Search Header Logo
Interaksi Antarruang

Interaksi Antarruang

Assessment

Presentation

•

Social Studies

•

8th Grade

•

Practice Problem

•

Easy

Created by

Octovianus Louk Bria

Used 4+ times

FREE Resource

36 Slides • 3 Questions

1

media
media
media

Media
Pembelajaran

IPS

untuk SMP/MTs Kelas

VIII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2

Fill in the Blanks

individu-individu atau lembaga-lembaga yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi di sebut

3

Multiple Choice

Di Wederok hidup seorang petani nama Thomas.Thomas memiliki lahan seluar 50 Are.Lahan

tersebut ia gunakan untuk menanam berbagai jenis sayur seperti : tomat,lombok,kangkung,sawi.selain sayuran ia juga menanam pisang dan ubi.

saat musim panen tiba Thomas menjual semua hasil yang ada di kebunnya ke pasar.

setelah semua terjual tomas mampir ke toko untuk membeli cemilan berupa kripik pisang.

Siapa Thomas ?

1

Konsumen

2

Produsen

3

Distributor

4

Produsen dan Konsumen

4

Draw

Gambarkan salah satu hewan melata

5

media

KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN ANTARRUANG SERTA PENGARUHNYA TERHADAP
KEGIATAN EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA DI INDONESIA DAN ASEAN

Pembelajaran

Tujuan

Dapat menjelaskan keunggulan dan keterbatasan antarruang serta peran pelaku ekonomi dalam
perekonomian
Dapat mendeskripsikan pengaruh interaksi antarruang terhadap kegiatan ekonomi, sosial, dan
budaya di Indonesia dan ASEAN
Dapat menganalisis perdagangan antardaerah atau
antarpulau dan perdagangan internasional
Dapat mendeskripsikan pengembangan ekonomi maritim dan agrikultur di Indonesia
Dapat menjelaskan pendistribusian kembali (redistribusi)
pendapatan nasional

BAB 3

6

media
media

Amatilah gambar berikut:

Bentuklah kelompok dan buatlah 5 (lima) pertanyaan mengenai kegiatan
ekonomi yang terjadi berhubungan dengan pengiriman peti kemas.

7

media
media
media

Kebutuhan dan permintaan dapat tercipta
berdasarkan ruang. Lokasi di mana seseorang
berada dapat menciptakan kebutuhan dan
permintaan yang berbeda.

1. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam
Permintaan dan Penawaran

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran
Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

8

media

1. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam
Permintaan dan Penawaran

Wilayah di Indonesia memiliki potensi
kekayaan sumber daya alam. Keunggulan ini
menawarkan peluang ekonomi yang
menjanjikan.

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta
Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

9

media
media

Pelaku ekonomi adalah individu-individu
atau lembaga-lembaga yang terlibat dalam
proses kegiatan ekonomi.

2. Pengertian Pelaku Ekonomi

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran
Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

10

media
media

2. Pengertian Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi dibagi menjadi
produsen, distributor, dan konsumen.

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran
Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

11

media

3. Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

Para pelaku ekonomi memiliki berbagai

peran dalam Perekonomian sebagai

berikut:

Rumah Tangga
Keluarga atau

Konsumen (RTK)

Rumah Tangga
Produsen (RTP)

Pemerintah

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran

Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Masyarakat Luar Negeri

12

media

Penggunaan Teknologi dalam Permintaan

Perbandingan

harga

secara cepat

Informasi mengenai Suatu Produk


Informasi produk
lain

Kemudahan

pemesanan dan

pembayaran produk

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta

Peran Pelaku Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4. Permintaan dan Penawaran dengan
Penggunaan Teknologi untuk Pelaku Ekonomi

13

media
media

A. Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang serta Peran Pelaku

Ekonomi dalam Perekonomian

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

4. Permintaan dan Penawaran dengan
Penggunaan Teknologi untuk Pelaku Ekonomi

1. Penurunan biaya produksi

Penggunaan teknologi dapat membantu
pelaku ekonomi dalam hal penawaran,
antara lain sebagai berikut:

2. Mendapatkan bahan produksi dan
peralatan lebih murah
3. Kemudahan penawaran barang dan jasa
pada konsumen tertentu
4. Menciptakan produk-produk baru

5. Kemudahan promosi

14

media

Pengaruh positif dari interaksi antarruang terhadap
kegiatan ekonomi antarnegara ASEAN antara lain
sebagai berikut:
Tenaga kerja profesional akan mudah bergerak
antarnegara ASEAN.

1.

Investasi dari negara-negara anggota ASEAN
dapat masuk dan diterima Indonesia.

2.

Pangsa pasar bagi produk-produk Indonesia
terbuka lebar di negara-negara ASEAN.

3.
+

1. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap

B.

Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi,

Sosial, dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Kegiatan Ekonomi di Indonesia dan ASEAN

15

media

Pengaruh negatif dari interaksi antarruang terhadap
kegiatan ekonomi antarnegara ASEAN antara lain
sebagai berikut.

Kesempatan tenaga kerja asing untuk masuk dalam
lapangan kerja di Indonesia terbuka lebar.

1.

Terbukanya kemungkinan eksploitasi sumber daya
alam Indonesia.

2.

Serbuan barang impor dari negara-negara ASEAN
dapat mematikan berbagai perusahaan yang
memproduksi produk Indonesia.

3.

1. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap
Kegiatan Ekonomi di Indonesia dan ASEAN

B.Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi, Sosial,
dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

16

media

+

Pengaruh Positif dari interaksi antarruang terhadap
kegiatan sosial antarnegara ASEAN antara lain
sebagai berikut.
Terciptanya solidaritas antarnegara ASEAN. Hal ini
akan meningkatkan kerja sama dalam berbagai
bidang antarnegara ASEAN.

1.

Terdapat upaya mendorong isu-isu kebijakan yang
terkait dengan upaya pencapaian kesejahteraan
sosial dan pembangunan antarnegara anggota
ASEAN.

2.

B. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi, Sosial, dan Budaya di

Indonesia dan ASEAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap

Kegiatan Budaya di Indonesia dan ASEAN

17

media

Pengaruh negatif dari interaksi antarruang terhadap
kegiatan sosial antarnegara ASEAN antara lain
sebagai berikut.
Penanaman modal dari negara-negara ASEAN di
berbagai daerah jangan sampai bertentangan
dengan kehidupan sosial masyarakat daerah-daerah
tersebut

1.

.
Dapat muncul sikap negatif seperti konsumerisme
dan hedonisme menghadapi masuknya berbagai
produk menarik dari negara-negara ASEAN.

B.

Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi,

Sosial, dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap
Kegiatan Budaya di Indonesia dan ASEAN

18

media

+

Pengaruh Positif dari interaksi antarruang terhadap
kegiatan budaya antarnegara ASEAN antara lain
sebagai berikut.

Kekayaan budaya antarnegara ASEAN ditampilkan
melalui berbagai kegiatan.

1.

Kekayaan budaya negara-negara ASEAN diketahui
warga negara-negara ASEAN dan dunia.

2.

B. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi, Sosial,
dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap

Kegiatan Budaya di Indonesia dan ASEAN

19

media

B. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap Kegiatan Ekonomi,
Sosial, dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

Pengaruh negatif dari interaksi antarruang
terhadap kegiatan budaya antarnegara
ASEAN antara lain sebagai berikut.
Masyarakat Indonesia dapat melihat
berbagai budaya di negara-negara
ASEAN.

1.

Pengaruh budaya dari negara-negara
ASEAN masuk ke Indonesia.

2.

Sebagian kebudayaan daerah
dipromosikan agar disaksikan dan
dinikmati turis asing, termasuk dari
negara-negara ASEAN.

3.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengaruh Interaksi Antarruang terhadap
Kegiatan Budaya di Indonesia dan ASEAN

20

media
media

Perdagangan antardaerah adalah
perdagangan yang diselenggarakan
antartempat atau wilayah yang berbeda
di dalam negara yang sama.

C.Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan
Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Perdagangan Antardaerah

21

media
media

Ada beberapa karakteristik
perdagangan antardaerah, yaitu
sebagai berikut:

Spesialisasi

1.

Biaya produksi yang rendah

2.

Pertukaran barang

3.

Saling kerja sama

4.

Mengejar laba

5.

Terarah pada konsumen

6.

Kepuasan maksimum

7.

Transaksi sukarela

8.

C.

Perdagangan Antardaerah dan
Perdagangan Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Perdagangan Antardaerah

22

media
media

Perdagangan antardaerah di Indonesia
terjadi karena ada perbedaan sumber
daya, sumber daya alam maupun sumber
daya manusia di setiap wilayah.

C.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan

Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Perdagangan Antardaerah

23

media
media
media

Pertukaran barang dan jasa antara
penduduk negara yang berbeda disebut
perdagangan antarnegara atau
internasional.

C.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan

Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Antarnegara

24

media
media

Dalam aktivitas perdagangan antarnegara

dikenal istilah ekspor dan impor.

C.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan

Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Antarnegara

25

media

Manfaat Perdagangan Antarnegara

Mendapatkan
Devisa

Memperluas
Kesempatan

Kerja

Menstabilkan
Harga

Meningkatkan

Kualitas
Konsumsi

Mempercepat
Alih Teknologi

C.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Antarnegara

26

media

Perdagangan antarnegara dapat terjadi karena

beberapa faktor antara lain sebagai berikut:

Perbedaan Sumber Daya Alam

Selera

Penghematan Biaya Produksi

Perbedaan Teknologi
+

C
.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan

Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Antarnegara

27

media

C.

Perdagangan Antardaerah dan Perdagangan

Antarnegara

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Perdagangan Antarnegara

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi
hambatan dalam melakukan perdagangan
antarnegara sebagai berikut:

Tidak Amannya Suatu Negara
Kebijakan Ekonomi oleh Pemerintah
Tidak Stabilnya Kurs Mata Uang Asing

28

media

Salah satu kerajaan maritim terbesar
di Indonesia adalah Sriwijaya pada
abad ke-5.

D. PENGEMBANGAN EKONOMI
MARITIM

DAN

AGRIKULTURAL DI INDONESIA

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

29

media

Pengertian Ekonomi Maritim

Ekonomi kelautan { Marine Economy } merupakan kegiatan
ekonomi yang dilakukan di wilayah pesisir dan lautan serta di
darat yang menggunakan sumber daya alam
dan jasa- jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan
barang dan jasa.
Ekonomi Maritim { Maritime Economy } merupakan kegiatan
ekonomi yang mencakup transportasi laut,industri galangan kapal
dan perawatannya.

30

media
media

Setelah kemerdekaan Indonesia, salah satu tonggak penting ekonomi maritim
Indonesia terjadi pada tahun 1957. Saat itu, dideklarasikan Deklarasi Wawasan

Nusantara (Deklarasi Djuanda).

PENGEMBANGAN EKONOMI
MARITIM DAN AGRIKULTURAL DI
INDONESIA

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

31

media

,

Tujuan dari ekonomi Maritim :

1.Memperkuat Identitas Indonesia sebagai Negara Maritim
2. Membantu mengelola Sumber Daya Laut
3. Meratakan Infrastruktur
4. Meniingkatkan Konektivitas Maritim

Mamfaat Ekonomi Maritim
1.Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
2.Kesejahteraan Pelaku Usaha
3.Kelestarian Lingkungan Yang lebih terpelihara
4.Laut Sebagai Pemersatu bangsa

PENGEMBANGAN EKONOMI MARITIM
DAN AGRIKULTURAL DI INDONESIA

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

32

media
media

Potensi ekonomi maritim Indonesia
tersebut antara lain sebagai berikut.

Perikanan

1.

Pariwisata Bahari

2.

Energi Terbarukan Laut

3.

Transportasi Laut

4.

Minyak Bumi dan Gas Lepas Pantai

5.

Industri dan Jasa Maritim

6.

1. Pengembangan Ekonomi

Maritim Indonesia

D. Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

33

media

Agrikultur adalah pengelolaan tumbuhan
dan ternak yang bermanfaat secara
terorganisir oleh manusia. T. J. Rimando

D. Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di

Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengembangan Agrikultur Indonesia

34

media

Pada masa pemerintahan Presiden
Sukarno, pembangunan ekonomi
difokuskan pada pemenuhan kebutuhan
pangan.

D. Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di

Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengembangan Agrikultur Indonesia

35

media
media

D. Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di

Indonesia

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Pengembangan Agrikultur Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) membagi

pertanian atas subsektor tanaman pangan,

hortikultura, perkebunan, peternakan,

perikanan, dan kehutanan.

36

media
media

Pendapatan Nasional adalah total nilai
barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh
suatu perekonomian dalam periode tertentu
yang dihitung berdasarkan nilai pasar

1. Pendapatan Nasional, Rasio Gini dan
Redistribusi Pendapatan

E.

Pendistribusian Kembali (Redistribusi) Pendapatan

Nasional

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

37

media
media

E.

Pendistribusian Kembali (Redistribusi) Pendapatan Nasional

Rasio Gini merupakan
ukuran ketimpangan
agregat dan dapat
memiliki nilai berapa
pun, berkisar antara 0
(kemerataan sempurna)
hingga 1 (ketimpangan
sempurna).

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

1. Pendapatan Nasional, Rasio Gini dan
Redistribusi Pendapatan

38

media

1. Pendapatan Nasional, Rasio Gini
dan Redistribusi Pendapatan

Redistribusi adalah sistem
pendistribusian kembali
pendapatan dari masyarakat kaya
ke masyarakat miskin.

E. Pendistribusian Kembali (Redistribusi) Pendapatan Nasional

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

39

media
media

E. Pendistribusian Kembali (Redistribusi) Pendapatan Nasional

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2. Program Redistribusi untuk Pemerataan
Distribusi Pendapatan di Indonesia

Ada beberapa cara untuk mendistribusikan
pendapatan nasional yaitu:

Pembayaran Langsung serta Penyediaan
Barang dan Jasa

1.

Pemberdayaan Masyarakat

2.

Pengembangan Usaha atau Industri Kecil

3.

Penerapan Pajak Penghasilan Progresif

4.

pattern-tertiary
media
media
media

Media
Pembelajaran

IPS

untuk SMP/MTs Kelas

VIII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 39

SLIDE