

Pelajaran tanpa judul
Presentation
•
Other
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Akrom Rosadi
Used 1+ times
FREE Resource
25 Slides • 0 Questions
1
Ilmu Kalam
ِمْيِحَّرلا ِنْٰحَّْرلا ِالله ِمْسِب
Rian Hidayat,
S.Pd.I., M.Pd., Gr
PPT Bab
7
Kelas
12
2
Kita Mulai Dengan Membaca
3
Setelah mempelajari materi ini diharapkan peserta didik
dapat:
• Menjelaskan pengertian ilmu kalam, sejarah ilmu kalam,
aliran ilmu kalam
• Mengidentifikasi dalil-dalil terkait ilmu kalam
• Mengklasifikasi tujuan ilmu kalam
• Menganalisis manfaat ilmu kalam
• Menganalisis karakter dalam mencapai insan kamil
4
Pembahasan dalam PPT ini mencakup:
1. Pengertian Ilmu Kalam
2. Ruang Lingkup Ilmu Kalam
3. Sumber-sumber bagi Ilmu Kalam
4. Sejarah Ilmu Kalam
5. Aliran Ilmu Kalam
6. Manfaat Ilmu Kalam
Kata Kunci: • Dakwah • Tawasuth • Khutbah • Hadats • Tablig • Syahadatain • Radikal • Mujadalah •
Teror
5
Pengertian
Pengertian Ilmu Kalam
Kalam
Ilmu
KBBI: pengetahuan tentang suatu bidang yang
disusun secara bersistem menurut metode
tertentu
ilmu kalam secara etimologi (bahasa) adalah ilmu yang membicarakan bagaimana menetapkan
kepercayaan keagamaan (agama Islam) dengan bukti yang meyakinkan
Ilmu kalam secara terminologi adalah suatu ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan
dengan menggunakan argumen logika dan filsafat, disebut juga dengan ilmu tauhid, ilmu
aqa’id, ilmu ushuluddin, ilmu kalam, dan teologi Islam.
Kata-kata, pembicaraan, pembicaraan
yang bernalar dan menggunakan
logika
Ibnu Khaldun memberikan pengertian bahwa Ilmu kalam ialah ilmu yang berisi alasan-alasan
mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman dengan menggunakan dalil-dalil pikiran dan
berisi bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng dari kepercayaan-kepercayaan
aliran golongan Salaf dan Ahli Sunah.
6
Ilmu Kalam: suatu ilmu yang
membahas tentang wujud Allah
Swt, sifat-sifat wajib yang ada bagi-
Nya, sifat-sifat jaiz yang disifatkan
bagi-Nya, dari sifat-sifat yang tidak
ada bagi-Nya, juga membahas
tentang rasul-rasul Allah untuk
menetapkan kebenaran risalahnya,
apa yang wajib ada pada dirinya,
hal-hal jaiz yang dihubungkan
pada diri mereka, dan hal-hal
terlarang yang dihubungkan
kepada diri mereka
Syekh Muhammad Abduh
Pengertian Ilmu Kalam
Menurut Para Ulama
Abduh dilahirkan di Mahallat Nasr, Syubra
Khit, al-Bahirah Mesir tahun 1849 M dan
masih keturunan Umar bin Khaththab dari
garis ibunya. Setelah menyelesaikan
studinya, ia mengajar di Al-Azhar. Puncak
kariernya, Abduh menjadi mufti pertama di
Mesir pada tanggal 3 Juni 1899.
7
Ilmu Kalam: disiplin ilmu yang
membahas zat dan sifat Allah Swt.
beserta eksistensi semua yang
mungkin, mulai yang berkenaan
dengan masalah setelah kematian yang
berlandaskan doktrin Islam. Penekanan
akhirnya adalah menghasilkan ilmu
ketuhanan secara filosofis
Al-Farabi
Al-Farabi adalah ilmuwan dan filsuf muslim
yang berasal dari Farab, Turkistan. Al-Farabi
dijuluki sebagai "Guru Kedua" (al-Mu'allim al-
Tsānī) setelah Aristoteles karena dipandang
sebagai komentator terbaik "Guru Pertama"
8
Ilmu Kalam:
disiplin ilmu yang
mengandung
berbagai
argumentasi
tentang akidah
imani yang
diperkuat dalil-
dalil rasional.
Ibnu Khaldun
Lahir pada 27 Mei 1332 di Tunis, Afrika Utara, dan meninggal pada 19
Maret 1406 di Kairo, Mesir. Beliau adalah seorang Muslim cendekiawan,
sejarawan, dan sosiolog yang dianggap sebagai salah satu intelektual
terkemuka dalam sejarah Islam.
9
Ilmu Kalam: ilmu yang
bersandar kepada
argumentasi-argumentsi
rasional yang berkaitan
dengan aqidah imaniah,
atau sebuah kajian
tentang aqidah Islamiyah
yang bersandar kepada
nalar.
Syaikh Musthafa Abdul
Raziq
Mustafa ‘Abd ar-Raziq merupakan seorang filosof Islam, pengajar, penulis, dan
menteri kabinet Mesir. Ia lahir di Abu Jirj, Provinsi Minya, Mesir Tengah, pada
1885, dan meninggal pada 15 Februari 1947.
10
Kesimpulan Makna Ilmu Kalam
Berdasarkan pengertian menurut para ahli di atas dapat
disimpulkan bahwa ilmu kalam adalah ilmu yang
membahas berbagai masalah ke- Tuhan-an dengan
menggunakan dasar-dasar naqliyah, maupun
argumentasi rasional (aqliyah). Argumentasi naqliyah
berupa dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis. Sedangkan
argumentasi aqliyah artinya menggunakan landasan
pemahaman berfikir rasional dengan metode berpikir
filsafat.
11
yaitu pembahasan
tentang segala sesuatu
yang berhubungan
dengan Nabi dan
Rasulullah ﷺ, termasuk
pembahasan tentang
kitab-kitab Allah,
mukjizat, karomah, dan
lain sebagainya
yaitu pembahasan
tentang segala
sesuatu yang
berhubungan dengan
Allah Swt. seperti
wujud Allah Swt.,
nama-nama Allah
Swt dan sifat-sifat
Allah Swt., af’al
(perbuatan) dan lain
sebagainya
1
2
Ruang Lingkup Ilmu Kalam
yaitu pembahasan
tentang segala
sesuatu yang
berhubungan alam
metafisik seperti
Malaikat, Jin, Iblis,
Setan, Roh, dan lain
sebagainya
Ilahiyah
Nubuwwah
Ruhaniyah
yaitu segala sesuatu
yang hanya bisa
diketahui lewat sam’i
(dalil naqli berupa Al-
Qur’an dan sunnah)
seperti alam barzakh,
akhirat, azab kubur,
tanda-tanda kiamat,
surga, neraka, dan lain
sebagainya
Sam’iyyah
12
Sumber-Sumber Ilmu Kalam
1
Sebagai sumber ilmu kalam, Al-Qur’an banyak menyinggung hal yang berkaitan
dengan masalah ke-Tuhan-an
2
Masalah-masalah dalam ilmu kalam juga disinggung dalam beberapa hadits, Di antarannya
hadis yang menjelaskan tentang iman, Islam, dan ihsan
3
Sumber ketiga adalah pemikiran manusia yang berasal dari pemikiran umat Islam sendiri
dan pemikiran yang berasal dari luar umat Islam, yang berkaitan dengan ketuhanan.
Al-Qur’an
Al-Hadits
Pemikiran Manusia
4
Kepercayaan adanya Tuhan, secara instingtif, telah berkembang sejak keberadaan
manusia pertama
Insting
13
QS. al-Ikhlas [112]: 1-4. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Swt. Maha Esa.
QS. asy-Syura’ [42]: 11. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menyerupai
apapun di dunia ini. Ia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui
QS. al-Fath [48]: 10. Ayat ini menunjukkan Tuhan mempunyai “tangan” yang
selalu berada di atas tangan orang-orang yang melakukan sesuatu selama
mereka berpegang teguh dengan janji Allah Swt
QS. al-Furqan [25]: 59. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan yang Maha
Penyayang bertahta di atas “Arsy”. Ia pencipta langit, bumi, dan semua yang
ada diantara keduannya
QS. al-Maidah [5]: 117. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan mempunyai
“mata” yang selalu digunakan untuk memgawasi seluruh gerak, termasuk
gerakan hati makhluk-Nya
AYAT AL-QUR’AN TENTANG KETUHANAN
Sumber Ilmu
Kalam (1)
14
Tafsir terhadap Firman Allah
Melahirkan Ilmu Kalam
Ayat-ayat di atas berkaitan dengan zat, sifat, asma’,
perbuatan, tuntunan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan
eksistensi Tuhan. Hanya saja, penjelasan rinciannya tidak
ditemukan. Oleh sebab itu, para ahli berbeda pendapat
dalam menginterpretasikan rinciannya. Pembicaraan tentang
hal-hal yang berkaitan dengan keTuhanan
disistematisasikan yang pada gilirannya menjadi sebuah ilmu
yang dikenal dengan istilah ilmu kalam.
15
Hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Ia mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ. bersabda:
“Orang-orang Yahudi akan terpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan.”.
Hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar. Ia mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ. bersabda: “Akan
menimpa umatku yang pernah menimpa Bani Israil, Bani Israil telah terpecah belah menjadi 72 golongan dan
umatku akan terpecah belah menjadi 73 golongan. Semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan saja,
“Siapa mereka itu, wahai Rasulullah?” tanya para Sahabat. Rasulullah ﷺ. menjawab: “Mereka adalah yang
mengikuti jejakku dan Sahabat-sahabatku”
Hadits
tentang
Ilmu
Kalam
Yahudi
Terpecah Jadi
72
Umat Islam
terpecah jadi
73
Sumber Ilmu
Kalam (2)
16
Di dalam Al-Qur’an, banyak sekali terdapat ayat-ayat yang memerintahkan
manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya. Dalam hal ini biasanya Al-
Qur’an menggunakan redaksi tafakkur, tadabbur, tadzakkur, tafaqqah, nazhar,
fahima, ‘aqala, ulul albab, ulul ilm, ulul abshar, dan ulun nuha.
Sumber Ilmu
Kalam (3)
Pemikiran
Manusia
17
Diantara ayat tersebut yaitu: QS. at-Thariq ayat 5-7 yang artinya: “Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia
diciptakan. Dia diciptakan dari air yang memancar. Yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.”
َقِلُخ َّمِم ُناَسنِالا ِرُظْنَيلَف٥ ٍٍۙقِفاَد ٍءۤاَّم ْنِم َقِلُخ٦ ِِۗبِٕىۤاَرَّتلاَو ِب
لُّصلا ِنْيَب ْْۢنِم ُجُرْخ
َّ
ي٧
Ayat-ayat yang lain dapat ditemukan pada Surah Muhammad: 24, An-Nahl: 68-69, Al-Isra’: 44, Al-An’am: 97-98, At-Taubah: 122, Shad: 29, Az-
Zummar: 9, Adz-Dzariyat: 47-49, dan Al-Ghatsiyah: 7-20
18
Kepercayaan adanya Tuhan, secara instingtif,
telah berkembang sejak keberadaan manusia
pertama. Oleh sebab itu, sangat wajar kalau
William L. Reese mengatakan bahwa ilmu yang
berhubungan dengan ke-Tuhan-an, yang dikenal
dengan istilah Theologia, telah berkembang
sejak lama.
Sumber Ilmu
Kalam (4)
Insting
19
Ia bahkan
mengatakan
bahwa, theologi
itu berkembang
menjadi
“theology
natural“ (teologi
alam) dan
“revealed
theology “
(teologi wahyu).
20
Metodologi yang digunakan oleh Ilmu Kalam: (1) Dalil naqli (dalil yang menggunakan nash-nash
agama, yaitu Al-Qur’an dan Hadis Nabi). (2) Dalil aqli (dalil yang menggunakan argumentasi
rasional).
Dalam menggunakan dua metode tersebut timbul dua corak pemikiran kalam, yakni pemikiran
kalam rasional dan pemikiran kalam tradisional.
21
Untuk menolak akidah yang sesat dengan berusaha menghindari tantangan-tantangan dengan cara
memberikan penjelasan duduk perkaranya selanjutnya membuat suatu garis kritik yang sehat
berdasarkan logika.
Memberikan penguatan landasan keimanan melalui pendekatan filosofis dan logis, sehingga
kebenaran Islam tidak saja dipahami secara dogmatis (diterima apa adanya) tetapi bisa juga
dipaparkan secara rasional
TUJUAN ILMU
KALAM
Menguatkan sistem nilai ajaran Islam yang terdiri atas tiga pokok, yaitu iman sebagai landasan akidah,
Islam sebagai manifestasi syariat, ibadah dan muamalah, serta ihsan sebagai aktualisasi akhlak.
Menjawab problematika penyimpangan teologi agama lain yang dapat merusak akidah umat Islam,
khususnya ketika Islam bersinggung dengan teologi agama lain dalam masyarakat yang heterogen
(berbeda-beda).
22
Manfaat
Ilmu Kalam
1
Memperkuat Dasar
Pengetahuan tentang Islam
2
Tidak Mudah Melenceng
dari Ajaran Agama Islam
3
Dapat menerapkan
secara Konsisten Amalan
Islam
23
“Sungguh, Kami telah Mendatangkan Kitab (Al-Qur’an) kepada mereka, yang
Kami Jelaskan atas dasar pengetahuan, sebagai petunjuk dan rahmat bagi
orang-orang yang beriman”. (QS. al A’raf: 52)
Dengan mempelajari ilmu kalam, maka tidak akan
tercampur antara keimanan dan kesyirikan, karena kita
telah mengetahui apa perbedaan antara seorang
muslim yang beriman, kesyirikan dan kekafiran yang
tidak meyakini hukum Allah.
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik),
mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat
petunjuk.” (QS. al-An’am: 82)
Memperkuat Dasar Pengetahuan tentang Islam
Walaupun kita mempelajari ilmu kalam tentu tetap membutuhkan data
lewat wahyu Allah atau Al-Qur’an sebagai informasi mutlak mengenai
Islam. Tanpa adanya wahyu Al-Qur’an tentu manusia tidak akan dapat
menangkap data yang valid dan mutlak sebagai informasi langsung
dari Allah Swt.
1
24
“Allah Pelindung orang yang beriman. Dia Mengeluarkan mereka dari kegelapan
kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah
setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adalah
penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. (Q.S. al-Baqarah: 257.
Dengan mempelajari ilmu kalam
pula, sebagaimana disampaikan
dalam ayat di atas, tentu
seseorang tidak mudah
melenceng dari ajaran
agama.
Tidak Mudah Melenceng dari Ajaran Agama
Hal ini sebagaimana Allah sebagai pelindungnya dan
juga terdapat jelas perbedaan antara perilaku kekafiran
dan kemusyrikan. Tinggal manusia saja mau
melaksanakannya atau tidak.
2
25
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan
kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka
tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka
tiada (pula) berduka cita. (Q.S. al-Ahqaf: 13).
Mempelajari ilmu kalam dalam Islam juga tentu membuat kita tetap istikamah dalam
jalan Allah, hal ini karena telah dipekrkuat dengan ilmu Islam dan dasar-dasar
pengetahuan sebagai pondasi keimanannya.
Konsisten Menjalankan Ajaran Islam
Tentu tidak akan mudah retak
dibanding yang hanya sekedar
meyakini tanpa dasar ilmu
pengetahuan yang dapat
dipertanggungjawabkan
3
Ilmu Kalam
ِمْيِحَّرلا ِنْٰحَّْرلا ِالله ِمْسِب
Rian Hidayat,
S.Pd.I., M.Pd., Gr
PPT Bab
7
Kelas
12
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 25
SLIDE
Similar Resources on Wayground
20 questions
Novel
Presentation
•
12th Grade
20 questions
SEJARAH INDONESIA
Presentation
•
12th Grade
19 questions
PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
Presentation
•
12th Grade
20 questions
TEKS NOVEL SEJARAH
Presentation
•
12th Grade
21 questions
Materi Teks Iklan kelas XII
Presentation
•
12th Grade
19 questions
3.1 PRESENTASI XII IPA 1
Presentation
•
12th Grade
17 questions
Peluang Kejadian Majemuk
Presentation
•
12th Grade
19 questions
AP1-AA4-EV03
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Other
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Fire Prevention
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Grammar
Quiz
•
9th - 12th Grade
16 questions
AP Biology: Unit 1 Review (CED)
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
verbos reflexivos en español
Quiz
•
9th - 12th Grade
11 questions
Expectations Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Climate Change and Its Impact
Interactive video
•
9th - 12th Grade