
Materi 4,5
Presentation
•
World Languages
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
IRVAN PAKSI EKANANTO
Used 6+ times
FREE Resource
19 Slides • 26 Questions
1
MATERI 4: Memprediksi Lanjutan Cerita
By IRVAN PAKSI EKANANTO
2
Pengertian Memprediksi Lanjutan Cerita
Memprediksi lanjutan atau akhir cerita adalah salah satu keterampilan yang diujikan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA), di mana siswa diminta untuk meramalkan kelanjutan suatu narasi berdasarkan bagian teks yang telah diberikan. Siswa perlu menggunakan kemampuan inferensial mereka untuk memahami dan menganalisis elemen-elemen dalam teks, seperti konflik, karakter, latar, dan tema untuk membuat prediksi yang logis.
3
Dasar Penalaran Inferensial
Dalam proses membaca, otak pembaca tidak hanya merekam kata, tetapi juga:
Menghubungkan informasi baru dengan pengalaman atau pengetahuan sebelumnya.
Menyimpulkan makna tersirat dari konteks teks.
Menyusun dugaan logis tentang kelanjutan cerita.
Kemampuan ini selaras dengan teori kognitif dan konstruktivisme dalam membaca, di mana pembaca aktif membangun makna berdasarkan interaksi antara teks dan pengalaman pribadi.
4
Ciri-Ciri Prediksi yang Tepat dalam Konteks TKA
Didukung bukti tekstual: ada kalimat, peristiwa, atau perilaku tokoh yang menjadi dasar.
Masuk akal secara logika: prediksi mengikuti pola alur, konflik, atau tema teks.
Konsisten dengan karakter dan latar: tidak bertentangan dengan sifat tokoh atau situasi.
Dapat diuji secara inferensial: bila teks dilanjutkan, prediksi dapat diperiksa kebenarannya.
5
trategi Kognitif dalam Memprediksi
Untuk menjawab soal TKA jenis ini, siswa perlu melatih tahapan berikut:
1. Pahami konteks bagian teks.
Baca kalimat atau paragraf dengan cermat, cari peristiwa terakhir yang disebutkan.
2. Identifikasi petunjuk penting (clues).
Tindakan tokoh, kalimat yang mengandung emosi, atau situasi genting biasanya memberi arah cerita.
3. Analisis hubungan sebab-akibat.
Tanyakan: “Kalau ini terjadi, apa akibatnya?” atau “Apa yang mungkin dilakukan tokoh selanjutnya?”
4. Gunakan pengetahuan umum dan logika sosial.
Contohnya, jika tokoh menyesal, kemungkinan akan memperbaiki kesalahan; jika situasi berbahaya, kemungkinan ada penyelamatan.
5. Rumuskan prediksi logis.
Gunakan kalimat pengandaian atau sebab-akibat seperti “Kemungkinan…”, “Maka…”, “Akibatnya…” untuk menjelaskan alasan prediksi.
6
Contoh Penerapan TKA (berdasarkan contoh resmi Perkaban 45/2025)
Kutipan teks (cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki):
“Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.”
Soal TKA:
“Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu?”
Analisis:
Ada unsur sebab-akibat (perbuatan sahabat tokoh utama memengaruhi keselamatan tokoh utama).
Siswa harus berpikir inferensial: menghapus satu variabel (tokoh utama tidak ikut) → apa konsekuensinya bagi sahabatnya.
Prediksi yang tepat:
Sahabat tokoh akan tetap mencari jangkrik, tapi tanpa perlu melingkupi dan menggendong tokoh utama, sehingga kejadian bisa berbeda.
Tidak akan ada luka pada punggung karena peristiwa penyelamatan tidak terjadi.
Seragam pramuka tidak akan rusak karena tidak digunakan untuk menolong.
→ Maka jawaban tepatnya adalah “Tepat, Tidak Tepat, Tepat” (sesuai kunci resmi).
7
Indikator Keberhasilan Siswa
Siswa dikatakan menguasai kompetensi ini jika mampu:
Menyimpulkan peristiwa lanjutan dengan alasan logis.
Menggunakan bukti teks untuk mendukung prediksi.
Tidak keluar dari konteks cerita.
Membedakan antara dugaan berbasis teks dan dugaan imajinatif murni.
8
Kaitannya dengan Jenis Teks
Teks Fiksi: prediksi diarahkan pada kelanjutan alur, tindakan tokoh, atau resolusi konflik.
Teks Nonfiksi: prediksi diarahkan pada akibat, dampak, atau langkah selanjutnya dari suatu peristiwa atau argumen.
Contoh:
“Setelah penulis menjelaskan dampak urbanisasi terhadap lingkungan, kemungkinan paragraf selanjutnya akan membahas…”
→ solusi, kebijakan pemerintah, atau ajakan menjaga lingkungan.
9
contoh soal
1. Teks Fiksi
Mentari sore menembus celah pepohonan. Bayu duduk di bangku taman sambil menatap gelang di pergelangan tangannya gelang pemberian ayahnya yang kini tak lagi ia temui. Sejak kepergian itu, Bayu enggan bicara dengan siapa pun. Namun sore itu, seorang anak kecil mendekat, menunjuk gelangnya dan berkata polos, “Kak, gelangnya mirip punyaku.” Bayu tersenyum tipis, untuk pertama kalinya setelah sekian bulan.
Soal:
Berdasarkan bagian teks tersebut, peristiwa yang mungkin terjadi selanjutnya adalah ...
A. Bayu menolak berbicara dengan anak kecil itu karena masih bersedih.
B. Bayu akan mulai membuka diri dan berbicara dengan anak kecil itu.
C. Bayu marah karena anak kecil itu menyinggung soal ayahnya.
D. Bayu teringat kenangan indah bersama ayahnya dan merasa tenang.
Kunci Jawaban B dan D
Pembahasan:
Soal ini menilai kemampuan memahami makna tersirat dari perubahan sikap tokoh. Kalimat “Bayu tersenyum tipis” menunjukkan bahwa tokoh mulai menerima keadaan dan membuka diri. Level kognitif: Reasoning (menyimpulkan logis berdasarkan petunjuk emosional dalam teks).
10
contoh soal
2. Teks Nonfiksi
Sejumlah kota besar di Indonesia tengah menghadapi peningkatan suhu rata-rata hingga dua derajat Celsius selama lima tahun terakhir. Para ahli memperkirakan kondisi ini dapat memicu lonjakan kebutuhan energi, terutama untuk pendingin ruangan dan sistem air bersih. Beberapa pemerintah daerah mulai menerapkan kebijakan penghijauan dan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi.
Soal:
Berdasarkan teks di atas, kebijakan atau langkah yang mungkin akan dilakukan selanjutnya oleh pemerintah adalah …
A. Melarang sepenuhnya penggunaan kendaraan bermotor.
B. Membangun ruang terbuka hijau dan transportasi ramah lingkungan.
C. Mengabaikan isu pemanasan global karena tidak terlalu berpengaruh.
D. Meningkatkan produksi energi fosil untuk memenuhi kebutuhan listrik.
Kunci Jawaban: B
Pembahasan:
Siswa diminta memprediksi akibat lanjutan dari kebijakan yang sedang berjalan. Hubungan sebab-akibatnya jelas: peningkatan suhu → penghijauan → kebijakan lingkungan berkelanjutan. Level kognitif: Inferensial–Analitis.
11
contoh soal
3. Teks Fiksi Naratif
Dina memandangi naskah lomba karyanya yang baru saja ditolak. Ia menarik napas panjang, lalu menatap kembali layar laptop. “Aku harus coba lagi,” gumamnya lirih. Di sisi meja, sertifikat lomba menulis tahun lalu masih tergantung di dinding.
Soal:
Berdasarkan teks tersebut, peristiwa yang paling mungkin terjadi kemudian adalah ...
A. Dina berhenti menulis karena kecewa.
B. Dina memperbaiki naskahnya dan mengirim ulang ke lomba lain.
C. Dina membakar semua karyanya karena merasa gagal.
D. Dina semakin termotivasi untuk menulis karya yang lebih baik.
Kunci Jawaban: B dan D
Pembahasan:
Dialog dan deskripsi mendukung bahwa Dina tidak menyerah (“Aku harus coba lagi”). Sertifikat di dinding memperkuat motivasi tokoh. Level kognitif: Reasoning (prediksi logis berdasarkan motif dan konteks emosional tokoh).
12
Multiple Select
Teks Fiksi Naratif – Drama Sosial
Pagi itu, Sinta datang ke sekolah lebih awal dari biasanya. Ia membawa tumpukan proposal kegiatan sosial yang belum ditandatangani kepala sekolah. Di ruang guru, lampu masih redup, dan hanya terdengar suara kipas angin berderik. Sinta menaruh proposal di meja kepala sekolah dan menatap jam tangannya—07.00. “Mudah-mudahan beliau tidak marah karena aku kemarin lupa kirim lewat email,” gumamnya sambil tersenyum gugup.
Soal:
Berdasarkan teks di atas, peristiwa yang paling mungkin terjadi selanjutnya adalah …
Kepala sekolah menegur Sinta karena keterlambatan pengumpulan proposal.
Kepala sekolah menghargai inisiatif Sinta datang pagi-pagi untuk menyerahkan proposal.
Sinta memutuskan menunda menyerahkan proposal hingga waktu istirahat.
Sinta langsung dipuji karena proposalnya sudah disetujui sejak kemarin.
13
Multiple Select
Teks Nonfiksi Argumentatif
Banyak siswa SMA di kota besar mengalami stres menjelang ujian akhir. Sebagian sekolah mulai menerapkan program “Hari Tanpa Tugas” seminggu sekali agar siswa dapat beristirahat dan menyeimbangkan kegiatan belajar dengan kesehatan mental. Namun, belum semua pihak setuju. Beberapa guru berpendapat bahwa hal itu dapat menurunkan kedisiplinan belajar.
Soal:
Prediksi yang paling logis mengenai kelanjutan isi teks adalah …
Penulis akan membahas hasil penelitian tentang dampak positif “Hari Tanpa Tugas”.
Penulis akan menuliskan pendapat pribadinya yang menolak kebijakan tersebut.
Penulis akan menambahkan contoh sekolah yang berhasil menerapkan program itu.
Penulis akan menutup teks dengan kesimpulan bahwa stres siswa tidak perlu dikhawatirkan.
14
Multiple Select
Teks Fiksi Naratif – Konflik Emosional
Hujan turun deras malam itu. Ibu masih di rumah sakit, sementara Dito belum juga kembali dari tempat kerjanya. Arga menatap telepon genggam yang tak kunjung berdering. Lampu ruang tamu redup, hanya suara jam dinding yang terdengar. “Kalau Dito terlambat sedikit lagi, aku akan menyusul sendiri,” katanya pelan sambil meraih kunci motor.
Soal:
Berdasarkan teks tersebut, kemungkinan besar yang akan terjadi berikutnya adalah …
Arga menunggu lebih lama karena hujan masih deras.
Dito datang tepat waktu dan menenangkan Arga.
Arga berangkat sendiri ke rumah sakit meskipun situasi berbahaya.
Arga membatalkan niatnya dan memilih tidur.
15
Multiple Select
Teks Nonfiksi Eksplanatif
Kegiatan daur ulang sampah plastik kini menjadi prioritas banyak sekolah. Para siswa diminta membuat produk kerajinan dari bahan bekas setiap bulan. Namun, hasil penjualan karya itu belum maksimal karena masih kurang promosi dan dukungan dari pihak luar sekolah.
Soal:
Perkembangan yang paling mungkin terjadi setelah bagian teks di atas adalah …
Sekolah akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk memperluas pemasaran produk.
Para siswa berhenti membuat kerajinan karena tidak laku dijual.
Guru pembimbing memberi motivasi agar siswa terus berinovasi.
Pemerintah menghapus kegiatan daur ulang karena dianggap tidak efektif.
16
Multiple Choice
Teks Fiksi Realistis
Raka menatap selembar surat undangan lomba debat di tangannya. Ia sempat ragu karena timnya belum lengkap, tapi tenggat pendaftaran hanya tinggal dua hari lagi. Ia memandangi papan pengumuman sekolah, lalu menghela napas. “Aku harus cari dua orang lagi, siapa pun itu,” katanya mantap.
Soal 1:
Peristiwa yang kemungkinan besar terjadi setelah bagian teks tersebut adalah …
Raka menyerah karena tidak menemukan anggota tim.
Raka berusaha mencari teman yang mau bergabung dalam waktu singkat.
Raka meminta panitia memperpanjang waktu pendaftaran.
Raka justru pindah ke lomba lain yang lebih mudah.
17
Multiple Select
Teks 1 (Fiksi Realistis)
Lina menatap jendela kamar yang terbuka. Angin sore masuk membawa bau hujan. Di tangannya, amplop cokelat berisi lamaran kerja yang belum sempat dikirim. Ia menghela napas dan menatap kalender—hari ini batas terakhir pengumpulan.
Soal 1:
Peristiwa yang paling mungkin terjadi setelah bagian ini adalah ...
Lina segera keluar rumah untuk mengirim lamaran sebelum hujan turun.
Lina menunda lagi karena merasa belum siap menghadapi wawancara.
Lina membatalkan niatnya dan menyobek amplop tersebut.
Lina meminta bantuan temannya untuk mengantar surat itu.
18
Multiple Select
Teks 2 (Nonfiksi Lingkungan)
Selama dua tahun terakhir, volume sampah plastik di laut meningkat dua kali lipat. Para peneliti mendesak pemerintah segera menetapkan kebijakan pembatasan plastik sekali pakai. Beberapa perusahaan besar mulai mengganti kemasan mereka dengan bahan ramah lingkungan.
Soal 2:
Kemungkinan yang akan terjadi setelah bagian ini adalah ...
Masyarakat mulai beralih menggunakan tas belanja kain.
Pemerintah membuat aturan tegas tentang daur ulang plastik.
Harga plastik di pasaran menurun tajam.
Produksi plastik meningkat karena permintaan tinggi.
19
Multiple Select
Teks 3 (Fiksi Naratif – Remaja)
Andra sudah berlatih gitar berbulan-bulan untuk lomba seni antar kelas. Namun, pagi ini ia kehilangan pick gitar favoritnya. Ia menunduk kecewa, lalu melihat kertas bertuliskan “Semangat, kamu pasti bisa!” dari temannya.
Soal 3:
Peristiwa yang mungkin terjadi selanjutnya adalah ...
Andra tetap tampil menggunakan tangan tanpa pick.
Andra menyerah dan tidak jadi ikut lomba.
Temannya datang membawa pick cadangan untuk Andra.
Andra menunda tampil sampai juri memberi izin.
20
Multiple Select
Teks 4 (Nonfiksi Sosial)
Setelah program penghijauan sekolah dijalankan selama enam bulan, jumlah tanaman bertambah signifikan. Namun, sebagian siswa masih kurang peduli dalam merawat tanaman. Guru pembimbing menilai perlu strategi baru agar kegiatan berjalan lebih efektif.
Soal 4:
Langkah yang paling mungkin dilakukan berikutnya adalah ...
Guru membuat jadwal piket khusus untuk merawat taman.
Sekolah memberikan hadiah bagi kelas yang paling rajin menyiram tanaman.
Kegiatan penghijauan dihentikan karena dianggap gagal.
Tanaman diganti dengan tanaman plastik agar lebih awet.
21
MATERI 5:Menilai Ketepatan dan Kesesuaian Penggunaan Bahasa dalam Teks
By IRVAN PAKSI EKANANTO
22
Pengertian Umum
Menilai ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks berarti kemampuan pembaca untuk menganalisis apakah pilihan kata, struktur kalimat, ejaan, dan gaya bahasa yang digunakan sudah tepat, efektif, serta sesuai dengan tujuan dan konteks teks.
Dalam konteks Tes Kemampuan Akademik (TKA), kompetensi ini tidak sekadar mengenali kesalahan tata bahasa, tetapi juga menilai efektivitas dan kesesuaian bahasa terhadap isi, fungsi, dan jenis teks.
23
Dasar Teori Bahasa
Ketepatan bahasa berarti sesuai dengan aturan bahasa baku seperti ejaan, diksi, struktur kalimat, dan tanda baca.
Kesesuaian bahasa berarti pemilihan bahasa yang sesuai dengan konteks dan tujuan komunikasi.
Bahasa yang efektif adalah bahasa yang menyampaikan gagasan secara tepat, jelas, dan tidak bertele-tele.
24
Aspek yang Dinilai dalam Penggunaan Bahasa
1. Diksi atau Pilihan Kata
Bahasa dinilai tepat jika kata yang digunakan sesuai dengan makna dan situasi pemakaian.
Contoh: “Sekolah mengajarkan kerja sama dengan masyarakat” seharusnya “Sekolah menanamkan kerja sama dengan masyarakat.”
2. Struktur Kalimat
Kalimat yang baik memiliki subjek dan predikat yang jelas, tidak berbelit, dan tidak mengandung pengulangan makna.
Contoh: “Karena hujan deras, maka pertandingan ditunda” seharusnya “Karena hujan deras, pertandingan ditunda.”
3. Ejaan dan Tanda Baca
Gunakan huruf kapital, tanda titik, koma, dan lainnya sesuai PUEBI.
Contoh: “Kami belajar, Bahasa Indonesia setiap Senin.” seharusnya “Kami belajar Bahasa Indonesia setiap Senin.”
4. Gaya Bahasa
Gaya bahasa harus disesuaikan dengan jenis teks dan audiens.
Contoh: “Peningkatan mutu belajar itu keren banget” tidak sesuai untuk teks laporan ilmiah.
25
Langkah Menilai Ketepatan Bahasa
Baca teks secara menyeluruh untuk memahami tujuan dan jenisnya.
Temukan bagian yang terasa janggal atau tidak efektif.
Periksa kaidah bahasa berdasarkan PUEBI dan KBBI.
Nilai kesesuaian bahasa dengan konteks dan pembaca sasaran.
Berikan alasan logis atas penilaianmu.
26
Ciri Penggunaan Bahasa yang Tepat dan Sesuai
Menggunakan kata sesuai makna.
Menggunakan struktur kalimat logis dan jelas.
Menggunakan ejaan dan tanda baca sesuai PUEBI.
Menggunakan gaya bahasa yang cocok dengan tujuan teks (formal, santai, persuasif, atau ilmiah).
27
Contoh Soal TKA 1
Teks:
(1) Pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara memperbaiki infrastruktur dan menyediakan lapangan pekerjaan.
(2) Namun, masih banyak masyarakat yang enggan bekerja keras karena kurangnya semangat.
(3) Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan bisa menyadari dan menyikapi hal tersebut dengan baik.
Soal:
Pernyataan berikut yang tepat terkait penggunaan bahasa adalah
A. Kalimat (1) efektif dan sesuai kaidah.
B. Kalimat (2) mengandung diksi yang kurang tepat.
C. Kalimat (3) tidak efektif karena frasa “menyadari dan menyikapi” tumpang tindih makna.
D. Kalimat (1) tidak sesuai karena kata “berupaya” digunakan salah.
Jawaban: A dan C
Alasan: Kalimat (1) sudah benar dan efektif. Kalimat (3) tidak efisien karena dua kata kerjanya bermakna mirip.
28
Contoh Soal TKA 2
Teks:
“Pemerintah harus mempromosikan penggunaan transportasi umum agar masyarakat lebih mengurangi polusi udara.”
Soal:
Bagian yang tidak tepat dari penggunaan bahasa pada teks di atas adalah
A. Kata “mempromosikan” tidak sesuai konteks kebijakan publik.
B. Frasa “lebih mengurangi” tidak logis karena kata “mengurangi” sudah menyatakan derajat.
C. Kalimat terlalu panjang dan harus dipenggal.
D. Tidak ada kesalahan karena kalimat sudah efektif.
Jawaban: A dan B
Alasan: Kata “mempromosikan” sebaiknya diganti “mendorong” atau “menggalakkan”. Frasa “lebih mengurangi” salah logika bahasa.
29
Multiple Choice
(Diksi – Ketepatan Pilihan Kata)
Kalimat: Ibu menyumbangkan nasi kotak untuk korban banjir di desanya.
Penggunaan kata yang tepat untuk menggantikan kata menyumbangkan agar kalimat lebih efektif adalah …
memberikan
membagikan
menyerahkan
menyalurkan
30
Multiple Choice
(Struktur Kalimat – Keefektifan)
Kalimat: Karena hujan deras menyebabkan para siswa tidak mengikuti upacara bendera.
Perbaikan yang paling tepat agar kalimat efektif adalah …
Hujan deras menyebabkan para siswa tidak mengikuti upacara bendera.
Karena hujan deras, para siswa tidak mengikuti upacara bendera.
Hujan deras sehingga para siswa tidak mengikuti upacara bendera.
Para siswa tidak mengikuti upacara bendera karena hujan deras.
31
Multiple Choice
(Ejaan – Tanda Baca)
Kalimat: “Kapan kamu berangkat” tanya Riko kepada Mira.
Kesalahan penggunaan tanda baca dalam kalimat tersebut adalah …
Tidak ada tanda tanya.
Kurang koma sebelum kata tanya.
Seharusnya huruf kecil setelah tanda petik.
Kurang titik di akhir kalimat.
32
Multiple Choice
(Ragam Bahasa – Kesesuaian Konteks)
Kalimat: Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis berharap supaya pembaca dapat mengambil hikmah dan pelajaran, gitu loh.
Kalimat di atas tidak sesuai karena …
Kalimat terlalu panjang.
Terdapat kata tidak baku.
Ragam bahasa tidak sesuai konteks ilmiah.
Terdapat pengulangan kata “dan”.
33
Multiple Choice
(Keterpaduan Kalimat – Koherensi)
Kalimat 1: Siswa SMP Cendekia berhasil meraih juara lomba kebersihan sekolah.
Kalimat 2: Mereka membersihkan lingkungan setiap pagi.
Kalimat 3: Oleh karena itu, sekolah mereka tampak kotor dan tidak terurus.
Kalimat yang tidak padu dengan dua kalimat lainnya adalah …
Kalimat 1
Kalimat 2
Kalimat 3
Semua kalimat sudah padu
34
Multiple Choice
(Diksi – Pilihan Kata yang Tepat)
Kalimat: Pihak sekolah menginvestasikan dana untuk memperbaiki perpustakaan.
Perbaikan kata yang paling tepat untuk konteks kalimat di atas adalah …
membiayai
mendonasikan
menggunakan
mengalokasikan
35
Multiple Choice
(Struktur Kalimat – Efisiensi)
Kalimat: Para siswa-siswa diminta untuk berkumpul di aula sekolah.
Kalimat yang paling tepat agar efektif adalah …
Para siswa diminta berkumpul di aula sekolah.
Siswa-siswa diminta untuk berkumpul di aula sekolah.
Para siswa diminta untuk berkumpul di aula sekolah.
Siswa diminta berkumpul di aula sekolah.
36
Multiple Choice
(Ejaan – Huruf Kapital)
Kalimat: Kami berlibur ke pantai parangtritis pada bulan desember lalu.
Perbaikan penulisan huruf kapital yang benar adalah …
pantai Parangtritis, Bulan Desember
Pantai Parangtritis, bulan Desember
Pantai parangtritis, Bulan desember
pantai Parangtritis, bulan desember
37
Multiple Choice
(Koherensi & Diksi – Keterpaduan)
Kalimat 1: Banyak siswa mengeluh karena sulit memahami pelajaran matematika.
Kalimat 2: Guru matematika berusaha menjelaskan dengan cara yang menarik.
Kalimat 3: Para siswa sangat senang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler musik.
Kalimat yang tidak mendukung topik utama teks adalah …
Kalimat 1
Kalimat 2
Kalimat 3
Semua kalimat saling berhubungan
38
Multiple Select
Kegiatan menulis merupakan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, seorang penulis perlu memiliki waktu yang cukup agar bisa menulis dengan baik dan benar, bukan hanya sekadar menulis saja.
Penilaian yang tepat terhadap penggunaan bahasa dalam teks di atas adalah.....
Kalimat sudah efektif karena tidak ada kata yang berulang makna.
Kalimat kurang efektif karena terdapat frasa “menulis dengan baik dan benar” yang berlebihan.
Kalimat sudah sesuai karena kata “menulis” digunakan dengan makna denotatif.
Kalimat tidak baku karena mengandung kata yang tidak sesuai kaidah.
39
Multiple Select
Kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan telah memperlihatkan hasil yang signifikan, meskipun masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Penilaian terhadap penggunaan bahasa dalam teks di atas yang benar adalah.....
Kalimat terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi dua kalimat.
Struktur kalimat jelas dan sesuai kaidah.
Penggunaan kata “meskipun” dan “yang” membuat kalimat berbelit.
Kalimat sudah efektif dan sesuai konteks ilmiah.
40
Multiple Select
Para pelajar diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan kebersihan lingkungan agar sekolah menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk belajar.
Penilaian bahasa yang tepat adalah.....
Kalimat sudah efektif dan logis.
Kata “dapat” tidak perlu digunakan karena makna harapan sudah cukup diwakili oleh “diharapkan”.
Kalimat tidak sesuai konteks karena terlalu panjang.
Kalimat tidak baku karena menggunakan bahasa percakapan.
41
Multiple Select
Pemerintah perlu mengefektifkan kembali kegiatan sosial masyarakat agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai dengan baik dan sempurna.
Penilaian yang benar terhadap penggunaan bahasa pada teks tersebut adalah.
Kata “mengefektifkan” tidak tepat karena berasal dari bentuk dasar yang sudah mengandung makna “efektif”.
Kalimat sudah sesuai karena menggunakan struktur formal yang benar.
Frasa “dengan baik dan sempurna” berlebihan secara makna.
Kalimat tidak efektif karena subjeknya tidak jelas.
42
Multiple Select
Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri agar terhindar dari berbagai penyakit menular.
Penilaian terhadap bahasa teks di atas adalah.
Kalimat efektif dan sesuai tujuan informatif.
Kata “melakukan sosialisasi” kurang tepat, seharusnya “menyelenggarakan sosialisasi”.
Struktur kalimat tidak logis karena subjek tidak dijelaskan.
Kalimat kurang sesuai konteks karena tidak menggunakan istilah ilmiah.
43
Multiple Select
Pemuda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam kemajuan negara yang dicintainya.
Penilaian bahasa yang tepat adalah....
Kalimat baku dan sesuai kaidah.
Kata “memberikan kontribusi” tidak efektif karena sudah ada makna memberi dalam kata “kontribusi”.
Kalimat kurang sesuai konteks karena terlalu formal untuk teks narasi.
Struktur kalimat tidak jelas karena subjek tidak ada.
44
Multiple Select
Kegiatan bakti sosial tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Penilaian penggunaan bahasa yang benar adalah.
Kalimat efektif dan sesuai konteks sosial.
Frasa “disambut antusias” tidak baku karena “antusias” seharusnya digunakan sebagai kata sifat.
Kalimat tidak logis karena tidak ada subjek utama.
Kalimat sudah sesuai dengan bahasa baku dan komunikatif.
45
Multiple Select
Banyak siswa yang tidak memahami pentingnya menjaga ketepatan waktu dalam belajar karena kurangnya kesadaran diri terhadap tanggung jawab.
Soal 8
Penilaian bahasa yang tepat adalah....
Kalimat baku dan efektif.
Frasa “yang tidak memahami” bisa dihilangkan agar lebih ringkas.
Kalimat terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi dua.
Kalimat sudah sesuai konteks pendidikan formal.
MATERI 4: Memprediksi Lanjutan Cerita
By IRVAN PAKSI EKANANTO
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 45
SLIDE
Similar Resources on Wayground
40 questions
高三-压力
Lesson
•
12th Grade
39 questions
SEJARAH PERKEMBANGAN BAHASA MELAYU : ASAL USUL BAHASA MELAYU
Lesson
•
University
41 questions
Try Out Psikotest
Lesson
•
12th Grade
38 questions
Kerjasama Negara Maju dan Berkembang
Lesson
•
12th Grade
41 questions
MALA 1110 Unit 3 Lesson 13 : Likes,Wants & Cans
Lesson
•
University
38 questions
PERKENALAN MATERI
Lesson
•
12th Grade
41 questions
ORGANISASI REGIONAL DAN GLOBAL
Lesson
•
12th Grade
39 questions
Creating Captions
Lesson
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for World Languages
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
SPAN 1: Las partes del cuerpo
Quiz
•
12th Grade
18 questions
REFLEXIVE VERBS IN SPANISH
Quiz
•
9th - 12th Grade
17 questions
Mardi Gras
Quiz
•
7th - 12th Grade
25 questions
Preterito regular
Quiz
•
10th - 12th Grade
25 questions
El imperfecto (Spanish Imperfect Tense)
Quiz
•
9th - 12th Grade
22 questions
Regular Preterite -AR-ER-IR-
Quiz
•
12th Grade
62 questions
Desayunos Test Review
Quiz
•
9th - 12th Grade