Search Header Logo
Klasifikasi kendaraaan Monocock

Klasifikasi kendaraaan Monocock

Assessment

Presentation

Professional Development

KG

Hard

Created by

HASRAWATI HASRAWATI

Used 1+ times

FREE Resource

4 Slides • 0 Questions

1

KLASIFIKASI MENURUT RANCANGAN BODI

By HASRAWAT,ST

2

MONOCOCK BODI

Sasis model ini merupakan pengembangan lebih lanjut pada dunia otomotif. Monokok menganut konstruk antara sasis yang menyatu dengan body. Sehingga kadang juga disebut dengan istilah unibody. Hal tersebut menjanjikan peningkatan pada kenyamanan dan handling kendaraan. Sehingga hampir semua mobil modern mengaplikasi sasis monokok.

media

3

  1. ​Kelebihan sasis model ini adalah bobot yang bisa ditekan. Selain untuk konstruksi ini juga menyediakan tingkat kekakuan atau rigiditas lebih baik, sehingga meningkatkan karakter handling dan menyumbang kenyamanan dalam berkendara. di sektor keamanan, sasis monokok umumnya juga terintegrasi dengan konstruksi crumple zone, yang bertujuan untuk meredam energi benturan ketika terjadi kecelakaan.

  2. Kelemahan sasis Monocock adalah konstruksi yang lebih rumit, membuat ongkos produksi semakin tinggi. Selain itu, desain konstruksi monokok membuat ground clearance juga lebih terbatas, sehingga kurang cocok untuk diaplikasi untuk kendaraan off-road. Tak hanya itu, kemampuannya untuk menopang bobot berat juga tak sebaik sasis ladder frame. Maka dari itu, model yang umum menggunakan monokok adalah jenis sedan, hatchback, MPV, crossover hingga sportscar.

Kelebihan dan Kekurangan

4

​Kendaraan tipe FF (Front Engine Front Wheel Drive) memiliki karakteristik utama yaitu mesin terletak di depan dan tenaga penggerak disalurkan ke roda depan. Sistem ini umumnya dikombinasikan dengan mesin yang diposisikan melintang, yang membuat konstruksi mobil lebih ringkas dan efisien. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari kendaraan FF: Mesin di depan dan penggerak roda depan: Ini adalah ciri khas utama dari sistem FF, dimana mesin dan sistem penggerak berada di bagian depan mobil. Mesin melintang: Umumnya, mesin pada mobil FF diposisikan melintang, yang berarti sumbu putar mesin sejajar dengan sumbu putar roda depan. Efisiensi bahan bakar: Sistem FF cenderung lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar karena bobot kendaraan yang lebih ringan dan minimnya komponen yang bergerak dibandingkan dengan sistem penggerak roda belakang. Ruang kabin lebih luas: Karena tidak adanya poros penggerak ke roda belakang, ruang kabin pada mobil FF cenderung lebih luas dan lantai kabin lebih rata. Handling: Mobil FF cenderung memiliki gejala understeer, yaitu kecenderungan mobil untuk 'nyelonong' keluar dari jalur saat menikung, terutama pada kecepatan tinggi. Perawatan lebih mudah: Karena konstruksinya yang lebih sederhana, perawatan mobil FF cenderung lebih mudah dan murah. Populer pada berbagai jenis mobil: Sistem FF banyak digunakan pada berbagai jenis mobil, mulai dari city car, hatchback, SUV, hingga MPV.

​ KARAKTERISTIK KENDARAAN TYPE FF

KLASIFIKASI MENURUT RANCANGAN BODI

By HASRAWAT,ST

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 4

SLIDE