Search Header Logo
Pengetahuan Dasar Geografi

Pengetahuan Dasar Geografi

Assessment

Presentation

Geography

10th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

NI JAYANTHI

Used 6+ times

FREE Resource

15 Slides • 9 Questions

1

media

2

media

3

Poll

Apa Kabar?

Bahagia

So-so

Sedih

4

media

5

media

6

media

7

media

8

media

9

media

10

Multiple Choice

Objek formal yang membedakan ilmu geografi dengan ilmu pengetahuan lainnya adalah ....

1

Keruangan

2

Sumber Daya Alam

3

Masyarakat

4

Atmosfer

5

Hidrosfer

11

media

12

Multiple Select

Perhatikan stimulus berikut ini!

Terungkap, 8 Nama Gunung Bawah Laut di Indonesia

Cibinong, Berita Geospasial Pada 2020, Badan Informasi Geospasial (BIG) beserta sejumlah kementerian/lembaga (K/L) berhasil mengumpulkan data terkait unsur laut, selat, dan teluk di Indonesia. Dari data yang dikumpulkan, terdapat delapan gunung bawah laut yang selesai ditelaah.

Penelaahan delapan gunung bawah laut ini mengacu kepada dokumen B-6 Standardization of Undersea Features Names dari International Hidrographic Organization (IHO). Dari aspek geometri, kedelapan gunung yang ditelaah dapat dikategorikan sebagai gunung bawah laut karena memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter dan memiliki bentuk kerucut.

Delapan gunung bawah laut tersebut masing-masing bernama Gunung Baruna Komba, Abang Komba, dan Gunung Ibu Komba yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT); Gunung Pagai di perairan barat Sumatera; serta Gunung Naung, Maselihe, Roa, dan Gunung Kawio Barat yang terletak di Sulawesi Utara. Delapan gunung bawah laut yang sudah ditelaah tersebut telah diajukan BIG untuk dapat dimasukkan ke dalam Gazeter Republik Indonesia.

Berlandaskan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011, tentang Informasi Geospasial, BIG berkewajiban mengoordinasikan penyelenggaraan toponimi di Indonesia. Keluaran dari kegiatan toponimi ini adalah Gazeter Republik Indonesia yang akan disahkan pada akhir 2020, di mana akan memuat nama seluruh fitur di Indonesia, baik darat maupun laut.

Sebagai informasi, tahun 2020 merupakan kali pertama bagi BIG menyelenggarakan toponimi untuk unsur di wilayah laut. Kegiatan ini terdiri dari pengumpulan data, penelaahan data, dan pengusulan data untuk dapat disusun di dalam Gazeter Republik Indonesia.

Kegiatan penyelenggaraan toponimi unsur wilayah laut pada 2020 dilakukan pada 28 September-9 Oktober 2020. Pengumpulan data dan penelaahan dilakukan secara daring.

Sumber: big.go.id/content/artikel/terungkap nama gunung bawah laut di Indonesia

Berdasarkan stimulus, kata kunci terkait objek geografi adalah ....

1

Badan Informasi Geospasial

2

Toponimi

3

Gunung bawah laut

4

Data

5

Unsur wilayah laut

13

Multiple Choice

Perhatikan stimulus berikut ini!

Terungkap, 8 Nama Gunung Bawah Laut di Indonesia

Cibinong, Berita Geospasial Pada 2020, Badan Informasi Geospasial (BIG) beserta sejumlah kementerian/lembaga (K/L) berhasil mengumpulkan data terkait unsur laut, selat, dan teluk di Indonesia. Dari data yang dikumpulkan, terdapat delapan gunung bawah laut yang selesai ditelaah.

Penelaahan delapan gunung bawah laut ini mengacu kepada dokumen B-6 Standardization of Undersea Features Names dari International Hidrographic Organization (IHO). Dari aspek geometri, kedelapan gunung yang ditelaah dapat dikategorikan sebagai gunung bawah laut karena memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter dan memiliki bentuk kerucut.

Delapan gunung bawah laut tersebut masing-masing bernama Gunung Baruna Komba, Abang Komba, dan Gunung Ibu Komba yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT); Gunung Pagai di perairan barat Sumatera; serta Gunung Naung, Maselihe, Roa, dan Gunung Kawio Barat yang terletak di Sulawesi Utara. Delapan gunung bawah laut yang sudah ditelaah tersebut telah diajukan BIG untuk dapat dimasukkan ke dalam Gazeter Republik Indonesia.

Berlandaskan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011, tentang Informasi Geospasial, BIG berkewajiban mengoordinasikan penyelenggaraan toponimi di Indonesia. Keluaran dari kegiatan toponimi ini adalah Gazeter Republik Indonesia yang akan disahkan pada akhir 2020, di mana akan memuat nama seluruh fitur di Indonesia, baik darat maupun laut.

Sebagai informasi, tahun 2020 merupakan kali pertama bagi BIG menyelenggarakan toponimi untuk unsur di wilayah laut. Kegiatan ini terdiri dari pengumpulan data, penelaahan data, dan pengusulan data untuk dapat disusun di dalam Gazeter Republik Indonesia.

Kegiatan penyelenggaraan toponimi unsur wilayah laut pada 2020 dilakukan pada 28 September-9 Oktober 2020. Pengumpulan data dan penelaahan dilakukan secara daring.

Sumber: big.go.id/content/artikel/terungkap nama gunung bawah laut di Indonesia

Penyataan:

Pada 2020, Badan Informasi Geospasial (BIG) beserta jumlah kementerian/lembaga berhasil mengumpulkan data terkait unsur laut, selat, dan teluk di Indonesia ....

1

Sesuai

2

Tidak Sesuai

14

Multiple Choice

Perhatikan stimulus berikut ini!

Terungkap, 8 Nama Gunung Bawah Laut di Indonesia

Cibinong, Berita Geospasial Pada 2020, Badan Informasi Geospasial (BIG) beserta sejumlah kementerian/lembaga (K/L) berhasil mengumpulkan data terkait unsur laut, selat, dan teluk di Indonesia. Dari data yang dikumpulkan, terdapat delapan gunung bawah laut yang selesai ditelaah.

Penelaahan delapan gunung bawah laut ini mengacu kepada dokumen B-6 Standardization of Undersea Features Names dari International Hidrographic Organization (IHO). Dari aspek geometri, kedelapan gunung yang ditelaah dapat dikategorikan sebagai gunung bawah laut karena memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter dan memiliki bentuk kerucut.

Delapan gunung bawah laut tersebut masing-masing bernama Gunung Baruna Komba, Abang Komba, dan Gunung Ibu Komba yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT); Gunung Pagai di perairan barat Sumatera; serta Gunung Naung, Maselihe, Roa, dan Gunung Kawio Barat yang terletak di Sulawesi Utara. Delapan gunung bawah laut yang sudah ditelaah tersebut telah diajukan BIG untuk dapat dimasukkan ke dalam Gazeter Republik Indonesia.

Berlandaskan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011, tentang Informasi Geospasial, BIG berkewajiban mengoordinasikan penyelenggaraan toponimi di Indonesia. Keluaran dari kegiatan toponimi ini adalah Gazeter Republik Indonesia yang akan disahkan pada akhir 2020, di mana akan memuat nama seluruh fitur di Indonesia, baik darat maupun laut.

Sebagai informasi, tahun 2020 merupakan kali pertama bagi BIG menyelenggarakan toponimi untuk unsur di wilayah laut. Kegiatan ini terdiri dari pengumpulan data, penelaahan data, dan pengusulan data untuk dapat disusun di dalam Gazeter Republik Indonesia.

Kegiatan penyelenggaraan toponimi unsur wilayah laut pada 2020 dilakukan pada 28 September-9 Oktober 2020. Pengumpulan data dan penelaahan dilakukan secara daring.

Sumber: big.go.id/content/artikel/terungkap nama gunung bawah laut di Indonesia

Pernyataan:

Dari aspek geometris, kedelapan gunung yang ditelaah dapat dikategorikan sebagai gunung bawah laut karena memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter dan memiliki bentuk kerucut

1

Sesuai

2

Tidak Sesuai

15

media

16

media

17

media

18

media

19

media

20

Multiple Choice

Papua memiliki berjuta daya tarik wisata, sayangnya banyak lokasi tersebut yang belum tereksplor dengan baik karena rute perjalanan yang curam dengan kondisi jalan yang rusak dan berlubang besar. Konsep geografi yang berkaitan dengan informasi tersebut adalah ....

1

Konsep pola

2

Konsep morfologi

3

Konsep lokasi

4

Konsep keterjangkauan

5

Konsep aglomerasi

21

Multiple Choice

Harga tanah di wilayah perkotaan lebih mahal dibandingkan dengan harga tanah di pedesaan. Hal ini disebabkan karena intensitas dan kondisi jaringan jalan dan penggunaan lahan di perkotaan tinggi daripada wilayah desa. Pernyataan yang tepat terkait dengan uraian tersebut adalah….

1

Fenomena ini berkaitan dengan konsep jarak karena uraian tersebut menjelaskan jarak antarwilayah.

2

Fenomena ini berkaitan dengan konsep nilai guna karena uraian tersebut menjelaskan tentang nilai dan manfaat yang bisa didapat dari wilayah perkotaan dan perdesaan.

3

Fenomena ini berkaitan dengan konsep lokasi karena uraian tersebut menjelaskan bagaimana posisi wilayah perkotaan dan perdesaan mempengaruhi harga tanah disana.

4

Fenomena ini berkaitan dengan konsep interaksi dan interdependensi karena uraian tersebut menjelaskan adanya hubungan timbal balik dan saling ketergantungan antara wilayah kota dan desa.

5

Fenomena ini berkaitan dengan konsep diferensiasi area karena uraian tersebut menjelaskan adanya perbedaan karakteristik di wilayah perkotaan dan perdesaan, yaitu harga tanah, tingkat aksesibilitas, dan intensitas penggunaan lahan yang berbeda.

22

Multiple Choice

Jakarta adalah kota pusat pertumbuhan untuk kota-kota sekitarnya yaitu Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Depok. Jakarta membuka lapangan pekerjaan untuk penduduk yang tinggal di kota-kota sekitarnya. Kota-kota sekitarnya pun juga memberikan hubungan timbal balik berupa menyuplai berbagai bahan pokok yang dibutuhkan penduduk Kota Jakarta. Pernyataan yang tepat berdasarkan uraian teks tersebut adalah ….

1

Fenomena tersebut berkaitan dengan konsep lokasi karena menjelaskan tentang lokasi suatu tempat.

2

Fenomena tersebut berkaitan dengan konsep interaksi-interdependensi karena menjelaskan tentang kecenderungan objek-objek berkumpul dalam suatu fenomena tertentu yang saling berkaitan.

3

Fenomena tersebut berkaitan dengan konsep interaksi-interdependensi karena berkaitan dengan hubungan timbal balik antarwilayah yang saling melengkapi satu sama lain.

4

Fenomena tersebut berkaitan dengan konsep nilai kegunaan karena menjelaskan tentang keunggulan Jakarta dengan karakteristiknya dalam menciptakan suatu peluang.

5

Fenomena tersebut berkaitan dengan konsep keterkaitan ruang karena menjelaskan hubungan sebab akibat terciptanya suatu fenomena disebabkan oleh fenomena lain antarruang.

23

Word Cloud

Kata Hari ini?

24

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE