiliensi adalah kemampuan individu untuk
merespons tantangan atau trauma yang
dihadapi dengan cara-cara sehat dan
produktif. (Reivich dan Shatte, 2002)

2

3

4

5

Sumber Daya Resiliensi (4S)

Pikirkan dan Deskripsikan

Sewaktu Anda mengalami

permasalahan yang berat

yang jadi sandaran ketika Anda
terpuruk

Identifikasi “Strategy”
yang digunakan untuk membantu diri
dalam atasi pemikiran atau perasaan
negatif yang membuat Anda sulit
merespon permasalahan

atau kebijaksanaan yang membuat
anda dapat bertahan dari kesulitan
dan melangkah maju

Identifikasi “Solution-seeking Behaviour”

atau perilaku mencari bantuan yang
pernah dilakukan untuk membantu
menyelesaikan permasalahannya

Identifikasi “Supportive People”
Identifikasi “Sagacity”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

40

media
media
media
media
media

1.
2.
3.

Keterampilan menyampaikan pesan dengan jelas dan mendengarkan secara aktif
Keterampilan menyatakan sikap setuju dan tidak setuju dengan sikap saling menghargai Keterampilan mengelola tugas dan peran dalam kelompok

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan pada berbagai bentuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, sewajarnya kita akan menghadapi perbedaan pendapat dan konflik. Kemampuan kita untuk bekerja sama dan menyelesaikan konflik dengan konstruktif akan membantu kita membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Hubungan yang positif tidak hanya dapat membangun rasa percaya (trust), tetapi diyakini dapat memitigasi stres, melawan penyakit, dan memperpanjang umur seseorang.

Bagaimana kita dapat membangun kerja sama dan mengelola konflik yang terjadi? Berikut adalah beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan untuk dapat membangun kerja sama:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

41

media
media
media
media
media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG BERTANGGUNG JAWAB

dilakukan? Apakah ada pilihan yang berbeda?

mempertimbangkan konsekuensi dari masing-masing pilihanitu
terhadap diri sendiridan orang lain
●Apakah aku mengetahui konsekuensinya, baik positif maupun

negatif?

●Mengapa aku memilih itu?
● Apakah itu keputusan yang terbaik?
●Apakah aku siap menghadapi konsekuensinya?

Strategi sederhana yang dapat digunakan untuk menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan yang
bertanggung jawab adalah dengan menggunakan kerangka yang disebut POOCH

mengevaluasi situasi:
Apa masalahnya? (harapan dan realita) Apa penyebabnya?

menganalisis alternatif pilihan: Apa saja yang dapat

Choice

Problem

Option

Outcome

42

media
media
media
media
media

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL)menjelaskan bahwa pengambilan keputusan yang bertanggung jawab adalah kemampuan seseorang untuk membuat pilihan-pilihan yang konstruktif terkait dengan perilaku pribadi serta interaksi sosial mereka berdasarkan standar etika, pertimbangan keamanan dan keselamatan, serta norma sosial.

Kemampuan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab tidak datang secara alami. Kemampuan ini perlu dengan sengaja ditumbuhkan. Seorang pengambil keputusan yang bertanggung jawab akan mempertimbangkan semua aspek, alternatif pilihan, berikut konsekuensinya, sebelum kemudian mengambil keputusan. Untuk dapat melakukan hal tersebut
seseorang perlu belajar bagaimana:

2.menganalisis alternatif pilihan mereka, dan
3.mempertimbangkan konsekuensi dari masing-masing pilihan itu terhadap diri mereka sendiri dan orang lain.

1.mengevaluasi situasi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

43

media
media
media
media

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Bapak/Ibu Guru Hebat!

Setelah memahami materi yang diberikan, silakan berbagi pembelajaran bermakna yang didapatkan dan refleksikan bagaimana Bapak/Ibu mewujudkan Pembelajaran di Kelas yang nyaman dengan Pembelajaran Sosial dan Emosional Berbasis Kesadaran Penuh!

44

media

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan pada berbagai bentuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam kerja sama untuk mencapai tujuan bersama, sewajarnya kita akan menghadapi perbedaan
pendapat dan konflik. Kemampuan kita untuk bekerja sama dan menyelesaikan konflik dengan
konstruktif akan membantu kita membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Hubungan yang
positif tidak hanya dapat membangun rasa percaya (trust), tetapi diyakini dapat memitigasi stres,
melawan penyakit, dan memperpanjang umur seseorang.

Bagaimana kita dapat membangun kerja sama dan mengelola konflik yang terjadi? Berikut adalah
beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan untuk dapat membangun kerja sama:

1. Keterampilan menyampaikan pesan dengan jelas dan mendengarkan secara aktif
2. Keterampilan menyatakan sikap setuju dan tidak setuju dengan sikap saling menghargai
3. Keterampilan mengelola tugas dan peran dalam kelompok

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

media
media
media
media
media
media
media
media

KementerianPendidikan, Kebudayaan, RisetdanTeknologi

Komunitas Guru Mengajar dan Berbagi

KUGUMBA SMAN 1 TOBOALI

Pembelajaran Sosial dan Emosional

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 44

SLIDE