Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

World Languages

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

catur priono

FREE Resource

32 Slides • 0 Questions

1

media

KARYA TULIS ILMIAH
GAGASAN TERTULIS

2

media

Pengertian Karya Ilmiah

Menurut Drs.Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi

Karya ilmiah merupakan serangkaian kegiatan penulisan berdasarkan hasil
penelitian, yang sistematis berdasar pada metode ilmiah, untuk
mendapatkan jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang muncul
sebelumnya.

Menurut Brotowidjoyo

Karya ilmiah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis
menurut Metodologi penulisan yang baik dan benar.

Menurut Hery Firman

Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan ai publikasikan dipaparkan hasil
penelitian atau pengkajian yang teliah dilakukan oleh seorang atau sebuah
tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan
ditaati oleh masyarakat keilmuan.

3

media

Karakteristik/ Ciri-Ciri Karya Ilmiah

1. Struktur Sajian

Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian

awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian
penutup.

2. Komponen dan Substansi

Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun

semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup,
dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal
mempersyaratkan adanya abstrak.

3. Sikap Penulis

Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan

dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak
menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang
pertama atau kedua.

4

media

4. Penggunaan Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang

tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif
dengan struktur yang baku.

5. Isi

Objektif

Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data yang

diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak
dimanipulasi.

Netral

Bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan

pribadi maupun kelompok.

Sistematis

Mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan,

klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya.

Logis

Pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif

Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan)

Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus

faktual, yaitu menyajikan fakta.

5

media

Hakikat Karya Ilmiah

karya seseorang didasarkan atas kebenaran

logika rasional dan kebenaran ilmiah.

Berupa

hasil penelitian lapangan dan laboratorium

hasil ide atau inovasi baru,

berupa skripsi, tesis, disertasi,

serta artikel, jurnal, makalah, buku ajar, dan

sejenisnya.

6

media

Karya tulis ilmiah

berasal dari hasil penelitian

bukan hasil penelitian.

Melalui penulisan karya ilmiah diharapkan
penulis dapat mengkomunikasikan
informasi baru, gagasan, kajian, dan atau
hasil penelitian kepada orang lain.

7

media

Konsep dan Karakteristik
Karya Ilmiah

Ilmiah merupakan pernyataan empiris yang paling

tinggi dari empat jenis kebenaran ilmiah sbb:

Kebenaran otoriter yaitu

kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari
pernyataan tokoh yang berkuasa seperti raja, uskup,
kepala adat, dan sejenisnya.

Kebenaran mistik yaitu

kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari
pernyataan yang terkait dengan kepercayaan dengan
hal-hal gaib seperti kepercayaan terhadap para dewa.

8

media

Kebenaran logika rasional yaitu

kebenaran pengetahuan yang diambil/berasal dari
kaidah dan prosedur logika formal atau pola pikir
(rasional) manusia.

Kebenaran ilmiah yaitu

kebenaran pengetahuan yang berasal dari gabungan
dari suatu anggapan terhadap suatu permasalahan
yang kemudian diuji datanya untuk menghasilkan
pernyataan ilmiah dengan menggunakan prosedur atau
metode ilmiah

9

media

Fungsi dan Tujuan Karya Ilmiah

1. Tujuan penulisan karya ilmiah, antara lain untuk

menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi,
untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan,
mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu
pengetahuan/hasil penelitian.

2. Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk

meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu
pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat
untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis,
berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan
menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan,
serta memberi kepuasan intelektual, di samping
menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu
pengetahuan.

10

media

PERSIAPAN PENULISAN

KARYA ILMIAH

Menentukan jenis karya ilmiah yang akan ditulis

(hasil penelitian atau non-hasil penelitian)

Mengidentifikasi permasalahan dan judul karya ilmiah yang

akan ditulis

Mengumpulkan bahan-bahan (pustaka) yang dibutuhkan

Memahami rambu, isi, dan komponen karya tulis ilmiah yang

akan ditulis

Memahami berbagai aturan jenis karya ilmiah yang akan

ditulis, dls

11

media

JENIS-JENIS PENULISAN

KARYA ILMIAH

BENTUK KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN:

penelitian tindakan

Karya skripsi

karya tesis

karya disertasi

artikel ilmiah

jurnal ilmiah serta

berbagai makalah dan buku ilmiah yg ditulis

berdasar hasil riset.

12

media

TULISAN KARYA ILMIAH NON-RISET:

buku atau bahan ajar

artikel teoritik/konsep

jurnal berupa teoritik/konsep

makalah ilmiah

atau sejenisnya.

13

media

PENULISAN KARYA ILMIAH

HASIL BUKAN HASIL
PENELITIAN PENELITAN

SKRIPSI ARTIKEL KONS./
TESIS JURNAL/
DISERTASI MAKALAH
ARTIKEL PENEL.

14

media

TEKNIK MENULIS KARYA ILMIAH HASIL
PENELITIAN BERDASAR TINGKATAN ILMIAH
DALAM ANALISIS KUANTITATIF

DESKRIPTIF

HUB. ASOSIATIF

(KECENDERUNGAN)

HUB. KORELASIONAL

REGRESIF/ PREDIKTIF

DESKRIPTIF

PRESKRIPTIF

15

media

SUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

Pada umumnya mengikuti empat pola

1.
Pola penyusunan karya tulis hasil eksperimen
atau survei

Judul, penulis dan alamat,

abstrak (dilengkapi kata kunci),

pendahuluan,

teori (bila diperlukan),

tata kerja (bahan dan metode),

hasil dan pembahasan,

kesimpulan, pernyataan terima kasih (bila ada)


daftar pustaka.

16

media

3. Pola penyusunan karya tulis tinjauan pustaka,

rancang bangun dan bahasan teoritis

Tidak sepenuhnya dapat dibakukan,

akan tetapi tetap seperti butir satu, tanpa tata kerja dan

hasil

17

media

FORMAT STANDAR KARYA TULIS
ILMIAH UMUMNYA MELIPUTI

PENDAHULUAN

TEORI

TATA KERJA

HASIL DAN PEMBAHASAN

KESIMPULAN

18

media

Ada 4 hal pokok yang perlu
diperhatikan
dalam penulisan karya ilmiah;

1. Apa yang akan ditulis/dilaporkan;

Hasil penelitian/survai, review, laporan teknis, dsb.

2. media tempat tulisan dimuat, majalah, risalah, bagian

dari buku

3. pembaca atau audience
4. keaslian, beda naskah dengan naskah lain pada subjek

yang sama

19

media

Berdasarkan 4 hal tersebut dapat dengan jelas

ditentukan tujuan naskah/tulisan yang akan

dihasilkan, kelengkapan data/bahan tulisan

untuk selanjutnya dituangkan dalam format yang

meliputi

pendahuluan
teori
tata kerja
hasil dan pembahasan
kesimpulan

20

media

FORMAT :

SINGKAT, ¥ 8 – 12 KATA

JELAS/SPESIFIK

MENCERMINKAN ISI
JUDUL

JUDUL YANG TERLALU PANJANG DIUSAHAKAN

DIPERPENDEK .

BILA TIDAK MUNGKIN, DAPAT DITULIS MENJADI

DUA BAGIAN YAITU: JUDUL DAN SUBJUDUL.

UNTUK MEMUDAHKAN PEMBUATAN INDEKS,

JUDUL HENDAKLAH MENGANDUNG SATU ATAU
LEBIH KATA KUNCI

21

media

PENULIS & ALAMAT
NAMA (TANPA GELAR/PANGKAT/JABATAN)

PENULIS UTAMA, perencana & penanggung jawab

utama kegiatan

PENULIS KEDUA…… dst,

kontributor utama yang lain cukup dicantumkan

dalam ucapan terima kasih
ALAMAT,

jelas dan dapat dihubungi

22

media

ABSTRAK

Ringkasan/rangkuman isi naskah, bersifat informatif,

Berdiri sendiri satu alinea, tanpa tabel, rumus, gambar dan

acuan pustaka, menarik, mengandung informasi yang
menimbulkan minat pembaca untuk membaca keseluruhan
naskah.

Tersusun tidak lebih dari 200 – 250 kata, dalam bhs.

Indonesia & Inggris

biasanya ditulis setelah naskah tersusun

karya tulis ilmiah hasil penelitian memuat ringkasan

tentang masalah, tujuan dan lingkup penelitian, pemecahan
masalah, metode, hasil utama &kesimpulan.

23

media

Hasil review memuat scope/lingkup, sumber yang

diacu/digunakan, metode dan hasil utama & kesimpulan.

Penulisannya diawali dengan judul karya tulis yang ditulis

dengan huruf kapital, diketik lima ketukan dari margin kiri

Karya tulis dalam bahasa Indonesia diawali dengan abstrak

dalam bahasa Indonesia, kemudian abstrak dalam bahasa
Inggris.

Berlaku sebaliknya untuk karya tulis dalam bahasa Inggris.

24

media

KATA KUNCI

Di bawah abstrak ditulis paling sedikit tiga kata kunci yang

relevan dengan isi karya tulis,

demikian pula di bawah abstract ditulis paling sedikit tiga

key words yang sesuai dengan kata kunci pada abstrak
(bhs. Indonesia).

Kata kunci harus benar-benar merupakan kata kunci dari

isi karya ilmiah yang dibahas, berguna untuk pembuatan
indeks atau data base .

25

media

PENDAHULUAN

TEORI

uraian singkat tentang pokok/latar belakang masalah,

tujuan dan kepentingannya diteliti, batasan/scope kegiatan,
hipotesis ataupun teori yang digunakan,

ungkapkan pula apa yang telah dilakukan sebelumnya oleh

peneliti lain dan perbedaannya dari penelitian lain atau
yang sebelumnya tentang hal serupa.

Diperlukan terutama bila persoalan yang dibahas

didasarkan atas teori tertentu, atau penulis hendak
mengetengahkan teori yang belum pernah dilaporkan,
teori tersebut perlu diuraikan secara rinci.

26

media

TATA KERJA
(termasuk bahan dan metode)

Bagian ini hanya diperlukan pada penulisan karya tulis hasil

eksperimen dan survei.

Tata kerja (experimental method) menguraikan tentang

bahan,

peralatan utama dan cara,

rancangan penelitian (exp. design)

atau metode penelitian atau kegiatan yang dilakukan.

Pada bagian ini penting pula disebutkan prosedur,

rancangan penelitian dan kegiatan lain yang
berhubungan dengan pelaksanaan penelitian,

termasuk pula cara/perlakuan, pengolahan dan analisis

data

27

media

HASIL DAN PEMBAHASAN

HASIL

Tampilkan hanya data yang relevan dan telah diolah

berikut dengan perlakuan statistik yang digunakan.

Data tersebut ditampilkan dalam bentuk Tabel ataupun

Gambar (pilih salah satu yang sesuai)

28

media

PEMBAHASAN

Pembahasan yang dilakukan haruslah objektif dan sesuai

dengan data yang diperoleh (Tabel atau Gambar)

memperhatikan ataupun merujuk pula hasil penelitian lain

ataupun terdahulu.

Ungkapkan pula keterbatasan ataupun limitasi dari hasil

yang diperoleh

periksa apakah hasil yang diperoleh telah sesuai dengan

maksud dan tujuan penelitian tersebut,

ungkapkan pula saran ataupun penelitian lanjutan yang

perlu dilaksanakan.

29

media

KESIIMPULAN

pada bagian ini ungkapkan esensi dan arti penting dari

hasil penelitian tanpa mengulangi apa yang telah
diungkapkan dalam bagian diskusi.

Kesimpulan ini

adalah kesimpulan menyeluruh hasil penelitian dan
bukan kesimpulan dari bagian-bagian peneitian ataupun
percobaan.

30

media

UCAPAN TERIMA KASIH (ACKNOWLEGMENT)

ucapan terimakasih pada orang, institusi atau badan badan

lain yang telah membantu
baik dalam bentuk fasilitas, dana ataupun
peralatan bagi keberhasilan dan kelancaran kegiatan
penelitian dengan demikian pembantu (co-authors) tidak
perlu disebutkan.

31

media

DAFTAR PUSTAKA (references)

1. Pustaka (reference) dapat diacu dengan 2 cara :

penomoran dalam superscript atau tanda kurung

- dalam pustaka 2 ……….
- dalam pustaka [2] ……..

2. tahun dalam tanda kurung, struktur enzim ini

juga telah dilaporkan oleh peneliti sebelumnya
Semua bahan acuan dalam bentuk jurnal, buku ataupun naskah
ilmiah yang digunakan sebagai referensi/acuan ditulis pada
bagian ini.

Reference yang dirujuk haruslah yang benar-benar mempunyai

kontribusi nyata dalam penelitian tersebut.

32

media
media

KARYA TULIS ILMIAH
GAGASAN TERTULIS

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE