Search Header Logo
Konektivitas Antarruang

Konektivitas Antarruang

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Medium

Created by

Another Day

Used 2+ times

FREE Resource

14 Slides • 10 Questions

1

Konektivitas Antaruang

2

Interaksi

Interaksi adalah hubungan timbal balik yang menimbulkan saling pengaruh antara dua orang, kelompok, atau lebih, atau bahkan antara benda atau organisme yang berbeda. Kata ini berasal dari bahasa Latin "inter" (antara) dan "ago" (melakukan), yang secara harfiah berarti tindakan antara beberapa objek. 

3

Interaksi Antaruang

Interaksi antarruang terjadi karena perbedaan potensi dan kebutuhan di setiap wilayah. Interaksi ini merupakan peristiwa di mana objek, tempat, atau daya saling memengaruhi.
Perbedaan karakteristik muka bumi dapat memengaruhi mata pencaharian. Oleh karena itu, setiap wilayah menghasilkan barang kebutuhan yang berbeda. Interaksi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang tidak tersedia di wilayah masing-masing.

4

media
media
media
media
media
media
media

5

media

​A

​B

C

6

Word Cloud

Pada gambar A, kira-kira apa mata pencaharian ada pada daerah tersebut?

7

Word Cloud

Pada gambar B, kira-kira apa barang yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat di sana?

8

media
media

9

media
media

10

Multiple Choice

Berikut adalah contoh interaksi antarwilayah yang paling tepat berdasarkan konsep konektivitas antarruang:

1

Sekelompok orang dari satu desa pergi ke desa lain untuk mendirikan sekolah.

2

Wilayah penghasil sayuran mengirimkan hasil panennya ke wilayah pesisir yang menghasilkan hasil laut.

3

Petani di desa menukar hasil panennya dengan petani lain di desa yang sama.

4

Penduduk kota membeli barang-barang industri yang diproduksi di kota mereka sendiri.

11

Faktor-Faktor Interaksi Antarruang

  1. Saling Melengkapi (Regional Complementarity)

  2. Kesempatan Berintervensi (Intervening Opportunity)

  3. Kemudahan Pemindahan dalam Ruang (Spatial Transferability)

12

Faktor-Faktor Interaksi Antarruang

  1. Saling Melengkapi (Regional Complementarity)

Faktor ini terjadi ketika ada perbedaan kemampuan sumber daya antarwilayah, sehingga mendorong wilayah-wilayah tersebut untuk saling melengkapi.
Contohnya adalah interaksi antara Wilayah A yang memiliki kelebihan sumber daya X dan Wilayah B yang kekurangan sumber daya X

13

Faktor-Faktor Interaksi Antarruang

  1. Kesempatan Berintervensi (Intervening Opportunity)

Ini adalah kemungkinan adanya perantara yang menghambat interaksi antara dua wilayah. Jika kebutuhan Wilayah A dan B dapat dipenuhi oleh Wilayah C, maka interaksi antara A dan B akan melemah

14

Faktor-Faktor Interaksi Antarruang

  1. Kemudahan Pemindahan dalam Ruang (Spatial Transferability)

Faktor ini berkaitan dengan kemudahan pemindahan sumber daya, yang dipengaruhi oleh biaya, jarak, dan transportasi. Jika biaya pemindahan terlalu mahal atau ada sumber daya alternatif, interaksi akan melemah.

15

Multiple Choice

Wilayah A mengalami surplus hasil pertanian, sedangkan Wilayah B membutuhkan hasil pertanian tersebut. Namun, Wilayah B kemudian memutuskan untuk membeli hasil pertanian dari Wilayah C karena jaraknya lebih dekat dan harganya lebih murah.

Fenomena ini merupakan contoh dari faktor interaksi antarruang, yaitu:

1

Saling melengkapi (regional complementarity).

2

Kemudahan pemindahan dalam ruang (spatial transferability).

3

Kesempatan berintervensi (intervening opportunity).

4

Kepadatan penduduk.

16

Multiple Choice

Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua provinsi dapat meningkatkan interaksi ekonomi. Hal ini merupakan contoh dari prinsip interaksi antarruang:

1

Saling melengkapi, karena jalan tol menciptakan sumber daya baru.

2

Kemudahan pemindahan dalam ruang, karena jalan tol mengurangi jarak dan waktu tempuh.

3

Kesempatan berintervensi, karena jalan tol menciptakan perantara baru.

4

Kepadatan penduduk, karena jalan tol menarik lebih banyak orang untuk pindah.

17

Karakteristik Wilayah Perdesaan dan Perkotaan

18

Word Cloud

Tulis satu kata mengenai "DESA"

19

Word Cloud

Tulis satu kata mengenai "KOTA"

20

Perbedaan karakteristik antara desa dan kota memengaruhi interaksi di antara keduanya.

Pedesaan: Ekonomi didominasi pertanian, seperti padi dan sayuran. Mata pencaharian homogen. Cuaca dan musim sangat penting dalam kegiatan pertanian. Jarak antara rumah dan tempat kerja biasanya dekat. Kepadatan penduduk rendah.

media

21

Perbedaan karakteristik antara desa dan kota memengaruhi interaksi di antara keduanya.

Perkotaan: Ekonomi didominasi industri, perdagangan, dan jasa. Mata pencaharian heterogen. Cuaca dan musim tidak terlalu memengaruhi pekerjaan karena banyak yang dilakukan di dalam ruangan. Jarak rumah dan tempat kerja bisa berjauhan. Kepadatan penduduk tinggi karena banyak pendatang

media

22

Multiple Choice

Berikut ini yang merupakan ciri-ciri wilayah perdesaan yang memengaruhi interaksi antarruang adalah:

1

Basis ekonomi industri dan jasa.

2

Mayoritas mata pencaharian homogen dan bergantung pada pertanian.

3

Jarak antara rumah dan tempat kerja cenderung berjauhan.

4

Kepadatan penduduk yang sangat padat.

23

Multiple Choice

Interaksi antara desa dan kota terjadi karena adanya perbedaan karakteristik, yang ditunjukkan oleh:

1

Desa menghasilkan barang industri, sementara kota menghasilkan produk pertanian.

2

Kebutuhan akan barang industri dari desa dipenuhi oleh kota, dan kebutuhan akan pangan dari kota dipenuhi oleh desa.

3

Desa dan kota memiliki mata pencaharian yang homogen.

4

Cuaca dan musim tidak memengaruhi kegiatan ekonomi di kedua wilayah.

24

Open Ended

Kamu lebih senang tinggal di pedesaan atau perkotaan?
sebutkan mengapa

Konektivitas Antaruang

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE