

PPT Bumi dan Antariksa
Presentation
•
Physics
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Yuniarti Yuniarti
Used 3+ times
FREE Resource
79 Slides • 0 Questions
1
Bumi dan
Antariksa
Oleh :Yuniarti, S.Pd
2
SISTEM
TATA
SURYA
A.
3
Sistem Tata Surya
Sistem tata surya merupakan gugusan benda langit terdiri matahari, delapan
planet, planet kecil, asteroid, komet dan benda angkasa lainnya yang beredar
mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya.
1. Matahari
Matahari merupakan pusat tata surya yang dapat memancarkan sinarnya
sendiri. Jarak matahari ke bumi adalah 150 juta km.
a. Lapisan Matahari
Lapisan tersebut terdiri atas sebagai berikut.
1. Korona yaitu
lapisan luar matahari yang merupakan kumpulan gas tipis
dengan suhu kurang lebih 1.000.000 K. lapisan korona berbentuk mahkota
akan tampak jelas saat gerhana matahari total.
2.Kromosfer
yaitu
lapsan
yang
bertindak
sebagai
atsmosfer
matahari
mempunyai ketebalan 16.000 km dengan suhu 6.000 K – 2.000 K.
4
Sistem Tata Surya
1.
Fotosfer yaitu bagian permukaan matahari yang mengeluarkan
cahaya
sehingga
mampu
mmemancarkan
Cahaya
ke
segala
penjuru dunia, memiliki suhu 6.000 K – 16.000 K dengan tebal
500 km. Zona aktivitas fotosfer antara lain sebagai berikut.
a.
Zona radiasi merupakan bagian fotosfer yang menyelimuti inti
berperan sebagai pemancar energi yang terbentuk pada reaksi
fusi dalam inti matahari.
b.
Zona konveksi yaitu daerah terjadinya energi matahari ke lapisan
kromoster melalui proses konveksi
1.
Inti matahari yaitu lapisan paling dalam yang merupakan pusat
terjadinya reaksi fusi antara atom hydrogen dan helium.
5
Sistem Tata Surya
a. Aktivitas Matahari
Aktivitas matahari, antara lain sebaga berikut.
1. Granulasi adalah gumpalan pada fotosfer matahari bagian ini
merupakan bitnik panas akibat perbedaan suhu yang sangat
dratis pada fotosfer suhu pada gumpalan ini diperkirakan 100
kali lipat dari suhu permukaan lainnya.
2. Bintik matahari (sunspot) yaitu daerah gelap pada fotosfer
yang terbentuk karena suhu tersebut jauh lebih rendah dari suhu
daerah sekitarnya.
6
Sistem Tata Surya
1. Planet
Dalam system tata surya, Matahari adalah Bintang. Planet
yang mengorbit pada matahari dalam system tata surya
adalah merkurius, venus, bumi, mars, Jupiter, Saturnus,
Uranus dan Neptunus. Tiap planet memiliki orbit jarak
terhadap matahari yang berbeda-beda. Setiap planet
memilki bentuk, massa jenis, periode revolusi dan periode
rotasi yang berbeda.
7
Sistem Tata Surya
a. Merkurius
Merkurius merupakan planet terkecil dalam tata surya, terletak pada orbit yang berjarak
57,91 juta km dar jarak matahari. Diameter rata-rata merkurius mencapai kurang lebih
4.900 km. Merkurius berevolusi mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari dan
berotasi pada porosnya dalam waktu 58 hari 15 jam 30 menit.
a. Venus
Venus merupakan planet menempati urutan kedua terdekat dari matahari. Jarak orbit
Venus ke Matahari berkisar 108 juta km dengan kala revolusi 225 hari. Ukuran
diameter Venus lebih kecil dari Bumi, yaitu ± 6.000 km. Venus dilapisi awan tebal
tanpa uap air dan oksigen. Awan tebal inilah yang menyebabkan Venus memantulkan
cahaya Matahari dengan sangat terang hingga dijuluki sebagai bintang kejora.
8
Sistem Tata Surya
a. Bumi
Planet ketiga tata surya yang terdekat dengan Matahari adalah Bumi. Jarak
Bumi ke Matahari ± 150 juta km. Jarak yang ideal menyebabkan planet Bumi
hangat dan cukup ideal bagi berlangsungnya kehidupan manusia, hewan, dan
tumbuhan. Bumi beredar mengelilingi Matahari dalam periode waktu 356,25
hari dan berotasi pada sumbunya dalam waktu 24 jam. Diameter Bumi ±
12.800 km dengan 70% permukaannya berupa lautan dan sisanya berupa
daratan. Seluruh permukaan Bumi dilapisi oleh atmosfer, yaitu lapisan gas
yang disebut udara. Bumi memiliki sebuah satelit pengiring yang dinamakan
Bulan.
9
Sistem Tata Surya
a. Mars
Mars merupakan planet dengan jarak ke Matahari lebih jauh dari Bumi. Mars sering dijuluki
sebagai planet merah karena memiliki permukaan yang berwarna kemerah- merahan
akibat kandungan besi oksida yang sangat melimpah. Lingkungan Mars diperkirakan
dapat digunakan sebagai tempat berlangsungnya kehidupan. Namun, kondisi suhu
udara yang rendah dan lapisan atmosfer yang sangat tipis dengan sebagian besar udara
terdiri atas karbon dioksida membuat kondisi ini kurang ideal bagi kehidupan manusia.d.
Mars memiliki ukuran yang lebih kecil dari Bumi dengan diameter rata-rata Mars 6.800
km dengan permukaan yang dipenuhi dengan gunung dan lembah. Mars mengorbit
Matahari dengan periode revolusi 687 hari dan periode rotasi 25,62 jam.
10
Sistem Tata Surya
a. Jupiter
Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya dengan diameter
berkisar ± 15.000 km dan massa 318 kali lebih besar dari massa
Bumi. Planet Jupiter memiliki diameter 11 kali Bumi dan massa
2,5 kali dari total seluruh planet di tata surya, termasuk Bumi.
Planet
ini
memiliki
68
satelit
yang
selalu
mengiringinya.
Sebagian besar massa Jupiter tersusun dari gas hidrogen,
bahkan seperempat massa Jupiter adalah gas helium.
11
Sistem Tata Surya
a. Saturnus
Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter. Saturnus
terkenal dengan sebutan planet bercincin dengan massa 95 kali massa
Bumi. Saturnus memiliki diameter rata-rata 116.000 km. Penampakan
paling unik dari Saturnus adalah sistem cincin yang tidak dimiliki oleh
planet manapun. Saturnus memiliki periode orbit 29,5 tahun dengan
periode rotasi 10 jam 33 menit 38 sekon. Setidaknya Saturnus memiliki 82
satelit yang bukan termasuk pada sistem cincin Saturnus. Dua satelit
paling besar, yaitu Titan yang besarnya dua kali dari Bulan dan Phoebe
yang bergerak berlawanan arah dengan satelit lainnya.
12
Sistem Tata Surya
a. Uranus
Uranus merupakan planet yang paling dingin dalam sistem tata surya. Sinar Matahari
membutuhkan waktu 2 jam 40 menit untuk mencapai Uranus. Planet ini memiliki
diameter 26.000 km. Suhu atmosfer Uranus mencapai -224 °C dengan komposisi
helium, hidrogen, dan metana.
a. Neptunus
Neptunus merupakan planet dengan atmosfer yang penuh dengan angin dan badai.
Neptunus hampir mirip dengan Uranus, yaitu memiliki atmosfer yang terdiri atas
helium, hidrogen, dan metana. Diameter Neptunus mencapai ± 50.000 km dan
mengorbit Matahari pada jarak rata-rata berkisar 4,5 miliar km.
13
Sistem Tata Surya
1. Asteriod
Asteroid atau planet minor (planetoid) merupakan benda langit dengan
bentuk tak teratur yang tersusun dari Kumpulan debu dan es.
a. Penampakan asteroid
Ukuran diameter yang bervariasi antara 2 km s.d. 750 km. Dimensi Asteroid
ada yang berbentuk bulat dan ada yang lonjong dengan permukaan yang
sangat kasar dan tajam.
a. Orbit asteroid
Asteroid yang mengorbit matahari dalam sistem tata surya sangat banyak,
dengan jumlah terbanyak berada pada sabuk asteroid yang berada diantara
garis edar Mars dan Yupiter. Jumlah asteroid yang mengisi sabuk asteroid
diperkirakan ± 750.000
(tujuh ratus lima puluh ribu)
14
Sistem Tata Surya
a.Klasifikasi asteroid.
Berdasarkan komponen penyusun dan letak orbitnya, asteroid
di kelompokkan menjadi 4 (empat), antara lain:
1.
Asteroid
jenis
C
(karbon),
yaitu
asteroid
yang
tersusun
dari
komponen tanah liat dan batuan silikat,posisi asteroid jenis C
umumnya tersebar di gugusan tata surya di luar sabuk utama
asteroid.
2.
Asteroid jenis silicaceous(S), yaitu asteroid dari komponen unsur besi
dan nikel yang mendominasi sabuk dalam.
3.
Asteroid jenis metalik(M), yaitu asteroid dari komponen unsur besi
dan nikel yang berwarna kemerah-merahan.
4.
Asteroid jenis V, yaitu asteroid dari komponen batuan basal dan
batuan vulkanik, biasanya mendominasi sabuk luar
15
Sistem Tata Surya
a.Contoh Asteroid
1. Ceres, yaitu Asteroid terbesar yang terletak pada sabuk
utamaasteroid.massa Ceres mencapai ±9,45 x 10²⁰ Kg, dengan
diameter rata-rata ± 950 km.
2. Pallas, yaitu asteroid terbesar ke-2 yang berada di sabuk utama
asteroid.Massa Pallas yaitu kisaran ±2,11 x 10²⁰ Kg, dengan diameter
rata-ratanya mencapai ± 545 km.
3. Vesta, yaitu asteroid terbesar ke-3 yang berada di sabuk utama
asteroid dengan massa Vesta ±2,59 x 10²⁰ Kg, dengan berukuran
diameter sebesar ± 525 km.
16
Sistem Tata Surya
1. Hygiea, termasuk pada golongan asteroid besar yang terletak di sabuk
asteroid utama dengan massa 8,67 x 10¹⁹ Kg dan diameter 444 km.
2. Interamnia, yaitu besar, dengan ukuran diameter ± 332 km, dan massa
±3,50 x 10¹⁹ Kg.
3. Baptistina, yaitu salah satu asteroid yang berada pada gugusan asteroid
termuda di sabuk utama. Salah satu keluarga Baptistina ini diduga pernah
jatuh ke bumi 160 juta tahun yang lalu dan menghancurkan populasi
dinosaurus. Sisa hantaman Asteroid tersebut masih terkubur di
semenanjung Yucatan dan Teluk Meksiko.
17
Sistem Tata Surya
1.Meteor.
Pada saat meteor memasuki atmosfer bumi maka akan terjadigesekan yang luar biasa
dengan udara sehingga meteor akan terbakar dan lenyap menjadi debu.
1.
Komet
Komet atau yang sering disebut sebagai bintang berekor merupakan benda langit yang
mengorbit pada matahai dengan garis otbit yang sangat lonjong, Ekor komet
terbentuk karena serpihan Kristal-kristal es rapuh yang terlepas dari badan komet.
Kristal-kristal tersebut membentuk ekor yang selalu menjauhi matahari akibat
tekanan angin matahari yang menguapkan partikel es tersebut.
18
SISTEM
GALAKSI
B
.
19
Sistem Galaksi
Galaksi
merupakan
kumpulan
bintang-
bintang yang sangat banyak dan membentuk
gugusan
dengan
pola
tertentu
di
alam
semesta.
Pola
gugusan
bintang
tersebut
digolongkan
menjadi
tiga,
yaitu
bentuk
spiral,
bentuk
eliptis
dan
bentuk
tidak
beraturan (irregular). Jumlah galaksi yang
ada di alam semesta bisa mencapai miliaran.
20
Sistem Galaksi
1.Bintang dan Rasi Bintang
Pernahkah kalian melihat bintang di malam hari?
Bagi masyarakat di pedesaan dengan kondisi
udara masih cenderung bersih sangat mudah
menyaksikan gugusan bintang di langit. Benda
berkelip yang berada di langit pada malam hari,
tidak semuanya merupakan bintang. Beberapa
diantaranya mungkin planet yang memantulkan
cahaya ke Bumi, seperti planet Venus yang dijuluki
sebagai bintang kejora.
21
Sistem Galaksi
a.Bintang
Bintang merupakan benda langit yang mengeluarkan cahanya sendiri. Berdasarkan
penjelasan tersebut, jelas bahwa tidak semua benda berkelip di langit saat malam hari
adalah Bintang. Terbentuknya Bintang merupakan proses menyatunya debu Antariksa
yang kaya akan hydrogen dan helium. Warna Bintang bermacam-macam ditentukan
oleh besarnya energy yang dihasilkan oleh aktivitas Bintang.
22
Sistem Galaksi
a.Rasi Bintang (constellation)
Kelompok Bintang yang membentuk konfigurasi khusus disebut
sebagai rasi Bintang. Beberapa rasi Bintang letaknya selalu
tetap sehingga sejak dulu digunakan oleh orang sebagai
pedoman arah mata angin di waktu malam.
1.Galaksi Bima Sakti (Milky Way)
Sistem tata surya merupakan bagian kecil dari gugusan bintang
yang berjumlah 200 miliar hingga 400 miliar bintang penghuni
Galaksi Bima Sakti. Jumlah bintang dalam sistem galaksi
diyakini terus berubah karena beberapa bintang mengalami
super nova dan lenyap.
23
GRAVITASI
BUMI
C.
24
Gravitasi Bumi
Gaya gravitasi bumi adalah gaya tarik
Bumi kepada seluruh benda yang berada
di dekatnya. Arah gaya gravitasi bumi
selalu menuju pusat bumi.
Benda-benda yang berada di dalam Bumi
tidak terlempar ke luar karena gaya
gravitasi tersebut. Fenomena ini pertama
kali diselidiki oleh ilmuwan fisika yang
terkenal dengan teori fisika klasiknya,
yaitu Isaac Newton
25
Gravitasi Bumi
1. Hukum Gravitasi Newton
Saat Newton harus menjalani karantina yang menyebabkan Dia harus belajar dari
rumah karena wabah yang melanda Inggris tahun 1665 – 1666, dia tak sengaja
tertimpa buah apel yang jatuh dari pohonya. Saat itu dia berfikir mengapa buah
apel dan seluruh benda-benda di bumi jatuh ke bawah. Pemikirannya yang kritis
membawa pada kesimpulan bahwa setiap benda yang ada di bumi ditarik oleh
gaya Tarik bumi yang selanjutnya dikenal sebagai gaya gravitasi. Dalam hukum
Newton mengenai gravitasi menyatakan dua buah benda yang bermasa m₁ dan
m₂ yang terpisah pada jarak r akan bekerja gaya tarik-menarik di sepanjang gars
yang menghubungkan kedua benda tersebut.
26
Gravitasi Bumi
Secara matematis dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.
F = G ᵐ¹ . ᵐ²
ʳ²
Dengan,
F
: gaya gravitasi (N)
G
: konstanta gravitasi umum = 6,672 x 10⁻¹¹ (Nm²kg⁻²)
m¹ : massa benda 1 (kg)
m² : massa benda 2 (kg)
r
: jarak antar pusat massa kedua benda (m)
27
Gravitasi Bumi
1. Kuat Medan Gravitasi Bumi
Kuat Medan gravitasi bumi yaitu besarnya pengaruh gaya gravitasi pada
sebuah benda yang berada di daerah di sekitar bumi. Medan gravitasi juga
identic dengan percepatan gravitasi. Oleh karena itu besarnya potensial
gravitasi selanjutnya diturunkan dalam persamaan berikut
g = G M
r²
Dengan,
g : medan gravitasi (N/m) atau (m s-2)
G : konstanta gravitasi umum = 6,672 x 10⁻¹¹ (Nm²kg⁻²)
M: massa bumi (kg)
r : jarak sebuah titik yang diukur ke pusat bumi (m)
28
Gravitasi Bumi
1. Manfaat Gravitasi Bumi
a. Menjaga kestabilan bumi dan planet lainnya
Matahari berinteraksi dengan Bumi dan planet lainnya sehingga menimbulkan gaya
gravitasi yang menjaga seluruh anggota tata surya tetap mengorbit pada tempatnya.
a. Menjaga kestabilan bulan
Bulan dapat beredar tetap di tempatnya atas pengaruh gaya gravitasi bumi terhadap
bulan.
a. Menjaga kestabilan benda-benda yang ada di bumi
Benda-benda yang ada di permukaan bumi tetap stabil dan tidak berhamburan meskipun
bumi berputar pada porosnya.
29
STRUKTUR
BUMI
D.
30
31
Struktur Bumi
Bumi tersusun dari tiga komponen
yang meliputi lapisan batuan (litosfer),
lapisan perairan (hidrosfer) dan lapisan
udara (atmosfer).
1. Lapisan Batuan (Litosfer)
Lapisan batuan penyusunan bumi
terletak paling atas dari
permukaan bumi. Lapisan ini
biasa disebut dengan nama
kerak bumi dengan ketebalan
±70 km hingga 100 km. Kerak
bumi berwujud lempeng-
lempeng yang sangat kaku.
32
Struktur Bumi
a. Struktur lapisan kulit bumi
Berikut struktur lapisan kulit bumi.
1.
Kerak bumi yaitu lapisan bumi paling luar sebagai tempat tumbuhnya
tanaman serta tempat tinggal manusia dan hewan. Ketebalan kerak bumi
bervariasi pada kisaran 70 km hingga 100 km. lapisan ini kaya akan unsur
hara dan beberapa unsur logam.
No
Unsur
Rumus kimia
Massa (%)
1.
Oksigen
O
46,60
2.
Silikon
Si
27,72
3.
Alumunium
Al
8,13
4.
Besi
Fe
5,00
5.
Kalsium
Ca
3,63
6.
Natrium
Na
2,83
7.
Kalium
K
2,59
8.
Magnesium
Mg
2,09
Tabel 4.1 Unsur-unsur pada kerak Bumi
33
Struktur Bumi
Adapun lapisan tanah di kerak bumi
terbagi menjadi sebagai berikut.
a. Lapisan organik, merupakan
tempat terurainya materi biomasa
menjadi unsur-unsur abiotik.
Lapisan ini kaya akan humus dan
unsur hara.
b.Lapisan tanah atas (top soil),
yaitu lapisan tanah dengan warna
terang. Warna terang tersebut
karena materi pada zona ini
mengalami aluviasi dan pencucian
oleh air yang meresap.
34
Struktur Bumi
a. Lapisan tanah tengah (subsoil), merupakan
lapisan yang lebih gelap dari lapisan atasnya karna
pada lapisan ini materi aluviasi dari atas akan
terakumulasi.
b.Lapisan batuan induk (parent material),
merupakan lapisan yang terdiri dari batuan-batuan
mudah lapuk tetapi sangat sulit ditembus air dan
akar. Warna pada lapisan ini terang dan bervariasi,
ada yang putih, abu-abu atau merah.
c. Lapisan batuan dasar (bedrock) merupakan
batuan induk yang tidak mudah lapuk. Pada lapisan
ini dan kebawahnya tidak ada aktivitas kehidupan
lagi.
35
Struktur Bumi
1. Selimut bumi merupakan lapisan bumi d bawah kerak bumi terdiri
atas material cair.
a. Selimut luar (astenosfer) merupakan lapisan di bawah litosfer
pada kedalaman ± 100 km hingga 400 km.
b. selimut dalam, merupakan lapisan di bawah astenosfer dengan
kedalaman hingga 2.900 km. komposisi selimut dalam banyak
didominasi oleh campuran besi dan batuan basal.
36
Struktur Bumi
1. Inti bumi, lapisan inti terletak pada kedalaman lebih dari 2900 km
di bawah permukaan bumi. Inti bumi di bedakan menjadi dua,
yaitu:
a. inti luar, yaitu inti bumi yang tersusun dari materi cair yang kaya
akan besi.
b. inti dalam, yaitu inti dalam bumi tersusun atas materi padat.
Meskipun inti bumi bersuhu sangat panas, tetapi material besi
pada inti bumi bagian dalam tidak berwujud cair karena tekanan
yang berada di dalam bumi semakin ke dalam akan semakin
meningkat.
37
Struktur Bumi
a. Batuan penyusun litosfer
Berdasarkan
siklus
batuan,
batuan
terbentuk
dari
proses pendinginan magma
baik
di
permukaan
bumi
maupun yang masih ada di
bawah
permukaan
bumi.
Batuan di bumi dibedakan
menjadi
tiga
jenis
yaitu
batuan beku, sedimen dan
malihan/metamorfik.
38
Struktur Bumi
a. Lempeng
dan
patahan
(lempeng tektonik)
Kerak
bumi
digambarkan
tersusun
dari
bagian-bagian
besar
yang
menyatu dan saling berinteraksi
yang disebut sebagai lempeng.
Enam
lempeng
besar
benua
tersebut
terdiri
atas
lempeng
Amerika,
lempeng
Afrika,
Lempeng
Pasifik,
Lempeng
Eurasia, Lempeng India-Australia
dan Lempeng Antartika.
39
Struktur Bumi
Pergerakan
lempeng
umumnya
akan
menyebabkan
deformasi
pada
daerah
pertemuan.
Deformasi
yang
berlangsung
dengan
cepat
dapat
dipastikan
dapat
menyebabkan
terjadinya
gempa
bumi.
Pergerakan
lempeng
selain
menyebabkan
deformasi
pada
titik
pertemuan
lempeng
dapat
juga
menyebabkan
retakan
pada
daerah-daerah yang memiliki struktur batuan
lemah. Retakan tersebut baik yang berada
pata
pertemuan
lempeng
maupun
tidak
disebut sebagai patahan atau sesar (fault).
40
Struktur Bumi
Jenis-jenis patahan dibedakan berdasarkan prinsip tegangan yang mempengaruhinya
(stress principle) yang meliputi:
1.
Sesar normal (normal fault), yaitu patahan yang diakibatkan oleh tekanan vertikal
yang sangat kuat sehingga menyebabkan bidang batuan bergerak ke bawah.
41
Struktur Bumi
1.
Sesar naik (reverse fault), yaitu patahan yang disebabkan oleh tekanan horizontal
yang sangat kuat. Akibat tekanan ini salah satu bagian batuan bergerak naik.
Patahan seperti ini umumnya terjadi pada wilayah pertemuan dua lempeng.
2.
Sesar mendatar(strike-slip fault), yaitu patahan yang arahnya bergeser secara
horizontal. Dalam patahan ini tidak ada bagian batuan yang naik atau turun.
42
Struktur Bumi
1. Lapisan Perairan (Hidrosfer)
Lapisan hidrosfer meliputi lautan, danau, sungai, air tanah, gletser, salju
dan uap air yang terkandung pada atmosfer. Semua sumber air
tersebut mengalami fenomena perubahan fisis yang dikenal sebagai
daur hidrologi.
a. Daur Hidrologi
Daur hidrologi yaitu suatu proses daur ulang air secara berurutan yang
terjadi secara kontinu dan terus-menerus. Penurunan suhu uap air di
atmosfer akan menyebabkan peristiwa kondensasi pada ketinggian
tertentu dan menjadi titik-titik air.
43
Struktur Bumi
1.
Jenis-jenis daur hidrologi, meliputi sebagai berikut.
44
Struktur Bumi
1.
Jenis-jenis daur hidrologi, meliputi sebagai berikut.
45
Struktur Bumi
1. Tahapan fenomena daur hidrologi
disebabkan oleh beberapa faktor
fisis sebagai berikut:
a. Evaporasi,
yaitu
proses
penguapan
air
dari
berbagai
sumber
air
di
bumi,
sumber
tersebut berasal dari laut, danau,
sungai,
rawa,
atau
permukaan
tanah lembab.
46
Struktur Bumi
a. Traspirasi, yaitu proses penguapan
air
oleh
tanaman,
manusia
atau
hewan
pada
saat
melakukan
pernafasan (respirasi).
b. Sublimasi, yaitu proses penguapan
es/salju.
Proses
sublimasi
es/salju
tanpa
didahului
dengan
proses
pencairan.
c. Intersepsi,
yaitu
penguapan
yang
terjadi pada air hujan yang tertahan
pada tubuh tanaman.
47
Struktur Bumi
a. Kondensasi, yaitu perubahan fase
uap
menjadi
titik-titik
air
dan
berkumpul menjadi awan.
b. Adveksi, yaitu pergerakan butiran
air dalam bentuk awan dari satu
tempat
ke
tempat
lain
secara
horizontal
yang
disebabkan
oleh
angin.
c. Presipitasi, yaitu jatuhnya air ke
permukaan
bumi
dari
kumpulan-
kumpulan
awan
akibat
awan
mengalami kejenuhn.
48
Struktur Bumi
a. Run off, yaitu mengalirnya
air
hujan
di
permukaan
bumi
yang
berasal
dari
tempat tinggi ke tempat
yang lebih rendah.
b. Percolation,
merupakan
proses
perembesan
air
hujan dari permukaan ke
dalam tanah melalui pori-
pori tanah yang longgar.
49
Struktur Bumi
a. Perarian darat
Perairan darat meliputi danau dan telaga, rawa, sungai, serta air tanah. Jenis
perairan darat dan karakteristiknya. Danau/telaga yaitu Kumpulan air tawar
dalam ukuran besar sebuah cekungan di daratan dengan tepian berkontur
curam danau terbentuk dari proses vulkanik atauun tektonik. Danau vulkanik
merupakan cekungan akibat aktivitas vulkqnik seperti letusan gunug berapi
yang terisi air hngga membentuk danau contoh danau toba, danau tiga warna.
Danau tektonik merupakan cekungan akibar pergeesran lempeng kerak bumi
di daerah patahan ang tersi air hingga membentuk danu contoh danau poso
di sulteng. Waduk yaitu bendungan untuk menahan aliran air dalam jumlah
yang besar
50
Struktur Bumi
a. Embung yaitu bangunan buatan berbentuk cekung memiliki
tujuan
menampung kelebihan air hujan sebagai persediaan air saat musim kering
dibangun di aliran Sungai, ukuran lebih kecil dari waduk.
b. Rawa, yaitu genangan air dalam ukuran luas yang terbentuk secara alami
karena drainase air yang tarhambat. Fisik rawa dapat berupa kubangan
lumpur atau genangan air dangkal dan berlumpur. Kedalaman rawa
umumnya kurang dari 6m.
51
Struktur Bumi
1. Sungai merupakan jalur aliran air yang mengalir dari daratan tinggi
hingga ke laut. terbentuk secara alami oleh proses alam air yang
mengalir
di daratan mengikis permukaan tanah yang lama kelamaan semakin lebar
hingga terbentuklah sungai. Badan sungai terbagi menjadi 3 yaitu
a. Hulu sungai, yaitu awal permulaan aliran sungai, umumnya hulu sungai
berada di pegunungan dengan arus sungai yang deras dan daya kikis
erosi yang kuat. Pengikisan pada sungai terjadi secara vertikal maupun
horizontal. Pengikisan vertikal akan menyebabkan sungai semakin
dalam, sedangkan pengikisan horizontal akan menyebabkan sungai
semakin lebar.
52
Struktur Bumi
a. Bagian tengah sungai, yaitu bagian sungai yang umumnya terletak di daerah
dengan kemiringan yang landau dan cenderung datar. Arus air di badan sungai
tidak
terlalu
deras
dan
sering
dijadikan
sebagai
sarana
transportasi.
Pengikisan umumnya terjadi pada bagian tepi sungai secara horizontal dan
sedikit endapan sedimen hasil erosi dari hulu di dasar sungai. Meander atau
kelokan-kelokan sungai merupakan salah satu
ciri-ciri fenomena yang terbentuk di sungai bagian ini.
a. Hilir sungai, atau muara sungai merupakan perjalaanan akhis air dari sungai.
Muara sungai ada yang terbentuk di laut atau di danau, bergantung arah
aliran air tersebut mengalir. Pada muara sungai umumnya terbentuk sedimen
yang sangat tinggi, hingga beberapa ada yang berwujud delta.
53
Struktur Bumi
1. Air tanah, yaitu segala bentuk aliran air yang mengalir dibawah permukaan
tanah, umumnya terjadi dari resapan air hujan karena gaya gravitasi bumi,
struktur lapisan tanah, dan perbedaan kelembaban tanah. Air tanah yang
ada di bawah permukaan bumi dibagi menjadi dua yaitu air tanah freatik dan
air tanah artesis.
a. Air tanah freatik yaitu air tanah yang tersimpan di kerak bumi diatas lapisan
batuan induk kedap air (parent material), pemanfatan air freatik umumnya
digunakan masyaarakat untuk sumur tradisional.
b. Air tanah artetis yaitu air tanah yang tersimpan di bawah lapisan batuan
induk (parent material) kedap air, memiliki karakter yang lebih bersih dari air
tanah freatik.
54
Struktur Bumi
1. Lautan
Laut merupakan kumpulan air asin yang sangat besar menghubungkan antar
daratan
di permukaan bumi hampir 70% permukaaan bumi merupakan lautan sehingga laut
bereperan penting dalam hidrologi dan iklim permukaan bumi. Ada empat jenis
lautan yaitu sebagai berikut:
• Samudra yaitu lautan yang sangat luas memisahkan atar benua yaitu Samudra
pasifik, Samudra antlantik, Samudra hindia, Samudra antartika dan Samudra arktik
• Laut yaitu bentangan air asin tidak seluas Samudra memsahkan antar pulau
• Selat bentangan air asin memisahkan antar pulau dalam jarak dekat.
• Teluk yaitu air laut menjorok masuk kedalam pulau
55
LAPISAN UDARA
(ATMOSFER)
Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti Bumi.
Lapisan ini berfungsi sebagai selimut pelindung Bumi, baik dari
serangan benda langit yang jatuh ke Bumi maupun radiasi
partikel Matahari yang berbahaya pada siang hari. Atmosfer
tersusun dari materi fluida gas dinamis yang mudah terusik oleh
fenomena fisis yang mengenainya. Ketebalan atmosfer yang
menyelimuti
Bumi
mencapai
1.000
km
yang
dihitung
dari
permukaan laut dengan berat keseluruhan mencapai 6 miliar ton.
56
a. Troposfer
Troposfer merupakan lapisan yang paling dekat dengan Bumi. Troposfer
berfungsi menjaga kestabilan udara di permukaan bumi.
Berbagai fenomena iklim dan cuaca yang terasa di Bumi seluruhnya terjadi pada
lapisan ini. Fenomena yang terjadi pada lapisan ini, antara lain sebagai berikut:
1.Cuaca, yaitu keadaan fisis udara pada atmosfer di suatu wilayah tertentu
dalam jangka waktu yang singkat. Keadaan cuaca dapat berupa hal-hal
seperti mendung, hujan, berangin, petir, kelembapan udara.
57
a. Troposfer
58
3) Perubahan iklim
Perubahan iklim adalah
perubahan kondisi atmosfer
Bumi, khususnya suhu
udara dan curah hujan yang
terjadi secara bertahap
dalam jangka waktu yang
lama yaitu 50-100 tahun
sejak pertengahan abad ke-
19.
59
Beberapa Aktivitas Manusia yang Menyebabkan
Peningkatan Gas Rumah Kaca
a. Klorofluorokarbon (CFC) untuk kulkas dan aerosol.
b. Kendaraan bermotor. Sisa pembakaran dari kendaraan bermotor
diketahui banyak menghasilkan gas rumah kaca.
c. Tempat pembuangan sampah. Pembusukan anaerob diketahui dapat
menghasilkan gas metana yang merupakan gas rumah kaca.
d. Pertanian dan peternakan.
e. Mesin-mesin
industri.
Sisa
pembakaran
tersebut
banyak
menghasilkan gas rumah kaca yaitu karbondioksida.
60
b. Stratosfer
Lapisan atmosfir di atas tropopause disebut juga sebagai lapisan inversi, artinya suhu
udara akan semakin bertambah seiring bertambahnya ketinggian.
c. Mesosfer
Mesosfir merupakan lapisan atmorfir di atas stratopouse.
d. Termosfer
Termosfer yaitu lapisan yang terletak diatas mesosfer.
e. Eksosfer
Termosfer yaitu lapisan yang terletak diatas mesosfer, Pada lapisan ini terdapat lapisan
ionosfer yang bermanfaat untuk memantulkan gelombang radio dari pemancar kepada
receiver di bumi.
61
Medan Magnet Bumi
Medan magnet bumi/medan geomagnetic merupakan fenomena fisis
yang sangat penting dalam dunia navigasi. Medan magnet bumi
membantu
manusia
dalam
menentukan
arah
melalui
Kompas,
satelit/GPS.
1. Penyebab Medan Geomagnetik
a. Kecepatan rotasi bumi yang tinggi
b. Proses konveksi mantel dengan inti luar bumi
c. Inti dalam (padat) yang konduktif karena kandungan yang kaya
besi
62
Medan Magnet Bumi
2. Komponen Medan Geomagnetik
Besarnya kuat medan geomagnetic disebabkan oleh factor-factor
sebagai berikut:
a. Kuat medan magnet dalam (internal field) yaitu kuat medan
geomagnetik yang berasal dari dalam bumi.
b. Induksi magnetik luar (external field), yaitu kuat medan
geomagnetik yang disebabkan oleh induksi magnetik batuan
di kerak bumi dan induksi elektromagnetik dari luar angkasa.
63
Medan Magnet Bumi
3. Arah Medan Geomagnetik
Medan magnet merupakan besaran vector yang selain memiliki
nilai
besaran, juga memiliki arah.
a. Deklinasi, yaitu besarnya sudut penyimpangan arah magnet
utara terhadap arah utara geografis Bumi.
b. Inklinasi, yaitu besarnya sudut penyimpangan arah medan
magnet terhadap arah horizontal.
64
Medan Magnet Bumi
4. Akibat Medan Geomagnetik
a. Perisai gelombang radiasi matahari
Radiasi sinar matahari berupa angin matahari (solar wind) menuju
Bumi yang akan dibelokkan oleh medan magnet Bumi.
b) Terjadinya aurora di kutub Bumi
Aurora merupakan pancaran cahaya yang menari-nari seperti
gelombang di langit.
65
Gerak Bumi
1. Rotasi Bumi
Rotasi bumi merupakan gerakan bumi yang berputar terhadap porosnya.
rotasi Bumi menyebabkan beberapa fenomena alam yang meliputi:
a. Pergantian siang dan malam, hal ini terjadi karena Bumi berbentuk bulat yang berputar
dengan sumbu putar berupa garis lurus yang menyinggu kutub utara dan selatan Bumi.
b. Pembagian
daerah
waktu.
Selain
pergantian
siang
dan
malam,
Rotasi
Bumi
menyebabkan perbedaan daerah waktu.
c. Gerak semu harian matahari, yaitu pergerakan matahari yang kita lihat sehari-hari dari
timur ke barat.
d. Beloknya arah arus laut, air merupakan fluida dinamis yang mudah mengalami
goncangan.
e. Perbedaan percepatan gravitasi, pada masing-masing wilayah di bumi percepatan
gravitasi tidak selalu sama.
66
Revolusi Bumi
1. Revolusi Bumi
Revolusi Bumi merupakan gerak bumi mengelilingimatahari pada orbit edarnya.
a. Perbedaan lamanya waktu siang dan malam, yaitu fenomena perbedaan durasi waktu siang dan
malam pada suatu wilayah karena bumi berputar dengan sumbu kemiringan 23,5 derajat
terhadap bidang ekliptika.
b. Gerak semu tahunan matahari, yaitu fenomena posisi matahari yang seolah-olah mengalami
perubahan.
c. Perubahan Musim, yaitu fenomena alam yang terjadi di negara-negara sub tropis baik di
belahan bumi utara maupun selatan.
d. Perubahan penampakan rasi bintang, yaitu perbedaan rasi bintang yang teramati dari bumi
akibat perbedaan posisi Bumi sebagai tempat mengamati bintang tersebut.
e. Tahun Kabisat, yaitu perbedaan jumlah hari pada tahun ke-empat dari sistem penanggalam
masehi.
67
Bulan Sebagai Satelit Bumi
1.Gerak Bulan.
Seperti planet-planet dalam sistem tata surya, bulan juga memiliki 2 gerakan yaitu rotasi dan revolusi.
a.Rotasi bulan.
Rotasi bulan yaitu gerakan bulan berputar pada porosnya.
b. Revolusi bulan.
1.Revolusi bulan terdiri dari dua gerakan, yaitu: Revolusi bulan terhadap bumi, yaitu gerak bulan
mengelilingi bumi dalam kurun waktu tertentu.
2.Fase bulan baru, yaitu awal penampakan bulan mulai terlihat seperti seberkas cahaya lengkung.
3.Fase quartil awal (first quarter), yaitu ketika bulan masuk pada fase seperempat periode revolusinya
terhadap bumi.
4.Fase purnama (full moon), yaitu ketika bulan menempuh separuh lintasan orbit revolusinya terhadap
bumi.
5.Fase quartil akhir (last quarter), yaitu ketika bulan menyelesaikan tiga per empat lintasan orbit
revolusinya terhadap bumi. sama halnya dengan fase quartil awal.
68
Bulan Sebagai Satelit Bumi
2. Revolusi bulan bersama bumi terhadap matahari selain bulan bervolusi mengelilingi bumi, bulan juga
bervolusi bersama bumi mengelilingi matahari, periode edar bulan mengelilingi matahari memiliki waktu yang
sama dengan periode revolusi bumi yaitu satu tahun.
2) Sistem Penanggalan Bulan
Bulan mengitari Bumi dalam periode waktu 29,53 hari.
3)Gerhana (Eclipse)
Gerhana merupakan fenomena astronomi yang terjadi akibat benda langit berada dalam baying
bayang benda lainnya.
a.Gerhana Bulan.
Gerhana bulan terjadi ketika posisi bulan berada pada posisi yang berlawanan dengan matahari (fase
purnama).
1. Umbra, merupakan daerah gelap karena cahaya matahari terhalang penuh oleh bumi.
2.Penumbra, merupakan daerah samar akibat cahaya matahari tertutup sebagian, penampakan bulan
mulai redup ketika memasuki wilayah penumbra.
69
Bulan Sebagai Satelit Bumi
a.Gerhana Matahari.
Gerhana matahari merupakan peristiwa tertutupnya matahari oleh bayangan bulan ketika
bulan berada diantara matahari dan bumi.
H. Fenomena Ketidakseimbangan pada Lapisan Bumi
Lapisan Bumi yang meliputi litosfer, hidrosfer, dan atmosfer dengan segala kandungan
komponen abiotiknya merupakan tempat tinggal yang saling berinteraksi antara manusia,
hewan, tumbuhan, dan komponen biotik lain yang membentuk sebuah ekosistem.
1.Bencana Alam
⚬Kebakaran
Kebakaran merupakan peristiwa yang disebabkan oleh api karena api tidak dapat
dikendalikan, disebabkan karena factor alami maupun kelalaian manusia.
b) Banjir
Banjir merupakan genangan pada daerah yang biasanya kering, peristiwa banjir dapat
terjadi pada lahan permukiman, perkantoran, maupun pertanian.
70
Bulan Sebagai Satelit Bumi
c) Tanah Longsor
Terganggunya kestabilan struktur tanah, menyebabkan pergerakan tanah, bebatuan, kerikil atau
campurankeduanya pada kontur daerah miring/lereng.
Penyebab terjadinya tanah longsor dapat dikategorikan pada tiga hal, diantaranya yaitu faktor
struktur goelogi, kondisi luar medan dan faktor pemicu lainnya.
d)Gempa Bumi
Gempa bumi menurut (Husein, 2016), merupakan peristiwa bergetarnya lapisan bumi. Peristiwa yang
menyebabkan gempa bumi antara lain: ledakan bom, pergeseran patahan bumi dan penyebab lainnya.
e)Tsunami
Tsunami adalah rangkaian gelombang laut dengan kecepatan tinggi, akibat adanya gempa bumi di
dasar laut.
71
Bulan Sebagai Satelit Bumi
1. Mitigasi Bencana Alam.
Mitigasi bencana meliputi tindakan pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Kerentanan bencana di
Indonesia dan faktor kerentanannya.
a. Rentan Terhadap Bencana
1. Faktor Alami
a. Indonesia terletak di daerah tropis garis khatulistiwa dengan intensitas panas matahari yang tinggi
b. Sambaran petir
2) Faktor Manusia
a. Perilaku masyarakat yang kurang disiplin pada kegiatan pembukaan lahan.
b. Perilaku kurang disiplin pada instalansi jaringan listrik pemukiman padat.
c. Kelalaian
72
Bulan Sebagai Satelit Bumi
b. Banjir
1. Faktor alami yaitu perubahan iklim yang ekstrim hingga menimbulkan curah hujan yang sangat tinggi
2.Faktor Manusia
a. Penebangan hutan untuk alih lahan
b. Penutupan permukaan tanah pada pemukiman
c. Curah hujan tinggi
d. Alih fungsi DAS
c. Tanah Longsor
1. Faktor Alami
2)Faktor Manusia
a. Struktur tanah yang tidak stabil
a) Penebangan hutan di daerah lereng gunung/bukit
b. Curah hujan tinggi
b) Alih lahan hutan untuk pertanian
c. Gempa
73
Bulan Sebagai Satelit Bumi
d. Gempa
Faktor Geologi
1)
Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australiadan
lempeng Pasifik.
2)
Terdapat banyak gunung berapi yang berpotensi menimbulkan gempa vulkanik
e. Tsunami
1)
Faktor Geologi
a)
Wilayah Indonesia kepualuan diantara dua samudra (Hindia – Pasifik)
b)
Terdapat gunung api di wilayah lautan.
c)
Terdapat banyak patahan di wilayah lautan.
d)
Faktor geologi, terletak di dua sirkum berapi (Pasifik – Mediterania)
74
Bulan Sebagai Satelit Bumi
3.
Tindakan Pra Bencana
a.
Kegiatanpencegahan
Kegiatan yang dilakukan unruk mengurangi resiko bencana mencakup pencegahan secara fisik
maupun non fisik, antara lain:
1)
Kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur untuk mencegah bahaya banjir, misalnya
pembangunan talud, revitalisasi sungai, pembangunan jalur lahar, pemasangan pemadam
instalasi kebakaran otomatis pada gedung dan fire hydrant di sepanjang jalan strategis
perkotaan.
2)
Kegiatan non fisik berupa pemahaman kesadaran hidup disiplin dan ramah terhadap
lingkungan. Kesadaran tidak membuang sampah di sungai, kesadaran pemasangan instalasi
kabel listrik yang benar, kesadaran untuk tidak menebang pohon di hutan lindung dan lain-lain.
75
Bulan Sebagai Satelit Bumi
b.
Kesiapsiagaan
Kewaspadaan terhadap potensi bencana jika tiba-tiba bencana tersebut menimpa, antara lain:
1)
Menyiapkan tas darurat yang berisi barang-barang penting jika tiba-tiba terjadi bencana
segera dapat diambil.
2)
Mempelajari jalur evakuasi terdekat dan titik berkumpul yang aman ketika terjadi bencana.
3)
Menyimpan nomor kontak komunikasi pihak-pihak yang berkepentingan.
c.
Peringatandini.
Suatu upaya untuk memperingatkan suatu masyarakan yang tinggal di daerah rawan bencana
supaya waspada akan potensi bahaya yang segera akan menimpa. umumnya peringatan dini
disampaikan oleh pemerintah atau lembaga yang bertugas untuk memanajemen bencana.
76
Bulan Sebagai Satelit Bumi
1. Tindakan Saat Bencana
Saat bencana melanda maka tindakan pengelolaan bencana berikutnya dapat berupa tindakan
tanggap darurat dengan tujuan meringankan penderitaansementara korban. kegiatan
search and rescue (SAR) juga perlu dilakukan untuk menyisir adakah korban bencana yang
terjebak tidak bisa menyelamatkan diri. Tindakan tanggap darurat yang dapat dilakukan
ketika bencana menimpa, antara lain:
a. Menyelamatan diri dan menyediakan tempat pengungsian.
b. Memberikan bantuan yang dibutuhkan pokok baik langsung maupun melalui lembaga sosial
c. Penyediaan layanan kesehatan darurat.
d. Pendampingan psikoterapi untuk mengurangi trauma.
77
Bulan Sebagai Satelit Bumi
1. Tindakan Pasca Bencana.
Tindakan utama yang harus dilakukan pasca terjadinya bencana yaitu pemulihan (recovery)
yang meliputi rehabilitasi dan rekonstruksi serta evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Apabila dimasa yang akan datang terjadi bencana dapat ditangani dengan baik dan
meminimalkan resiko yang ditimbulkan bencana tersebut. Kegiatan yang dilakukan pasca
bencana antara lain:
a. Kegiatan pemulihan (recovery).
Proses yang dilalui agar kehidupan masyarakat kembali berjalan dengan normal kembali,
dengan melakukan tindakan:
1. Rehabilitasi yaituperbaikan langsung untuk jangka waktu pendek.
2. Rekonstruksi yaitu perbaikan untuk berjangka waktu panjang.
78
Bulan Sebagai Satelit Bumi
a. Kegiatan evaluasi
Proses peninjauan kembali kegiatan mitigasi apakah sesuai prosedur perencanaan awal
atau tidak. Termasuk didalam evaluasi mengkaji kejadian-kejadian yang diluar prediksi
untuk dijadikan dasar prosedur perencanaan mitigasi bencana di kemudian hari jika
terjadi bencana serupa.
79
TERIMAKASI
H
Bumi dan
Antariksa
Oleh :Yuniarti, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 79
SLIDE
Similar Resources on Wayground
80 questions
SISTEM REPRODUKSI PADA TUMBUHAN DAN HEWAN
Presentation
•
9th Grade
68 questions
Modul Pedagogik Koding dan KA
Presentation
•
9th Grade
67 questions
MATRIKS MAT TK LANJUT
Presentation
•
11th Grade
74 questions
unsur pembentuk cuaca dan iklim
Presentation
•
10th Grade
73 questions
0547 chinese P1、P2、P4
Presentation
•
10th Grade
75 questions
Bab 7 : Kegiatan Ekonomi di Malaysia
Presentation
•
10th Grade
73 questions
Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam, Sosial, Budaya, dan Ek
Presentation
•
9th - 12th Grade
72 questions
LKPD SENI TARI
Presentation
•
9th - 12th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Hargrett House Quiz: Community & Service
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
4th Grade
Discover more resources for Physics
28 questions
Lenses
Quiz
•
10th Grade
14 questions
Work and Energy intro
Interactive video
•
8th - 10th Grade
19 questions
Refraction
Quiz
•
10th Grade
15 questions
Kepler's Laws of Planetary Motion
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Bill Nye Waves
Interactive video
•
9th - 12th Grade
20 questions
EM Spectrum
Quiz
•
10th Grade
14 questions
Series Electrical Circuits and Parallel Electrical Circuits
Quiz
•
9th - 12th Grade