
KKA -SMA - MODUL 2
Presentation
•
Computers
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Easy
Redhina Aulia
Used 1+ times
FREE Resource
46 Slides • 13 Questions
1
Modul 2 - SMA/SMK
By Redhina Aulia
2
Pengoperasian, Pengaplikasian, dan Kolaborasi Perangkat Kecerdasan Artifisial
By Redhina Aulia
3
Tujuan Pelatihan
1. Peserta pelatihan mampu memahami dan mengaplikasikan perangkat kecerdasan artifisial pada area pemanfaatan secara umum dan khusus
2.Peserta pelatihan mampu menentukan perangkat kecerdasan artifisial yang sesuai untuk berkolaborasi.
3.Peserta pelatihan mampu menghasilkan konten hasil kolaborasi dengan perangkat kecerdasan artifisial
4.Peserta pelatihan mampu memilih model, metode, dan pendekatan pembelajaran yang tepat untuk mengintegrasikan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran
4
Pokok Bahasan
Perangkat Kecerdasan Artifisial
Pengoperasian dan Pengaplikasian Perangkat Kecerdasan Artifisial di bidang umum dan khusus
Profesi di Bidang KA
Kolaborasi melalui perangkat/tools Kecerdasan Artifisial dalam bidang:
Desain Kreatif
Penelitian dan Analisis Data
Penyuntingan Tulisan
Pemrograman
Bidang Lainnya
5
ICE BREAKING
6
Open Ended
Tebak JUDUL LAGU-nya!
7
Open Ended
Tebak JUDUL LAGU-nya!
8
Open Ended
Tebak JUDUL LAGU-nya!
9
Open Ended
Tebak JUDUL LAGU-nya!
10
Open Ended
Tebak JUDUL LAGU-nya!
11
Draw
Bapak ibu, silahkan gambar SATU benda, yang itu menggambarkan diri Bapak Ibu banget!
12
Pengoperasian, Pengaplikasian, dan Kolaborasi Perangkat Kecerdasan Artifisial
By Redhina Aulia
13
Open Ended
menurut bapak ibu, apa itu Kecerdasan Artifisial?
14
John McCarthy (1956) – Bapak AI
"AI adalah ilmu dan rekayasa untuk membuat mesin cerdas, terutama program komputer cerdas."
📚 Sumber: McCarthy, J. (Stanford University)
Elaine Rich (1983) – Pakar AI dan penulis buku Artificial Intelligence
"AI adalah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia."
📚 Sumber: Rich, E. (1983). Artificial Intelligence. McGraw-Hill.
IBM (2020) – Pemimpin global dalam teknologi AI
"AI memanfaatkan komputer dan mesin untuk meniru kemampuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan manusia."
📚 Sumber: IBM, What is Artificial Intelligence (AI)?
Definisi Kecerdasan Artifisial
15
Seiring berjalannya waktu, pengertian tentang Kecerdasan Artifisial (KA) terus mengalami perkembangan, kerap bersentuhan dengan pertanyaan filosofis mengenai makna sejati dari "kecerdasan" dan sejauh mana mesin dapat dikatakan benar-benar cerdas. Namun dalam praktiknya, KA mengacu pada sistem yang memungkinkan komputer belajar dari data, mengenal pola, serta membuat prediksi atau keputusan secara mandiri.
Definisi Kecerdasan Artifisial
16
KA belajar dari data (Machine Learning)
KA bisa belajar dari data yang diberikan kepadanya (Russell & Norvig, 2021).
Semakin banyak data yang ia pelajari, semakin baik kemampuannya.
KA mampu beradaptasi dan meningkatkan performanya
Jika KA awalnya sering melakukan kesalahan, ia bisa memperbaiki dirinya sendiri dengan belajar dari kesalahan tersebut (Goodfellow et al., 2016).
KA bekerja berdasarkan algoritma dan model prediktif
KA bekerja dengan aturan dan langkah-langkah matematis yang disebut algoritma. Dengan algoritma ini, KA bisa memprediksi sesuatu sebelum terjadi berdasarkan pola data yang telah dipelajari (Domingos, 2015).
KA mampu mengenali pola dan membuat keputusan secara otomatis
KA tidak hanya melihat data, tetapi juga bisa menemukan pola yang tidak terlihat oleh manusia. Dari pola-pola ini, KA bisa membantu mengambil keputusan secara otomatis (Mitchell, 1997).
Karakterisitik Kecerdasan Artifisial (KA)
17
Kecerdasan Artifisial Versus Manusia
18
Open Ended
Manakah yang lebih baik?
Manusia atau AI?
Coba jelaskan jawaban bapak ibu!
19
Kecerdasan Artifisial | Kecerdasan Manusia |
|---|---|
Tidak memiliki perasaan, hanya mengikuti instruksi | Bisa berpikir sendiri dan memiliki perasaan, serta kreativitas untuk berinovasi dan menciptakan ide baru |
Belajar dari data dan program yang diberikan | Bisa belajar banyak hal yang berbeda dan beradaptasi dengan lingkungan melalui interaksi sosial |
Hanya memahami hal yang ada dalam datanya | Bisa memahami konteks yang luas |
Hanya bisa membuat keputusan berdasarkan angka dan pola | Bisa membuat keputusan dengan mempertimbangkan emosi, nilai moral, dan etika |
20
Komponen Utama KA
21
Prinsip Kerja Kecerdasan Artifisial
22
Evolusi dan Faktor Pendorong Perkembangan KA
Era Simbolik
Sistem awal yang mengandalkan logika dan aturan eksplisit.
Pembelajaran Mesin
Peralihan ke algoritma yang dapat belajar dari data tanpa pemrograman yang eksplisit.
Deep Learning
Puncak evolusi KA dengan jaringan syaraf tiruan yang mendalam, didorong oleh peningkatan daya komputasi, ketersediaan big data, dan algoritma yang lebih efisien.
23
Tiga Subkategori Kecerdasan Artifisial
24
Tiga Subkategori Kecerdasan Artifisial
Level | Nama & Kata kunci | Gambaran singkat | Contoh nyata (2025) | Status riset & tantangan |
Stage 1 – Artificial Narrow Intelligence (ANI)Machine Learning | • Spesialis satu bidang | Dirancang memecahkan satu jenis masalah saja—misalnya mengenali wajah atau menebak kata berikutnya. | - Siri, Alexa, Google Assistant- Rekomendasi Netflix / Spotify- Deteksi penipuan kartu kredit- Kamera HP yang otomatis fokus wajah | Sudah matang. Kuat di akurasi dan kecepatan, tetapi “buta” di luar domain latihannya. (Coursera, Site Title) |
Stage 2 – Artificial General Intelligence (AGI)Machine Intelligence | • Kognisi multi‑domain | Komputer yang sama pintarnya dengan manusia di sebagian besar tugas: logika, bahasa, kreativitas, motorik, dll. | Belum tercapai. Kandidat awal: GPT‑4o, Gemini Ultra, Claude 3—mereka masih “ANI‑+”: mengesankan, tapi belum memahami konteks seluas manusia. | Para peneliti memprediksi dekade ini krusial—bisa tercapai sebelum 2030 atau justru stagnan karena biaya komputasi & data melonjak. Perdebatan etika dan keamanan makin sengit. (80,000 Hours, Financial Times) |
Stage 3 – Artificial Super Intelligence (ASI)Machine Consciousness | • Kecerdasan melampaui manusia | Kecerdasan yang jauh lebih unggul dari otak terbaik manusia di hampir semua bidang: sains, seni, strategi, emosi. | Murni hipotetik. Hanya hidup di fiksi ilmiah dan makalah filsafat. | Tantangan terbesar: bagaimana mengendalikannya agar selaras dengan nilai manusia, sekaligus pertanyaan “mungkinkah benar‑benar sadar?”. (IBM) |
25
Kecerdasan Artifisial Berdasarkan Fungsinya
26
Kecerdasan Artifisial Berdasarkan Fungsinya
Kelas AI | Karakteristik Inti | Contoh Nyata / Status | Kelebihan | Keterbatasan |
1. Reactive Machine AI(Mesin Reaktif, stateless) | • Tidak punya memori jangka panjang | • IBM Deep Blue mengalahkan Garry Kasparov (1997) | • Sangat cepat & presisi di domain sempit | • Tidak bisa belajar dari pengalaman baru sendiri |
2. Limited Memory AI(short‑term memory) | • Menyimpan data historis terbatas (beberapa detik – berjam‑jam) | • Model generatif & chatbot (GPT‑4o, Claude 3) – menyimpan konteks percakapan | • Adaptif: kinerja membaik seiring data bertambah | • Memori tetap terbatas; lupa konteks lawas |
3. Theory of Mind AI(Belum terwujud) | • Mampu memodelkan niat, emosi, keyakinan makhluk lain | • Masih di laboratorium: proyek robot sosial & simulasi kognitif | • Fondasi bagi asisten robotik yang benar‑benar empatik dan kolaboratif | • Belum ada teknik yang stabil; butuh pemahaman emosi & kesadaran yang kompleks |
4. Self‑Aware AI(Hipotetik, ASI) | • Mempunyai kesadaran diri, refleksi internal, mungkin emosi | • Hanya ada di fiksi ilmiah & diskursus etika (mis. film Her, Ex Machina) | • Teoretis: bisa memecahkan masalah ilmiah besar, eksplorasi antariksa, dst. | • Risiko eksistensial & etika: bagaimana memastikan nilai AI selaras dengan manusia? |
27
Kategori Perangkat KA dan Contoh Aplikasinya
28
Categorize
ChatGPT (OpenAI)
Gemini (Google)
Claude (Anthropic)
Jasper AI
Sora (OpenAI)
Veo (Google DeepMind)
Synthesia
Invideo AI
DALL·E (OpenAI)
Bing Image Creator
Canva Magic Media (image)
Suno AI
MusicGen (Meta)
Loudly
Bapak ibu, silahkan kategori-kan alat‑alat AI dengan contoh platform‑nya
29
Pengoperasian Perangkat KA
1. Input Data
Pengoperasian KA dimulai dengan mengumpulkan data berupa teks, gambar, suara, video, atau data sensor lainnya. Data ini menjadi "bahan bakar" bagi KA untuk belajar dan bekerja.
2. Pemrosesan Data (Processing)
Data yang telah dikumpulkan kemudian diproses menggunakan algoritma KA, seperti machine learning, deep learning, atau natural language processing. Proses ini dilakukan oleh komputer, server, atau perangkat khusus seperti chip KA (misalnya NVIDIA Jetson, Google Coral, dsb.).
3. Pelatihan Model (Model Training)
Pada tahap ini, KA dilatih menggunakan data untuk mengenali pola atau melakukan klasifikasi. Misalnya, mengenali wajah, menerjemahkan bahasa, atau menganalisis perilaku.
4. Inferensi (Inference)
Setelah dilatih, KA dapat mengambil keputusan atau memberikan prediksi berdasarkan data baru. Contoh: sistem KA dapat mengenali apakah seseorang memakai masker atau tidak melalui kamera.
30
Pengoperasian Perangkat KA
5. Output atau Tindakan
Hasil dari pemrosesan ditampilkan dalam bentuk jawaban, rekomendasi, peringatan, atau tindakan otomatis. Contohnya : Asisten suara memberikan jawaban; Mobil pintar melakukan pengereman otomatis ; Aplikasi menampilkan rekomendasi konten.
6. Umpan Balik dan Pembelajaran Berkelanjutan
Beberapa sistem AI dapat belajar dari kesalahan atau masukan pengguna (feedback loop) untuk meningkatkan akurasi dan kinerja di masa depan.
Contoh Perangkat yang Menggunakan KA
Smartphone (face unlock, kamera pintar), Smart speaker (Google Home, Alexa), Robot edukasi
Kamera pengawas pintar, Aplikasi rekomendasi (YouTube, Netflix)
Sistem pendeteksi penyakit berbasis citra medis
31
Aplikasi KA dalam Berbagai Bidang
32
Categorize
Menganalisis gaya belajar & nilai → personalisasi materi
Memberi umpan balik otomatis (esai, kuis)
Menjadi tutor percakapan 24/7
Mendeteksi penyakit dari citra (X‑ray, MRI, kulit)
Meramalkan risiko pasien (sepsis, stroke)
Mendesain obat & protein baru lewat simulasi
Skoring kredit alternatif (data non‑tradisional)
Deteksi transaksi mencurigakan real‑time
Bot layanan nasabah 24 jam
Menyusun daftar putar musik/film sesuai mood
Menghasilkan konten (video, gambar, naskah)
Memoderasi komentar & konten otomatis
Apa saja yang AI kerjakan di tiap bidang? silahkan bapak ibu kategorikan yang AI lakukan dengan bidangnya!
33
Profesi‑profesi Utama di Bidang Kecerdasan Artifisial (KA) dan Tugas Intinya
34
35
36
Peta Profesi Masa Depan: Siapa Bertahan, Siapa Tergeser oleh AI?
37
38
39
Pekerjaan yang tumbuh cepat didominasi oleh bidang teknologi digital, data, keamanan siber, AI/ML, kendaraan listrik, DevOps, dan energi terbarukan. Keterampilan analitik, pemrograman, dan literasi data menjadi kunci.
Pekerjaan yang menurun cepat umumnya bersifat rutin, administratif, dan mudah otomatisasi, seperti entri data, kasir, teller, percetakan, serta penjualan tradisional.
Implikasi pendidikan & karier:
Tingkatkan kompetensi STEM, data science, cloud, AI, cyber‑security, dan green tech.
Bangun soft‑skills kreatif (desain UI/UX) dan kolaboratif (DevOps) untuk melengkapi kemampuan teknis.
Pekerjaan administratif perlu reskilling ke peran bernilai tambah lebih tinggi yang sulit digantikan mesin.
40
41
42
Pemahaman tentang profesi berbasis KA penting untuk kesiapan karier.
Pendidikan perlu menyesuaikan diri antara lain dengan cara fokus pada literasi teknologi dan keterampilan adaptif.
Pembelajaran KA harus dirancang untuk membekali siswa menghadapi perubahan kerja.
43
Kolaborasi Manusia dan KA : Transformasi Berbagai Bidang
44
45
46
Kuadran Kolaborasi Manusia-KA
47
48
Audio Response
dari quadran yang re berikan barusan, bapak ibu tolong jelaskan satu saja dengan merekam penjelasan bapak ibu dalam bentuk suara. waktu merekam maksimal 1 menit dan waktu menjawab soal ada 5 menit.

49
Optimisasi dan empati
Manusia yang membungkus KA. KA bekerja di balik layar.
Diagnosis medis dengan KA:
Dokter membuat keputusan final dan merupakan kontak primer untuk pasien, di mana dokter menyediakan perawatan yang penuh kasih (compassionate).
Desain arsitektur:
KA menghasilkan gambar arsitektur untuk optimalisasi perencanaan bangunan, sedangkan manusia membangun bangunan fisiknya.
50
51
Kreasi/Strategi dan Empati
Sebagian besar dikerjakan manusia, KA hanya menjadi suplemen.
Perangkat kreatif real-time:
Seniman (manusia) menyediakan arahan kreatif dan visi, sedangkan KA menggambar sketsa, mengatur ukuran, dan mewarna (sebagaimana manusia menggunakan kalkulator untuk menghitung operasi matematika)
52
Kreasi/Strategi tanpa Empati
Separuh KA/ separuh manusia. KA bertanggung jawab atas
bagian tugas tertentu, sementara juga bekerja berdampingan dengan manusia.
Jurnalis KA:
KA menjadi penulis pembantu (cowriter), mendeteksi pola/peluang cerita
awal, menghasilkan berita pendek di samping konten yang ditulis/disunting
oleh manusia.
53
Optimisasi tanpa Empati
Hanya KA: KA bekerja secara mandiri untuk menyelesaikan tugas dari awal hingga akhir.
Kendaraan Otomatis:
Kendaraan yang bisa menyetir diri sendiri, drone otonom, dan berbagai robot industri.
54
Intinya:
Semakin butuh empati berarti peran manusia menguat.
Semakin kreatif/strategis berarti manusia tetap jadi sutradara, AI jadi akselerator.
Proses rutin tanpa empati? Serahkan sepenuhnya ke AI agar tim fokus pada tugas bernilai tambah.
55
Mengatasi Tantangan Implementasi KA
56
Tantangan | Apa yang Terjadi | Mengapa Penting | Cara Mengatasinya (ringkas) |
|---|---|---|---|
Halusinasi Data | Model KA (mis. LLM) “mengarang” fakta yang tampak meyakinkan. | Informasi salah MAKA keputusan bisa jadi salah. | • Gunakan human‑in‑the‑loop untuk memverifikasi output |
Bias Algoritma | Dataset tidak seimbang MAKA mengakibatkan KA menguatkan stereotip/ ketidakadilan. | Risiko diskriminasi & kerugian reputasi/hukum. | • Audit data & model berkala dengan alat fairness (contoh: IBM AI Fairness 360) |
Overdependensi pada KA | Tim terlalu percaya hasil mesin AKHIRNYA kemampuan analisis kritis manusia melemah. | Kurangi kualitas keputusan saat konteks berubah atau model keliru. | • Latih pengguna untuk selalu melakukan sense‑check. |
Studi Kasus: Vaksin COVID‑19 | Moderna memakai KA untuk merancang urutan mRNA lebih cepat. | Bukti nyata sinergi KA‑manusia dalam riset kritis. | • Terapkan rasio “70 % KA – 30 % validasi manusia” (atau serupa) pada proyek ilmiah. |
57
Open Ended
ada pernyataan?
58
Open Ended
bapak ibu, tuliskan 2 hal yang paling menarik dari paparan re, mengenai modul 2 tadi..
59
YEAAAAAAAAAAAAYYYYY
SELAMAT BAPAK IBU
SUDAH MENYELESAIKAN MODUL DUA tahap satu.
masih ada tahap 2 dan 3.
Modul 2 - SMA/SMK
By Redhina Aulia
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 59
SLIDE
Similar Resources on Wayground
57 questions
Platform Sumber Daya Sekolah
Presentation
•
Professional Development
57 questions
2.1 MODUL 2.1 Bahan Bacaan_Konsep dan Kerangka PM
Presentation
•
Professional Development
53 questions
PENDAMPINGAN KOMUNITAS BELAJAR GRESIK
Presentation
•
Professional Development
50 questions
Self-Learning MS-Excel
Presentation
•
Professional Development
55 questions
Materi Kebijakan KKA
Presentation
•
Professional Development
55 questions
AI Training 17 June 2024
Presentation
•
Professional Development
55 questions
Komunikasi Positif
Presentation
•
Professional Development
51 questions
Compte Personnel de Formation - CPF
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade