
Perang Dunia II (PD II)
Presentation
•
History
•
11th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Nur Afiah
Used 2+ times
FREE Resource
22 Slides • 0 Questions
1
2
3
4
5
6
Kemudian pada 1 September 1939, Jerman mencoba mengambil Kota Danzig dan menyerbu Polandia. Kejadian penyerangan ini menyebabkan Perang Dunia II dimulai.
7
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) menciptakan perdamaian dunia.
Munculnya keinginan melebarkan wilayah (ekspansi) di bidang ekonomi, Irredenta (Italia), Lebensraum (Jerman), dan Hakko I Chiu (Jepang).
Munculnya paham ideologi yang saling bertentangan, yaitu fasisme, komunisme, dan liberalisme.
Terdapat perlombaan pembuatan senjata antarnegara dan bangsa untuk memperkuat dan memperkokoh diri.
8
Jerman, ,
Jepang
Italia dan (juga bersekutu dengan Bulgaria, Hongaria, Slowakia, Rumania, dan Kroasia).
Blok Fasis
Blok Sekutu
blok komunis (Uni Soviet dan Mongolia)
blok demokrasi (Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan Republik Tiongkok (juga bersekutu dengan Afrika Selatan, Australia, Brasil, Belgia, Belanda, Cekoslowakia, Etiopia, India, Filipina, Kanada, Kuba, Meksiko, Luksemburg, Yugoslavia, Norwegia, Polandia, Selandia Baru, dan Yunani).
9
Faktor khusus adalah:
Invasi Jerman ke Polandia (1 September 1939).
Invasi Jepang ke Manchuria, Cina (1931)
Invasi Italia di Ethiopia (1935-1939).
Serangan Jepang ke Pearl Harbor (7 Desember 1941)
Negara Jerman kemudian berhasil menaklukkan Prancis dan memberikan kesempatan kepada Jepang untuk mendirikan pangkalan militer di wilayah Indo-cina (Asia Tenggara). Kondisi seperti ini menyebabkan Jepang merasa mendapatkan peluang besar untuk mengambil alih kawasan Nusantara (Indonesia) dari Belanda.
10
Belanda yang sangat menolak kehadiran Jepang di Asia Tenggara berusaha membekukan seluruh aset milik Jepang yang ada di Nusantara (Indonesia). Perlu dipahami bahwa selama 1938-1939 Jepang berhasil masuk ke Indonesia dengan misi ekonomi. Oleh sebab itu, Jepang memiliki aset di bumi Nusantara (Indonesia) yang masih ditahan dalam cengkeraman pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dampak paling berpengaruh dari PD II bagi Indonesia adalah pasca serangan Pearl Harbour, Belanda menyerah kepada Jepang secara resmi pada 8 Maret 1942
11
12
13
Perjanjian Kalijati adalah sebuah hasil perundingan pihak Belanda dan Jepang yang ditandatangani di sebuah rumah dinas milik seorang perwira staf Sekolah Penerbang Hindia Belanda di daerah Lanud Kalijati, Subang, Jawa Barat pada 8 Maret 1942. Isi Perundingan Kalijati tersebut adalah bukti sejarah awal berakhirnya era pemerintah kolonial Belanda di bumi Nusantara di mana pemerintahan tersebut segera digantikan oleh pemerintah militer Jepang.
14
15
16
Singkat cerita, pada sore 7 Maret 1942, Lembang berhasil dikuasai Jepang sehingga memaksa KNIL melakukan gencatan senjata. Mayor Jenderal JJ Pesman pun akhirnya mengirimkan utusan ke Lembang untuk melakukan perundingan.
Pada 8 Maret 1942, Jenderal Imamura meminta agar perundingan dilakukan bersama dengan Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer di Kalijati, Subang, pada pagi hari.
Mayor Jenderal JJ Pesman
17
Jenderal Imamura
Letnan Jenderal Ter Poorten menyarankan Gubernur Jenderal Tjarda menolak usulan tersebut. Jenderal Imamura yang marah mendengar penolakan itu pada akhirnya mengancam akan membumihanguskan Bandung dengan bom jika pada pukul 10.00 pagi hari pada 8 Maret 1942 para petinggi Belanda belum datang ke Kalijati
18
Tidak ingin ancamannya dianggap sekadar gertakan, Jepang menyiapkan banyak pesawat pengebom di Landasan Udara Kalijati. Melihat situasi dan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, Letnan Jenderal Ter Poorten dan Gubernur Jenderal Tjarda memerintahkan Mayjen JJ Pesman agar segera menghubungi Komandan Tentara Jepang untuk melakukan perundingan. Namun utusan dari pihak Belanda ditolak oleh Panglima Jenderal Imamura. Sang Jenderal hanya ingin berbicara secara langsung dengan Panglima Tentara Belanda atau Gubernur Jenderal
19
Gubernur Jenderal Tjarda
Dari Transkrip percakapan perundingan antara Jenderal Imamura, Gubernur Jenderal Tjarda, dan Letnan Jenderal Ter Poorten dapat dipahami bahwa sebenarnya pihak Belanda menolak untuk menyerahkan kekuasaannya di Jawa dan seluruh Nusantara dengan dalih bahwa wewenang penuh ada di tangan Ratu Wilhelmina
20
Kemudian Jenderal Imamura dengan tegas mengatakan ia hanya menginginkan salah satu dari dua hal, yaitu perang atau menyerah. Singkat cerita, akhirnya Gubernur Jenderal Tjarda dan Letnan Jenderal Ter Poorten mau menandatangani dokumen kapitulasi atau penyerahan tanpa syarat pemerintahan Hindia Belanda kepada pemerintahan Jepang.
21
22
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 22
SLIDE
Similar Resources on Wayground
19 questions
Membangun Startup Digital
Presentation
•
11th Grade
13 questions
Respon Bangsa Indonesia Terhadap Kolonialisme
Presentation
•
11th Grade
14 questions
Kolonialisme Barat di Indonesia
Presentation
•
11th Grade
15 questions
Terbentuknya NKRI
Presentation
•
11th Grade
19 questions
Workshop Presentasi Interaktif
Presentation
•
11th Grade
19 questions
Tata Surya dan Luar Angkasa
Presentation
•
KG
16 questions
Sejarah Indonesia
Presentation
•
11th Grade
17 questions
Teks Prosedur
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Safety Day 2026 – Student Review
Quiz
•
9th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for History
15 questions
The Bill of Rights
Quiz
•
8th - 12th Grade
16 questions
Students of Civics Unit 2: The Constitution
Quiz
•
7th - 11th Grade
52 questions
Greece and Rome Review
Quiz
•
10th - 11th Grade
6 questions
Day 19 USH Do Now - US enters WWI
Quiz
•
11th Grade
21 questions
US History Unit 4 EOC Review
Quiz
•
11th Grade
50 questions
AP World Modern Unit 1: Global Tapestry
Quiz
•
10th - 12th Grade
12 questions
CE 2b Early Documents Review
Quiz
•
7th Grade - University