Search Header Logo
Kemampuan intelektual anak

Kemampuan intelektual anak

Assessment

Presentation

Social Studies

University

Practice Problem

Medium

Created by

MUHAMMAD IQBAL MAULANA

Used 2+ times

FREE Resource

25 Slides • 7 Questions

1

KEMAMPUAN DASAR ANAK SEKOLAH DASAR

Persentasi Modul 3 Pendidikan Seni & Pengantar Pendidikan disusun oleh :
Siti Nurlinda 877657496
Astri Yulianti 877656914
Moch Aldi Al Ikhsan 877656082
Keysa Nabila 877655611

2

Multiple Choice

Menurut kalian, mana yang termasuk kemampuan emosial pada anak SD?

1
Kemampuan menggambar dengan baik
2
Kemampuan membaca tanpa memahami
3
Kemampuan menghitung angka dengan cepat
4
Kemampuan mengenali dan mengelola emosi, serta empati.

3

Kematangan

Aktivitas

Transmisi sosial

Equilibration

​A. Kemampuan Intelektual Anak

​Menurut Peaget (Woolfolk and Nicolich 1984) ada 4 faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia, yaitu :

media
media
media
media

4

B. Kondisi Emosional Anak

Emosi (emotion) berbeda dengan perasaan (feeling) yang bersifat tenang dan tertutup. Emosi itu menggambarkan suasana batin yang lebih dinamis, bergejolak, dan terbuka. Jenis-jenis emosi itu dapat berupa : rasa senang, sedih, takut, terpesona, marah, tegang, kecewa, bimbang, yakin, puas, terkejut dan sebagainya.

5

​Tahap-tahap kognitif menurut Piaget

media

6

Berdasarkan penyebab kemunculannya, emosi dikelompokkan menjadi dua macam yaitu :

emosi yang kemunculannya mempunyai alasan alasan kejiwaaan.

Emosi Psikis

emosi yang ditimbulkan oleh rangsangan dari luar tubuh seperti rasa dingin, panas, sejuk, lelah, rasa manis, sakit, kenyang, lapar dan sebagainya.

Emosi Sensoris

7

Yang termasuk kategori emosi Psikis adalah :

media

​Perasaan Sosial

media
media

​Perasaan Intelektual

media
media

​Perasaan Susila

​Perasaan Estetis

​Perasaan Spiritual

8

Kondisi Emosional Anak usian Sekolah Dasar menurut Fahlan (2004) secara garis besar dapat diilustrasikan sebagai berikut:

1. Berlangsung singkat dan berakhir tiba-tiba

2. Terlihat lebih hebat/kuat

3. Bersifat sementara

4. Lebih sering terjadi

5. Dapat diketahui dengan jelas tingkah lakunya.

9

Multiple Choice

Mengapa emosi anak usia Sekolah Dasar terlihat mencolok?

1

Karena mereka sudah mampu mengendalikan emosi

2

Karena emosi mereka ditunjukkan dalam bentuk tulisan

3

Karena emosi mereka terlihat lebih hebat atau kuat

4

Karena emosi mereka tidak dapat diketahui

10

C. Kondisi Sosial Anak

Pada masa Sekolah Dasar, anak sudah bisa keluar dari lingkungan keluarganya, mereka mulai menaruh perhatian pada orang lain, mencari teman akrab, mampu bermain dan bekerja sama dengan orang lain dengan mematuhi aturan-aturan kelompok. Implikasinya bagi guru dalam pembelajaran pendidikan seni adalah memilih materi dan metode pembelajaran seni yang berorientasi pada pembiasaan berperilaku sosial pada anak.

11

D. Kondisi Perseptual Anak

Istilah perseptual mengandung pengertian kombinasi antara kognitif dan afektif. Berdasarkan cara pandang kognitif, perseptual diartikan sebagai daya tangkap atau kemampuan seseorang dalam memahami berbagai informasi yang berasal dari luar. Sedangkan dari sudut pandang afektif, perseptual mengandung arti kesan dan tanggapan seseorang terhadap segala sesuatu yang berasal dari luar dirinya.

12

E. KARAKTERISTIK FISIK ANAK

Perkembangan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu :

1. Sistem syaraf, yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan dan emosi.

2. Otot-otot, yang berpengaruh terhadap perkembangan kekuatan dan keterampilan motorik.

3. Kelenjar edoktrin, yang berpengaruh terhadap munculnya berbagai perilaku baru, dan

4. Struktur fisik/tubuh yang meliputi tinggi, berat, dan proporsi.

13

Menurut Havighurst (Nasution, 2001: 109) tugas pengembangan penting pada masa anak (Sekolah Dasar) karena mereka perlu:

1. Mempelajari kecakapan jasmani yang perlu untuk permainan-permainan.

2. Membentuk sikap yang sehat sebagai organisme yang hidup.

3. Belajar bergaul dengan teman-teman sebayanya.

4. Mempelajari peranan sosial sebagai anak laki-laki atau perempuan.

5. Memperoleh berbagai kecakapan fundamental dalam membaca, menulis, dan berhitung.

6. Membentuk pengertian dan pemahaman yang perlu untuk kehidupan.

7. Membentuk kata hati, kesusilaan, dan skala norma-norma.

8. Mencapai kemerdekaan pribadi.

9. Memupuk sikap positif terhadap golongan dan lembaga-lembaga sosial.

14

​Tahapan

​Keterangan

Tahap I​

0 sampai 2 tahun merupakan usia asuhan.​

Tahap II

2 sampai 12 tahun masa pendidikan jasmani dan latihan panca indera.​

Tahap III​

12 sampai 15 tahun periode pendidikan akal.​

Tahap IV​

​15 sampai 20 tahun periode pendidikan watak dan pendidikan agama.

​Tahapan perkembangan anak dibagi menjadi empat, yaitu:

15

F. KARAKTERISTIK ESTETIS ANAK

Karakteristik estetis anak usia Sekolah Dasar sifatnya khas, berbeda dengan orang dewasa. Hal ini sesuai dengan karakteristik pribadinya yang masih polos, murni, dan jujur. Secara apresiatif mereka sudah mampu menangkap getar rasa keindahan yang berasal dari luar meskipun sifatnya sangat subyektif.

16

G. KONDISI KREATIF ANAK

Secara umum, ada beberapa hal penting tentang kreativitas anak:

1. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menemukan atau membuat hal baru.

2. Kreativitas bisa dilihat dari bagaimana seseorang peka terhadap masalah, bisa menemukan masalah, mencari solusi, memikirkan kemungkinan, mencoba ide, dan menyampaikan hasilnya.

3. Ada empat ciri utama kreativitas:

•Fluency: banyaknya ide yang bisa muncul

•Flexibility: bisa berpikir dari berbagai sudut pandang,

•Originality: ide yang unik dan berbeda,

•Elaboration: mampu mengembangkan ide dengan rinci.

4. Kreativitas bisa dilatih dengan memberikan rangsangan (stimulus) yang tidak biasa, yang membuat anak berpikir dengan cara berbeda dan menghasilkan berbagai jawaban.

17

Multiple Choice

Pada Tahap ini anak sudah memasuki tahap perkembangan pendidikan watak dan pendidikan agama, yaitu...

1

Tahap I

2

Tahap II

3

Tahap III

4

Tahap IV

18

KARAKTERISTIK SENI ANAK SEKOLAH DASAR

Persentasi Modul 3 Pendidikan Seni & Pengantar Pendidikan disusun oleh :
Siti Nurlinda 877657496
Astri Yulianti 877656914
Moch Aldi Al Ikhsan 877656082
Keysa Nabila 877655611

19

Multiple Choice

Pada usia ini anak sudah dapat menyanyikan lagu yang memiliki kalimat-kalimat pendek dan mulai dapat menyanyikan beberapa nada berdurasi panjang

1

Usia 4 - 5 tahun

2

Usia 6 - 7 tahun

3

Usia 8 - 9 tahun

4

Usia 10 - 11

20

A. KARAKTERISTIK SUARA ANAK USIA SD.

Menurut Andersen karakteristik suara anak dapat dikelompokkan kedalam 4 kelompok, berdasarkan karakteristik dan kemampuannya, seperti berikut ini.

21

Usia 4-5 tahun

1. Anak usia ini terdengar tipis, kecil, dan ringan.

2. Mereka belum dapat menyanyikan nada lagu dengan tepat

3. Wilayah suaranya biasanya adalah nada d' sampai nada a', ada juga yang dapat bernyanyi dengan wilayah suara d' sampai d".

4. Anak sudah dapat menyanyikan lagu dengan pola melodi yang sederhana.

22

Usia 6-7 tahun

1. Pada umumnya mereka memiliki suara yang tinggi dan ringan, namun beberapa di antaranya ada juga yang bersuara rendah.

2. Pada usia ini anak mulai memahami perbedaan tinggi rendah nada.

3. Anak sudah dapat menyanyikan lagu yang memiliki kalimat-kalimat pendek dan mulai dapat menyanyikan beberapa nada berdurasi panjang

4. Anak suka bernyanyi sendiri.

5. Batas suara anak bisanya antara d' sampai b' bahkan adanya yang mencapai d sampai d".

6. Mereka mulai menyadari pentingnya pernafasan yang bagus dalam bernyanyi

7. Mereka mulai dapat bernyanyi dengan aksentuasi ritmik.

8. Iringan sederhana mulai dapat diperkenalkan kepada mereka.

9. Adanya perubahan tempo dan dinamik pada lagu yang mereka nyanyikan mu disadari.

10. Mereka mulai menandai perbedaan antara bernyanyi kuat-kuat dengan berteriak.

11. Anak mulai dapat bernyanyi gaya bersahutan dan lagu yang terdiri dari 2 atau 3 bagian.

23

Usia 8-9 tahun

1. Pada usia ini pada umumnya anak mulai dapat bernyanyi dengan nada yang tepat.

2. Pada anak laki-laki, mereka mulai mengembangkan resonan untuk mempersia diri menjadi suara alto-sopran (yang kelak akan berubah menjadi suara laki-laki dewasa).

3. Mereka mulai dapat diperkenalkan canon (lagu yang dinyanyikan secara susul-menyusul), atau lagu bersuara dua, atau menyanyikan lagu berdesakan.

4. Lagu yang dinyanyikan mulai bernilai ekspresif, seperti melodi yang mengalir, melodi dinyanyikan dengan dihentakkan, atau tegas, dan sebaginya.

5. Sering dengan perkembangan kognitifnya, anak mulai dapat menyanyikan ritme yang lebih rumit dari sebelumnya.

6. Anak juga sudah mulai dapat mengenali perbedaan akor berdasarkan pendengarnya.

7. Pada usia ini anak mulai menyukai lagu dari negeri lain dan juga berbagai gaya musik.

24

B. KARAKTERISTIK MUSIK ANAK

•Musik Untuk Anak-Anak Tentunya Di Sesuaikan Dengan Karakteristik Penikmatnya, Yakni Anak-Anak. Perkembangan Anak Yang Di Tinjau Dari Segi Biologis,Jiwa, Daya Pikir. Misalnya Bila Musik Tersebut Untuk Musik Instrumentalia Tentunya Pemilihan Alat-Alat Musik Yang Digunakan Disesuaikan Dengan Kemampuan Gerak Anak. Adalah Sangat Tidak Mungkin. Misalnya Anak Usia 10 Tahun Harus Memainkan Cello Atau Saxophon.

* Pada Umumnya Mereka Sangat Senang Bernyanyi. Guru Perlu Memilih Tema Lagu Yang Menjadi Minat Mereka. Saat Ini Sangat Banyak Di Perjualbelikan Kaset Atau CD Yang Berisi Lagu-Lagu Anak-Anak Yang Beragam Temanya. Dan Teks Lagu Yang Berbahasa Indonesia/Inggris/ Lainnya Dengan Kalimag Disusun Berdasarkan Kaidah-Kaidah Berbahasa Yang Benar.

* Selain Musik Anak Harus Sesuai Dengan Perkembangan Fisik,Daya Pikir, Dan Minat Anak,

25

Berikut Beberapa Karakteristik Yang Sebaiknya Muncul Dalam Musik

1. Musik Sesuai Dengan Minat Dan Menyatukan Dengan Kehidupan Anak Sehari-Hari. Karenanya Musik Harus Mengandung Hal-Hal Yang Menarik Perhatian Anak, Seperti Lagu Atau Nyanyian

2. Ritme Musik Dan Pola Melodinya Pendek Sehingga Mudah Di Ingat Agar Guru Dapat Meminta Anak Untuk Berimprovisasi, Mengubah Melodi Atau Teks Lagu Dengan Kemampuan Dan Kreativitas Anak.

3. Nyanyian Atau Lagu Tersebut Juga Harus Mengandung Unsur Musik Lainnya, Seperti Tempo,Dinamik,Bunyi, Dan Ekspresi Musik Yang Dapat Di Olah Dan Di Ganti Serta Di Ekspresikan Anak.di beri kesempatan untum menyanyikan atau memainkan musik berbeda-beda, Menambahkan Suara Lain Dalam Karya.

4. Melalui Musik Anak di Beri kesempatan Pula Untuk Bergerak Melalui Musik. Karena Anak Suka Sekali Bergerak.Mereka Dapat Menyanyi Sambik Menari Dengan Gerakan Yang Di Kembangkan Sendiri Sesuai Dengan Musik Yang Di Dengarnya.Melalui Gerak Tubuh Anak Dapat Menghasilkan Bunyi Dengan Cara Memukul Tongkat, Bertepuk Tangan, Menghentakkan Kaki, Dan Sebagainya.

26

C. KARAKTERISTIK GERAK ANAK.

* Bila Kita Amati Perkembangan Fisik Khususnya Perkembangan Motorik Anak Manusia. Tangan Atau Kaki Untuk Menyentuh Benda Yang Disodorkan Padanya. Lalu Dia Mencoba Menggenggamnya, Membawanya Ke Mulutnya.

* Di Hari-Hari Berikutnya Dia Mulai Belajar Berguling Sambil Mengangkat Kepalanya Tegak-Tegak, Tengkurap Kembali Telentang, Merangkak,Duduk,Berdiri. Lalu Berjalan Dan Akhirnya Dia Dapat Berlari.

* Anak Telah Kuat Lari,Loncat,Melempar Atau Membungkukuk. Pada Usia Ini Perkembangan Visiomotriknya Yakni Koordinasi Antara Mata Dan Tangan/Kaki Telah Berkembang Dengan Baik.

* Pada Usia 6 Tahun Psiko-Motorik Baik Motorik Halus Maupun Motorik Kasar Sudah Di Anggap Berkembang Secara Mantap Dengan Frekuensinya Pun Makin Besar. Dan Anak Juga Sudah Mampu Menirukan Gerak Keseharian Orang Di Sekitarnya.

27

D. KARAKTERISTIK SENI RUPA ANAK

* Memahami Tipologi Dan Periodisasi Karya Seni Rupa Anak Pada Masa Pra Dan Pasca SD Amat Penting

* Secara Umum nya Karya Seni Rupa Anak Berisifat Eksoresif Dan Dinamis. Karya Seni Rupa Mereka Merupakan Suatu Ungkapan Yang Kuat, jujur, Langsung Berangkat Dari Dalam Diri Mereka Tanpa Di Tutup-Tutupi, Polos. Ciri Ini Sangat Menonjol Pada Anak Usia 5-9 tahun.

* Ada Empat Aspek Yang Dapat Di Gunakan Untik Mengamati Karya Seni Rupa Anak Yakni.

1. Dari Aspek Tipologi Seni Rupa Anak.

2. Dari Aspek Karakteristik Seni Rupa Anak.

3. Dari Aspek Periodisasi Seni Rupa Anak.

4. Dari Aspek Relevensi Karakteristik Seni Rupa Anak (Cut Kamarik,1999)

28

E. PERIODISASI SENI RUPA ANAK

* Ada Beberapa Klasifikasi Periodisasi Seni Rupa Anak Di Antaranya Yang Di Sodorkan Oleh

1. Lansing Mengelompokkan Menjadi: Masa Coreng Moreng (2-4 tahun), Figuratif (3-12 Tahun) Yang Terdiri Dari: Permulaan Figuratif (3-7 Tahun), Pertengahan Figuratif (9-10 Tahun), Aktif Figuratif (9-12 Tahun), Dan Tahap Artistik (12 Tahun Ke Atas)

2. Lowenfeld Dan Brittain Yang Mengklafisikasikan: Masa Coreng Moreng (2-4 Tahun), Pra Bagan (4-7 Tahun), Bagan (7-9 Tahun) Awal Realisme (9-12 Tahun), Naturalisme/Pseudo Naturalistic (12-14 Tahun), Dan Masa Dewasa/The Periode Of Dececion, (14-17 Tahun).

* Mulai Usia 2 Tahun Atau Sebelumnya, Anak Mulai Memiliki Dan Senang Mencoret-Coret Yang Lebih Di Maksudkan Sebagai Melatih Gerak Tangan Dan Jaei Sesuai Dengan Perkembangan Motoriknya.

* Namun Orang Dewasa Terkadang Tidak Dapat Menangkap Objek Yang Di Maksudkan

29

Multiple Choice

Pada Usia ini Psiko-Motorik Baik Motorik Halus Maupun Motorik Kasar Sudah Di Anggap Berkembang Secara Mantap Dengan Frekuensinya Pun Makin Besar. Dan Anak Juga Sudah Mampu Menirukan Gerak Keseharian Orang Di Sekitarnya.

1

5 tahun

2

6 tahun

3

7 tahun

4

8 tahun

30

Word Cloud

Berikan 2 kata perasaan kamu hari ini.

31

Poll

Berikan nilai 1 - 5 untuk persentasi kami.

1

2

3

4

5

32

"Seni adalah bahasa hati anak-anak, melalui seni mereka dapat mengekspresikan diri, mengembangkan kreativitas, dan membangun kepercayaan diri. Mari kita dukung anak-anak mengeksplorasi kemampuan mereka melalui seni!"

KEMAMPUAN DASAR ANAK SEKOLAH DASAR

Persentasi Modul 3 Pendidikan Seni & Pengantar Pendidikan disusun oleh :
Siti Nurlinda 877657496
Astri Yulianti 877656914
Moch Aldi Al Ikhsan 877656082
Keysa Nabila 877655611

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE