Search Header Logo
MODUL 2.b KKA - SMP

MODUL 2.b KKA - SMP

Assessment

Presentation

Computers

Professional Development

Easy

Created by

Redhina Aulia

Used 1+ times

FREE Resource

20 Slides • 11 Questions

1

Produksi Konten dan Desiminasi Konten Digital.

By Redhina Aulia

2

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta pelatihan dapat memadukan literasi digital serta menciptakan konten digital yang efisien dan sesuai dengan sasaran audiens.

  2. Peserta pelatihan mendesiminasikan, merefleksikan dan berinovasi konten digital.

3

Materi

  1. Produksi Konten Digital

  2. Diseminasi Konten Digital

4

Ice Breaking

5

Open Ended

Tebak JUDUL LAGU-nya!

6

Open Ended

Tebak JUDUL LAGU-nya!

7

Open Ended

Tebak JUDUL LAGU-nya!

8

Open Ended

Tebak JUDUL LAGU-nya!

9

Open Ended

Tebak JUDUL LAGU-nya!

10

Draw

Gambarkan SATU BENDA yang itu menggambarkan kamu banget!

11

2. Produksi Konten Digital

12

Open Ended

menurut bapak ibu, konten itu apa sih?

13

​Menurut KBBI, konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. Ini bisa berupa teks, gambar, video, audio, dan lain sebagainya, yang dirancang untuk dikonsumsi oleh pengguna media sosial atau internet.

14

Secara lebih rinci, berikut adalah penjelasan tentang konten menurut KBBI:

Konten adalah penyampaian pesan atau data melalui berbagai format.

Konten diproduksi dan didistribusikan melalui media digital seperti website, media sosial, aplikasi, dan lainnya.

Tujuan:

Konten dibuat untuk berbagai tujuan, seperti edukasi, informasi, hiburan, pemasaran, dan interaksi.

15

Open Ended

Sebutkan macam-macam jenis konten yang bapak ibu ketahui!

16

Desain dan pengembangan konten berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan menarik.

beberapa unsur komunikasi :

1. Komunikator

  1. Pesan

  2. Media

  3. Komunikan

  4. Efek/timbal balik

17

Open Ended

18

1. Komunikator  (“content creator” atau tim produksi)

Siapa? Guru‑content‑creator, tim kreatif sekolah, atau bahkan avatar AI.


Peran utama:

  1. Meriset kebutuhan audiens (topik, gaya bahasa, platform favorit).

  2. Merancang naskah & storyboard agar pesan runtut.

  3. Menetapkan tone & persona (serius, santai, satir, dsb.) agar selaras dengan brand pribadi.

19

  1. Pesan  (“isi konten”)

Apa yang disampaikan? Ide, pengetahuan, emosi, ajakan, atau berbagi pengalaman dibungkus dalam format interaktif (video, carousel, infografik, thread).

Karakter pesan digital jaman now :

  1. Ringkas & visual‑first (“scroll‑stopper” thumbnails, hooks 3 detik pertama).

  2. Terstruktur (lead → detail → call‑to‑action).

  3. SEO (Search Engine Optimization)/algoritma‑friendly: judul kaya kata kunci, tag, deskripsi teroptimasi.

20

  1. Media  (“channel & format”)

    Platform yang dipakai apa?

    YouTube, TikTok, Instagram Reels, Spotify, Google Classroom, Notion, blog, newsletter.

    Bagaimana Format teknisnya ?

    vertical video 9:16, artikel 1.000 kata dengan GIF, slider PDF, livestream.

    Kita harus pahamAlgoritma & affordances

    Setiap media punya logika distribusi sendiri. misalnya YouTube premiarkan watch‑time, Instagram menyorot engagement rate, sedangkan newsletter fokus pada open‑rate.

    Manfaatkan strategi multi‑channel

    Satu pesan besar dislice ke teaser Reel, long‑form video, infografik Pinterest, lalu diembed di LMS.

21

  1. Komunikan  (“audiens”)

Segmentasi ("siapa yang menjadi target audiens kita?")

siswa SMA yang suka game, guru SD yang perlu ice‑breaking, orang tua pencari tips belajar.

Ciri digital native / netizen

  • Partisipatif

    mereka berkomentar, memberi like, share, atau malah membuat re‑miks/duet.

  • Data‑traceable

    demografi, watch‑time, drop‑off point, semua terekam di dashboard analitik.

  • Micro‑community

    follower aktif (superfans) vs. lurkers; masing‑masing butuh pendekatan berbeda.

22

  1. Efek / Timbal Balik  (“outcome & feedback loop”)

  • Efek kognitif

    Apakah siswa paham konsep? Terlihat lewat kuis, komentar bertanya, atau proyek praktik.

  • Efek afektif

    Apakah audiens merasa terinspirasi, terhibur, atau termotivasi? Bisa diukur via emoji‑reactions, polling “mood after watching”.

  • Efek behavioral

    Call‑to‑action tercapai? (contoh: mereka mengerjakan tugas di buku tulis, subscribe, atau mendaftar webinar.)

Timbal balik real‑time
analytics dashboard, komentar, DM, respon story. Ini menjadi umpan balik bagi komunikator untuk:

  • Iterasi cepat—ubah thumbnail, perbaiki pacing.

  • Personalisasi—misalnya membuat konten lanjutan berdasarkan pertanyaan terbanyak.

  • Penguatan komunitas—feature user‑generated content, balas Q&A, adakan sesi live.

23

Poll

Bapak ibu PALING SERING lihat konten kesukaan bapak ibu di mana?

Facebook

TikTok

Instagram

Thread

X

24

Pembuatan konten di media digital yang perlu diperhatikan adalah :


1. Penentuan tujuan

2.Target audiens

3.Penulisan dengan gaya bercerita

4.Inti pesan

5.Nilai emosional

6.Manfaat isi pesan

7.Visual yang menarik dan relevan.

25

Dan untuk memastikan bahwa pesan yang kita sampaikan tepat dan

sesuai kebutuhan, harus menggunakan prinsip tata letak, jenis huruf, dan warna. fungsinya untuk membantu menciptakan pengalaman yang enak dipandang, memudahkan pemahaman informasi serta tidak mudah dilupakan.

Layout menurut bahasa memiliki arti tata letak, sedangkan menurut istilah, layout merupakan kegiatan untuk menyusun, menata, mengatur dan memadukan unsurunsur komunikasi grafis (teks, gambar, bidang dll) menjadi komposisi karya visual yang komunikatif, estetik, persuasif dan menarik.

26

Prinsip-prinsip Dalam Penyusunan Tata Letak

Kesatuan (Unity) dan keselarasan (Harmony), menekankan pada keselarasan unsur-unsur yang disusun, desain bisa dikatakan menyatu apabila secara keseluruhan tampak harmonis.

Keseimbangan (Balance), keteraturan tatanan diantara bagian satu dengan bagian yang lainya pada suatu karya

Kesebandingan (Proportion), perbandingan ukuran yang digunakan secara keseluruhan

Irama (Rhythm), pengulangan unsur-unsur tata letak secara teratur

Penekanan /Fokus (Dominance), menarik perhatian, menghilangkan kebosanan, dan untuk memecah keteraturan

Kontras (contrast), perbedaan yang mencolok pada beberapa unsur tata letak

Repetisi (Repetition), pengulangan dalam rangkaian komposisi desain

27

Produksi konten digital menghasilkan berbagai jenis konten seperti teks, gambar, audio, video, dan media interaktif yang dapat diakses dan dibagikan secara digital.

Beberapa alat dan platform untuk produksi konten digital meliputi:
Teks editor dan blog: Platform seperti WordPress, Medium, atau Google Docs, dll

Desain Grafis: Adobe Photoshop, Illustrator, atau Canva, dll

Video: Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, DaVinci Resolve, dll

Audio: Audacity, Adobe Audition, atau GarageBand, dll

Animasi dan 3D: Blender, Maya, atau After Effects, dll

Tangkap Layar : Snagit, ScreenPal, Screenpresso, TechSmith, Adobe Captivate, Loom, Ashampoo Snap, PicPick, Snipping Tool, WinSnap, dll

28

2. Diseminasi Konten Digital

29

  • Media Sosial: seperti Facebook, Instagram, X/Twitter, LinkedIn, dan TikTok digunakan untuk membagikan konten kepada audiens yang luas dan berinteraksi dengan mereka secara langsung.

  • Platform Video: YouTube dan TikTok adalah platform utama untuk mengunggah dan menyebarkan konten video.

  • Podcasting Platforms: Spotify, Apple Podcasts, dan Google Podcasts memungkinkan penyebaran konten audio seperti podcast.

  • Situs Web dan Blog: Publikasi konten di situs web atau blog pribadi atau perusahaan yang bisa diakses oleh pengunjung.

  • Email Marketing: Penggunaan email sebagai alat untuk menyebarkan konten kepada pelanggan atau subscriber.

  • Streaming Platforms: Platform seperti Twitch atau YouTube Live memungkinkan penyebaran konten secara langsung melalui streaming.

  • Marketplace Digital: Platform seperti Amazon, eBay, atau Etsy yang digunakan untuk menjual konten digital seperti e-book, musik, atau desain grafis.

  • Platform Berbagi Dokumen: Scribd atau SlideShare untuk menyebarkan dokumen, presentasi, dan e-book

30

Open Ended

ada pernyataan?

31

SELAMAT BAPAK IBU SUDAH MENYELESAIKAN MODUL 2

​saatnya mengerjakan
LK. 2.5 (mengaplikasi - membuat konten dan mendesiminasikannya)
LK. 2.6 (refleksi)

Produksi Konten dan Desiminasi Konten Digital.

By Redhina Aulia

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE