Search Header Logo
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Muhammad Apah

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1


PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN MAKANAN

Kegiatan Pembelajaran I

By Muhammad Yusuf Apah, ST., Gr

2

media

3

media

Ruang Lingkup Pangan Nabati

Prakarya dan Kewirausahaan

Kelas X

Muhammad Yusuf Apah, ST., Gr

SMA NEGERI AWAALAH

4

BAHAN PANGAN NABATI

Bahan Pangan Nabati : Bahan pangan yang berasal dari tumbu - tumbuhan.

semua bahan makanan yang berasal dari tumbuhan.
a. Buah-buahan
b. Sayuran
c. Biji-bijian
d. Kacang-kacangan
e. Umbi-umbian
f. Rempah-rempah
Pangan nabati kaya akan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan, serta umumnya rendah lemak dan kolesterol. 

5

  • ​Buah-buahan:

Sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik, serta seringkali memiliki rasa yang manis dan segar. 
Buah merupakan bahan pangan nabati yang memiliki rasa enak dan menyegarkan serta memiliki
banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Buah-buahan memiliki kandungan serat yang
tinggi, vitamin A, vitamin B, vitamin B1, vitamin B6, serta vitamin C. Beberapa jenis buah
buahan yang banyak ditemui di sekitar kita, yaitu pisang, jeruk, apel, pepaya, dan masih banyak lagi.

  • Sayuran:

    Sayuran merupakan salah satu bahan pangan nabati yang mengandung zat gizi yang lengkap. Sayuran

    memiliki nutrisi seperti vitamin, mineral, serat, kalsium, zat besi, folat dan kalium. Beberapa contoh

    sayuran, yaitu kangkung, selada, terong, kol, dan buncis. Beragam jenis sayuran menyediakan berbagai

    vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk kesehatan. 

  • Biji-bijian:

    Seperti beras, gandum, dan jagung, merupakan sumber karbohidrat yang baik dan juga mengandung serat.

  • Kacang-kacangan:

Seperti kacang tanah, kedelai, dan kacang hijau, kaya akan protein nabati, serat, dan berbagai nutrisi lainnya. 

  • Umbi-umbian:

    Seperti kentang, ubi jalar, dan singkong, menyediakan karbohidrat dan beberapa vitamin serta mineral. 

  • Rempah-rempah:

    Tidak hanya memberikan rasa pada makanan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya.

media
media

6

  • Biji-bijian: Serealia

    Bahan pangan yang berasal dari biji-bijian dan berfungsi sebagai sumber makanan pokok bagi

    manusia dinamakan serealia. Kandungan serealia berupa zat karbohidrat, kaya protein, berserat tinggi,

    dan rendah lemak, juga mengandung vitamin E dan B. Contoh tanaman serealia ialah beras, sorghum,

    barley, jagung, dan gandum. Merupakan sumber karbohidrat yang baik dan juga mengandung serat.

  • Kacang-kacangan:

Kacang-kacangan termasuk hasil pangan biji yang berukuran lebih besar dari kelompok serealia.
Kandungan kacang-kacangan memiliki banyak serat, protein, lemak yang menyehatkan, mineral,

dan vitamin, terutama vitamin E. Contoh beberapa kacang-kacangan, yaitu kacang tanah,
kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang mete, dan kacang almond.

  • Umbi-umbian:

    Seperti kentang, ubi jalar, dan singkong, menyediakan karbohidrat dan beberapa vitamin serta mineral. 

  • Rempah-rempah:

    Tidak hanya memberikan rasa pada makanan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya.

media
media

7

  • Umbi-umbian:

    Umbi-umbian merupakan sumber pangan yang memiliki kandungan utamanya karbohidrat/pati,

    vitamin, protein, mineral, zat besi, fosfor kalsium, dan serat yang tinggi.

    Beberapa contoh umbi-umbian adalah bengkoang, singkong, talas, ubi jalar, bawang, dan kentang.

  • Rempah-rempah:

    bagian tanaman, seperti biji, buah, kulit kayu, akar, daun, bunga, atau stigma, yang digunakan untuk

    memberikan aroma dan rasa pada makanan, serta memiliki fungsi lain seperti pengawet dan pewarna

    alami. Mereka sering digunakan dalam jumlah kecil dalam masakan untuk meningkatkan cita rasa

    dan aroma Tidak hanya memberikan rasa pada makanan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat

    kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya.

media
media

8

Pentingnya Pangan Nabati:

Pangan nabati memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan karena kandungan nutrisinya yang beragam. Mengonsumsi makanan nabati secara teratur dapat membantu: 

  • Meningkatkan asupan vitamin, mineral, dan serat.

  • Menjaga kesehatan jantung karena rendah lemak dan kolesterol.

  • Membantu mengontrol berat badan karena kaya serat dan rendah kalori.

  • Mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan beberapa jenis kanker.

  • Menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh.

9

Teknik Pengolahan Bahan Pangan

Pengolahan produk olahan pangan higienis Nusantara dari bahan nabati ada yang menggunakan proses pengawetan. Pengawetan makanan merupakan cara yang digunakan untuk membuat makanan memiliki daya simpan yang lama dan mempertahankan sifat-sifat fisik dan kimia makanan.

10

Pengawetan secara Fisika

Ada beberapa teknik pengawetan secara fisika.

  1. PEMANASAN
    Pemanasan ialah pengawetan dengan cara memanaskan bahan atau produk pangan pada suhu

    tertentu bergantung pada jenis produk yang akan diawetkan. Contoh, pengawetan pada bahan

    pangan susu cukup menggunakan suhu 60-70 °C dengan waktu yang lebih lama sekitar 30 menit.

    Tujuan pemanasan ialah untuk menghilangkan mikroorganisme patogen di dalam bahan apangan.

  2. PEMBEKUAN

    Pembekuan ialah pengawetan bahan atau produk pangan dengan menurunkan temperaturnya

    hingga di bawah titik beku air, contohnya sayuran frozen.

media
media

11

Pengawetan secara Fisika

Ada beberapa teknik pengawetan secara fisika.

  1. Pengalengan

    Pengalengan ialah teknik pengawetan perpaduan kimia (penambahan bahan pengawet)

    dan fisika (ruang hampa dalam kaleng). Pengalengan adalah satu proses dalam

    mengawetkan makanan dalam wadah yang tertutup rapat dan disterilkan dengan suhu panas.

    Teknik ini dilakukan agar bahan makanan bebas dari bakteri yang mengakibatkan kebusukan dan

    untuk mempertahankan nilai gizi, cita rasa, dan daya tarik, contohnya manisan buah kaleng.

  2. Pembuatan Acar

    Pembuatan acar merupakan teknik pengawetan yang sering dilakukan pada sayur ataupun buah

    dengan pemberian garam dan cuka. Tujuannya untuk memperpanjang masa

    simpan, contohnya acar mentimun.

media
media

12

Pengawetan secara Fisika

Ada beberapa teknik pengawetan secara fisika.

  1. Pengentalan

    Pengentalan ialah pengawetan yang dilakukan untuk bahan

    cair, contohnya dodol.

  2. Pengeringan

    Pengeringan adalah pengawetan bahan pangan dengan cara mengurangi kadar air bahan untuk

    mencegah pembusukan makanan akibat mikroorganisme. Teknik pengawetan ini dilakukan

    dengan cara penjemuran dan pemanggangan menggunakan oven dan sering dilakukan untuk

    bahan padat yang mengandung protein dan karbohidrat, contohnya keripik.

media
media

13

Pengawetan secara Fisika

Ada beberapa teknik pengawetan secara fisika.

  1. Pembuatan Tepung

    Pembuatan tepung adalah teknik pengawetan yang

    diterapkan pada bahan karbohidrat dengan perubahan

    bentuk menjadi bentuk bubuk/halus, contohnya tepung

    beras.

media

14

Pengawetan secara Fisika

Ada beberapa teknik pengawetan secara fisika.

  1. Pengentalan

    Pengentalan ialah pengawetan yang dilakukan untuk bahan

    cair, contohnya dodol.

  2. Pengeringan

    Pengeringan adalah pengawetan bahan pangan dengan cara mengurangi kadar air bahan untuk

    mencegah pembusukan makanan akibat mikroorganisme. Teknik pengawetan ini dilakukan

    dengan cara penjemuran dan pemanggangan menggunakan oven dan sering dilakukan untuk

    bahan padat yang mengandung protein dan karbohidrat, contohnya keripik.

media
media

15

Pengawetan secara Biologis

Pengawetan secara Biologis

Pengawetan secara biologis dilakukan dengan sistem peragian atau fermentasi dan dapat pula dengan penambahan enzim, seperti papain (enzim dari buah pepeya) dan bromelin (enzim dari buah nanas).

media
media

16

Pengawetan secara Kimiawi

Pengawetan secara kimiawi ialah pengawetan dengan cara menggunakan bahan tambahan makanan (BTM). Pemberian BTM diterapkan pada bahan cair nonminyak maupun mengandung minyak.

media

17

Pengawetan secara Kimiawi

media

18

Pengawetan secara Kimiawi

media

19

media

Terimakasih

&

Sampai Jumpa

Prakarya dan Kewirausahaan

Kelas

X

MuhammadYusuf , ST.,Gr.


PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN MAKANAN

Kegiatan Pembelajaran I

By Muhammad Yusuf Apah, ST., Gr

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE