

Untitled lesson
Presentation
•
Physics
•
KG
•
Practice Problem
•
Hard
Fina Meliana
FREE Resource
52 Slides • 0 Questions
1
2
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga
modul pembelajaran ini dapat disusun dengan baik. Modul ini dirancang untuk
mendukung penerapan Kurikulum Merdeka, khususnya pada mata pelajaran
[Fisika]. Tujuan penyusunan modul ini adalah untuk memberikan panduan yang
jelas dan terstruktur dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat
mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep, serta karakter
yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Modul ini telah disesuaikan dengan capaian pembelajaran yang diharapkan dan
diharapkan dapat menjadi media yang efektif dalam proses pembelajaran. Ucapan
terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
penyusunan modul ini.
3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................
DAFTAR ISI ...........................................................................................
A. INFORMASI UMUM .......................................................................
1. IDENTITAS MODUL ..............................................................
2. KOMPETENSI AWAL ............................................................
3. PROFIL PELAJAR PANCASILA ...........................................
4. SARANA DAN PRASARANA ...............................................
5. TARGET PESERTA DIDIK ....................................................
6. MODEL PEMBELAJARAN ...................................................
7. KATA-KATA KUNCI .............................................................
B. KOMPONEN INTI ............................................................................
1. TUJUAN KEFIATAN PEMBELAJARAN .............................
2. PEMAHAMAN BERMAKNA ................................................
3. PERTANYAAN PEMATIK ....................................................
4. RENCANA ALOKASI WAKTU AJAR .................................
5. KEGIATAN PEMBELAJARAN .............................................
6. ASESMEN/PENILAIAN .........................................................
7. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMIDIAL .....................
C. LAMPIRAN .......................................................................................
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pertemuan 1 ..................
2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pertemuan 2 ..................
3. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pertemuan 3 ..................
4. Glosarium .................................................................................
D. GLOSARIUM ....................................................................................
E. DAFTAR PUSTAKA .........................................................................
4
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
FISIKA FASE F KELAS XI
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun
Instansi
Tahun Penyusunan
Jenjang Sekolah
Mata Pelajaran
Fase F, Kelas / Semester
Bab 5
Alokasi Waktu
Model Pembelajaran
Metode Pembelajaran
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
FINA MELIANA
SMA 1 GERUNG
Tahun 2024
SMA
Fisika
XI (Sebelas) / II (Genap)
Gelombang, Bunyi Dan Cahaya
3 Kali Pertemuan / 9 JP (1JP = 45 Menit)
Problem Based Learning
Ceramah dan Diskusi
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Fase F
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan konsep dan prinsip vektor kedalam kinematika
dan dinamika gerak partikel, usaha dan energi, fluida dinamis, getaran harmonis, gelombang bunyi
dan gelombang cahaya dalam menyelesaikan masalah, serta menerapkan prinsip dan konsep energi
kalor dan termodinamika dengan berbagai perubahannya dalam mesin kalor. Peserta didik mampu
menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan (baik statis maupun dinamis) dan kemagnetan dalam
berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi, menerapkan konsep dan prinsip gejala
gelombang elektromagnetik dalam menyelesaikan masalah. Peserta didik mampu menganalisis
keterkaitan antara berbagai besaran fisis pada teori relativitas khusus, gejala kuantum dan
menunjukkan penerapan konsep fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari dan
teknologi. Peserta didik mampu memberi penguatan pada aspek fisika sesuai dengan minat untuk ke
perguruan tinggi yang berhubungan dengan bidang fisika. Melalui kerja ilmiah juga dibangun sikap
ilmiah dan profil pelajar pancasila khususnya mandiri, inovatif, bernalar kritis, kreatif dan bergotong
royong.
Fase F Berdasarkan Elemen
Elemen
Capaian Pembelajaran
Pemahaman Fisika
Peserta didik mampu menerapkan konsep dan prinsip
vektor, kinematika dan dinamika gerak, fluida, gejala
gelombang
bunyi
dan
gelombang
cahaya
dalam
menyelesaikan masalah, serta menerapkan prinsip dan
5
konsep kalor dan termodinamika, dengan berbagai
perubahannya dalam mesin kalor. Peserta didik
mampu menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan (baik
statis maupun dinamis) dan kemagnetan dalam berbagai
penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi,
menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang
elektromagnetik dalam menyelesaikan masalah. Peserta
didik mampu memahami prinsip-prinsip gerbang logika
dan pemanafaatannya dalam sistem komputer dan
perhitungan digital lainnya. Peserta didik mampu
menganalisis keterkaitan antara berbagai besaran fisis
pada teori relativitas khusus, gejala kuantum dan
menunjukkan
penerapan
konsep
fisika
inti dan
radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi.
Keterampilan
Proses
1. Mengamati
Peserta didik mampu mengoptimalkan potensi
menggunakan ragam alat bantu untuk melakukan
pengamatan.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Peserta didik mampu mempertanyakan dan
memprediksi berdasarkan hasil observasi, mampu
merumuskan permasalahan yang ada dan mampu
mengajukan pertanyaan kunci untuk menyelesaikan
masalah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta
didik mengidentifikasi latar belakang masalah,
merumuskan tujuan, dan menggunakan
referensi dalam perencanaan penelitian.
Peserta didik membedakan variabel, termasuk yang
dikendalikan dan variabel bebas, menggunakan
instrumen yang sesuai dengan tujuan penelitian.
Peserta didik menentukan langkah langkah kerja dan
cara pengumpulan data.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi Peserta
didik menyiapkan peralatan/ instrumen yang
sesuai untuk penelitian ilmiah, menggunakan
alat ukur secara teliti dan benar, mengenal
keterbatasan dan kelebihan alat ukur yang dipakai.
Peserta didik menerapkan teknis/ proses pengumpulan
6
data, mengolah data sesuai jenisnya/sesuai keperluan,
menganalisis data dan menyimpulkan hasil penelitian
serta memberikan rekomendasi tindak lanjut/saran
dari hasil penelitian.
5. Mencipta
Peserta didik mampu menggunakan hasil analisis data
dan informasi untuk menciptakan ide solusi
ataupun rancang bangun untuk menyelesaikan
suatu
permasalahan.
6. Mengevaluasi dan refleksi
Peserta didik berani dan santun dalam mengajukan
pertanyaan dan berargumentasi, mengembangkan
keingintahuan, dan memiliki kepedulian terhadap
lingkungan.
Peserta didik mengajukan argumentasi ilmiah dan
kritis berani mengusulkan perbaikan atas suatu
kondisi dan bertanggungjawab terhadap usulannya.
Peserta didik bersikap jujur terhadap temuan
data/fakta.
7. Mengomunikasikan hasil
Peserta didik menyusun laporan tertulis hasil
penelitian serta mengomunikasikan hasil penelitian,
prosedur perolehan data, cara mengolah dan cara
menganalisis
data
serta
mengomunikasikan
kesimpulan yang sesuai untuk menjawab
masalah penelitian
/penyelidikan secara lisan atau tulisan
Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam
bentuk tabel, grafik, diagram alur/ flowchart dan/atau
peta konsep, menyajikan data dengan simbol dan
standar internasional dengan benar, dan menggunakan
media yang sesuai dalam penyajian hasil pengolahan
data.
Peserta
didik
mendeskripsikan
kecenderungan
hubungan, pola, dan keterkaitan variabel dan
menggunakan bahasa, simbol dan peristilahan yang
sesuai untuk bidang fisika.
7
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Melalui pembelajaran gelombang, bunyi, dan cahaya, peserta mengembangkan kemampuan bernalar
kritis dengan menganalisis fenomena fisika dan menyelesaikan masalah. Sikap mandiri diasah melalui
tugas individu, sementara gotong royong tercermin dari kerja sama dalam kelompok. Kreativitas
dikembangkan melalui desain alat sederhana berbasis konsep fisika, dan nilai keagamaan yang
ditanamkan dengan mensyukuri fenomena alam sebagai wujud kebesaran Tuhan. Pembelajaran ini
mendukung penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
D. SARANA DAN PRASARANA
Sumber Belajar
1. Buku Fisika untuk SMA/MA Kelas XI, Penerbit :Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
Dan Teknologi Republik Indonesia, 2022
2. Sumber bacaan internet
3. Buku-buku penunjang
Alat Pembelajaran
1. Komputer/Laptop
2. LCD
3. PPT
4. Papan Tulis
5. Peralatan Untuk Percobaan
Media
1. Laboratorium virtual phet Colorado
https://phet.colorado.edu/sims/html/wave-interference/latest/waveinterference_en.html
2. Vidio
https://www.youtube.com/watch?v=XrZlx8r-9aE&list=PLmOc36chIAojJVsf-S9nKm3cIgIlyqsiy
3. Pengolah data seperti ms.Excel
4. Aplikasi Soundlevel meter dan frequency generator
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik kelas XI SMAN 1 GERUNG
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
Peserta didik yang telah menyelesaikan Fase sebelumnya yakni Fase F
F. MODEL PEMBELAJARAN
8
Menggunakan Model Pembelajaran berbasis masalah diskusi dan ceramah serta adanya kerja sama
kelompok
G. KATA-KATA KUNCI
Gelombang
Beda fase
Bunyi
Cahaya
Intensitas
Sifat gelombang
Efek Doppler
Difraksi
Interferensi
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari Bab 5 mengenai fenomena gelombang, peserta didik diharapkan mampu:
Menentukan persamaan cepat rambat gelombang bunyi: Memahami dan menghitung kecepatan
gelombang bunyi dalam berbagai medium.
Menerapkan persamaan efek Doppler: Menggunakan rumus efek Doppler untuk menyelesaikan
masalah terkait perubahan frekuensi yang dialami oleh pengamat yang bergerak relatif terhadap
sumber gelombang.
Menentukan hubungan antara besaran yang memengaruhi frekuensi gelombang pada dawai dan
pipa organa: Menganalisis faktor-faktor seperti panjang dawai, ketegangan, dan massa jenis
yang memengaruhi frekuensi getaran.
Menentukan hubungan panjang kolom udara terhadap panjang gelombang pada peristiwa
resonansi: Mengidentifikasi bagaimana panjang kolom udara dalam pipa organ dapat
memengaruhi resonansi dan panjang gelombang yang dihasilkan.
Menentukan jumlah layangan bunyi tiap detik: Menghitung frekuensi bunyi berdasarkan jumlah
getaran per detik.
Menentukan intensitas bunyi dan taraf intensitas bunyi: Mengukur kekuatan suara dalam satuan
yang sesuai dan memahami skala desibel.
Menjelaskan spektrum gelombang cahaya pada penguraian cahaya: Memahami bagaimana
cahaya terurai menjadi spektrum warna ketika melewati prisma.
Menerapkan konsep difraksi, interferensi, dan polarisasi gelombang cahaya: Menggunakan
prinsip-prinsip ini untuk memecahkan masalah terkait perilaku gelombang cahaya.
Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi serta cahaya dalam teknologi: Menyadari
penerapan praktis dari teori gelombang dalam berbagai teknologi modern.
9
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik menyadari bahwa konsep gelombang, bunyi, dan cahaya tidak hanya merupakan materi
fisika, tetapi juga dasar dari banyak teknologi yang mereka gunakan setiap hari. Dengan memahami
fenomena ini, mereka dapat menghargai kebesaran alam dan inovasi manusia dalam memanfaatkan
hukum-hukum fisika.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Pernahkah kalian melihat batu dilempar ke kolam? Apa yang terjadi pada airnya, dan mengapa hal
itu bisa terjadi?
Apa yang terjadi pada bayangan kita jika berdiri di depan cermin yang berlapis kaca?
Mengapa kita menggunakan kacamata hitam saat di luar ruangan, terutama di bawah sinar
matahari? Apa kaitannya dengan gelombang cahaya?
D. RENCANA ALOKASI WAKTU AJAR
No
Pertemuan
Alokasi
Materi
1.
Pertemuan 1
3JP
Gelombang,
2.
Pertemuan 2
3JP
Gelombang Bunyi
3.
Pertemuan 3
3JP
Gelombang Cahaya
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1.Pertemuan Pertama (3 JP)
Materi : Gelombang
Aktivitas Guru
Aktivitas Peserta Didik
Alokasi
Waktu
Pembukaan
30 menit
1.Guru
melakukan
pembukaan dengan salam
dan
berdoa
untuk
memulai pembelajaran.
2.Guru
memeriksa
kehadiran peserta didik
sebagai perwujudan sikap
disiplin
1.Siswa menjawab salam
dan berdoa dengan sikap
sopan.
2.Siswa menjawab
panggilan kehadiran
dengan suara lantang dan
jelas.
10
Kegiatan Inti
90 menit
1.Memberikan penjelasan
mengenai konsep dasar
Gelombang
2.Membagikan
Lembar
Kerja
Peserta
Didik
(LKPD)
1
untuk
dikerjakan
secara
mandiri.
3.Meminta peserta didik
untuk mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD 1.
1.Siswa
mendengarkan
penjelasan guru dengan
saksama.
2.Siswa menerima LKPD
dengan
tertib
dan
mengerjakan soal atau
tugas pada LKPD secara
mandiri dan bertanggung
jawab.
3.Siswa mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD
di depan
kelas
atau
melalui
diskusi
kelompok.
Penutup
15 menit
1.Guru
Membimbing
peserta
didik
menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini
2.Guru
menutup
kegiatan
pembelajaran dengan
doa
bersama
dan
memberikan
salam
penutup.
1.Siswa
mencatat
kesimpulan yang
dihasilkan
bersama sebagai
ringkasan materi
hari ini.
2.Siswa mengikuti
doa
yang
dipimpin
guru
dengan tertibdan
menjawab salam
penutup dari guru
dengan santun.
2. Pertemuan kedua ( 3 )
Materui Gelombang Bunyi
Aktivitas Guru
Aktivitas Peserta Didik
Alokasi
Waktu
Pembukaan
30menit
11
3.Guru
melakukan
pembukaan dengan salam
dan
berdoa
untuk
memulai pembelajaran.
4.Guru
memeriksa
kehadiran peserta didik
sebagai perwujudan sikap
disiplin
3.Siswa menjawab salam
dan berdoa dengan sikap
sopan.
4.Siswa menjawab
panggilan kehadiran
dengan suara lantang dan
jelas.
30menit
Kegiatan Inti
90 menit
4.Memberikan penjelasan
mengenai konsep dasar
Gelombang Bunyi
5.Membagikan
Lembar
Kerja
Peserta
Didik
(LKPD)
1
untuk
dikerjakan
secara
mandiri.
6.Meminta peserta didik
untuk mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD 1.
4.Siswa
mendengarkan
penjelasan guru dengan
saksama.
5.Siswa menerima LKPD
dengan
tertib
dan
mengerjakan soal atau
tugas pada LKPD secara
mandiri dan bertanggung
jawab.
6.Siswa mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD
di depan
kelas
atau
melalui
diskusi
kelompok.
Penutup
15 menit
3.Guru
Membimbing
peserta
didik
menyimpulkan hasil
pembelajaran hari ini
4.Guru
menutup
kegiatan
pembelajaran dengan
doa
bersama
dan
memberikan
salam
penutup.
3.Siswa
mencatat
kesimpulan yang
dihasilkan
bersama sebagai
ringkasan materi
hari ini.
4.Siswa mengikuti
doa
yang
dipimpin
guru
dengan tertibdan
menjawab salam
penutup dari guru
dengan santun.
12
3. Pertemuan ketiga ( 3JP )
Materi : Gelombang Cahaya
Aktivitas Guru
Aktivitas Peserta Didik
Alokasi
Waktu
Pembukaan
30 menit
1.Guru
melakukan
pembukaan dengan salam
dan
berdoa
untuk
memulai pembelajaran.
2.Guru
memeriksa
kehadiran peserta didik
sebagai perwujudan sikap
disiplin
1.Siswa menjawab salam
dan berdoa dengan sikap
sopan.
2.Siswa menjawab
panggilan kehadiran
dengan suara lantang dan
jelas.
Kegiatan Inti
90 menit
1.Memberikan penjelasan
mengenai konsep dasar
Gelombang Bunyi
2.Membagikan
Lembar
Kerja
Peserta
Didik
(LKPD)
1
untuk
dikerjakan
secara
mandiri.
3.Meminta peserta didik
untuk mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD
1.
1.Siswa
mendengarkan
penjelasan guru dengan
saksama.
2.Siswa menerima LKPD
dengan
tertib
dan
mengerjakan soal atau
tugas pada LKPD secara
mandiri dan bertanggung
jawab.
3.Siswa mempresentasikan
hasil pengerjaan LKPD
di depan kelas atau
melalui diskusi
kelompok.
Penutup
15 menit
1.Guru
Membimbing
peserta
didik
menyimpulkan
hasil
pembelajaran hari ini
2.Guru menutup kegiatan
pembelajaran dengan doa
bersama dan memberikan
salam penutup.
1.Siswa
mencatat
kesimpulan
yang
dihasilkan
bersama
sebagai ringkasan materi
hari ini.
2.Siswa
mengikuti
doa
yang
dipimpin
guru
dengan
tertibdan
13
menjawab salam penutup
dari guru dengan santun.
F. ASESMEN PENILAIAN
a.Asesmen Sumatif
Asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan untuk memastikan tercapai tujuan
pembelajaran secara keseluruhan sehingga asesmen sumatif sering dilakukan di akhir proses
pembelajaran, seperti di akhir semester, akhir tahun ajaran, atau akhir jenjang pendidikan.
Asesmen sumatif pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bertujuan untuk menilai
pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau CP peserta didik sebagai dasar penentuan kenaikan
kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar peserta didik
dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik dengan kriteria
ketercapaian tujuan pembelajaran.
asesmen sumatif digunakan untuk mengetahui capaian perkembangan peserta didik dan bukan
sebagai hasil Asesmen untuk penentuan kenaikan kelas atau kelulusan. Asesmen sumatif
berbentuk laporan hasil belajar yang berisikan laporan pencapaian pembelajaran dan dapat
ditambahkan dengan informasi pertumbuhan dan perkembangan anak
Soal Tes Tulis
Jawaban
1.Apa yang dimaksud dengan
gelombang?
a.Perubahan mekanis
b.Gerakan bolak-balik
c.Perambatan energi
d.Getaran elektrik
e.Getaran yang merambat
Jawaban : e
Gelombang adalah getaran yang
merambat melalui medium atau
ruang, yang membawa energi tanpa
memindahkan materi secara
permanen.
2.Gelombang yang memerlukan
medium untuk merambat
disebut sebagai?
a.Gelombang
elektromagnetik
b.Gelombang mekanik
c.Gelombang transversal
Jawaban: b
Gelombang mekanik adalah gelombang
yang memerlukan medium untuk
merambat, seperti gelombang suara
yang merambat melalui udara atau
14
d.Gelombang longitudinal
e.gelombang
gelombang air yang merambat melalui
air
3.Jelaskan Apa yang dimaksud
dengan frekuensi gelombang?
a.Jarak antara dua titik
tertentu
dalam
satu
putaran gelombang
b.Jumlah
putaran
gelombang dalam satu
waktu tertentu
c.Waktu yang dibutuhkan
gelombang
untuk
merambat
d.Jumlah
energi
yang
dibawa oleh gelombang
e.Amplitudo gelombang
Jawaban: b
Frekuensi gelombang adalah jumlah
putaran gelombang atau siklus yang
terjadi dalam satu unit waktu dan
diukur dalam hertz (Hz)
4.Jelaskan Apa yang dimaksud
dengan kecepatan rambat
gelombang?
a.Jarak yang ditempuh
oleh gelombang setiap
detik
b.Jumlah
putaran
gelombang dalam satu
waktu
c.Tinggi
maksimum
gelombang
d.Kecepatan perpindahan
partikel
dalam
gelombangJawaban
e.Amplitudo gelombang
Jawaban : a
Jarak yang ditempuh oleh gelombang
setiap detikPenjelasan: Kecepatan
rambat gelombang adalah jarak yang
ditempuh oleh gelombang setiap detik
dan diukur dalam satuan meter
per detik (m/s).
5.Jika kecepatan gelombang
suara adalah 340 m/s dan
panjang gelombangnya adalah
0.2 meter, tentukan berapakah
frekuensinya?
a.680 Hz
b.170 Hz
c.340 Hz
d.1700 Hz
e.850 Hz
Jawaban : b
Diketahui v = 340 m/s,
λ = 0.2 m.
Frekuensi gelombang (f) dapat dihitung
menggunakan rumus
f = v / λ.
f = 340 m/s / 0.2 m
= 170 Hz.
6.Sebuah gelombang memiliki
kecepatan 200 m/s dan
frekuensi 1000 Hz. Tentukan
Jawaban : a
Diketahui v = 200 m/s,
15
berapakah panjang
gelombangnya?
a.0.2 m
b.0.5 m
c.0.1 m
d.2 m
e.0,3
f = 1000 Hz.
Panjang gelombang (λ) dapat dihitung
menggunakan rumus
λ = v / f.
λ = 200 m/s / 1000 Hz = 0.2 m.
7.Jika panjang gelombang suatu
gelombang adalah 0.02 m dan
kecepatannya adalah 200 m/s,
Tentukan berapakah
frekuensinya?
a.1000 Hz
b.2000 Hz
c.50 Hz
d.5000 Hz
e.100 Hz
Jawaban : a
Diketahui λ = 0.02 m,
v = 200 m/s.
Frekuensi gelombang (f) dapat dihitung
menggunakan rumus
f = v / λ.
= 200 m/s / 0.02 m
= 1000 Hz.
8. Sebuah gelombang berjalan dengan
amplitudo A = 2 meter, panjang
gelombang λ = 6 meter, dan kecepatan
v = 3 meter/sekon. Jika titik P terletak
pada jarak x = 4 meter dari titik asal
getaran O, tentukan simpangan
gelombang di titik P setelah waktu t =
2 sekon!
a. 2 sin (2π/3)
b. 2 sin (π/3)
c. -2 sin (π/3)
d. -2 sin (2π/3)
e. – 2 sin
Jawaban : c
Untuk menentukan simpangan di titik
P, kita dapat menggunakan persamaan
simpangan gelombang yang diberikan
dalam gambar, yaitu:
yp = A sin (ωt - kx)
Diketahui:
A = 2 meter (amplitudo)
λ = 6 meter (panjang gelombang)
v = 3 meter/sekon (kecepata
gelombang)
x = 4 meter (jarak titik P dari titik asal)
t = 2 sekon (waktu yang ditentukan)
Kita dapat mencari nilai k dan ω
dengan substitusi:
ω = 2π/T = 2πv/λ = (2π × 3)/6 = π/2
k = 2π/λ = 2π/6 = π/3
16
Substitusikan nilai-nilai tersebut ke
persamaan simpangan:
yp = A sin (ωt - kx)
= 2 sin [(π/2)(2) - (π/3)(4)]
= 2 sin (π - 4π/3)
= 2 sin (-π/3)
= -2 sin (π/3)
9.Sebuah gelombang
stasioner pada pemantulan
ujung tetap memiliki
panjang gelombang λ = 2
meter. Jika simpangan
minimum terjadi pada titik
C yang berjarak x = 0,75
meter dari ujung tetap B,
berapakah nilai fase
gelombang datang ϕd pada
titik C?
a.π/6
b.π/4
c.π/3
d.5π/12
e.π/2
Jawaban : d
Dari persamaan fase gelombang datang
ϕd = (t/T) - [(L - x)/λ], dengan
memasukkan nilai
x = 0,75 m dan λ
= 2 m, diperoleh ϕd
= (t/T) - [(2 - 0,75)/2]
= (t/T) - 0,625.
ϕd = (2n + 1)π/2,
n = 0, 1, 2, ... . Nilai ϕd terdekat
adalah 5π/12.
10.Gelombang stasioner
terbentuk pada tali yang
salah satu ujungnya diikat
pada dinding. Jika panjang
tali 6 meter dan terdapat 3
perut gelombang, berapakah
panjang gelombangnya?
a.6 meter
b.2 meter
c.3 meter
d.4 meter
e.1 meter
Jawaban : a
Pada pemantulan ujung tetap, jarak
antara dua perut gelombang berturut-
turut adalah setengah panjang
gelombang (λ/2). Dengan panjang tali 6
meter dan terdapat 3 perut gelombang,
maka jarak antara perut gelombang
terluar
adalah
6 meter - 2(λ/2) = 5λ/2.
Sehingga λ = 2,4 meter.
17
11.Gelombang stasioner
terbentuk pada tali panjang
6 m dengan cepat rambat 12
m/s. Jika terdapat 3 perut
gelombang, berapakah
frekuensi gelombang
tersebut?
a.1 Hz
b.2 Hz
c.5 Hz
d.4 Hz
e.2 Hz
Jawaban : c
Dari soal sebelumnya, dengan 3 perut
gelombang pada tali 6 m, diperoleh
λ = 2,4 m.
Karena
v = f.λ dan v = 12 m/s,
maka f = v/λ = 12/2,4
= 5 Hz
12.Sebuah gelombang
stasioner terbentuk pada tali
sepanjang 5 meter dengan
frekuensi 10 Hz. Jika
terdapat 4 simpul
gelombang, berapakah
cepat rambat gelombang
pada tali tersebut?
a.10 m/s
b.15 m/s
c.20 m/s
d.25 m/s
e.21 m/s
Jawaban : b
Jumlah simpul gelombang (n) pada
gelombang stasioner terkait dengan
panjang gelombang (λ) dan panjang tali
(L) melalui persamaan n = L/λ. Dengan
n = 4 dan L = 5 m, diperoleh λ = 5/4 =
1,25 m. Karena v = f.λ, dengan f = 10
Hz, maka v = 10 x 1,25 = 12,5 m/s.
13.Di bawah ini cepat rambat
gelombang pada dawai
dipengaruhi oleh:
a.Panjang
dawai
dan
massa jenis
b.Frekuensi dan amplitudo
gelombang
c.Tegangan dan massa
jenis
d.Panjang
dawai
dan
tegangan
e.Massa jenis dan bentuk
dawa
Jawaban : d
Cepat rambat gelombang pada dawai
dipengaruhi oleh panjang dawai dan
tegangan yang diberikan pada dawai
tersebut. Semakin panjang dawai dan
semakin tinggi tegangannya, semakin
cepat gelombang bergerak.
14.Di bawah ini yang
mempengaruhi kecepatan
rambat gelombang pada
dawai oleh?
a.Massa dawai dan suhu
ruangan
Jawaban : a
Kecepatan rambat gelombang pada
dawai dipengaruhi oleh dua faktor
utama: panjang dawai dan tegangan
pada dawai. Semakin panjang dawai,
semakin lambat gelombang merambat,
18
b.Bahan dawai dan jumlah
simpul pada dawai
c.Bentuk dawai dan warna
dawaiJawaban
d.Panjang
dawai
dan
tegangan pada
e.Amplitudo
gelombang
dan panjang gelomban
sedangkan semakin tinggi tegangan
pada dawai, semakin
cepat gelombangnya.
15.Sebuah dawai dengan
panjang L, massa per satuan
panjang μ, dan tegangan T,
memiliki cepat rambat
gelombang v. Jika panjang
dawai diperpendek menjadi
L/2, maka cepat rambat
gelombang pada dawai
tersebut menjadi?
a.v/2
b.v
c.2v
d.4v
e.5 v
Jawaban : c
Cepat rambat gelombang pada dawai
dirumuskan sebagai:
v = √(T/μ)
Ketika panjang dawai diperpendek
menjadi L/2, maka tegangan T pada
dawai tetap, sedangkan massa per
satuan panjang μ juga tetap. Oleh
karena itu, cepat rambat gelombang
pada dawai akan menjadi 2 kali lipat,
yaitu 2v.
16.Sebuah dawai dengan
panjang L, massa per satuan
panjang μ, dan tegangan T,
memiliki cepat rambat
gelombang v. Jika massa
per satuan panjang dawai
ditingkatkan menjadi 4μ,
maka cepat rambat
gelombang pada dawai
tersebut menjadi?
a.v/2
b.v
c.2v
d.4v
e.1 v
Jawaban : a
Cepat rambat gelombang pada dawai
dirumuskan sebagai:
v = √(T/μ)
Ketika massa per satuan panjang dawai
ditingkatkan menjadi 4μ, sedangkan
tegangan T tetap, maka cepat rambat
gelombang pada dawai akan menjadi
1/2 kali lipat, yaitu v/2.
17.Apa yang dimaksud dengan
gelombang bunyi?
Jawaban : d
Gelombang bunyi adalah getaran
partikel-partikel medium yang
merambat melalui medium, seperti
udara, air, atau benda padat. Getaran ini
19
a. Getaran partikel-
partikel medium yang
merambat
b. Getaran partikel-
partikel sumber bunyi
c. Getaran partikel-
partikel yang ditangkap
oleh telinga
d. getaran partikel-
partikel merambat
melalui medium
e. Getaran partikel-
partikel yang tidak
dapat merambat
disebabkan oleh sumber bunyi yang
menggetarkan partikel-partikel medium
di sekitarnya, sehingga getaran tersebut
merambat melalui medium.
18. Jika kecepatan rambat
gelombang bunyi di udara
adalah 340 m/s, dan frekuensi
bunyi adalah 1000 Hz, maka
panjang gelombang bunyi
tersebut adalah:
a. 0,34 m
b. 0,68 m
c. 1,36
d. 3,40 m
e. 4 m
Jawaban : a
Panjang gelombang bunyi dapat
dihitung dengan rumus:
λ = v / f
Dimana:
λ = panjang gelombang (m)
v = kecepatan rambat gelombang (m/s)
f = frekuensi gelombang (Hz)
Dengan diketahui:
v = 340 m/s
f = 1000 Hz
Maka panjang gelombang bunyi
adalah:
λ = 340 m/s / 1000 Hz = 0,34 m
19. Jika kecepatan rambat
gelombang bunyi di udara
adalah 340 m/s, dan panjang
gelombang bunyi adalah 0,68
m, maka frekuensi bunyi
tersebut adalah:
Jawaban : a
Frekuensi gelombang bunyi dapat
dihitung dengan rumus:
f = v / λ
Dimana:
20
a. 500 Hz
b. 680 Hz
c. 1000 Hz
d. 2000 Hz
e. 100 Hz
f = frekuensi gelombang (Hz)
v = kecepatan rambat gelombang (m/s)
λ = panjang gelombang (m)
Dengan diketahui:
v = 340 m/s
λ = 0,68 m
Maka frekuensi bunyi adalah:
f = 340 m/s / 0,68 m = 500 Hz
20. Sebuah sumber bunyi
menghasilkan gelombang bunyi
dengan frekuensi 1000 Hz. Jika
kecepatan rambat gelombang
bunyi di udara adalah 340 m/s,
maka panjang gelombang bunyi
tersebut adalah:
a. 0,34 m
b. 0,68 m
c. 1,36 m
d. 3,40 m
e. 2, 50 m
Jawaban : a
Untuk menghitung panjang gelombang
bunyi, kita dapat menggunakan rumus:
λ = v / f
Dimana:
λ = panjang gelombang (m)
v = kecepatan rambat gelombang (m/s)
f = frekuensi gelombang (Hz)
Dengan diketahui:
v = 340 m/s
f = 1000 Hz
Maka panjang gelombang bunyi
adalah:
λ = 340 m/s / 1000 Hz = 0,34 m
22. Sebuah sumber bunyi
menghasilkan gelombang bunyi
dengan frekuensi 800 Hz. Jika
kecepatan rambat gelombang
bunyi di udara adalah 340 m/s,
maka periode gelombang bunyi
tersebut adalah:
Jawaban : a
Untuk menghitung periode gelombang
bunyi, kita dapat menggunakan rumus:
T = 1 / f
Dimana:
T = periode gelombang (s)
21
a. 0,00125 s
b. 0,00250 s
c. 0,00500 s
d. 0,01000 s
e. 0,10000 s
f = frekuensi gelombang (Hz)
Dengan diketahui:
f = 800 Hz
Maka periode gelombang bunyi adalah:
T = 1 / 800
Hz = 0,00125
23. Sebuah gelombang bunyi
merambat dalam zat padat
dengan cepat rambat 1500 m/s.
Jika gelombang tersebut
memiliki panjang gelombang
0.02 m, maka berapakah
frekuensi gelombang tersebut?
a.30 Hz
b.40 Hz
c.50 Hz
d.60 Hz
e.70 Hz
Jawaban : c
Frekuensi gelombang bunyi (f) dapat
dihitung dengan menggunakan rumus f
=
𝑣
λ , dimana v adalah cepat rambat
gelombang bunyi dan λ adalah panjang
gelombang. Sibtitusi nilai v = 1500 m/s
dan λ = 0.02 m maka memberikan f =
1500
0.02 50 Hz.
24. Sebuah gelombang bunyi
dengan frekuensi 1000 Hz
merambat dalam udara pada
suhu 25°C. Jika cepat rambat
bunyi dalam udara pada suhu
tersebut adalah 343 m/s,
berapakah panjang gelombang
gelombang bunyi tersebut?
a.0.34 m
b.0.343 m
c.0.344 m
d.0.345 m
e.0,355 m
Jawaban : b
Panjang gelombang (λ) dapat dihitung
menggunakan rumus λ =
𝑣
𝑓
Di mana v cepat rambat gelombang
bunyi dan f adalahfrekuensi glombang.
Substitusi nilai v = 343 m/s dan f =
1000 Hz akan memberikan λ =
343
1000 =
0.343 m.
25. Jika gelombang bunyi
merambat dalam zat padat
dengan cepat rambat 2000 m/s
dan frekuensi 500 Hz,
berapakah panjang gelombang
gelombang bunyi tersebut?
a.0.5 m
Jawaban : a
Panjang gelombang (λ) dapat dihitung
menggunakan rumus λ =
𝑣
𝑓
Di mana v cepat rambat gelombang
bunyi dan f adalahfrekuensi glombang.
Substitusi nilai v = 2000 m/s dan f =
22
b.0.6 m
c.0.7 m
d.0.8 m
e.0,9 m
500 Hz akan memberikan λ =
2000
500 =
0.5m.
26. Sebuah dawai pada
sonometer memiliki panjang 1
meter dan massa per satuan
panjang 0,01 kg/m. Jika dawai
ditegangkan dan digetarkan
pada nada dasar, frekuensi
getaran yang dihasilkan adalah
50 Hz. Buktikan Berapakah
nilai tegangan dawai tersebut?
a. 25 N
b. 50 N
c. 100 N
d. 200 N
e. 10 N
Jawaban : b
Diketahui:
l = 1 m,
μ = 0,01 kg/m,
f0 = 50 Hz
Menggunakan persamaan
f0 = (1/2l) √(F/μ),
substitusikan nilai yang diketahui untuk
mencari F (gaya tegangan).
27. Sebuah pipa organa
terbuka memiliki panjang 1,2
meter. Jika cepat rambat bunyi
di udara 340 m/s, manakah
frekuensi berikut yang bukan
merupakan frekuensi nada atas
pipa tersebut?
a. 142 Hz
b. 284 Hz
c. 426 Hz
d. 852 Hz
e. 790 Hz
Jawaban : d
Untuk pipa terbuka, panjang
gelombang nada dasar adalah
2 x panjang pipa = 2,4 m.
Frekuensi nada dasar adalah
v/λ = 340/2,4 = 142 Hz.
Frekuensi nada atas pertama adalah 2 x
142 = 284 Hz, nada atas kedua 3 x 142
= 426 Hz, nada atas ketiga 4 x 142 =
568 Hz, dan seterusnya.
Jadi, frekuensi 710 Hz dan 852 Hz
bukan merupakan frekuensi nada atas
pipa tersebut.
29. Apa yang merupakan salah
satu sifat utama dari gelombang
cahaya?
a.Memiliki massa
Jawaban : c
Gelombang cahaya merambat dalam
berbagai medium dan memiliki
kecepatan yang berbeda tergantung
23
b.Bergerak hanya dalam
medium padat
c.Merambat
dengan
kecepatan
yang
bervariasi
d.Mengalami pembelokan
saat melewati medium
berbeda
e.Memiliki jenis
pada medium tempat mereka
merambat. Misalnya, kecepatan cahaya
lebih lambat dalam medium seperti air
atau kaca dibandingkan dengan dalam
ruang hampa udara.
30. Apa yang dimaksud dengan
spektrum cahaya?
a.Rentang
warna
yang
dihasilkan oleh objek
yang diterangi cahaya
b.Rentang
gelombang
elektromagnetik
yang
terlihat
oleh
mata
manusia
c.Rentang
panjang
gelombang
yang
dihasilkan oleh sumber
cahaya tertentu
d.Rentang warna yang
dihasilkan oleh
pembiasan cahaya
melalui prisma
e.Rentang warna
memiliki gelombang
Jawaban : d
Spektrum cahaya adalah rentang warna
yang dihasilkan saat cahaya melewati
prisma dan dipecah menjadi komponen
warna yang berbeda.
31. Mengapa spektrum cahaya
matahari berbentuk lengkung
yang berwarna-warni?
a.Karena cahaya matahari
memiliki
berbagai
panjang
gelombang
yang terlihat
b.Karena cahaya matahari
memiliki
kecepatan
yang
berbeda
dalam
medium berbeda
c.Karena cahaya matahari
merupakan
campuran
dari berbagai panjang
gelombang
d.Karena cahaya matahari
dapat mengalami
pembiasan dan dispersi
Jawaban : c
Cahaya matahari mengandung berbagai
panjang gelombang yang terlihat, yang
menyebabkan pembentukan spektrum
cahaya yang lengkap dan berwarna-
warni saat cahaya matahari dipecah
oleh prisma.
24
e.Karena matahari
mengalami pembiasan
32. Dua sumber cahaya koheren
S1 dan S2 berjarak 2λ satu
sama lain. Jika berkas cahaya
dari kedua sumber tersebut
bertemu di layar yang berjarak
1 m dari S1 dan 1,2 m dari S2,
Tentukan berapakah jarak
antara terang pusat dengan
terang pusat berikutnya di
layar?
a.λ/2
b.λ
c.2λ
d.3λ
e.2
Jawaban : b
Diberikan jarak antara S1 dan
S2 = 2λ
Jarak S1 ke layar = 1 m
Jarak S2 ke layar = 1,2 m
Perbedaan lintasan = 1,2 m - 1 m
= 0,2 m = 2λ
Terang pusat terjadi saat perbedaan
lintasan adalah kelipatan bulat dari λ.
Karena perbedaan lintasan adalah 2λ,
maka jarak antara terang pusat dan
terang pusat berikutnya adalah λ.
33. Sebuah celah ganda dengan
jarak 0,5 mm disinari oleh
cahaya monokromatik dengan
panjang gelombang 600 nm.
Jika jarak antara celah dengan
layar 2 m. Tentukan berapakah
jarak antara terang pusat
dengan terang pusat pertama?
a.1,2 cm
b.2,4 cm
c.3,6 cm
d.4,8 cm
e.3 cm
Jawaban : b
Diberikan jarak antara celah
(d) = 0,5 mm
= 0,0005 m
Panjang gelombang
(λ) = 600 nm
= 600 x 10-9 m
Jarak celah ke layar
(L) = 2 m
Jarak antara terang pusat dengan terang
pusat pertama (y) dapat dihitung
menggunakan persamaan:
y = (λL)/d
y = (600 x 10-9 x 2) / (0,0005)
= 0,024 m
25
= 2,4 cm
34. Sebuah percobaan
interferensi celah ganda
menggunakan cahaya natrium
dengan panjang gelombang 589
nm. Jika jarak antara dua celah
0,1 mm dan jarak antara layar
dengan celah 2 m. Tentukan
berapakah jarak antara terang
pusat dan garis gelap terdekat?
a.0,5 cm
b.1,0 cm
c.1,5 cm
d.2,0 cm
e.0,1 cm
Jawaban : c
Penyelesaian:
Diberikan panjang gelombang
(λ) = 589 nm
= 589 x 10-9 m
Jarak antara celah
(d) = 0,1 mm
= 0,0001 m
Jarak celah ke layar
(L) = 2 m
Garis gelap terjadi saat perbedaan
lintasan adalah setengah dari kelipatan
ganjil panjang gelombang.
Jarak antara terang pusat dan garis
gelap terdekat (y) dapat dihitung
menggunakan persamaan:
y = (λL)/(2d)
y = (589 x 10-9 x 2) / (2 x 0,0001)
=0,015 m
= 1,5 cm
35. Sebuah lapisan tipis
memiliki indeks bias 1,5 dan
tebal 600 nm. Jika lapisan
tersebut disinari cahaya
monokromatik dengan sudut
datang 30°. Tentukan
berapakah perbedaan jalur optik
antara sinar pantul dan sinar
transmisi agar terjadi
interferensi maksimum?
Jawaban : c
Diketahui
n = 1,5, d
= 600 nm,
θ = 30°
Untuk interferensi maksimum,
perbedaan jalur optik
26
a. 300 nm
b. 450 nm
c. 600 nm
d. 750 nm
e. 450 nm
= (2m - 1)λ/2
Dengan menggunakan persamaan Δs
= 2nd cos r, kita dapat mencari λ:
2nd cos r
= (2m - 1)λ/2
λ = (4nd cos r)/(2m - 1)
Substitusikan nilai-nilai yang diketahui,
maka λ = 600 nm
36. Cahaya dengan panjang
gelombang 550 nm mengenai
lapisan tipis dengan sudut
datang 60°. Jika tebal lapisan
400 nm dan indeks biasnya 1,4.
Tentukan berapakah selisih
jalur optik antara sinar pantul
dan transmisi ketika terjadi
interferensi gelap?
a. 275 nm
b. 412,5 nm
c. 550 nm
d. 687,5 nm
e. 230, 5 nm
Jawaban : c
Diketahui
λ = 550 nm,
θ = 60°,
d = 400 nm,
n = 1,4
Untuk interferensi gelap, selisih jalur
optik
= mλ (m bilangan bulat)
Gunakan persamaan
Δs = 2nd cos r untuk mencari m:
2nd cos r
= mλ
m = (2nd cos r)/
Substitusikan nilai-nilai yang diketahui,
maka m = 1
37. Sebuah lapisan tipis dengan
indeks bias 1,45 memiliki tebal
460 nm. Jika lapisan disinari
cahaya hijau dengan panjang
gelombang 520 nm pada sudut
Jawaban : d
Diketahui
n = 1,45,
d = 460 nm,
27
datang 0°, Tentukan manakah
pernyataan berikut yang benar?
a. Terjadi interferensi gelap
tetapi tidak interferensi
maksimum
b. Terjadi interferensi
maksimum tetapi tidak
interferensi gelap
c. Terjadi interferensi
maksimum dan interferensi
gelap
d. Tidak terjadi interferensi
maksimum maupun interferensi
gelap
e. tidak terjadi inferensi
λ = 520 nm,
θ = 0°
Untuk interferensi maksimum,
Δs = (2m - 1)λ/2
Untuk interferensi gelap,
Δs = mλ
Gunakan persamaan
Δs = 2nd cos r untuk menghitung Δs
Δs = 2 x 1,45 x 460 x cos 0°
= 1334 nm
1334 nm bukan kelipatan λ/2 atau λ,
sehingga tidak terjadi interferensi
maksimum maupun gelap.
38. Sebuah kaca polarisasi
diletakkan di depan sebuah
layar. Ketika sebuah sumber
cahaya
tak
terpolarisasi
disorotkan pada kaca polarisasi,
intensitas
cahaya
yang
ditransmisikan adalah 30% dari
intensitas awal. Jika sebuah
polarisator lain diletakkan di
depan kaca polarisasi dengan
sudut kemiringan 45°. Maka
buktikan berapakah intensitas
cahaya
yang
akan
ditransmisikan melalui kedua
polarisator?
a. 15% dari intensitas awal
b. 22,5% dari intensutas awal
c. 30% dari intensitas awal
d. 37,5% dari intensitas awal
e. 35% dari intensitas awal
Jawaban : a
Intensitas cahaya yang ditransmisikan
melalui satu polarisator adalah 30%
dari intensitas awal.
Jika polarisator kedua dimiringkan 45°,
maka intensitas cahaya yang
ditransmisikan melalui kedua
polarisator adalah:
I = I₀ cos²θ
= 0,3 x cos²(45°)
= 0,3 x 0,5 = 0,15
Maka intensitas cahaya yang
ditransmisikan melalui kedua
polarisator adalah 15% dari intensitas
awal.
28
39. Sebuah berkas sinar tak
terpolarisasi mengenai
permukaan air dengan sudut
datang 53°. Buktikan
perbandingan antara intensitas
komponen sinar terpolarisasi
paralel dan komponen sinar
terpolarisasi tegak lurus pada
berkas cahaya pantul.
a. 1 : 1
b. 1 : 2
c. 1 : 3
d. 1 : 4
e. 1 : 0
Jawaban : c
Sudut Brewster untuk air adalah
tan⁻¹(1/1,33) ≈ 48,8°.
Karena sudut datang (53°) lebih besar
dari sudut Brewster, maka cahaya
pantul akan terpolarisasi sebagian.
Perbandingan intensitas komponen
sinar terpolarisasi paralel (I∥) dengan
komponen sinar terpolarisasi tegak
lurus (I⊥) pada cahaya pantul adalah:
I∥/I⊥ = tan²(53°)
= tan²(0,928)
= 3,44
40. Sebuah kristal kalsit
memiliki indeks bias biasa (nₒ)
= 1,658 dan indeks bias luar
biasa (nₑ) = 1,486 untuk cahaya
berwarna hijau. Jika seberkas
sinar hijau mengenai kristal
kalsit dengan sudut datang 30°.
Berapakah perbedaan sudut
antara sinar bias biasa dan sinar
bias luar biasa!
a. 5,6°
b. 7,2°
c. 9,8°
d. 11,4°
e. 1,04°
Jawaban : b
Gunakan hukum Snellius untuk
menghitung sudut bias biasa dan luar
biasa:
n₁ sin i = nₒ sin rₒ
1 sin 30° = 1,658 sin rₒ
rₒ = sin⁻¹((sin 30°)/1,658)
= 17,2°
n₁ sin i = nₑ sin rₑ
1 sin 30° = 1,486 sin rₑ
rₑ = sin⁻¹((sin 30°)/1,486)
= 19,8°
Perbedaan sudut antara sinar bias biasa
dan luar biasa
= 19,8° - 17,2°
= 2,6°
29
No
Penskoran
1. Siswa Menjawab soal dengan benar = 1
2. Siswa menjawab soal tetapi salah/siswa tidak menjawab = 0
𝑃𝑒𝑛𝑠𝑘𝑜𝑟𝑎𝑛 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
𝑥 100
𝑝 = 5
5 𝑥 100 = 100
Soal Tes Tulis
Jawaban
1.Sebuah tali sepanjang 2 meter
direntangkan mendatar dan
digetarkan sehingga terbentuk
gelombang stasioner. Jika
frekuensi getarannya 40 Hz,
tentukan cepat rambat dan
periode gelombangnya!
Diketahui:
Panjang tali (λ) = 2
m = 200 cm
Frekuensi (f) = 40 Hz
Ditanya:
Cepat rambat gelombang (v) dan
Periode (T)?
Jawab:
v = f.λ
v = 40 Hz x 2 m
= 80 m/s
= 8.000 cm/s
T = 1/f
= 1/40 Hz
= 0,025 s
2.Gelombang bunyi merambat di
udara dengan kecepatan 340
m/s. Jika frekuensinya 680 Hz,
Diketahui:
Cepat rambat (v) = 340 m/s
Frekuensi (f) = 680 Hz
30
berapakah panjang gelombang
dan periodenya?
Ditanya:
Panjang gelombang (λ) dan Periode
(T)?
Jawab: λ = v/f
λ = 340 m/s / 680 Hz
= 0,5 m
= 50 cm
T = 1/f
= 1/680 Hz
= 0,0015 s
3.Seutas tali yang digetarkan
membentuk gelombang dengan
amplitudo 20 cm, periode 2 s,
panjang tali AB 1 m. Jika cepat
rambat gelombang 0,5 m/s,
Buktikanlah simpangan di B
setelah A bergetar selama 4 s
Diketahui :
A = 20 CM = 0,2 m
T = 2 s
t = 4 s
x = 1 m
v = 0,5 m/s
Ditanya : YB = ...?
V =
λ
𝑇
𝜆 = 𝑣𝑇
𝜆 0,5 𝑥 2 = 1 𝑚
yB = A sin (
2𝜋𝑡
𝑇−
2𝜋𝑥
𝜆 )
yB = 0,2 sin (
2𝜋.4
2−
2𝜋.1
1 )
yB = 0,2 sin (4𝜋 = 2𝜋) = 0
yB = A sin (𝜔𝑡 − 𝑘𝑥)
4.Buktikan taraf intensitas pada
jarak 4 m dari sumber bunyi
adalah 125 dB. Hitunglah taraf
intensitas pada jarak 40 m
dari sumber bunyi.
Diketahui TI1 = 125 Db
r1 = 4 m
r2 = 40 m
Ditanya : TI2 = ...?
31
T12 = TI2 + 10 log (
𝑟1
𝑟2)
TI2 =125 + 10 log (
4
40)
TI2 = 125 log (
1
100)
TI2 = 125 – 20 = 105 dB
5.Jika tebal lapisan tipis 500 nm,
indeks bias lapisan 1,4, dan
lapisan disinari cahaya dengan
panjang gelombang 600 nm
pada sudut datang 30°,
berapakah perbedaan lintasan
optik antara sinar pantul dan
sinar transmisi saat terjadi
interferensi maksimum?
Diketahui
d = 500 nm
= 0,0005 m
n = 1,4
λ = 600 nm
= 600 x 10-9 m
θ = 30°
Untuk interferensi maksimum,
Δs = (2m - 1)λ/2
Gunakan persamaan
Δs = 2nd cos r
2nd cos r = (2m - 1)λ/2
(2m - 1) = (2nd cos r)/λ
Substitusikan nilai-nilai, maka m = 3
Δs = (2x3 - 1) x 600 x 109 m
=1,2 x 106 m = 1200
6.Pipa organa terbuka yang
memiliki panjang 80 cm
dengan 5 perut menghasilkan
nada yang sama tinggi dengan
nada dari pipa organa tertutup
dengan 4 simpul. Jika cepat
rambat bunyi pada pipa organa
terbuka sama dengan cepat
rambat bunyi pada pipa organa
Pipa organa terbuka (pipa A ) :
LA = 80 cm menghasilkan 5
perut → nada atas ketiga (f3A)m
Pipa organa tertutup (pipa B )
menghasilkan 4 simpul →
nada atas ketiga (f3B)
f3A= f3B
2𝑣
𝐿𝐴=
7𝑣
4𝐿𝐵
32
tertutup, Berapakah panjang
pipa organa tertutup.
8LB =7LA
LB =
7
8 LA
LB =
7
8 𝑥 80 = 70 cm
7.Jika Modulus muda (E) dari
suatu bahan logam adalah 2 x
1011 N/m2 dan masa jenis
(ρ) zat padat tersebut adalah
8000 kg/m3, maka Tentukanlah
cepat rambat gelombang bunyi
pada zat padat tersebut adalah?
Cepat rambat gelombang bunyi pada
zat padat dapat dihitung menggunakan
rumus
v =
𝐸
𝜌.
v = √2𝑥1011
8000
v = √2𝑥1011
8000
v =√25 𝑥 106
v = 5 x 103
jadi cepat rambat gelombang bunyi
pada zat padat tersebut adalah 5 x 103
m/s.
8.Percobaan Melde digunakan
untuk menentukan cepat rambat
gelombang pada dawai dengan
rumus : v = √
F
μ
a)Buktikan bahwa rumus ini benar
dengan menunjukkan langkah-
langkah matematisnya.
Jelaskan bagaimana tegangan F
dan massa per satuan panjang μ
mempengaruhi kecepatan
gelombang
Diketahui :
a. v = √
𝐹
𝜇
kecepatan gelombang pada dawai :
v =
λ
𝑇
Dimana λ adalah panjang gelombang T
pada periode. Panjang gelombang pada
dawai ditentukan oleh :
λ = 2𝐿
𝑛
Dimana L adalah panjang dawai dan n
adalah panjang simpul. Hubungan
antara periode T, tegangan F, dan
massa per satuan panjang µ adalah :
33
T =
1
𝑓=
λ
𝑣
V = √
𝐹
𝜇
b. Pengaruh tegangan FFF dan massa
per satuan panjang μ\muμ:
Tegangan F Semakin besar
tegangan, semakin cepat rambat
gelombang karena gaya tarik
yang lebih besar mempercepat
perambatan gelombang.
Massa per satuan panjang μSemakin
besar massa per satuan panjang,
semakin lambat rambat gelombang
karena lebih banyak massa yang harus
digerakkan oleh gaya tarik yang sama
9.Gelombang transversal
merambat dari A ke B dengan
cepat rambat 20 m/s pada
frekuensi 5 Hz dan amplitudo
10 cm. Jika jarak AB = 36 m,
Berapakah banyaknya
gelombang yang terjadi
sepanjang AB adalah
Diketahui :
v = 20 m/s
f = 5 Hz
A = 10 cm
S = 36 m
Ditanya : Banyak gelombang (n) ...?
λ
𝑣
𝑓
λ
20
5= 4 𝑚
s = n λ
36 = 4n
N
36
4= 9 𝑏𝑢𝑎ℎ
10.Sebuah lapisan tipis minyak
terperangkap di antara dua
permukaan kaca sejajar dengan
jarak pisah d. Lapisan minyak
memiliki indeks bias n = 1,4.
a.Jika d = 200 nm = λ/3, maka
akan
terbentuk
interferensi
maksimum karena memenuhi
kondisi mΛ = d (m = 0, 1, 2, ...).
b.Jika d = 300 nm
= λ/2,
34
Seberkas cahaya monokromatik
dengan panjang gelombang λ =
600 nm jatuh tegak lurus pada
permukaan kaca. Analisis pola
interferensi yang akan
terbentuk jika: a. d = 200 nm b.
d = 300 nm
maka akan terbentuk
interferensi minimum karena
tidak memenuhi kondisi
mΛ = d (m
= 0, 1, 2, ...).
11.Buktikan bahwa untuk
interferensi celah ganda,
persamaan jarak antara terang
pusat dengan terang ke-n
adalah Δyn = n(λD/d), dengan
D adalah jarak antara dua celah,
d adalah jarak antara celah
dengan layar, dan λ adalah
panjang gelombang cahaya
yang digunakan.
1.Beda lintasan antara sinar dari
kedua celah ke titik P pada layar
adalah δ = d sin θ
2.Syarat terjadinya interferensi
maksimum adalah δ = mλ,
dengan m = 0, 1, 2, ...
3.Substitusikan δ = d
sin θ ke persamaan δ = mλ,
maka d sin θ = mλ
4.Untuk celah ganda, sin θ ≈ tan θ
= yn/D (sudut kecil)
5.Substitusikan sin θ = yn/D ke
persamaan sebelumnya, maka
d(yn/D) = mλ
6. Sehingga diperoleh Δyn =
(m)(λD/d), dengan Δyn adalah
jarak antara terang pusat dengan
terang ke-n.
12.Rancanglah sebuah eksperimen
untuk menentukan indeks bias
suatu material tidak diketahui
menggunakan metode
interferensi celah ganda.
Jelaskan prosedur, peralatan
yang dibutuhkan, serta cara
mengolah data untuk
mendapatkan nilai indeks
biasnya
1.Persiapkan peralatan:
laser He-Ne, dua celah
sempit sejajar, layar,
mistar, dan material
tidak diketahui.
2.Susunlah peralatan
seperti pada percobaan
interferensi celah ganda
Young.
3.Tempatkan material
tidak diketahui di antara
celah ganda dan layar.
4.Nyalakan laser dan
amati pola interferensi
yang terbentuk pada
layar.
5.Ukur jarak antara terang
pusat dengan terang ke-
n (Δyn) dan jarak antara
dua celah (D).
35
𝑃𝑒𝑛𝑠𝑘𝑜𝑟𝑎𝑛 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
𝑥100
b. Asesmen Keterampilan Proses
1. Tabel Asesmen Keterampilan
Nama
Siswa
Mengamati
Bertanya
Memprediksi Eksperimen
Mengkomunikasi Jumlah
Skor
Nilai
Skor
Skor
Skor
Skor
Skor
4 3 2 1 4 3 2 1
4 3 2
1 4 3 2
1 4 3 2 1
𝑃𝑒𝑛𝑠𝑘𝑜𝑟𝑎𝑛 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
𝑥100
2. Indikator Keterampilan
No Ket.
Profil
Indikator
1.
Mengamati
Peserta didik mampu menggunakan satu atau lebih indera untuk mengumpulkan
informasi tentang objek/peristiwa
Peserta didik mampu menunjukkan pengamatan perbedaan dan persamaan antara
objek
Peserta didik mampu mecocokkan objek pengamatan dengan
deskripsi/penjelasan yang telah diberikan
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakteristik objek (bentuk, warna,ukuran,
dan tekstur)
2.
Bertanya
Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan terkait percobaan yang belum
dipahami
Pesera didik mampu meminta penjelasan terkait percobaan yang belum dipahami
36
Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan mengaitkan dengan latar belakang
3.
Memprediksi
Peserta didik mampu menggunakan fakta-fakta untuk merumuskan urutan proses
berikutnya
Peserta didik mampu menggunakan pola/hubungan untuk memperhitungkan
kasus dimana tidak ada informasi terkumpul
Meramal peristiwa/ kejadian berdasarkan observas/pengalaman sebelumnya/pola
tertentu dari data yang terpercaya
4.
Eksperimen
Mengidentifikasi apa yang diukur/dibandingkan dalam investigasi yang diberikan
Memilih disain yang sesuai investigasi untuk menguji hipotesis
Mengenali batasan metode dan alat yang digunakan dalam eksperimen, misalnya
error eksperimen
Menggunakan prosedur yang aman selama melakukan investigasi
Menggunakan alat yang sesuai
5.
Mengkomunikasikan
Memutuskan langkah terbaik dari informasi yang menampilkan jenis tertentu
Mengubah informasi dalam bentuk lain , seperti grafik, tabel, dan diagram
Membaca informasi yang diberikan dalam bentuk grafik,tabel, dll
Menyampaikan dengan sistematika yang jelas
3. Proses Keterampilan Proses
Kategori
Skor
Empat Indikator terpenuhi
4
Tiga indikator terpenuhi
3
Dua indikator terpenuhi
2
Satu indikator terpenuhi
1
37
c. Asesmen Profil Pancasila/Sikap
1. Tabel Asesmen
Nama
siswa
Bernalar Kristis
Bergotong
royong
Mandiri
Jumlah
Skor
Nilai
Skor
Skor
Skor
4 3 2 1 4 3 2 1
4 3
2 1
2. Indikator Sikap
No.
Ketr
Profil
Indikator
1.
Bernalar Kritis
Siswa mampu mengenali isu utama yang
berkaitan dengan situasi praktikum.
Siswa dapat menyusun hipotesis berdasarkan
data dan informasi yang dimiliki.
Siswa mampu merancang dan menilai langkah-
langkah eksperimen secara sistematis dan
rasional.
Siswa dapat mengevaluasi data hasil praktikum
dan menarik kesimpulan berdasarkan analisis
tersebut.
2.
Bergotong Royong
Siswa mampu bekerja sama dengan tim dalam
menyelesaikan tugas secara kelompok.
Siswa dapat menghargai peran dan kontribusi
setiap anggota dalam tim.
Siswa mampu membantu dan mendukung teman
yang mengalami kesulitan saat bekerja bersama.
Siswa dapat berbagi tanggung jawab dan
melaksanakan tugas sesuai kesepakatan
kelompok.
38
3.
Mandiri
Siswa mampu mengatur waktu dan
memprioritaskan tugas yang harus diselesaikan
secara mandiri.
Siswa dapat menyelesaikan tugas atau pekerjaan
tanpa terlalu bergantung pada bantuan orang
lain.
Siswa memiliki inisiatif untuk mencari
informasi dan sumber belajar yang dibutuhkan
secara mandiri.
Siswa menunjukkan tanggung jawab dalam
menyelesaikan tugas-tugas individu dengan
hasil yang optimal.
3. Penskoran Sikap
Kategori
Skor
Empat Indikator terpenuhi
4
Tiga indikator terpenuhi
3
Dua indikator terpenuhi
2
Satu indikator terpenuhi
1
G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMIDIAL
Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
capaian pembelajaran.
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalam materi.
Remedial
Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang CP-nya belum tuntas
Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching (klasikal), tutor
sebaya, atau penugasan dan diakhiri dengan tes.
39
Tes remedial dilakukan paling banyak tiga kali. Apabila setelah tiga kali tes remedial
belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk penugasan tanpa tes
tertulis kembali.
40
41
LAMPIRAN
LKPD 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
GELOMBANG
A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu menjelaskan makna dan sifat-sifat gelombang
2. Peserta didik mamapu mengidentifikasi klasifikasi, dan besaran-besaran gelombang.
3. Peserta didik mampu menerapkan besaran-besaran gelombang
B. Permasalahan Kontekstual
42
Apa yang kalian amati dari tiga gambar ilustrasi di atas? Jelaskan setiap gambar menurut
pengamatan kalian!
C. Identifikasi Konsep Gelombang
Gelombang
Gelombang adalah...
Klasifikasi Gelombang
Gelombang berdasarkan Medium Perambatan
Gelombang Berdasarkan Arah Getar
Gelombang Berdasarkan Amplitudo
43
Besaran – Besaran Dalam Gelombang
1. Frekuensi
2. Periode
3. Panjang Gelombang
4. Cepat Rambat Gelombang
5. Amplitudo
Bukit Gelombang
Lembah Gelombang
44
Fenomena Gelombang disekitar
D. Kesimpulan Hasil Pengamatan
45
LKPD 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
GELOMBANG BUNYI
1. PREDICION
Apakah kalian pernah merasa bingung kenapa saat berbicara di alam terbuka, suaramu bisa
terdengar jauh? Apalagi kalau berada di dalam goa, suara kalian bisa terdengar berulang-ulang
seperti ada yang meniraukan, nah kira-kira menurut kalian apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
Tulis prediksi kalian beserta alasannya mengenai hal di atas pada kolom di bawah ini!
Note :
2. OBSERVATION
Untuk membuktikan prediksi mu, ayo lakukan percobaan beriku ini
Alat dan Bahan
a. 3 buah gelas serasi
b. 1 buah sendok
46
c. 1 wadah berisi air
Prosedur Kinerja
a.isi air kedalam setiap gelas dengan masing-masing air 1 gelas air penuh, 1
gelasdengan ½ air, dan 1 gelas dengan ¼ air
b.kemudian ketuk gelas dengan menggunaka sendok dan dengarkan perbedaan suara
yang dihasilkan pada setiap gelas!
3. EXPLANATION
Berdasarkan tahap Observasi di atas, pada tahap ini kalian diminta untuk menjelaskan hasil
ekperimen (percobaan) yang telah kalian lakukan kemudian presentasikan di depan kelas!
4. ELABORATION
Setelah mengetahui tentang penjelasan dari Gelombang Bunyi, yuk tulis kira-kira apa saja
penerapan Gelombang Bunyi di dalam kehidupan sehari-hari/dilingkungan sekitar?
Dalam kehidupan :
47
LKPD 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
GELOMBANG CAHAYA
Nama Kelompok :
1.
2.
3.
4.
5.
Kelas :
A. Tujuan
1. Mengamati matahari yang menyinari bumi
2. Mengetahui sifat-sifat gelombang cahaya
3. Mengetahui pemantulan dalam contoh sehari-hari misalnya bercermin
4. Mengetahui pembiasan dalam gelombang cahaya
5. Mengetahui bagaimana peristiwa penguraian cahaya Pelangi yang berhubungan
dispersi
B. Dasar Teori
Setiap hari kita merasakan pengaruh matahari yang menyinari bumi. Saat disiang hari tampak
terang tidak seperti malam, pakaian basah menjadi kering, dan terasa panas menyengat Ketika
berjalan disiang hari. Hal ini dikarenakan radiasi cahaya matahari dapat mencapai permukaan
bumi. Cahaya merupakan salah satu bentuk energi yang dapat kita rasakan pengaruhnya. Cahaya
termasuk gelombang karena memiliki sifat-sifat yang sama dengan gelombang. Termasuk
gelombang apakah cahaya itu? Mengapa demikian?
Cahaya adalah gelombang elektromagnetik karena bisa merambat tanpa memerlukan medium
perantara. Cahaya juga gelombang transversal yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah
getarannya. Sifat-sifat gelombang cahaya meliputi pemantulan, pembiasan, dispersi cahaya.
48
1. Amatilah Gambar dibawah ini! Coba jelaskan hubungannya dengan gelombang cahaya!
2. Apa itu gelombang cahaya? Jelaskan!
3. Sebutkan sifat-sifat dari gelombang cahaya dan jelaskan!
4. Sebutkan contoh dari pemantulan cahaya
5. Sebutkan contoh dari pembiasan cahaya!
49
6. Sebutkan contoh dari dispresi cahaya!
7. Apa itu difraksi dalam gelombang cahaya? Jelaskan !
8. Apa itu interferensi? Jelaskan!
9. Apa itu polarisasi? Jelaskan!
10. Sebutkan contoh difraksi, interferensi dan polarisasi cahaya!
50
GLOSARIUM
Amplitude Simpangan maksimum suatu gelombang/getaran.
Beda fase Perbedaan antara dua keadaan dari suatu gelombang.
Cepat rambat bunyi Panjang gelombang bunyi persatuan waktu.
Difraksi Penyebaran muka gelombang ketika melewati penghalang.
Fase gelombang Keadaan yang ditempuh oleh gelombang yang berhubungan dengan simpangan dan
arah getarnya.
Gelombang Gangguan yang merambat.
Gelombang bunyi Gelombang yang merambat dari benda yang bergetar.
Gelombang cahaya Bagian dari spektrum Gelombang EM.
Gelombang elektromagnetik Gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat.
Intensitas gelombang Laju energi yang dirambatkan tiap satuan luas.
interferensi Perpaduan dua gelombang.
NDT Teknik mendeteksi cacat material menggunakan prinsip pemantulan gelombang.
Pelayangan bunyi penguatan dan pelemahan bunyi akibat superposisi dua gelombang yang
memiliki frekuensi dengan perbedaan yang relative Kecil.
Polarisasi Penyearahan arah getar gelombang.
Releksi (gelombang) Pemantulan gelombang.
Refraksi (gelombang) Berubahnya arah rambat gelombang karena adanya perbedaan kerapatan
medium
Superposisi Penggabungan dua gelombang yang koheren
51
DAFTAR PUSTAKA
Baruta.,Y. ( 2023 ). Asesmen Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Nusa Tenggara Barat. Yayasan Insan Cendekia
Indonesia Raya
Waryamah., C. (2024). Pengelolaan Pembelajaran NIK ( Kreatif Inovatif dan Berkarakter ). Nusa
Tenggara Barat. Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya
52
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 52
SLIDE
Similar Resources on Wayground
46 questions
Sonido AD2023
Lesson
•
11th Grade
48 questions
Lesson 5 : IMPULSE AND MOMENTUM
Lesson
•
8th Grade
48 questions
Q3: WEEK 1-2 (DESCRIBING MOTION)
Lesson
•
7th Grade
46 questions
Newton's Three Laws of Motion Class Lesson
Lesson
•
9th - 12th Grade
48 questions
Repaso General MYE2
Lesson
•
12th Grade
46 questions
Simple Harmonic Motion & Spring Pendulum Notes
Lesson
•
9th - 11th Grade
47 questions
Las súper áreas culturales del México antiguo
Lesson
•
KG - Professional Dev...
49 questions
Station Models Lab
Lesson
•
8th - 10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade