Search Header Logo
anggun aprilia

anggun aprilia

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Nia Anggun Aprilia

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

media

MODUL AJAR IPS

PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

INFORMASI UMUM

Identitas Modul

Nama Pengampu

: Listiyaningsih, S.Pd.

Instansi

: SMPN 9 Batang

Tahun Pelajaran

: 2022/2023

Jenjang/Kelas/ Semester : SMP/VII/2 (Genap)
Fase

: D

Tema : Potensi Ekonomi Lingkungan
Sub Tema : Potensi SDA (Hutan)
Alokasi Waktu

: 4 x 40 Menit

Kompetensi awal

Masalah Pokok Ekonomi

Profil Pelajar Pancasila

Bernalar kritis, gotong royong dan kreatif

Sarana dan Prasarana

Media MMT SDA

Target Peserta Didik

Peserta didik Reguler

Model Pembelajaran

Problem Based Learning

Moda

Tatap Muka Penuh (Luring)

KOMPONEN INTI

A. Tujuan Pembelajaran
a) Peserta didik mampu menjelaskan potensi sumber daya

alam hutan

b) Peserta didik mampu mengidentifikasi Macam Hutan
c) Peserta didik mampu mengidentifikasi manfaat hutan dalam

kehidupan sehari-hari

d) Peserta didik mampu mengomunikasikan hasil pembuatan

madding potensi sumber daya alam hutan

B. Pemahaman

Bermakna

a) Memahami potensi dan manfaat sumber daya alam hutan

di Indonesia secara efektif dan efisien

b) Memahami penyebab perubahan potensi sumber daya

alam sehingga mampu melestarikan sumber daya alam

C. Pertanyaan Pemantik

a) Apa saja bentuk potensi sumber daya alam yang ada di

Indonesia?

b) Mengapa Indonesia mempunyai banyak potensi sumber

daya alam?

c) Sudahkah kalian ikut berperan memanfaatkan sumber daya

alam secara efektif dan efisien?

D. Persiapan

Pembelajaran

a) Menyiapkan perangkat pembelajaran
b) Menyiapkan materi berupa gambar tentang sumber

daya alam hutan di Indonesia

c) Menyiapkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Potensi

SDA Hutan dan Manfaatnya

2

media

E. Kegiatan

Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran 1 (2 X 40 Menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1. Guru membuka kegiatan dengan mengucapkan salam;
2. Guru melakukan presensi dan mengecek kehadiran

siswa;

3. Guru

bersama-sama

peserta

didik

memulai

pembelajaran dengan berdoa (membaca basmalah);

4. Guru mengajak peserta didik untuk sekilas mengingat

pembelajaran yang lalu;

5. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari hari ini

yaitu: PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM;

6. Guru menginformasikan Capaian dan tujuan

pembelajaran hari ini

7. Pertanyaan pemantik :

Apa yang kalian ketahui tentang sumber daya alam?

Apa saja sumber daya alam yang terdapat di lingkungan
sekitar kalian?

Apa manfaat sumber daya alam bagi kehidupan manusia ?

8. Guru memberikan motivasi;
9. Guru

menyampaikan

terkait

dengan

evaluasi

pembelajaran dengan menyampaikan Teknik penilaian
yang digunakan dalam materi ini. Adapun teknik
penilaiannya yaitu berupa tes secara lisan, hasil dari
lembar kerja, dan mengobservasi sikap dari peserta didik
selama proses pembelajaran;

10. Guru membagi peserta didik kedalam 5-6 Kelompok

Kegiatan Inti pembelajaran ( 60 Menit)
1. Guru melakukan Asesmen diagnostic kognitif:

● Apa yang kalian ketahui tentang Sumber daya alam?
● Apa yang kalian ketahui tentang SDA hutan?
● Apa saja potensi sumber daya alam hutan di Indonesia?

2. Peserta didik diminta menanggapi apa yang telah

ditayangkan guru;

3. Peserta didik dipersilahkan untuk bertanya jika ada hal-

hal yang belum diketahui dan dipahami.

4. Guru menjelaskan materi potensi sumber daya alam

hutan dan manfaatnya

5. Guru membagikan Lembar Kerja kepada setiap

kelompok

6. Guru menjelaskan tentang petunjuk mengisi dan

mengerjakan lembar kerja tersebut


Peserta Didik Mengidentiikasi Masalah
Setelah menyaksikan dan melihat tayangan dari guru, peserta
didik kemudian diminta untuk mengidentifikasi potensi sumber
daya alam hutan di Indonesia.

3

media


Peserta Didik Mencari dan Mengolah Informasi

1. Peserta didik bersama kelompoknya mengumpulkan

informasi terkait dengan sumber daya alam hutan dengan
menggunakan sarana dan prasarana yang telah tersedia

2. Setelah data terkumpul, Peserta didik mengolah informasi

secara berkelompok di bawah bimbingan guru untuk
menjawab lembar kerja yang telah diberikan.

3. Guru mengawasi dan membimbing diskusi kelompok yang

sedang berlangsung.


Peserta Didik Mensosialisasikan Idenya

1. Peserta didik melakukan interaksi tanya jawab untuk

memperdalam ide-ide dari setiap kelompok.

Peserta Didik Merefleksikan Kegiatan Pembelajaran

1. Peserta didik bersama-sama guru menyimpulkan dan

merefleksikan mengenai potensi sumber daya alam
hutan dan manfaatnya

2. Penguatan

dan

pengayaan

dilakukan

untuk

mengembangkan kompetensi peserta didik


Penutup (10 Menit)

1. Peserta didik mengumpulkan Lembar Kerja
2. Guru melakukan penilaian pembelajaran yang dilakukan

secara lisan dan tertulis (hasil LK)

3. Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran berkaitan

dengan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Sikap
• Bagaimana

aku

melakukan

pembelajaran

secara

bertanggung jawab?

• Bagaimana aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat

waktu?

• Bagaimana aku sudah memanfaatkan sumber daya alam

secara efisien dan efektif?

Inspirasi dari pembelajaran tentang potensi sumber
daya alam hutan dan manfaatnya
• Bagaimana aku sudah mengidentiikasi potensi sumber

daya alam hutan?

• Bagaimana peran aku dalam upaya pelestarian sumber

daya alam hutan ?

• Bagaimana sikap kita dalam memanfaatkan hutan ?

Keterampilan
• Bagaimana aku berhasil menggambar pada lembar kerja

dan selanjutnya mempresentasikannya di depan kelas

4. Peserta didik diberi pesan-pesan moral untuk senantiasa

memanfaatkan potensi sumber daya alam hutan secara
efektif dan efisien.

5. Guru

menginformasikan

materi

untuk

pertemuan

berikutnya secara garis besar mengenai tindaklanjut dari
materi potensi sumber daya alam hutan dan manfaatnya
dengan memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk
mencari contoh beserta gambar dari sumber daya alam
hutan di Indonesia) dibuat dengan bentuk mading

4

media

6. Guru dan peserta didik menutup pembelajaran dengan

berdo’a

7. Guru memberikan salam penutup.

F. Asesmen

1. Penilaian Diagnostik Non Kognitif : Survei gaya belajar

peserta didik

2. Asesmen Diagnostik Kognitif:

● Apa yang kalian ketahui tentang Sumber Daya Alam ?
● Apa yang kalian ketahui tentang SDA Hutan?
● Apa yang kalian ketahui tentang SDATambang?
● Apa yang kalian ketahui tentang SDA Kemaritiman?

3. Penilaian formatif melalui tugas kelompok (lembar kerja)

dan tes lisan.

4. Penilaian berbasis proyek yang dikerjakan peserta didik

melalui pengamatan lingkungan dan mengerjakan lembar
kerja.

5. Penilaian sikap peserta didik dengan melakukan observasi

menggunakan jurnal penilaian sikap

G. Remedial Dan

Pengayaan

Remedial
Guru mengulang penjelasan materi untuk peserta didik yang
belum tuntas
Pengayaan
Guru memberikan tugas yang lebih menantang kepada peserta
didik yang sudah tuntas dengan memberikan tugas untuk
mengkampanyekan pemanfaatan dan upaya melestarikan
sumber daya alam melalui media sosial.

H. Refleksi Peserta

Didik Dan Guru

Guru dan peserta didik melakukan refleksi pentingnya
pemanfaatan SDA secara efektif dan efisien.

5

media

Mengetahui,
Kepala SMPN 9 Batang

Drs. Siswono, M.Si.
NIP. 196704011995121003

Batang, Juli 2022

Guru Mata Pelajaran IPS

Listiyaningsih, S.Pd.
NIP. 19780182008012013

LAMPIRAN

1. Lembar Kerja peserta didik
2. Rubrik penilaian
3. Bahan bacaan Guru dan Peserta didik
4. Glosarium
5. Daftar pustaka

6

media

Lampiran 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Kelompok: ……………………

Anggota Kelompok/Presensi :

1. ………………………………………

2. ………………………………………

3. ………………………………………

4. ………………………………………

A. Pengamatan Potensi Sumber Daya Alam di Lingkungan Sekitar

(yang tercantum didalam mading masing-masing)

N
o

Nama Sumber

Daya Alam

Jenis Sumber Daya

Alam

Manfaat bagi kehidupan

sehari-hari

1.

2.

3

7

media

B. Upaya Pelestarian Sumber Daya Alam

N
o

Sumber Daya Alam

Contoh upaya yang dilakukan

1.

2.

8

media

Lampiran 2

RUBRIK PENILAIAN

RUBRIK PEMBERIAN SKOR LEMBAR KERJA

N
o

Pernyataan

Skor

123

1. Kemampuan peserta didik dalam mencari jawaban saat
pengamatan

2. Kemampuan peserta didik dalam menggambar di LK

3. Kemampuan peserta didik dalam berdiskusi dan mengemukakan
pendapat

4. Kemampuan peserta didik dalam mempresentasikan hasil LK

5. Produk LK


SKOR Maksimum

15

JURNAL PENILAIAN SIKAP

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

9

media
media
media

Contoh Proses Pembelajaran Pembuatan Mading Potensi SDA dan

Perunahan Potensi SDA

10

media

Lampiran 3
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK

Buku Siswa IPS Kelas VII ( Halaman 130-139)


Nursa’ban, M, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII.

Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

1. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang

terdapat di permukaan bumi serta dapat dimanfaatkan oleh
manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan
kelestariannya, sumber daya alam dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable
resources) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
(non renewable resource).

Sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya tanah, air,

dan hutan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
misalnya gas, minyak bumi, timah, dan batu bara. Berikut ini
merupakan potensi sumber daya alam di Indonesia yang dibagi
menjadi tiga, yaitu sumber daya alam hutan, sumber daya alam
tambang, dan sumber daya alam kemaritiman.

a. Sumber Daya Alam Hutan

Sumber daya hutan telah memberikan peranan

signifikan

dalam

mendukung

pembangunan

ekonomi

Indonesia. Hutan merupakan suatu areal lahan lebih dari 6,25
hektare dengan pohon-pohon lebih tinggi dari 5 meter pada
waktu dewasa dan tutupan kanopi lebih dari 30%. Berdasarkan
data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2018),
Indonesia mengalokasikan 63% atau seluas 120,6 juta hektare
daratannya sebagai kawasan hutan. Fungsi kawasan hutan
Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu hutan
produksi, hutan lindung, dan hutan konservasi.

11

media
media
media

Hutan Produksi

Kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan

bahan baku pro- duksi. Fungsi ekonomi hutan produksi dapat
memberikan

manfaat

optimal

bagi

masyarakat

seperti

memanfaatkan semua potensi yang terdapat di dalam hutan
produksi seperti kayu, dan rotan. Pemanfaatan hutan produksi
dapat dilakukan setelah penerbitan izin pemerintah berdasarkan

pada bentuk- bentuk pemanfaatan.

Gambar 3.4 Hutan jati
sebagai hutan produksi

Sumber: pisauikan/pixabay

Hutan Lindung
Hutan lindung memiliki peran strategis dalam melindungi sistem
daya dukung lingkungan hidup. Manfaat hutan lindung yaitu
mengatur suplai air, mengendalikan erosi, mencegah banjir,
mencegah intrusi air laut, mempertahankan kesuburan tanah,

dan menyediakan suplai makanan dan energi untuk kehidupan
manusia.

Gambar 3.5 Kawasan hutan
lindung Bukit Putri Pencit,

Tuban

Sumber: Ipe tuban/Wikimedia

Commons/CC-BY-SA 4.0

Hutan Konservasi

Hutan

konservasi

dapat

diklasifikasikan

menjadi

kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam. Kawasan
suaka alam sendiri dibedakan menjadi kawasan cagar alam dan
kawasan suaka margasatwa. Sedangkan kawasan pelestarian

12

media
media
media

alam diklasifikasikan menjadi kawasan taman nasional, kawasan
taman wisata alam, serta kawasan taman hutan raya. Cakupan
wilayah hutan konservasi dapat di daratan maupun perairan.

a)Kawasan Suaka Alam

Kawasan suaka alam merupakan kawasan yang memiliki

ciri khas tertentu baik yang berada di daratan ataupun di
perairan, serta memiliki fungsi pokok sebagai kawasan untuk
pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa. Kawasan
suaka alam dapat dibedakan menjadi dua yaitu cagar alam dan
suaka margasatwa.

Cagar alam adalah kawasan suaka alam dengan ciri khas

berupa tumbuhan, satwa, serta ekosistemnya yang perlu
dilindungi sehingga kelangsungan hidupnya terjadi secara
alami. Suaka margasatwa merupakan suatu kawasan suaka
alam dengan ciri khas berupa keunikan dan keanekaragaman
jenis satwa sedangkan untuk tujuan kelangsungan hidup yang
ada di dalamnya dapat dilakukan pembinaa.

Gambar 3.6 Cagar Alam Telaga Renjeng

Sumber: Agus Mugi Raharjo/Wikimedia Commons/CC-BY-SA 4.0

Gambar 3.7 Suaka Margasatwa Baluran

Sumber: Febri Kristiawan/Wikimedia Commons/CC-BY-SA 4.0

13

media
media
media
media

a)Kawasan Pelestarian Alam

Kawasan pelestarian alam merupa- kan suatu kawasan

hutan yang memiliki ciri khas dengan fungsi pokok memberi
perlindungan

terhadap

sistem

penyang-

ga kehidupan,

pengawetan keanekaraga- man jenis tumbuhan dan satwa, serta
memanfaatkan sumber daya hayati dan ekosistemnya secara
lestari. Kawasan pe- lestarian alam dibagi menjadi tiga bagian
yaitu taman nasional, taman wisata alam, serta taman hutan raya.

Taman nasional adalah suatu kawasan dengan ekosistem

asli, dimanfaatkan untuk tujuan penelitian dan ilmu pengeta- huan
dengan pengelolaan sistem zonasi. Taman wisata alam
merupakan kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk
rekreasi dan pariwisata. Taman hutan raya (tahura) merupakan
kawasan yang dilestarikan dengan tujuan mengoleksi tum- buhan
dan satwa untuk dimanfaatkan bagi ilmu pengetahuan, penelitian,
pendidikan, budaya, pariwisata serta rekreasi. Pemanfaatan
sumber daya hutan sebaiknya melibatan dan memberdayakan
seluruh un- sur masyarakat serta mendorong mereka untuk
menggunakan seluruh potensi yang dimiliki secara penuh.

Gambar 3.8. Taman Nasional
Rinjani

Sumber: Yon Illahi /Wikimedia Commons/CC-BY-
SA 4.0

Gambar 3.9 Wisata
Alam Raja Ampat

Sumber: James Mamoto
/Wikimedia Commons/CC-BY-
SA 4.0

Gambar 3.10 Taman Hutan
Raya Djuanda

Sumber: Samuderaeka /Wikimedia
Commons/CC-BY-SA 4.0

14

media

Lampiran 4

GLOSARIUM

Bahan galian/tambang golongan C merupakan bahan tambang yang
digunakan dalam kegiatan industri dan secara tidak langsung memengaruhi
hajat hidup masyarakat.

Bahan galian/tambang golongan A merupakan bahan tambang yang
dikelola oleh pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta serta penting
untuk keamanan dan pertahanan negara.

Bahan galian/tambang golongan B digunakan untuk memenuhi hajat hidup
orang banyak. Pengelolaan dapat dilakukan oleh masyarakat dan pihak swasta
dengan mendapat izin dari pemerintah.

Bahan Tambang adalah jenis sumber daya alam yang berupa mineral
radioaktif, mineral logam, mineral bukan logam, batuan, batubara termasuk
bitumen padat dan batuan aspal, minyak dan gas bumi, dan panas bumi.

Energi kelautan adalah energi terbarukan. Energi kelautan terdiri dari energi
gelombang (wave power), energi pasang surut (tidal power), energi arus laut
(current power), dan energi panas laut (ocean thermal energy conversion).

Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai
perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah
banjir, pengendalian erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara
kesuburan tanah.

Hutan adalah tempat berupa lahan yang luas yang terdiri dari komponen-
komponen biotik dan abiotik yang di dalamnya terdapat ekosistem yang saling
mempengaruhi satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan

Kawasan pelestarian alam merupakan suatu kawasan hutan yang memiliki
ciri khas dengan fungsi pokok memberi perlindungan terhadap sistem penyang-
ga kehidupan, pengawetan keanekaraga- man jenis tumbuhan dan satwa, serta
memanfaatkan sumber daya hayati dan ekosistemnya secara lestari.

Perikanan merupakan segala usaha penangkapan ikan serta pengolahan
sampai pada pemasaran hasilnya.

permukaan laut, di dalam laut, dasar laut dan pesisir pantai yang dapat
dimanfaatkan oleh

sarana transportasi, media penghubung, pemersatu, medan pertahanan, dll.

Sumber daya alam maritim adalah sumber daya alam yang mencakup semua
Sumber Kekayaan Alam (SKA) maritim yang terkandung di laut, baik di

Sumber Daya Alam merupakan segala sesuatu yang terdapat di permukaan
bumi serta dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya.

Taman nasional adalah suatu kawasan dengan ekosistem asli, dimanfaatkan
untuk tujuan penelitian dan ilmu pengeta- huan dengan pengelolaan sistem
zonasi.

Suaka margasatwa adalah sebuah kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas
berupa keunikan dan atau keanekaragaman jenis satwa yang untuk
kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.

15

media

Lampiran 5

DAFTAR PUSTAKA

Nursa’ban, M, dkk. 2021. Buku Panduan Guru untuk SMP Kelas VII. Jakarta:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi


Nursa’ban, M, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII.

Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi


Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. 1990. Pengertian

Suaka Margasatwa.


Anonim. 2014. Pengertian Batu Bara. Sumatera Selatan : PT Bukit Asam Tbk.

Anonim. 2021. Bahan Tambang. SPIR JOGJA Provinsi. Yogyakarta : Sistem

Informasi Penataan RuangDinas Pertanahan dan Tata Ruang Daerah
Istimewa Yogyakarta. (Diakses pada tanggal 27 Juli 2022)

http://www.sipr.jogjaprov.go.id/sikoper/tarupedia/detail/bahan-tambang

Anonim. 2021. Hutan Lindung. SPIR JOGJA Provinsi. Yogyakarta : Sistem

Informasi Penataan RuangDinas Pertanahan dan Tata Ruang Daerah
Istimewa Yogyakarta. (Diakses pada tanggal 27 Juli 2022)

http://www.sipr.jogjaprov.go.id/sikoper/tarupedia/detail/hutan-lindung

Anonim. 2022. Pengertian Hutan Konservasi. Pengertian Jenis dan Fungsi Hutan

Konservasi.

https://lindungihutan.com/blog/hutan-konservasi-pengertian-jenis-fungsi/
https://www.ptba.co.id/berita/artikel/getting-to-know-coal-563

Anonim.2021.Pengertian Sumber daya Hutan. Jakarta : Kementerian Lingkungan

Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (Diakses pada tanggal 27 Juli
2022)


https://elearning.menlhk.go.id/pluginfile.php/849/mod_resource/content/1/pengert

ian_sumber_daya_hutan.html


Perpustakaan Lemhannas RI (2022, Juli). Sumber Daya Maritim.(Diakses pada
tanggal 27 Juli 2022 )

pattern-tertiary
media

MODUL AJAR IPS

PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

INFORMASI UMUM

Identitas Modul

Nama Pengampu

: Listiyaningsih, S.Pd.

Instansi

: SMPN 9 Batang

Tahun Pelajaran

: 2022/2023

Jenjang/Kelas/ Semester : SMP/VII/2 (Genap)
Fase

: D

Tema : Potensi Ekonomi Lingkungan
Sub Tema : Potensi SDA (Hutan)
Alokasi Waktu

: 4 x 40 Menit

Kompetensi awal

Masalah Pokok Ekonomi

Profil Pelajar Pancasila

Bernalar kritis, gotong royong dan kreatif

Sarana dan Prasarana

Media MMT SDA

Target Peserta Didik

Peserta didik Reguler

Model Pembelajaran

Problem Based Learning

Moda

Tatap Muka Penuh (Luring)

KOMPONEN INTI

A. Tujuan Pembelajaran
a) Peserta didik mampu menjelaskan potensi sumber daya

alam hutan

b) Peserta didik mampu mengidentifikasi Macam Hutan
c) Peserta didik mampu mengidentifikasi manfaat hutan dalam

kehidupan sehari-hari

d) Peserta didik mampu mengomunikasikan hasil pembuatan

madding potensi sumber daya alam hutan

B. Pemahaman

Bermakna

a) Memahami potensi dan manfaat sumber daya alam hutan

di Indonesia secara efektif dan efisien

b) Memahami penyebab perubahan potensi sumber daya

alam sehingga mampu melestarikan sumber daya alam

C. Pertanyaan Pemantik

a) Apa saja bentuk potensi sumber daya alam yang ada di

Indonesia?

b) Mengapa Indonesia mempunyai banyak potensi sumber

daya alam?

c) Sudahkah kalian ikut berperan memanfaatkan sumber daya

alam secara efektif dan efisien?

D. Persiapan

Pembelajaran

a) Menyiapkan perangkat pembelajaran
b) Menyiapkan materi berupa gambar tentang sumber

daya alam hutan di Indonesia

c) Menyiapkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Potensi

SDA Hutan dan Manfaatnya

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE