Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

Professional Development

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Jumar Kadir

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

media

NOMOR UKG

: 20150281217

LPTK

: Universitas Pendidikan Ganesha

Bidang Study

: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi

2

media

A.Latar Belakang

1.Setelah mempelajari Modul 1. Topik 2 ; Saya menemukan satu pendekatan

belajar yang sangat memahami kebutuhan dasar peserta didik. Agar
pembelajaran dikelas lebih cendrung berpihak pada peserta didik, maka
saya perlu menciptakan suasana dan aktivitas belajar yang menyenangkan.
Dengan pendekatan atau pembelajaran berdiferensiasi ini, dapat membuat
peserta didik merasa lebih dihargai akan kebutuhan, minat dan gaya
belajar yang diinginkan.

2.Setalah mempelajari Modul 1. Topik 2 ; Terkait Merancang Pembelajaran

berdiferensiasi,

saya

mendapatkan

pengetahuan

untuk

bisa

mengimplementasikan

strategi

pembelajaran

yang

sesuai

dengan

kebutuhan, gaya dan minat peserta didik. Pembelajaran yang relevan dan
perlu dikembangkan dalam Modul Ajar/RPP adalah pendekatan dengan
gaya belajar Visual, Audio dan Kinestetik.

B.Konsep Yang Digunakan Dalam Pembelajaran.


Konsep yang saya gunakan setalah mempelajari modul 1 dalam
pembuatan jurnal ini adalah “Rancangan Pembelajaran Berdiferensiasi”

a.Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi

Tahapan yang saya lakukan dalam mengimplementasikan pembelajaran
berdiferensiasi, yaitu :
1.Melakukan Asesmen Diagnostik (asesmen awal), dengan tujuan untuk

mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik.
Sebelum melakukan kegiatan pembelajaran, perlu dilakukan asesmen
diagnostik untuk mengidentifikasi kebutuhan, minat dan gaya belajar
peserta didik.

2.Merumuskan tujuan pembelajaran dari capaian pembelajaran
3.Menyusun rancangan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta

didik.

4.Melaksanakan pembelajaran.

Agar dapat memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, maka ada tiga
komponen diferensiasi yang gunakan dalam tahapan pembelajaran,
yaitu :
-Diferensiasi konten :

Komponen diferensiasi ini berfokus pada mendesain materi
pelajaran agar sesuai dengan tingkat pemahaman, minta dan gaya
belajar peserta didik, misalnya ; saya menyiapakan referensi buku
bacaan, multimedia, video, grafik dan referensi lainnya yang
relevan.

MERANCANG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

3

media

-Diferensiasi Proses

Pada tahapan komponen ini, saya dapat memfasilitasi peserta didik
untuk belajar sesuai dengan kebutuhannya, sehingga peserta didik
dapat mendapatkan pemahaman yang mendalam terkait dengan
materi yang diajarkan.

-Diferensiasi Produk

Agar peserta didik dapat menunjukan pemahaman mendalam terkait
materi yang telah mereka pelajari, maka saya memberikan tugas
kepada peserta didik, agar mereka dapat mengekspresikan
pemahaman mereka melalui produk karya yang mereka buat.
Dalam pemberian tugas kepada peserta didik juga dapat
divariasikan sesuai dengan kemauan peserta didik, misalkan peserta
didik dapat membuat tugas dalam bentuk laporan tertulis, proyek
visual dan atau variasi tugas dalam bentuk naskah presentase.

b.Pemetaan kebutuhan belajar peserta didik dapat dilakukan dengan

mempersiapkan kebutuhan belajar dari tiga komponen alternatif
pembelajaran , yakni :
1.Visual : peserta didik dapat belajar dengan menggunakan gambar,

diagram, Video, powert point, catatan, peta konsep, grafik dll)

2.Audio : Peserta didik dapat belajar dengan mendengar penjelasan guru,

mendengar pendapat saat diskusi, mendegarkan materi melalui
rekaman yang disiapkan).

3.Kinestetik : peserta didik dapat belajar dengan melihat alat peraga yang

persiapkan, misalnya Melihat materi pada Carta atau peserta didik
dapat mempraktikkan Langsung dengan konten alat peraga yang
dipersiapkan.

c.Tantangan Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi

Adapun tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran berdiferensiasi
adalah sebagai berikut :
1.Sumber daya teknologi yang kurang memadai
2.Waktu dan persiapan dalam menyusun konten belajar yang berbeda

sesuai dengan kebutuhan, gaya dan minat peserta didik.
Solusi dari tantangan ini dapat dilakukan dengan cara :
-Menggunakan sumber daya seadanya di sekolah yang tersedia dan

secara terampil dan kreatif mencari alternatif lain.

-Mengatur waktu yang tersedia seefisien mungkin dalam belajar,

serta mempersiapkan segala kebutuhan dan rancangan pembelajaran
secara berjenjang.

C.Rancangan Pembelajaran Berdiferensiasi

Mata Pelajaran

: IPA

Materi

: USAHA

Kelas

: 8 (delapan)

a.Menentukan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran :

Peserta didik dapat memahami konsep Usaha dan energi dalam
kehidupan sehari-hari.

4

media

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu menjelaskan variabel variabel yang dapat
mempengaruhi efektivitas Usaha.

b.Pehamahan Bermakna

Menyadari bahwa materi Usaha dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-
hari.

c.Merancang Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran
1.Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

Guru mengawali aktivitas belajar dengan mengucapkan salam
Guru dan peserta didik melakukan Do’a bersama
Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan peserta didik
Guru dan peserta didik melakukan apresepsi
Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi

dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila;

Guru dan peserta didik melakukan aktivitas Ice Breaking
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

2.Kegiatan inti (60 menit)

Aktivitas pertama dalam kegiatan ini adalah melakukan Pertanyaan
Pemantik.
Guru mengajak peserta didik melakukan percobaan dengan
mendorong tembok dan mendorong meja dengan massa yang
berbeda. Peserta didik diminta untuk berpendapat tentang
pengalamannya mendorong benda-benda tersebut dengan
pertanyaan pemantik yang dilontarkan, misalnya :
-Berdasarkan aktivitas yang dilakukan tadi, mana benda yang

lebih mudah didorong.?

-Apa ciri-ciri yang dapat dilihat jika kita melakukan kerja

mendorong benda?

-Mengapa tembok tidak dapak bergerak saat kita mendorongnya?
-Apakah usaha yang kita lakukan sama saat mendorong benda

yang berbeda?
Berdasarkan aktivitas pemantik tersebut, guru dapat meminta
peserta didik membuat daftar pertanyaan yang dihubungkan
dengan sub materi Usaha.

Berdasarkan aktivitas pemantik tersebut, guru meminta peserta
didik membuat daftar pertanyaan yang dihubungkan dengan materi
Usaha. Pertanyaan yang dibuat peserta didik tersebut kemudian
dijawab kembali oleh masing-masing peserta didik. Selanjutnya
guru meminta perwakilan 2 atau 3 orang murid untuk membaca
pertanyaan dan jawban yang mereka buat. hal ini dilakukan sebagai
upaya untuk peserta didik, agar dapat berfikir kritis dan dapat
memahami aktivitas apa yang barusan mereka lakukan dan juga
peserta didik dapat mengenal lebih dekat materi apa yang mereka
akan pelajari.

5

media

Pertanyaan dan jawaban yang peserta didik buat tersebut adalah
dapat dijadikan sebagai referensi guru untuk dapat melakukan
refleksi dan evaluasi materi secara berkelanjutan.
Pada akhir pembelajarn nanti, peserta didik akan diminta
mengumpulkan pertanyaan dan jawaban yang dibuat.

Aktivitas Inti Pembelajaran :

Guru mengintruksikan kepada peserta didik agar dapat membetuk

kelompok masing-masing, sesuai dengan gaya belajar yang mereka
pilih sebelumya berdasarkan pemetaan pada asesmen diagnostic
(asesmen awal).

Setelah peserta didik sudah tergabung dengan kelompok masing-

masing, Peserta didik mengawali aktivitas dengan mempelajari
materi tentang Usaha pada masing-masing kelompok.

Pada asesmen diagnostik yang dilakukan, didapatkan tiga kelompok

dengan tiga gaya belajar, yakni :
-Kelompok Visual : Aktivitas belajar kelompok ini, diintruksikan

mempelajari materi gaya dengan cara menonton video materi
pembelajaran menggunakan Laptop dan Tablet yang sudah
disiapkan oleh guru.

-Kelompok Audio : aktivitas belajar dengan gaya belajar audio,

guru mempersilahkan peserta didik untuk melakukan aktivitas
wawancara antar teman kelompoknya secara berpasangan terkait
dengan aktivitas usaha yang dilakukan dalam kehidupan sehari-
hari. Aktivitas wawancara yang dilakukan mengikuti petunjuk
yang sudah guru siapkan pada Lembar Instrumen yang sudah
disiapkan guru. Aktivitas saling berwawancara yang dilakukan
oleh kelompok ini dilakukan, agar peserta didik dapat saling
mendengarkan apa yang menjadi materi yang dipelajari lewat
jawanban dari teman kelompoknya.

-Kelompok

Kinestetik: aktivitas

kelompok

ini,

yaitu

mempelajari materi gaya dengan cara melihat secara langsung
konten materi yang sudah dipajang di dinding kelas. Pada
kelompok yang mempelajari materi kinestetik ini, aktivitas
diskusi kelompoknya dilakukan sambil melihat carta dan gambar
konten materi yang dipajang, hal ini dilakukan agar peserta didik
dapat leluasa mengkspresikan gaya belajarnya pada saat interaksi
dengan teman kelompoknya masing-masing.

Setalah peserta didik melakukan aktivitas belajar pada

kelompoknya masing-masing, tahap selanjutnya peserta didik
diberikan kesempatan mempresentasikan hasil belajar dan dikusi
yang telah dilakukan. Secara bergantian kelompok Audio, visual
dan kinestetik melakukan presentase hasil belajar, kelompok
yang lain diminta untuk menanggapinya.

Selanjutnya peserta didik diminta mengumpulkan daftar

pertanyaan dan jawaban yang mereka buat pada awal pertemuan
untuk ditempelkan pada kertas plano yang sudah disiapkan di
dinding kelas. Pertanyaan dan jawaban yang peserta didik buat
ini akan dijadikan sebagai bahan refleksi bersama pada tahapan
pembelajaran selanjutnya.

6

media

Pada akhir pembelajaran sebelum aktifitas penutup, peserta didik
diintruksikan membuat produk akhir dalam bentuk tugas yang
didesain sesuai dengan kemauan peserta didik serta waktu
pengumpulannya juga ditentukan oleh peserta didik.

3.Kegiatan Penutup (10 menit)

Peserta didik dan guru menyimpulkan secara bersama aktivitas

pembelajaran yang sudah dilakukan pada hari ini.

Melakukan

refleksi

pencapaian

materi

serta

refleksi

pembelajaran sebagai bentik mengetahui ketercapaian proses dan
perbaikan.

Guru menginformasikan kepada peserta didik terkait materi dan

kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan
selanjutnya.

Di akhir aktivitas pembelajaran guru pesan dan motivasi untuk

tetap semangat belajar.

Guru dan Peserta didik melakukan Do’a dan diakhiri dengan

salam penutup.

7

media

R E F L E K S I

Pendekatan berdiferensiasi yang rancang, sangat penting diterapkan karena
dapat memenuhi kebutuhan belajar, minat serta gaya belajar peserta didik.

Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi menuntut saya harus mampu

mendesain konten materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta
didik. Agar lebih mudah mengidentifikasi beragam kebutuhan, minat dan gaya

peserta didik, maka perlu dilakukan Asesmen diagnostik (asesmen awal).
Asesmen dimaksud bertujuan mengidentifikasi beragam kebutuhan peserta
didik sesuai dengan konten materi yg diberikan saat pembelajaran dengan

tingkatan level kemampuan peserta didik.

Dengan diterapkannya pembelajaran berdiferensiasi, khususnya pada mata
pelajaran IPA sangatlah relevan, karena Peserta didik lebih memperkaya
pengalaman yang lebih responsif terhadap benda-benda yang dipelajari,

peserta didik lebih diperkenalkan dengan gaya belajar yang mereka inginkan
terhadap apa yang ingin mereka pelajari serta peserta didik dapat melakukan

aksi umpan balik dan interaksi terkait objek yang diamati. Pendekatan

berdiferensiasi ini juga dapat memberikan kesempatan pada peserta didik
untuk meningkatkan pemahaman dan serta keterlibatan secara aktif selama

proses pembelajaran beralngsung.

Tiga komponen alternative yang diterapkan, yakni visual, audio dan kinestetik
dapat memungkinkan peserta didik untuk belajar sesuai dengan kebutuhannya.

Komponen terpenting dalam pembelajaran berdiferensiasi yang perlu

diperhatikan, agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan tahapan dan alur

diferensiasi konten, proses dan produk.

Setelah mempelajari dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, dapat
membuat peserta didik lebih merasa dihargai, peserta didik lebih merdeka
dalam belajar. Karena sesungguhnya substansi belajar yang hakiki adalah

pembelajaran yang berpusat kepada kepada peserta didik.

Dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi ini juga tentu banyak

tantangan dan hambatan yang dihadapi, hal dimaksud berhubungan dengan
waktu serta sumber daya pendukung di sekolah. Oleh karena itu perlu adanya

pengelolaan manajemen yang kongkrit, guru dituntut selalu kreatif

menemukan alternatif-alternatif terhadap tantangan dan hambatan yang

dihadapi, agar hasil pembelajaran yang inginkan dapat tercapai sesuai dengan

apa yang menjadi harapan dan tujuan dari kurikulum.

8

media

UMPAN BALIK DARI REKAN SEJAWAT



Aktivitas diskusi bersama kepala sekolah dan Rekan Guru di sekolah

Terkait Rancangan Pembelajaran Berdiferensiasi Yang dibuat.

UMPAN BALIK REKAN SEJAWAT

UMPAN BALIK KEPALA SEKOLAH

media

NOMOR UKG

: 20150281217

LPTK

: Universitas Pendidikan Ganesha

Bidang Study

: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE