Search Header Logo
(Materi) Berpikir Komputasional

(Materi) Berpikir Komputasional

Assessment

Presentation

Information Technology (IT)

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Yudis Kurniawan

Used 5+ times

FREE Resource

4 Slides • 1 Question

1

​Berpikir Komputasional
& Algoritma

By Yudis Kurniawan

2

Pengertian Berpikir Komputasional

Berpikir komputasional merupakan salah satu cara atau konsep untuk mengamati masalah, mencari dan mengembangkan solusi permasalahan tersebut dengan memanfaatkan

teknologi komputer.

3

Metode ini digunakan untuk menemukan sebuah keteraturan yang ada untuk mendapatkan informasi yang lebih penting atau mencari kesamaan di dalam masalah. Mengenal atau mengetahui persamaan dan perbedaan pola, tren, keteraturan data bisa digunakan untuk membuat prediksi dan penyajian data.

2 Pengenalan Pola

Dekomposisi merupakan proses pemecahan suatu masalah kompleks

menjadi masalah yang lebih kecil agar masalah tersebut mudah dipahami, diteliti dan diselesaikan secara terpisah. Jadi dekomposisi menggunakan metode atau konsep penguraian permasalahan yang kompleks dan besar menjadi masalah yang lebih kecil untuk dipecahkan satu demi satu sampai masalah kompleks yang besar tersebut dipecahkan.

1 Dekomposisi

4 Proses Berpikir Komputasional

3 Abstraksi

Abstraksi berfokus pada informasi penting saja, dengan mengabaikan

data yang tidak relevan. Abstraksi mengutamakan hal-hal yang langsung berhubungan dengan masalah yang dihadapi dengan cara mengurangi atau menghilangkan informasi yang tidak penting dalam suatu permasalahan. Hasil yang diperoleh dari teknik abstraksi yaitu beberapa informasi saja yang dapat digunakan untuk membangun dasar suatu ide atau gagasan.

4 Algoritma

Algoritma adalah suatu pola pikir yang biasa digunakan untuk merencanakan langkah-langkah yang bersifat sistematis dalam memecahkan masalah. Jadi algoritma adalah seperangkat instruksi

untuk memecahkan masalah. Dengan mempelajari algoritma, akan melatih kalian untuk mengasah kemampuan mengembangkan strategi secara tahap demi tahap untuk memecahkan suatu masalah.

4

algoritma yang dalam menjelaskan langkah­ langkah penyelesaian dari suatu masalah menggunakan kode­ kode tertentu. Pseudocode ini memiliki struktur yang ringkas dan mudah dimengerti serta memiliki struktur yang mirip dengan bahasa pemrograman. Pseudocode akan membantu programmer dalam memahami alur kerja pada saat dituangkan kedalam sebuah program. Pseudocode haruslah relatif umum dalam bentuk sebuah programming principles, yang tidak menjurus pada salah satu bahasa pemrograman tertentu sehingga dapat diimplementasikan dengan mudah ke berbagai bahasa pemrograman seperti C++, C#, Java, Delphi, Basic, PHP, Python dan lain-lain.

Pseudocode

algoritma dalam bentuk kalimat deskriptif merupakan notasi algoritma yang paling sederhana karena algoritma ini menggunakan bahasa sehari-hari. Kelebihan dari bentuk ini adalah dari sisi kesederhanaan dalam pembuatannya dan dapat dipahami dengan mudah oleh orang awam. Kekurangannya adalah saat digunakan untuk permasalahan yang lebih komplek dan rumit, penggunaan bentuk algoritma ini akan lebih sulit dan seringkali terjadi ambigu dalam langkah-langkah penyelesaian masalah.

Text Deskriptif

3 Bentuk Algoritma

Flowchart

tahapan-tahapan penting dalam algoritma ditunjukkan dengan diagram. Aliran proses ditunjukkan dengan arah panah (jlowlines). Kelebihan menggunakan flowchart adalah tahapan proses digambarkan dalam bentuk diagram, sehingga lebih mudah dilihat dan dipahami.

5

Fill in the Blank

Anita, Budi, Suminar, Asep dan Tantri masing-masing telah memprogram

robot mereka untuk memainkan permainan tebak-tebakan angka.

Robot harus memilih angka antara 10 sampai 99, dengan diberi tahu apakah

jawaban tebakannya ‘terlalu tinggi’, ‘terlalu rendah’ atau ‘benar’.

tebakan akan berakhir jika menenukan angka "17"

berikut hasil jawaban robot-robot tersebut :

Robot Anita 10 11 12 13 14 15 16 17

Robot Budi 90 70 50 30 10 20 19 17

Robot Suminar 10 99 50 30 20 15 16 17

Robot Asep 50 20 10 25 15 19 18 17

Robot Tantri 90 10 50 20 11 13 16 17

Akan tetapi hanya satu robot yang membuat kesalahan logika. Menurutmu siapa pemilik robot itu?

​Berpikir Komputasional
& Algoritma

By Yudis Kurniawan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 5

SLIDE