Search Header Logo
KOMUNITAS BELAJAR

KOMUNITAS BELAJAR

Assessment

Presentation

Other

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Joice Mariani Dju

FREE Resource

38 Slides • 2 Questions

1

media

2

media

Komunitas

Belajar
dalam
Sekolah

3

media

Ice breaking

4

media
media

5

media
media
media

Aktivitas Pemantik
Focused Group Discussion

Pertanyaan Pemantik

1.Seperti apa komunitas belajar pada implementasi Kurikulum Merdeka? ( Kuning)

2.Seperti apa peran guru dan kepala sekolah pada komunitas belajar dalam sekolah? ( Hijau )

3.Seperti apa topik yang seharusnya dibahas pada komunitas belajar? ( Pink )

Diskusikan di dalam kelompok selama 5 menit!

Koordinator kelompok dapat membantu memandu jalannya diskusi.

Setelah itu, minimal 1 perwakilan dapat menyampaikan hasil diskusi ke forum.

5’

6

Multiple Choice

Sekelompok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.

1

Komunitas Belajar

2

Komunitas Organisasi

7

media

02

SURAT EDARAN

DIREKTUR JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
NOMOR 4263/B/HK.04.01/2023 TENTANG OPTIMALISASI KOMUNITAS

BELAJAR

Setiap satuan pendidikan harus memiliki komunitas belajar dalam
sekolah yang berpusat pada pembelajaran murid dengan siklus
inkuiri.

Satuan pendidikan perlu melakukan belajar bersama di dalam
komunitas belajar antar sekolah yang berfokus pada pembelajaran
murid dengan siklus inkuiri.

Komunitas belajar dalam dan antar sekolah dapat berbagi praktik baik
melalui webinar pada tautan yang tersedia dalam Platform Merdeka
Mengajar (PMM).

Kemendikbudristek telah menyusun Panduan Optimalisasi Komunitas
Belajar yang dapat diakses pada tautan berikut:
https://bit.ly/OptimalisasiKomunitasBelajar

8

Multiple Choice

Ada Dua Jenis Komunitas Belajar yaitu komunitas dalam sekolah dan antar sekolah

1

Benar

2

salah

9

media

Peran
komunitas
belajar dalam
implementasi
Kurikulum
Merdeka

Komunitas belajar berperan
untuk:
1. Memfasilitasi belajar

bersama dan berbagi praktik
baik

2. Memfasilitasi diskusi untuk

memecahkan
masalah/tantangan belajar
murid dengan siklus inkuiri
(refleksi, perencanaan,
penerapan, dan evaluasi)

10

media

02

1. PMM

Apa saja sumber belajar Kurikulum Merdeka bagi
komunitas belajar?

3. Website

(kurikulum.kemdikbud.go.id)

2. Webinar

4. Sumber belajar lainnya

11

media

02

Agar Kombel lebih berdampak pada murid, diperlukan pergeseran cara berpikir dari Teaching ke Learning.

Oleh karena itu, dikembangkan kombel yang berpusat pada pembelajaran murid yang dilakukan secara

berkesinambungan dengan siklus inkuiri (konsep PLC dari Dufour: 2021)

Berfokus pada
Pembelajaran

Membudayakan
Kolaborasi dan
Tanggung Jawab
Kolektif

Berorientasi pada
Hasil (Pembelajaran
Murid)
Tiga Ide Besar dalam Komunitas Belajar

Menghasilkan catatan refleksi
yang menjadi acuan dalam
perencanaan pembelajaran

Menghasilkan rencana
pembelajaran yang dapat
dimanfaatkan guru

Guru mengimplementasikan
rencana pembelajaran yang
telah dibuat bersama

Menghasilkan catatan evaluasi
dari implementasi untuk
dijadikan bahan refleksi awal

Siklus inkuiri dalam
komunitas belajar

12

media

IDE BESAR 1

Fokus pada
Pembelajaran

PTK perlu mampu menjawab
4 Pertanyaan Kritis berikut.

Apa yang kita harapkan murid pelajari?

Bagaimana kita tahu bahwa murid
sudah belajar hal tersebut?

Bagaimana respon kita jika ada murid
yang tidak belajar?

Bagaimana kita akan memperkaya
materi untuk murid yang sudah mahir?

13

media

IDE BESAR 2

Membudayakan
Kolaborasi dan
Tanggung Jawab
Kolektif

Kolaborasi untuk menciptakan pemahaman
bersama

Kolaborasi dengan memiliki kesadaran bahwa
proses pembelajaran dan keberhasilan seorang
murid merupakan tanggung jawab bagi semua PTK

Kolaborasi ini diciptakan untuk menghadirkan
suasana belajar bersama, yang di dalamnya
terdapat rasa saling tergantung satu sama lain

14

media

IDE BESAR 3

Siklus komunitas belajar dalam sekolah merupakan rangkaian
pengelolaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PTK

dan meningkatkan kualitas hasil belajar murid.

Berorientasi pada
Hasil (Pembelajaran
Murid)

15

media

Fokus Komunitas Belajar

No

Fokus Kombel

Keterangan

Teori Rujukan

1.Berpusat pada
pembelajaran murid

Kombel yang berfokus pada pembelajaran murid. Kegiatan
dalam kombel berfokus pada peningkatan pembelajaran murid.
Kolaborasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran atau menyelesaikan tantangan pembelajaran
murid . Pada kombel ini aktivitasnya menggunakan siklus inkuiri
(refleksi awal - perencanaan - implementasi - evaluasi).

Professional Learning Community
(PLC) yang dikembangkan oleh
Richard DuFour, dkk. (2016)

2.Berpusat pada
peningkatan
kompetensi GTK

Kombel yang difokuskan untuk belajar dan berbagi sebagai
upaya untuk meningkatkan kompetensi GTK. Kegiatan dalam
kombel fokus pada pemenuhan gap kompetensi GTK untuk
dapat menjalankan peran dan tugasnya dengan optimal.

Community of Practice (CoP) yang
dikembangkan oleh Etienne
Wenger - Trayner (2012)

Komunitas belajar dengan fokus pada pembelajaran murid dan peningkatan kompetensi GTK dilakukan secara

kombinasi dengan porsi yang lebih besar pada fokus pembelajaran murid.

16

media

Fokus Komunitas Belajar yang Berpusat pada

Pembelajaran Murid

Siklus Inkuiri

17

media

Cara membangun komunitas belajar

1.Kepala sekolah berperan untuk:

a.Mempelajari pengelolaan komunitas belajar dalam sekolah

b.Membentuk tim kecil komunitas belajar

c.Bersama dengan tim kecil menelaah data-data hasil belajar murid

d.Menginisiasi pembentukan komunitas belajar

e.Mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan rutin pertemuan komunitas belajar

(menyediakan jam khusus pertemuan)

f.Memimpin refleksi/evaluasi berkala kegiatan komunitas belajar

2.Pembentukan tim kecil pada komunitas belajar dan telaah data murid dari berbagai
sumber

3.Penyepakatan nilai dan komitmen bersama

4.Analisis pembagian kelompok belajar sesuai konteks satuan pendidikan

5.Penyepakatan jadwal pertemuan rutin komunitas belajar

18

media

Peran Tim Kecil

19

media

Tim Kecil dan
Perannya dalam
Komunitas
Belajar

Tim Kecil dibentuk oleh Kepala

Sekolah sebagai langkah awal

membangun komunitas belajar.

Kepala sekolah memilih guru dan

tenaga kependidikan lainnya yang

dinilai memiliki kualitas sebagai

pemimpin dan memiliki pengaruh

kuat dalam hal positif sebagai

anggota dari tim kecil

20

media

Tim Kecil dan Perannya dalam Komunitas Belajar

No

Tahap

Peran

1

Persiapan

Kepala sekolah membentuk tim kecil

Kepala sekolah memberikan penguatan pentingnya komunitas belajar pada tim kecil

Tim kecil bersama Kepala Sekolah menganalisis data-data kondisi murid dan kebutuhan
pembagian kelompok belajar

2

Inisiasi
komunitas
belajar

Tim kecil menjadi fasilitator pada sesi penguatan pentingnya komunitas belajar Bersama
seluruh PTK

Tim kecil menjadi fasilitator pada sesi penyepakatan nilai dan komitmen bersama komunitas
belajar

Tim kecil membagi kelompok belajar dalam komunitas belajar

3

Pendampingan

Tim kecil menjadi teladan dalam penerapan nilai dan komitmen Bersama

Tim kecil menjadi fasilitator dalam pertemuan rutin komunitas belajar

Tim kecil menganalisis tantangan pelaksanaan komunitas belajar dan memberikan
rekomendasi solusi untuk menanggulanginya

21

media

Menelaah Data Hasil

Belajar Murid

22

media

02

Kepala sekolah dan Tim kecil perlu menganalisis
data-data hasil belajar murid dari berbagai sumber,
sehingga dapat membuat perencanaan perubahan
yang sesuai dengan kondisi murid yang bermuara
pada peningkatan hasil belajar murid

Sumber data yang dapat digunakan antara lain:
1. Rapor Pendidikan
2.Hasil asesmen murid (formatif dan sumatif)
3.Rapor hasil belajar murid

Menelaah Data-Data Hasil Belajar Murid

23

media

Pentingnya Penyamaan

Persepsi Mengenai
Komunitas Belajar

24

media

02
Apa dampaknya, jika di sekolah kita budaya

diskusi bersama membahas tantangan

pembelajaran, berbagi info/praktik,
memecahkan bersama tantangan

sering/rutin terjadi?

Mari kita bayangkan…

25

media

02

Komunitas Belajar Dalam Sekolah

● Mengubah budaya kerja terisolasi (sendiri-sendiri) menjadi

budaya yang kolaboratif sehingga kualitas pembelajaran di
sekolah dapat merata

● Meringankan kerja guru, guru tidak harus melakukan semua

pekerjaannya sendirian, guru dapat bertukar ide, berbagi
informasi, dan sumber daya dengan guru lainnya

26

media

Nilai dan Komitmen

Bersama Dalam

Komunitas Belajar

27

media

02

Nilai dan Komitmen Bersama merupakan pondasi untuk

berkolaborasi dan menjadikan komunitas belajar

menjadi tempat yang aman dan ramah untuk semua

anggotanya

Jika dikaitkan dengan kolaborasi tim,
apa pentingnya menyepakati nilai dan

komitmen Bersama?

Menjawab Pertanyaan!

28

media

02

Contoh salah satu kesepakatan nilai dan komitmen bersama

Pernyataan Nilai: Setiap anggota komunitas belajar dapat menyampaikan pendapat dengan

asertif dan menghargai keberagaman pendapat

Dilihat

didengar

Setiap anggota berani menyampaikan
pendapat dengan terbuka

Setiap anggota menghargai pendapat orang
lain meskipun tidak sesuai dengan
pendapatnya

Setiap anggota tidak tersinggung ketika
mendapat masukan

Setiap anggota terbuka jika idenya
dikembangkan oleh orang lain

Setiap anggota merasa aman untuk
mengeluarkan pendapat.

Setiap anggota merasa didengar
pendapatnya

29

media

Analisis Pembagian

Kelompok Belajar
Dalam Komunitas

Belajar

30

media

02

Tujuan kita mengelompokkan guru ke dalam kelompok adalah
agar mereka bisa saling belajar dan berkolaborasi dalam
membuat perencanaan pembelajaran, materi ajar yang bisa
digunakan bersama, mengevaluasi dan merefleksikan
pembelajaran. Mereka juga bisa mendiskusikan berbagai
masalah yang dihadapi dalam kelasnya. Maka sebisa mungkin,
kelompok belajar terdiri dari guru-guru yang memiliki relevansi
yang mirip.

Prinsip dalam menganalisis pembagian kelompok belajar

1. Relevansi antar guru

31

media

02

Pada konteks jenjang SMP, SMA, atau SMK. Karena setiap guru adalah guru mata pelajaran, maka bisa kita bentuk
kelompok berdasarkan mata pelajarannya. Ada kelompok belajar guru Matematika, yang terdiri dari guru Matematika kelas
10 sampai kelas 12. Ada juga kelompok belajar guru sains, yang terdiri dari guru IPA dan IPS yang mengajar di kelas 7 sampai
kelas 9. Kemudian tim guru bahasa yang terdiri dari seluruh guru yang mengajar bahasa di kelas 10, dan sebagainya.

Pada konteks jenjang SD bisa berbeda lagi. Jika satu tingkat, memiliki rombel yang banyak, maka bisa saja ada kelompok
belajar kelas 1, kelas 2, dan seterusnya. Namun jika setiap tingkat hanya terdiri dari 1 rombel, maka kelompok belajarnya bisa
saja ada kelompok kelas rendah yang terdiri dari kelas 1 sampai kelas 3. Dan kelompok kelas tinggi, yaitu guru kelas 4 sampai
kelas 6. Atau dibentuk tim per fase. Kelompok belajar guru fase A, fase B, dan fase C

Sedangkan untuk guru mata pelajaran di SD, seperti guru PJOK, pendidikan agama dan budi pekerti, dan lainnya
menggunakan konsep seperti di jenjang SMP sampai SMA. Jika hanya ada 1 guru PJOK di sekolah, maka bisa bergabung
dengan kelompok belajar guru kelas.

Pada jenjang PAUD, bisa saja dibagi kedalam kelompok belajar TK A dan TK B

Prinsip dalam menganalisis pembagian kelompok belajar

2. Fleksibel sesuai kondisi satuan pendidikan

32

media

Penyepakatan jadwal

Pertemuan Rutin

33

media

02

Penyepakatan jadwal pertemuan sangat penting agar kegiatan

komunitas belajar dapat berjalan berkesinambungan sehingga

dampak yang terjadi bisa optimal

Kepala sekolah dapat mengeluarkan kebijakan untuk

menyediakan waktu minimal 1 jam perminggu untuk kegiatan

komunitas belajar. Sangat dianjurkan pertemuan komunitas

belajar dilaksanakan pada jam kerja guru.

Penyepakatan Jadwal Pertemuan Rutin Komunitas Belajar

34

media
media
media

Mari berdiskusi
dalam kelompok

10’

1.Silakan cermati video pada slide
berikutnya

2.Diskusikan dalam kelompok selama 5
menit hal baik apa yang terlihat pada
video tersebut yang berkaitan dengan
komunitas belajar dan perubahan baik apa
yang terlihat

3.Sampaikan hasil diskusi selama 3 menit
(masing-masing kelompok).

35

media

Yuk, simak video ini.

8’

36

media
media

Aktivitas Kelompok

1. Setiap kelompok akan menyusun canvas perencanaan aktivitas komunitas belajar

sederhana pada flip chart selama 15 menit.

2. Setelah selesai, setiap kelompok akan presentasikan hasil rancangan aktivitas komunitas

belajar di depan kelas selama 3 menit.

No

Aktivitas

Tujuan

Tanggal

Pelaksanaan

Narasumber

(optional)

Penanggung

jawab kegiatan

1

2

dst.

37

media

Mari Optimalkan Platform Merdeka Mengajar

Bersama Komunitas Belajar Anda!

38

media

Semua satuan pendidikan didorong untuk mengisi instrumen
komunitas belajar secara berkala. Laman ini hanya bisa diisi
oleh akun belajar.id kepala sekolah. Di dalam laman ini
terdapat beberapa pertanyaan yang dapat diisi sesuai
keadaan komunitas belajar di masing-masing satuan
pendidikan.
Melalui refleksi komunitas belajar ini, Pemangku kepentingan
dapat merancang strategi dalam mengoptimalkan komunitas
belajar yang berpusat pada pembelajaran murid dan
peningkatan kompetensi GTK dapat terwujud.

https://s.id/InfoInstrumenKombel

PENGISIAN INSTRUMEN
KOMUNITAS BELAJAR

39

media

Paket Belajar Komunitas Belajar di PMM

Tautan: http://s.id/KumpulanPanduanKombelSatpen

40

media
media

39

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 40

SLIDE