

TKA MGMP
Presentation
•
English
•
1st Grade
•
Practice Problem
•
Hard
E Puspita
Used 1+ times
FREE Resource
16 Slides • 0 Questions
1
TKA
By E Puspita
2
Definisi
TKA Bahasa Inggris mengukur keterampilan membaca beragam jenis teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi sehari- hari, vokasional, dan akademik.
3
Muatan
Muatan TKA Bahasa Inggris merupakan irisan jenis teks, konteks komunikasi, topik, dan kompleksitas teks pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Terkait jenis teks, TKA menggunakan teks descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition. Terkait konteks komunikasi, TKA menggunakan teks yang menggambarkan komunikasi sehari-hari, di tempat kerja, dan akademik secara proporsional. Terkait topik, TKA menggunakan teks dengan topik yang merupakan gabungan topik-topik pada kedua kurikulum, namun menghindari kosakata teknis yang terlampau jarang digunakan dalam komunikasi.
Kompleksitas teks dalam TKA Bahasa Inggris disesuaikan dengan tingkat kemahiran yang ingin dicapai dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kedua kurikulum menginginkan murid memiliki kemahiran pada tingkat intermediate atau B1 dalam Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Karena itu TKA Bahasa Inggris menggunakan teks dengan kompleksitas tingkat B1 dengan karakteristik sebagai berikut:
panjang sekitar 250–350 kata
menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 3000 kata)
menggunakan struktur kalimat sederhana serta kompleks
menggunakan konteks sehari-hari, vokasional, dan akademik dasar yang berkaitan dengan minat, pengalaman, dan kebutuhan informasi umum dengan tingkat pemahaman yang baik.
4
Mengingat bahwa sebagian peserta tes memiliki tingkat kemampuan di bawah B1, TKA Bahasa Inggris juga menggunakan teks dengan kompleksitas tingkat A2. Teks A2 memiliki karakteristik sebagai berikut:
panjang sekitar 200–300 kata,
menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 2000 kata),
menggunakan struktur kalimat sederhana dan beberapa bentuk majemuk dasar, dan
menggambarkan konteks kehidupan sehari-hari dan vokasional yang berkaitan dengan hal-hal konkret dan dikenal dengan tingkat pemahaman yang memadai.
5
Kompetensi
TKA Bahasa Inggris mencakup tiga level kompetensi dalam keterampilan membaca, yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi. Berikut disajikan level-level kompetensi tersebut beserta sub-sub-kompetensi untuk setiap level.
Pemahaman Tekstual: mampu memahami informasi yang eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi eksplisit dari teks
Pemahaman Inferensial: mampu menarik kesimpulan berdasarkan informasi tersirat dalam teks, pengalaman pribadi, serta intuisi untuk memahami isi teks
Evaluasi dan Apresiasi: mampu membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis
6
B INGGRIS WAJIB
Teks descriptive
Teks recount
Teks narrative
Teks procedure
Tek analytical exposition.
7
8
9
10
B INGGRIS TINGKAT LANJUT
Teks Exposition
Teks Discussion
11
Definisi
Sebagaimana TKA Bahasa Inggris wajib, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut berfokus pada keterampilan membaca teks berbahasa Inggris dalam berbagai situasi komunikasi sehari-hari, vokasional, dan akademik.
12
Muatan
TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut menggunakan teks yang menjadi irisan antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Dari segi jenis teks, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut menggunakan teks exposition dan teks discussion. Dari segi konteks komunikasi, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut konteks sehari-hari, vokasi, dan akademik. Dari segi topik, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut menggunakan teks tentang teknologi dan isu-isu faktual.
Dari segi tingkat kompleksitas teks, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut juga memperhatikan irisan antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kedua kurikulum menargetkan level kemahiran upper-intermediate atau B2 pada Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Karena itu TKA menggunakan teks tingkat B2 yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
panjang sekitar 300–400 kata,
menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 4000 kata),
menggunakan struktur kalimat kompleks, dan
menggunakan konteks vokasional dan akademik yang berkaitan dengan minat, pengalaman, dan kebutuhan informasi umum maupun spesifik dengan tingkat pemahaman yang baik.
13
Mengingat bahwa kemampuan bahasa Inggris sebagian murid berada di bawah tingkat B2, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut juga menggunakan teks pada tingkat B1 yang memiliki karakteristik sebagai berikut:
panjang sekitar 250–350 kata,
menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi (hingga 3000 kata),
menggunakan struktur kalimat sederhana serta kompleks, dan
menggunakan konteks vokasional dan akademik dasar yang berkaitan dengan minat, pengalaman, dan kebutuhan informasi umum dengan tingkat pemahaman yang baik.
14
Kompetensi
TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut mencakup tiga level kompetensi dalam keterampilan membaca, yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi. Berikut disajikan level-level kompetensi tersebut beserta sub-sub-kompetensi untuk setiap level.
Pemahaman Tekstual: mampu memahami informasi yang secara eksplisit disebutkan dalam 2. teks, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara sistematis.
Pemahaman Inferensial: mampu mengidentifikasi/ menyimpulkan informasi tersirat dalam teks, serta menghubungkannya dengan pengetahuan dan pengalaman yang relevan.
Evaluasi dan Apresiasi: mampu menilai kualitas argumen, keakuratan informasi, serta menanggapi secara berdasarkan teks kritis sudut pandang logis dan objektif.
15
Matriks Asesmen
Kompetensi Pemahaman Tekstual mampu memahami informasi yang secara eksplisit disebutkan dalam teks, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara sistematis.
Subkompetensi:
Menemukan/mengidentifikasi informasi: mampu menemukan atau mengidentifikasi gagasan utama serta informasi penting yang secara eksplisit disebutkan dalam teks.
Mengklasifikasi: mampu mengelompokkan argumen, fakta, dan pendapat dalam teks berdasarkan kategori atau pola penyajian tertentu.
Membuat kerangka: mampu menyusun poin-poin utama dalam teks ke dalam bentuk peta konsep/diagram/diagram alir atau daftar untuk memahami struktur penyajian informasi.
Meringkas: mampu menyajikan kembali isi teks secara ringkas dengan tetap mempertahankan gagasan utama dan argumen kunci.
Mensintesis: mampu menggabungkan informasi dari sumber lain untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang suatu isu atau topik.
Kompetensi Pemahaman Inferensial mampu mengidentifikasi/ menyimpulkan informasi tersirat dalam teks, serta menghubungkannya dengan pengetahuan dan pengalaman yang relevan.
16
Subkompetensi:
Menyimpulkan detail pendukung: Mampu memperkirakan fakta tambahan yang mungkin dapat memperkuat atau memperjelas argumen dalam teks.
Menyimpulkan topik, ide pokok/gagasan utama, makna, target pembaca, tujuan penulisan teks, atau pesan moral yang tidak secara eksplisit dinyatakan dalam teks.
Menyimpulkan hubungan antar-ide: mampu menghubungkan berbagai argumen, alasan, dan bukti dalam teks untuk memahami logika penyajian informasi.
Menyimpulkan hubungan sebab-akibat: mampu menyimpulkan suatu peristiwa/kebijakan/fenomena dalam teks memengaruhi atau dipengaruhi oleh faktor lain.
Menyimpulkan sudut pandang penulis: mampu mengenali posisi atau sikap penulis terhadap suatu isu berdasarkan bahasa dan pilihan argumen yang digunakan.
Memprediksi implikasi atau konsekuensi: mampu memperkirakan dampak dari suatu gagasan atau argumen yang disampaikan dalam teks.
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi mampu menilai kualitas argumen, keakuratan informasi, serta menanggapi teks secara kritis berdasarkan sudut pandang logis dan objektif.
Subkompetensi:
Menilai fakta atau opini: mampu mengevaluasi fakta atau opini dalam teks berdasarkan bukti-bukti pendukung yang disajikan penulis.
Menilai keakuratan dan kecukupan informasi: mampu menilai kredibilitas informasi dan cakupan perspektif dalam teks.
Menilai kecukupan dan validitas informasi: menilai kesesuaian, kelengkapan, keakuratan informasi dalam teks (dengan membandingkannya dengan sumber lain)
Menilai kekuatan argumen: mampu mengevaluasi seberapa logis dan meyakinkan argumen yang disajikan dalam teks.
Menanggapi isi teks secara kritis: mampu memberikan opini atau refleksi mengenai isi teks dari sudut pandang yang berbeda.
TKA
By E Puspita
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 16
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
tematik kelas 3
Presentation
•
1st Grade
12 questions
English Year 2
Presentation
•
2nd Grade
15 questions
GREETING AND LEAVE TAKING
Presentation
•
1st Grade
10 questions
Greeting and Leave Taking
Presentation
•
1st Grade
10 questions
BAHASA INGGRIS KELAS 7
Presentation
•
1st Grade
14 questions
Lesson : Unit 2 Let's Play
Presentation
•
1st Grade
15 questions
Smart English Grammar 1
Presentation
•
1st Grade
12 questions
Bangun Ruang
Presentation
•
2nd Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 4
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
HSMS - Standard Response Protocol
Quiz
•
6th - 8th Grade
16 questions
1.1-1.2 Quiz Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
12 questions
Exponent Expressions
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Adding and Subtracting Integers
Quiz
•
6th - 7th Grade
11 questions
Northeast States
Quiz
•
3rd - 4th Grade
10 questions
Characterization
Quiz
•
3rd - 7th Grade
10 questions
Common Denominators
Quiz
•
5th Grade