Search Header Logo
ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Yuniarti Yuniarti

Used 2+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

media

Bumi dan
Antariksa

Oleh :Yuniarti, S.Pd

2

3

media

Gerak Bumi

1. Rotasi Bumi

Rotasi bumi merupakan gerakan bumi yang berputar terhadap porosnya.

rotasi Bumi menyebabkan beberapa fenomena alam yang meliputi:

a. Pergantian siang dan malam, hal ini terjadi karena Bumi berbentuk bulat yang berputar

dengan sumbu putar berupa garis lurus yang menyinggu kutub utara dan selatan Bumi.

b. Pembagian daerah waktu. Selain pergantian siang dan malam, Rotasi Bumi menyebabkan

perbedaan daerah waktu.

c. Gerak semu harian matahari, yaitu pergerakan matahari yang kita lihat sehari-hari dari timur

ke barat.

d. Beloknya arah arus laut, air merupakan fluida dinamis yang mudah mengalami goncangan.

e. Perbedaan percepatan gravitasi, pada masing-masing wilayah di bumi percepatan gravitasi

tidak selalu sama.

4

media

Revolusi Bumi

1. Revolusi Bumi

Revolusi Bumi merupakan gerak bumi mengelilingimatahari pada orbit edarnya.

a. Perbedaan lamanya waktu siang dan malam, yaitu fenomena perbedaan durasi waktu siang dan

malam pada suatu wilayah karena bumi berputar dengan sumbu kemiringan 23,5 derajat

terhadap bidang ekliptika.

b. Gerak semu tahunan matahari, yaitu fenomena posisi matahari yang seolah-olah mengalami

perubahan.

c. Perubahan Musim, yaitu fenomena alam yang terjadi di negara-negara sub tropis baik di belahan

bumi utara maupun selatan.

d. Perubahan penampakan rasi bintang, yaitu perbedaan rasi bintang yang teramati dari bumi

akibat perbedaan posisi Bumi sebagai tempat mengamati bintang tersebut.

e. Tahun Kabisat, yaitu perbedaan jumlah hari pada tahun ke-empat dari sistem penanggalam

masehi.

5

6

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

1.Gerak Bulan.
Seperti planet-planet dalam sistem tata surya, bulan juga memiliki 2 gerakan yaitu rotasi dan revolusi.
a.Rotasi bulan.
Rotasi bulan yaitu gerakan bulan berputar pada porosnya.
b. Revolusi bulan.
1.Revolusi bulan terdiri dari dua gerakan, yaitu: Revolusi bulan terhadap bumi, yaitu gerak bulan

mengelilingi bumi dalam kurun waktu tertentu.

2.Fase bulan baru, yaitu awal penampakan bulan mulai terlihat seperti seberkas cahaya lengkung.
3.Fase quartil awal (first quarter), yaitu ketika bulan masuk pada fase seperempat periode revolusinya

terhadap bumi.

4.Fase purnama (full moon), yaitu ketika bulan menempuh separuh lintasan orbit revolusinya terhadap

bumi.

5.Fase quartil akhir (last quarter), yaitu ketika bulan menyelesaikan tiga per empat lintasan orbit

revolusinya terhadap bumi. sama halnya dengan fase quartil awal.

7

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

2. Revolusi bulan bersama bumi terhadap matahari selain bulan bervolusi mengelilingi bumi, bulan juga

bervolusi bersama bumi mengelilingi matahari, periode edar bulan mengelilingi matahari memiliki waktu yang

sama dengan periode revolusi bumi yaitu satu tahun.

2) Sistem Penanggalan Bulan

Bulan mengitari Bumi dalam periode waktu 29,53 hari.

3)Gerhana (Eclipse)

Gerhana merupakan fenomena astronomi yang terjadi akibat benda langit berada dalam baying

bayang benda lainnya.

a.Gerhana Bulan.
Gerhana bulan terjadi ketika posisi bulan berada pada posisi yang berlawanan dengan matahari (fase
purnama).

1. Umbra, merupakan daerah gelap karena cahaya matahari terhalang penuh oleh bumi.
2.Penumbra, merupakan daerah samar akibat cahaya matahari tertutup sebagian, penampakan bulan

mulai redup ketika memasuki wilayah penumbra.

8

media

a. Troposfer

Troposfer merupakan lapisan yang paling dekat dengan Bumi. Troposfer
berfungsi menjaga kestabilan udara di permukaan bumi.
Berbagai fenomena iklim dan cuaca yang terasa di Bumi seluruhnya terjadi pada
lapisan ini. Fenomena yang terjadi pada lapisan ini, antara lain sebagai berikut:

1.Cuaca, yaitu keadaan fisis udara pada atmosfer di suatu wilayah tertentu

dalam jangka waktu yang singkat. Keadaan cuaca dapat berupa hal-hal
seperti mendung, hujan, berangin, petir, kelembapan udara.

9

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

a.Gerhana Matahari.
Gerhana matahari merupakan peristiwa tertutupnya matahari oleh bayangan bulan ketika
bulan berada diantara matahari dan bumi.
H. Fenomena Ketidakseimbangan pada Lapisan Bumi
Lapisan Bumi yang meliputi litosfer, hidrosfer, dan atmosfer dengan segala kandungan
komponen abiotiknya merupakan tempat tinggal yang saling berinteraksi antara manusia,
hewan, tumbuhan, dan komponen biotik lain yang membentuk sebuah ekosistem.
1.Bencana Alam
Kebakaran
Kebakaran merupakan peristiwa yang disebabkan oleh api karena api tidak dapat
dikendalikan, disebabkan karena factor alami maupun kelalaian manusia.
b) Banjir
Banjir merupakan genangan pada daerah yang biasanya kering, peristiwa banjir dapat
terjadi pada lahan permukiman, perkantoran, maupun pertanian.

10

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

c) Tanah Longsor

Terganggunya kestabilan struktur tanah, menyebabkan pergerakan tanah, bebatuan, kerikil atau

campurankeduanya pada kontur daerah miring/lereng.

Penyebab terjadinya tanah longsor dapat dikategorikan pada tiga hal, diantaranya yaitu faktor

struktur goelogi, kondisi luar medan dan faktor pemicu lainnya.

d)Gempa Bumi

Gempa bumi menurut (Husein, 2016), merupakan peristiwa bergetarnya lapisan bumi. Peristiwa yang

menyebabkan gempa bumi antara lain: ledakan bom, pergeseran patahan bumi dan penyebab lainnya.

e)Tsunami

Tsunami adalah rangkaian gelombang laut dengan kecepatan tinggi, akibat adanya gempa bumi di

dasar laut.

11

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

1. Mitigasi Bencana Alam.

Mitigasi bencana meliputi tindakan pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Kerentanan bencana di

Indonesia dan faktor kerentanannya.

a. Rentan Terhadap Bencana
1. Faktor Alami
a. Indonesia terletak di daerah tropis garis khatulistiwa dengan intensitas panas matahari yang tinggi
b. Sambaran petir
2) Faktor Manusia
a. Perilaku masyarakat yang kurang disiplin pada kegiatan pembukaan lahan.
b. Perilaku kurang disiplin pada instalansi jaringan listrik pemukiman padat.
c. Kelalaian

12

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

b. Banjir

1. Faktor alami yaitu perubahan iklim yang ekstrim hingga menimbulkan curah hujan yang sangat tinggi
2. Faktor Manusia
a. Penebangan hutan untuk alih lahan
b. Penutupan permukaan tanah pada pemukiman
c. Curah hujan tinggi
d. Alih fungsi DAS
c. Tanah Longsor
1. Faktor Alami

2)Faktor Manusia

a. Struktur tanah yang tidak stabil

a) Penebangan hutan di daerah lereng gunung/bukit

b. Curah hujan tinggi

b) Alih lahan hutan untuk pertanian

c. Gempa

13

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

d. Gempa
Faktor Geologi
1)

Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australiadan

lempeng Pasifik.
2)

Terdapat banyak gunung berapi yang berpotensi menimbulkan gempa vulkanik

e. Tsunami
1)

Faktor Geologi

a)

Wilayah Indonesia kepualuan diantara dua samudra (Hindia – Pasifik)

b)

Terdapat gunung api di wilayah lautan.

c)

Terdapat banyak patahan di wilayah lautan.

d)

Faktor geologi, terletak di dua sirkum berapi (Pasifik – Mediterania)

14

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

3.

Tindakan Pra Bencana

a.

Kegiatanpencegahan

Kegiatan yang dilakukan unruk mengurangi resiko bencana mencakup pencegahan secara fisik

maupun non fisik, antara lain:

1)

Kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur untuk mencegah bahaya banjir, misalnya

pembangunan talud, revitalisasi sungai, pembangunan jalur lahar, pemasangan pemadam

instalasi kebakaran otomatis pada gedung dan fire hydrant di sepanjang jalan strategis

perkotaan.

2)

Kegiatan non fisik berupa pemahaman kesadaran hidup disiplin dan ramah terhadap

lingkungan. Kesadaran tidak membuang sampah di sungai, kesadaran pemasangan instalasi

kabel listrik yang benar, kesadaran untuk tidak menebang pohon di hutan lindung dan lain-lain.

15

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

b.

Kesiapsiagaan

Kewaspadaan terhadap potensi bencana jika tiba-tiba bencana tersebut menimpa, antara lain:
1)

Menyiapkan tas darurat yang berisi barang-barang penting jika tiba-tiba terjadi bencana

segera dapat diambil.
2)

Mempelajari jalur evakuasi terdekat dan titik berkumpul yang aman ketika terjadi bencana.

3)

Menyimpan nomor kontak komunikasi pihak-pihak yang berkepentingan.

c.

Peringatandini.

Suatu upaya untuk memperingatkan suatu masyarakan yang tinggal di daerah rawan bencana
supaya waspada akan potensi bahaya yang segera akan menimpa. umumnya peringatan dini
disampaikan oleh pemerintah atau lembaga yang bertugas untuk memanajemen bencana.

16

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

1. Tindakan Saat Bencana
Saat bencana melanda maka tindakan pengelolaan bencana berikutnya dapat berupa tindakan

tanggap darurat dengan tujuan meringankan penderitaansementara korban. kegiatan
search and rescue (SAR) juga perlu dilakukan untuk menyisir adakah korban bencana yang
terjebak tidak bisa menyelamatkan diri. Tindakan tanggap darurat yang dapat dilakukan
ketika bencana menimpa, antara lain:

a. Menyelamatan diri dan menyediakan tempat pengungsian.
b. Memberikan bantuan yang dibutuhkan pokok baik langsung maupun melalui lembaga sosial
c. Penyediaan layanan kesehatan darurat.
d. Pendampingan psikoterapi untuk mengurangi trauma.

17

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

1. Tindakan Pasca Bencana.
Tindakan utama yang harus dilakukan pasca terjadinya bencana yaitu pemulihan (recovery)

yang meliputi rehabilitasi dan rekonstruksi serta evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Apabila dimasa yang akan datang terjadi bencana dapat ditangani dengan baik dan
meminimalkan resiko yang ditimbulkan bencana tersebut. Kegiatan yang dilakukan pasca
bencana antara lain:

a. Kegiatan pemulihan (recovery).
Proses yang dilalui agar kehidupan masyarakat kembali berjalan dengan normal kembali,

dengan melakukan tindakan:

1. Rehabilitasi yaituperbaikan langsung untuk jangka waktu pendek.
2. Rekonstruksi yaitu perbaikan untuk berjangka waktu panjang.

18

media

Bulan Sebagai Satelit Bumi

a. Kegiatan evaluasi

Proses peninjauan kembali kegiatan mitigasi apakah sesuai prosedur perencanaan awal

atau tidak. Termasuk didalam evaluasi mengkaji kejadian-kejadian yang diluar prediksi

untuk dijadikan dasar prosedur perencanaan mitigasi bencana di kemudian hari jika

terjadi bencana serupa.

19

media

TERIMAKASI
H

media

Bumi dan
Antariksa

Oleh :Yuniarti, S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE