Search Header Logo
MODUL 2.2

MODUL 2.2

Assessment

Presentation

Physical Ed

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Kukuh Wibowo

Used 1+ times

FREE Resource

88 Slides • 0 Questions

1

media

Modul 2.2
Strategi Mengajar

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan
2024

2

media

Pembelajaran 1 :

Pengertian dan Pentingnya Strategi Mengajar

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

3

media

1. Peserta dapat memahami strategi pembelajaran secara umum. Peserta akan

mengeksplorasi konsep strategi, pendekatan, gaya, model dan metode mengajar

yang dipaparkan dalam modul dan mendiskusikannya.

2. Peserta akan mengelaborasi materi pada Pembelajaran 1 & 2 dengan melakukan

diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi bersama mengenai penyelidikan

terhadap beragam strategi mengajar.

Halo Bapak Ibu!
Tujuan dari sesi kita kali ini adalah:

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

4

media

1. Mind Map Definisi dan Konsep

2. Quizlet

3. Jigsaw

4. Shout & Shoot

5. Merancang Praktik Strategi Mengajar Non-

Instruksional dan Instruksional

6. Praktik Strategi Mengajar Non-Instruksional

dan Instruksional

7. Refleksi

Agenda kita sesi ini:

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

5

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Mind Map Definisi & Konsep

(30 menit)

1.

6

media

1. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok
2. Fasil

memberikan

LK

Mind

Map

untuk

dikerjakan

dan

didiskusikan secara kelompok

3. Durasi diskusi adalah 15 menit

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Pembuatan Mind Map:

7

media

1. Setiap kelompok mempresentasikan Lembar Kerja hasil diskusi

kelompok

2. Durasi presentasi tiap kelompok adalah 5 menit
3. Kelompok berikutnya memberikan pemaparan yang sekiranya

belum muncul di presentasi kelompok sebelumnya

4. Apabila secara keseluruhan presentasi sama maka kelompok

berikutnya tidak perlu presentasi

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Presentasi Mind Map (15 menit):

8

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Quizlet
(15 menit)

Maksimal 09.15 WIB

2.

9

media

1. Peserta diminta untuk mempersiapkan smartphonenya masing -

masing untuk digunakan bermain

2. Fasil mempersiapkan link Quizlet
3. Peserta

diminta

untuk

masuk

ke

www.quizlet.live

lalu

memasukkan kode quizlet yang telah muncul

4. Peserta berdiskusi sesuai kelompok yang didapatkan untuk

mengelaborasi isi Definisi dan Jenis - jenis Strategi Mengajar

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Elaborasi isi P1 : Quizlet

10

media

Bagaimana perasaan Anda setelah bermain

Quizlet? Apakah kelompok Anda berhasil
menyelesaikan pertanyaan hingga selesai?
Berikan alasannya mengapa berhasil atau

tidak berhasil!

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

11

media

Review Pembelajaran 1

Apa perbedaan metode mengajar,

pendekatan mengajar, strategi

pembelajaran, model pembelajaran

dan gaya mengajar?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

12

media

Pendekatan Mengajar
1

2
3

PERBEDAAN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

13

media

PERBEDAAN

Gaya Mengajar
4

5

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

14

media

PEMILIHAN MATERI ATAU ISI

PENYAJIAN/PENYAMPAIAN TUGAS

PENYUSUNAN TAHAPAN PEMBELAJARAN

PEMBERIAN UMPAN BALIK & PENILAIAN

Dalam suatu pengalaman

pembelajaran, peserta didik harus

diberitahu apa yang diharapkan

untuk mereka lakukan disesuaikan

dengan profil, minat dan bakat

peserta didik

Untuk memberi umpan balik secara individual

dan menilai penampilannya, guru dapat

mempertimbangkan beberapa alternatif

sebagai berikut:

1)Pengamatan guru

2)Umpan balik dari teman sendiri

3)Penataan lingkungan

4)Tes formal

5)Perekaman dengan video.

Tahapan dari satu tingkat

penampilan ke tingkat penampilan

lain disebut pengembangan di

antara-tugas

(intra-task development).

Tahapan dari satu keterampilan ke

keterampilan lain disebut

pengembangan antar-tugas

(inter-task development) dan

STRATEGI PENGAJARAN SEBAGAI SISTEM PENYAJIAN

Disesuikan dengan kesepakatan

dan kebutuhan peserta didik

disesuaikan dengan kodrat zaman

dan kodrat alam

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

15

media

MODUL 2.2

STRATEGI MENGAJAR

PEMBELAJARAN 2

“Strategi Mengajar Non-

Instruksional dan Instruksional”

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

16

media

Strategi
Mengajar

Terkait tindakan guru ketika
peserta didik terlibat dalam
proses pembelajaran konten/

langsung memberikan

instruksi kepada peserta didik
dan terstruktur, bertujuan untuk
membantu siswa memahami
dan menguasai keterampilan

motorik.

STRATEGI MENGAJAR

INSTRUKSIONAL

Terkait tindakan guru sebelum

peserta didik terlibat dalam proses

pembelajaran konten dan tidak

langsung terkait dengan instruksi
langsung dari guru, bertujuan untuk
membangun keterampilan sosial,
kerjasama, kepercayaan diri, dan

pemecahan masalah siswa.

STRATEGI MENGAJAR
NON-INSTRUKSIONAL

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

17

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Jigsaw
(70 menit)

3.

18

media

1. Peserta dibagi menjadi 2 kelompok
2. Satu kelompok membahas Strategi Mengajar Non-Instruksional

dan satunya lagi membahas Strategi Mengajar Instruksional

3. Tiap kelompok menuangkan hasil temuannya ke dalam kertas

plano yang telah disediakan

4. Durasi pembuatan jigsaw adalah 40 menit

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Jigsaw : Mempelajari secara spesifik Strategi

Mengajar

19

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

NON-INSTRUKSIONAL

INSTRUKSIONAL

Strategi

Bentuk Aktivitas

Strategi

Bentuk Aktivitas

1). Pakaian yang sesuai

……………..

1). Demonstrasi dan pemodelan

……………..

2). Pengambilan absensi

……………..

2). Progresi Konten : Metode mengajar Keseluruhan
vs Bagian

……………..

3). Sinyal berhenti

……………..

3). Progresi Konten : Pengaturan keterampilan
Tertutup vs Terbuka

……………..

4). Posisi Guru dan formasi kelas

……………..

4). Progresi Konten : Latihan Padat vs Terdistribusi

……………..

5). Pengelompokkan peserta didik

……………..

5).Pengembangan Konten : Permainan Mengarah
(Lead-up Game)

……………..

6). Distribusi dan pengumpulan alat

……………..

6). Pengembangan Konten : Permainan yang
dimodifikasi

……………..

Pembagian orang dalam kelompok yang ditugaskan menggali informasi sesuai point

20

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Presentasi

Jigsaw
15 menit

21

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Refleksi
Jigsaw

(5 menit)

22

media

Tanda Berhenti

Mengenakan kaos

seragam dan sepatu

olahraga penting

untuk alasan

keselamatan serta

kebersihan pribadi.

Pengambilan Absensi

Pakaian yang Sesuai

STRATEGI MENGAJAR
NON INSTRUKSIONAL

Kesiapan cepat sebelum

pelajaran, rutinitas

mengambil kehadiran

murid perlu dilakukan

dengan cepat dan kreatif

Sesuatu yang guru

katakan atau lakukan

selama pelajaran

untuk mendapatkan

perhatian siswa

dengan cepat

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

23

media

Distribusi & Pengumpulan Peralatan

Posisi guru PJOK perlu

memperhatikan beberapa hal:

Tetap Aktif dan Mengawasi.

Posisi Sentral untuk

Demonstrasi.

Berinteraksi dengan murid.

Mengatur Fasilitas & Peralatan.

Menjelaskan Aturan &

Keselamatan

Pengelompokan murid
Posisi Guru & Formasi Kelas

STRATEGI MENGAJAR
NON INSTRUKSIONAL

Cepat sesuai tujuan yang

dicapai. contoh:

Grup yang telah

ditetapkan sebelumnya

Pilihan Siswa

Pengundian Kelompok

Karakteristik Acak

Kapten Tim Memilih

Cepat, efektif & aman. contoh:

Batu-kertas-gunting dalam

kelompok pemimpin regu untuk

setiap kelompok.

Anak perempuan dulu, lalu laki-laki;

anak laki-laki dulu, lalu perempuan.

Orang tertinggi atau terpendek

dulu dalam kelompok;

Kelompok yang duduk dengan

tenang lebih dulu;

Berbagai pakaian berwarna

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

24

media

Strategi Mengajar Instruksional

Tahapan Demonstrasi:

1)Peragakan.

2)Jelaskan.

3)Berikan Isyarat Pengajaran.

4)Berikan Alasannya.

5)Periksa Pemahaman.

1. Pemodelan &

Demonstrasi:

Guru memperagakan atau

memodelkan keterampilan

atau konsep yang ingin

diajarkan kepada murid.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

25

media

Strategi Mengajar Instruksional

Jenis Progresi Konten:

1)Metode Mengajar Keseluruhan Versus

Bagian

2)Pengaturan Keterampilan Tertutup

Versus Terbuka

3)Latihan Padat Versus Terdistribusi

2. Progresi Konten:

rencana pentahapan materi yang

disampaikan kepada peserta

didik. Penyusunan tahapan ini,

tujuannya adalah agar peserta

didik dapat menerima tugas

gerak tersebut dalam cara yang

dianggap paling mudah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

26

media

Strategi Mengajar Instruksional

Proses Pengembangan Konten:

1) Informasi

2) Ekstensi

3) Penghalusan

4) Penerapan

5) Pengulangan

3. Pengembangan Konten:

pengembangan konten terjadi

ketika peserta didik sudah

menguasai gerakannya, dengan

tujuan agar siswa dapat

meningkatkan penguasaan

mereka terhadap tugas gerak

yang baru saja dipelajari

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi

27

media
media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

ISHOMA
60 menit

28

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Shout & Shoot

(15 menit)

4.

29

media

1. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 4 - 5

peserta dan ditentukan siapa menjadi orang baris pertama, kedua,
ketiga, keempat, dan kelima

2. Fasil memberikan tiap orang 1 kertas HVS, kemudian meminta peserta

untuk meremas - remasnya hingga membentuk bola

3. Peserta diminta berbaris sesuai nomornya. Selanjutnya orang pertama

dari semua kelompok akan berlomba menjawab pertanyaan pertama dari
fasil

4. Setelah

pertanyaan

dibacakan,

peserta

baris

paling

depan

yang

mengetahui jawaban diminta untuk langsung segera mengangkat tangan
(jangan disebutkan jawabannya, tunggu keputusan dari fasil siapa
yang berhak menjawab terlebih dahulu)

5. Ketentuan skor ada di slide berikutnya
Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Cara bermain SHOUT & SHOOT:

30

media

1. Apabila peserta mampu menjawab benar maka dapat dapat : 5 poin
2. Jika jawaban salah maka : 0 poin dan diarahkan ke lawan tercepat

berikutnya

3. Setelah pertanyaan telah terjawab dengan benar, SEMUA PESERTA

nomor urut pertama dari semua kelompok berkesempatan melakukan
SHOOT / melempar gumpalan kertas ke keranjang sampah dengan jarak
kurang lebih 2 meter secara bergantian

4. Apabila masuk mendapatkan : 3 poin tambahan, jika tidak maka : 0 poin
5. Lanjut kloter atau orang kedua bersiap menjawab pertanyaan, dst

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Ketentuan Skor :

31

media
media
media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

32

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

1.CARA atau LANGKAH - LANGKAH yang digunakan
oleh seorang guru untuk menyampaikan materi
pembelajaran kepada murid merupakan pengertian
dari ….

Shout & Shoot

(15 menit untuk 12 Soal)

33

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Metode Mengajar

34

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

2. KERANGKA KONSEPTUAL yang digunakan
oleh seorang guru dalam merancang
pembelajaran dengan menekankan pada
TUJUAN PEMBELAJARANnya merupakan
pengertian dari ….

35

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Pendekatan Mengajar

36

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

3. Langkah-langkah atau TAKTIK yang digunakan
oleh seorang guru dalam mengajar untuk
meningkatkan peluang peserta didik mencapai tujuan
pembelajaran merupakan pengertian dari …

37

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Strategi Mengajar

38

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

4. KERANGKA atau SISTEM yang
menggambarkan proses pembelajaran
secara keseluruhan merupakan pengertian
dari …

39

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Model Pembelajaran

40

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

5. CARA guru MEMPERLAKUKAN dan
MELIBATKAN murid dalam pembelajaran, dengan
memberikan kesempatan kepada murid untuk
berperan dalam PENGAMBILAN KEPUTUSAN
merupakan pengertian dari …

41

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Gaya Mengajar

42

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

6. Ada aktivitas interaksi, siswa memberikan
respon aktif dari stimulasi yang diberikan
oleh guru merupakan ciri dari strategi
mengajar ….

43

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Interactive Teaching (Pengajaran
interaktif)

44

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

7. Guru menyiapkan 2 atau lebih area /

station untuk mengoptimalkan kesempatan
siswa dalam mempraktekkan keterampilan
gerak / konten yang berbeda merupakan

ciri dari strategi mengajar …

45

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Station Teaching (Pengajaran

berpangkal / berpos)

46

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

8.

Siswa berpasangan, ada yang berperan
sebagai pengajar dan saling memberikan

umpan balik dengan temannya merupakan ciri

dari strategi mengajar …

47

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Peer Teaching (Pengajaran Sesama

Teman)

48

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

9. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok,
lalu siswa diminta untuk saling bekerjasama

dalam menjalankan tugas yang diberikan Guru

merupakan ciri dari strategi mengajar …

49

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Cooperative Teaching (Pengajaran

Kooperatif)

50

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

10. Guru menetapkan Target Belajar. Siswa
mengelola alur kerjanya sendiri. Mulai dari

mengatur waktu, bagaimana cara mengerjakan,
hingga bagaimana hasil yang akan dimunculkan

sesuai dengan Target yang telah ditentukan

merupakan ciri dari strategi mengajar …

51

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Self-instructional

Strategies (Strategi Pengajaran Diri)

52

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

11. Pembelajaran yang mendorong siswa
untuk mendapatkan informasi/pengetahuan

secara kognitif dalam rangka memahami
konten belajar merupakan ciri dari strategi

mengajar …

53

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Cognitive Strategy

(Strategi Kognitif)

54

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

12. Siswa dibagi beberapa kelompok dengan tiap
kelompok mendapatkan tugas/konten belajar yang

berbeda. Endingnya tiap kelompok mempresentasikan
pengetahuan/konten yang mereka dapatkan kepada

kelompok lain merupakan ciri dari strategi mengajar …

55

media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Jawaban : Team Teaching (Pengajaran Beregu)

56

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Merancang Praktik Strategi
Mengajar Non-Instruksional

dan Instruksional

(15 menit)

5.

57

media

1. Peserta kembali ke kelompok seperti pada aktivitas Jigsaw
2. Peserta diminta untuk membuatkan rancangan praktik strategi mengajar

sesuai point yang mereka dapatkan pada aktivitas jigsaw dalam waktu 15
menit

3. Lalu nantinya peserta diminta mempraktikkan strategi mengajar sesuai

point yang didapatkan untuk dipraktikkan dalam waktu kurang dari 6 menit

4. Rancangan bebas sesuai kreativitas peserta
5. Ingat, rancangan yang dibuat fokus langsung inti aktivitas mempraktikkan

strategi tidak perlu pemanasan / aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan
strategi mengajar

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Merancang Praktik Strategi Mengajar Non-Instruksional

dan Instruksional

58

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Praktik Strategi Mengajar

Non-Instruksional dan

Instruksional

(65 menit)

6.

59

media

Dengan memahami konsep strategi mengajar maka akan
membuat Guru lebih berpengetahuan dan terampil dalam
menghadirkan kelas yang kondusif sehingga menghadirkan
pembelajaran yang efektif

Pesan kunci

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

60

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

REFLEKSI HARIAN 1

1. Apa pengetahuan baru hari ini? (jika ada)

2. Apa yang paling menginspirasi? (jika ada)

61

media

Pembelajaran 3 :

Gaya Mengajar

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

62

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Halo Bapak Ibu!
Tujuan dari sesi kita kali ini adalah:

Peserta akan mensimulasikan situasi di mana mereka harus menerapkan beberapa gaya

mengajar yang berbeda dalam pembelajaran micro teaching dengan mempertimbangkan

kepemimpinan murid berkenaan choice, voice dan owner dilanjutkan mendiskusikan performanya

serta apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya.

Peserta akan memahami, mendemonstrasikan dan merefleksikan gaya mengajar

63

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Agenda kita pada sesi ini:

Diagram KWL

Brainstorming - Elaborasi Gaya Mengajar

Perancangan Simulasi Gaya Mengajar

Simulasi Gaya Mengajar

Refleksi

64

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Diagram KWL

1.

65

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Diagram KWL :

1. Fasil menyiapkan diagram KWL dengan media kertas plano

2. Pada kolom K (know) Fasil meminta peserta untuk menuliskan “apa yang mereka

ketahui tentang gaya mengajar” pada kertas post it lalu di tempelkan di kolom K

3. Pada kolom W (what to know) Fasil meminta peserta untuk menuliskan “apa yang

ingin mereka ketahui lebih dalam tentang gaya mengajar” pada kertas post it

untuk di tempelkan di kolom W

4. Sedangkan untuk kolom L (learn) dilewati dulu untuk dikerjakan di akhir sesi

pembelajaran gaya mengajar

66

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

67

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Brainstorming -

Elaborasi Gaya Mengajar

2.

68

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Brainstorming :

1. Fasil menyiapkan kertas plano yang ditempelkan di dinding dengan memberikan

judul Elaborasi - Gaya Mengajar

2. Peserta diminta untuk menggali informasi esensial yang ada pada Modul 2.2

halaman 62 - 72 untuk dituliskan di plano sebagai bentuk hasil temuannya di Modul

dalam waktu 15 menit

3. Peserta diajak diskusi terkait semua hasil temuan peserta bersama - sama

69

media

Teori

Spectrum,

yang

didasarkan

pada

pengambilan

keputusan,

menggambarkan

pilihan pengajaran
dan

pembelajaran

yang

penting

(gaya

/

perilaku).

Akibatnya,

setiap

gaya

mengajar

adalah

hubungan

keputusan

penting

yang

mengarahkan guru dan peserta didik
ke

serangkaian

tujuan

dan

hasil

pembelajaran tertentu.

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

The Spectrum of Teaching Styles

Muska Mosston

70

media
media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

1.Aksioma (The axiom) – Seluruh struktur Spektrum berasal dari premis

awal bahwa perilaku mengajar adalah rantai pengambilan keputusan.

Setiap tindakan mengajar yang disengaja adalah hasil dari keputusan

sebelumnya.

2.Anatomi Gaya Mengajar (The anatomy of any styles) terdiri dari

kategori keputusan yang mungkin harus dibuat (sengaja atau secara

otomatis) dalam setiap transaksi belajar-mengajar. Kategori keputusan

ini dikelompokkan menjadi tiga set: pengaturan pra-dampak (pre-impact

setting), pengaturan dampak (impact setting), dan pengaturan pasca-

dampak

(post-impact

setting).

3.Pembuat Keputusan (The decision makers) – Baik guru dan murid dapat

membuat

keputusan

dalam

salah

satu

kategori

keputusan

yang

digambarkan

dalam

anatomi.

Ketika

sebagian

besar

atau

semua

keputusan dalam suatu kategori adalah tanggung jawab satu pembuat

keputusan (misalnya, guru), tanggung jawab pengambilan keputusan

guru menjadi "maksimum" dan keputusan murid adalah "minimum".

The Spectrum of
Teaching Styles

71

media
media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

4. Spektrum (The spectrum) — Dengan menetapkan siapa yang membuat

keputusan apa, yang mana, dan kapan, akan memungkinkan untuk

mengidentifikasi struktur sebelas pendekatan belajar-mengajar yang

penting serta pendekatan alternatif yang ada di antara gaya pada

Spektrum.

5.Kelompok Kognitif (The cognitive clusters) — Dua

kapasitas dasar

manusia

tercermin

dalam

struktur

Spektrum:

kapasitas

untuk

reproduksi/meniru dan kapasitas untuk produksi/mencipta yang baru.

6.Efek Perkembangan (The developmental effect) — Mungkin pertanyaan

utama dalam pendidikan dan pengajaran adalah: Apa yang sebenarnya

terjadi

pada

murid

ketika

mereka

berpartisipasi

dalam

satu

jenis

pengalaman atau lainnya? Pertanyaan mengapa dan untuk apa adalah

yang terpenting dalam pendidikan.

Struktur keputusan dalam setiap gaya mempengaruhi pembelajar yang

sedang berkembang dengan cara yang unik dengan menciptakan kondisi

untuk pengalaman yang beragam. Setiap rangkaian keputusan dalam

gaya mengajar menekankan tujuan berbeda yang dapat dikembangkan

murid.

The Spectrum of
Teaching Styles

72

media
media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

Gaya-gaya mengajar

Dalam Teori Spektrum Pengajaran yang dikembangkan oleh

Muska Mosston, terdapat sebelas gaya pengajaran yang

membentuk spektrum pembelajaran.

Masing-masing gaya pengajaran berbeda dalam tingkat

keterlibatan murid dan otoritas guru.

A
Gaya yang Berpusat pada Guru (The Command Style)

B
Gaya Latihan (The Practice Style)

C
Gaya Timbal Balik (Reciprocal Style)

D
Gaya Pemeriksaan Diri (Self-Check Style)

E
Gaya Penyertaan (Inclusion Style)

F
Gaya Penemuan Terbimbing (Guided Discovery Style)

G

Gaya

Penemuan

Konvergen

(The

Convergent

Discovery

Style)

H
Gaya Penemuan Divergen (The Divergent Discovery Style)

I

Program

Individu

yang

Dirancang

oleh

Pembelajar

(The Learner-Designed Individual Program)

J
Program Inisiatif Pembelajar (The Learner-Initiated Style)

K
Gaya belajar Mandiri (The Self-Teaching Style)

73

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Perancangan Simulasi

Gaya Mengajar

3.

74

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Merancang Simulasi Gaya Mengajar :

1. Fasilitator menampilkan gaya - gaya mengajar yang akan disimulasikan

2. Fasilitator dapat memberikan kesempatan peserta untuk memilih gaya mengajar yang diminati

dan tidak boleh sama dengan orang lain (semua gaya tersimulasikan)

3. Dalam proses simulasi penerapan gaya mengajar dengan mempertimbangkan kepemimpinan

peserta/ peserta didik berkenaan choice, voice, ownership.

4. Peserta merancang simulasi gaya mengajar untuk disimulasikan tidak lebih 6 menit

5. Bentuk rancangan bebas sesuai kreativitas peserta (fokus pinti pembelajaran yg mencerminkan

gaya mengajar yang dipilih

6. Saat mensimulasikan gaya mengajar dimulai dari spektrum paling kiri (gaya komando) bergeser

ke kanan, paling akhir (gaya belajar mandiri)

75

media
media

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan

Teknologi

A
Gaya yang Berpusat pada Guru (The Command Style)

B
Gaya Latihan (The Practice Style)

C
Gaya Timbal Balik (Reciprocal Style)

D
Gaya Pemeriksaan Diri (Self-Check Style)

E
Gaya Penyertaan (Inclusion Style)

F
Gaya Penemuan Terbimbing (Guided Discovery Style)

G

Gaya

Penemuan

Konvergen

(The

Convergent

Discovery

Style)

H
Gaya Penemuan Divergen (The Divergent Discovery Style)

I

Program

Individu

yang

Dirancang

oleh

Pembelajar

(The Learner-Designed Individual Program)

J
Program Inisiatif Pembelajar (The Learner-Initiated Style)

K
Gaya belajar Mandiri (The Self-Teaching Style)

Gaya - gaya
Mengajar untuk
disimulasikan:

76

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Gaya - gaya Mengajar untuk disimulasikan:

A
Gaya yang Berpusat pada Guru (The Command Style)

B
Gaya Latihan (The Practice Style)

C
Gaya Timbal Balik (Reciprocal Style)

D
Gaya Pemeriksaan Diri (Self-Check Style)

E
Gaya Penyertaan (Inclusion Style)

F
Gaya Penemuan Terbimbing (Guided Discovery Style)

G

Gaya

Penemuan

Konvergen

(The

Convergent

Discovery

Style)

H
Gaya Penemuan Divergen (The Divergent Discovery Style)

I

Program

Individu

yang

Dirancang

oleh

Pembelajar

(The Learner-Designed Individual Program)

J
Program Inisiatif Pembelajar (The Learner-Initiated Style)

K
Gaya belajar Mandiri (The Self-Teaching Style)

77

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

COFFEE BREAK

78

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

HARI KETIGA

79

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Kesepakatan Kelas :

Menghargai

Waktu

Hargai semua usaha

Aktif mendengarkan

saat peserta lain berbicara

Semua berpartisipasi

80

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Simulasi

Gaya Mengajar (I)

4.

81

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Peserta mensimulasikan rancangannya dalam waktu 6 menit

(sudah termasuk persiapan)

Peserta merefleksikan pre impact, impact, dan post impact dari

gaya mengajar yang disimulasikan

82

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

COFFEE BREAK

83

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Simulasi

Gaya Mengajar (II)

4.

84

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Peserta mensimulasikan rancangannya dalam waktu 6 menit

(sudah termasuk persiapan)

Peserta merefleksikan pre impact, impact, dan post impact dari

gaya mengajar yang disimulasikan

85

media

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

Refleksi

5.

86

media

Kesimpulan:

Refleksi terkait Simulasi Gaya Mengajar

Apa hal penting yang dapat disimpulkan

setelah melakukan simulasi gaya mengajar

pada sesi ini?

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

87

media

“Dengan menerapkan strategi pembelajaran yang
mangakomodasi choice, voice, ownership peserta didik dalam
proses pembelajaran, akan mempromosikan student agency
dan pembelajaran efektif yang berpusat pada peserta didik”

Kata kunci

Kementerian, Pendidikan, dan Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi

88

media

TERIMA KASIH

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan
2024

media

Modul 2.2
Strategi Mengajar

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan
2024

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 88

SLIDE