Search Header Logo
TKA Part 2

TKA Part 2

Assessment

Presentation

Other

12th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Meida Mangesti

Used 4+ times

FREE Resource

25 Slides • 20 Questions

1

Multiple Choice

Sebuah kelompok wirausaha muda memproduksi “Teh Daun Ramping”, minuman herbal yang diklaim membantu menurunkan berat badan secara alami.
Pada kemasannya tercantum informasi berikut:

- Teh Daun Ramping
- Komposisi: daun teh hijau, daun kelor, jahe, daun sereh dan kulit lemon
- Diproduksi oleh UMKM Sehat Alami
- Berat bersih: 50 gram
- Nomor PIRT: 312351030019
- Terbukti ampuh menurunkan berat badan 5 kg dalam seminggu

Setelah dipasarkan selama 3 bulan, produk ini mendapat teguran dari Dinas Kesehatan setempat.


Apa alasan utama produk Teh Daun Ramping mendapat teguran, dan bagaimana seharusnya produsen memperbaiki labelnya?

1

Karena produk belum mencantumkan berat bersih, sebaiknya segera ditambahkan ke label

2

Karena klaim manfaat medis yang berlebihan, sebaiknya dihapus atau diganti dengan pernyataan manfaat umum

3

Karena desain label kurang menarik, sebaiknya diganti dengan gambar daun yang lebih modern

4

Karena kemasan tidak mencantumkan harga jual, sebaiknya dicetak ulang seluruh label

5

Karena tidak mencantumkan produsen, sebaiknya ditambahkan pada kemasan

2

Sudah mencantumkan nama produk, komposisi, berat bersih, produsen dan nomor PIRT.

Kalimat "Terbukti ampuh menurunkan berat badan 5 kg dalam seminggu" termasuk klaim berlebihan karena:

  • Tidak ada bukti ilmiah resmi

  • Termasuk klaim medis yang tidak boleh dicantumkan pada label produk pangan


Alternatif : Minuman herbal alami untuk mendukung gaya hidup sehat

  • Teh Daun Ramping

  • Komposisi: daun teh hijau, daun kelor, jahe, daun sereh dan kulit lemon

  • Diproduksi oleh UMKM Sehat Alami

  • Berat bersih: 50 gram

  • Nomor PIRT: 312351030019

  • Terbukti ampuh menurunkan berat badan 5 kg dalam seminggu

​Informasi yg Tercantum

3

Multiple Select

Rafi, seorang siswa SMK jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), membuat video promosi minuman herbal untuk proyek yang dikerjakan ketika PKL.
Untuk mempercantik videonya, Rafi menggunakan:

  • Musik latar dari YouTube tanpa izin pemilik,

  • Foto produk dari situs lain tanpa mencantumkan sumber,

  • Logo merek terkenal untuk memperkuat kesan “profesional”.

Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial dan viral.
Beberapa hari kemudian, akun Rafi mendapat peringatan hak cipta dan diminta menghapus konten tersebut.

Apa langkah yang paling tepat dilakukan Rafi agar videonya dapat kembali digunakan secara legal tanpa melanggar hak cipta? Jawaban lebih dari satu.

1

Mengganti semua elemen yang melanggar dengan karya orisinal atau sumber bebas lisensi (royalty-free)

2

Menghubungi pemilik musik dan logo untuk meminta izin secara tertulis atau membeli lisensinya

3

Memberikan kredit sumber di akhir video sebagai bentuk penghormatan terhadap pemilik karya

4

Mengunggah ulang video dengan akun baru agar tidak terkena laporan hak cipta

5

Mengedit sebagian kecil musik dan gambar agar terlihat berbeda dari aslinya

4

Mengganti elemen dengan karya orisinal atau bebas lisensi > Aman dan tepat

Meminta izin tertulis atau membeli lisensi resmi > Pemilik dapat memberi lisensi

Menambahkan kredit di akhir video > Tidak cukup menggugurkan pelanggaran

Mengunggah ulang dengan akun lain > Pelanggaran tetap terjadi

Mengganti logo yang dicantumkan > Masih ada pelanggaran yang dilakukan

5

Multiple Select

Kelompok siswa SMK jurusan Kriya Kreatif mengembangkan usaha produk kerajinan "EcoCraft", berupa tas dan dompet dari anyaman plastik daur ulang.
Produk mereka sempat ramai dibeli saat pameran sekolah, tetapi tiga bulan kemudian penjualan menurun.
Hasil evaluasi menunjukkan beberapa kendala berikut:

1.Desain produk belum bervariasi dan mulai kalah saing dengan produk serupa di pasar.

2. Promosi di media sosial tidak rutin dan kontennya kurang menarik.

3. Harga produk dinilai sepadan, tetapi belum menjangkau konsumen luar daerah.

4.Kemasan masih sederhana, hanya berupa plastik transparan tanpa label identitas produk.

Berdasarkan permasalahan tersebut, strategi yang paling tepat agar usaha "EcoCraft" dapat berkembang secara berkelanjutan adalah...

(Jawaban benar lebih dari satu)

1

Membuat variasi desain produk sesuai tren dan minat pasar untuk menarik segmen baru

2

Meningkatkan aktivitas promosi digital dengan konten kreatif seperti video proses produksi

3

Mengurangi bahan baku daur ulang agar produk terlihat lebih eksklusif dan mahal

4

Mendesain ulang kemasan dengan label, logo, dan informasi produk untuk memperkuat citra merek

5

Membatasi penjualan hanya di wilayah sekitar agar lebih mudah dikontrol

6

Membuat variasi desain sesuai tren > Menarik konsumen baru

Promosi digital dengan konten kreatif > dapat meningkatkan brand awareness

Mengurangi bahan baku daur ulang > bertentangan dengan nilai utama produk

Mendesain ulang kemasan dengan label dan logo > menambah nilai jual

Membatasi penjualan hanya di wilayah sekitar > membatasi potensi pasar

7

Multiple Choice

Setelah berhasil membuat prototype untuk produk yang dikembangkan yaitu sepeda listrik lipat “EcoBike Mini”, tim wirausaha sebuah SMK melakukan uji coba di lingkungan sekolah dan komunitas gowes lokal.
Dari hasil uji coba selama satu bulan, mereka memperoleh masukan sebagai berikut:

-Desain rangka kuat dan ringan, tetapi tampilan warna dinilai kurang menarik.

-Daya baterai cukup untuk 40 km perjalanan, namun waktu pengisian terlalu lama.

-Banyak responden tertarik membeli jika harga tidak lebih dari Rp 6 juta.

Berdasarkan hasil uji pasar tersebut, tim berencana memperbaiki beberapa komponen sebelum memproduksi secara massal.

Langkah yang paling tepat dilakukan berikutnya oleh tim EcoBike Mini yaitu...

1

Melakukan evaluasi dan penyempurnaan produk berdasarkan masukan dari uji pasar

2

Langsung memproduksi massal karena permintaan sudah mulai muncul

3

Menurunkan harga di bawah Rp5 juta agar produk cepat terjual

4

Mengubah nama dan logo produk agar lebih menarik konsumen

5

Mengunggah video promosi besar-besaran sebelum proses produksi selesai

8

  • Tim sudah membuat prototype dan uji coba

  • Hasil uji coba mendapat feedback : warna, daya baterai, dan harga.

  • Langkah selanjutnya adalah mengevaluasi dan memperbaiki produk agar lebih sesuai kebutuhan konsumen sebelum diproduksi massal.

Pembahasan

9

  • Langsung memproduksi massal karena permintaan sudah mulai muncul > produk belum siap

  • Menurunkan harga di bawah Rp5 juta agar produk cepat terjual> penurunan kualitas dan margin, bukan solusi atas ketidaksempurnaan produk

  • Mengubah nama dan logo produk agar lebih menarik konsumen > bukan masalah yang muncul saat uji coba

  • Mengunggah video promosi besar-besaran sebelum proses produksi selesai > produk belum siap

Pembahasan

10

Multiple Choice

Perhatikan ilustrasi berikut!

Wati merupakan pengusaha di bidang kuliner. Ia ingin membuat produk makanan ringan yang unik dan berbeda dari yang sudah ada di pasaran.

Ia memiliki beberapa ide, sebagai berikut.

A. Keripik buah dengan rasa yang tidak biasa, seperti rasa mangga pedas atau durian keju

B. Kue kering dengan berbagai bentuk unik dan menarik, seperti bentuk hewan atau karakter kartun

C. Camilan sehat dari bahan-bahan alami, seperti kacang mete panggang atau keripik ubi ungu

D. Snack bar dengan berbagai varian rasa dan kandungan nutrisi yang lengkap

Jika Wati ingin menciptakan produk yang paling mungkin sukses di pasaran, desain produk yang sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti target pasar, keunikan produk, kebutuhan nutrisi, dan potensi pasar adalah ....

1

usaha A karena bahan bakunya mudah

didapat, harganya murah, serta menyasar

calon pelanggan kaum remaja

2

usaha A, karena buah-buahan digemari

seluruh lapisan masyarakat, bahannya juga

mudah diperoleh, proses pengolahannya pun

mudah

3

usaha B, karena memiliki potensi pasar yang luas, pilihan rasa menarik, serta dapat menyasa pasar potensial segala usia

4

usaha C, karena rasanya alami, bahan

bakunya murah dan mudah didapat

5

usaha D, karena memiliki potensi pasar yang

lebih besar, memiliki fl eksibilitas dalam rasa

dan kandungan gizi, serta dapat menjangkau

berbagai segmen pasar

11

​Produk

​Analisis

​Keripik buah rasa unik

​Menarik dan kreatif, tapi pasar keripik buah sudah cukup ramai

​Kue kering bentuk unik

​Tidak terlalu “berbeda” di pasar kue kering

​Camilan sehat alami

​Sedang tren, tapi banyak pesaing di pasar camilan sehat

​Snack bar bergizi

​Sesuai tren hidup sehat dan praktis, bisa dikreasikan banyak

12

Multiple Choice

Pak Herman merupakan seorang wirausaha yang bergerak di bidang produksi. Ia ingin membuat produk baru berupa kotak makan. Pak Herman menginginkan agar produknya tidak hanya bersifat fungsional, namun juga menarik perhatian anak-anak. Kotak makan ini harus memiliki beberapa kriteria, diantaranya harga terjangkau, aman, menarik, unik, dan fungsional. Pak Herman kemudian melakukan riset pasar dan menemukan bahwa sebagian besar anak-anak menyukai animasi mobil. Berdasarkan ilustrasi tersebut, desain kotak makan yang paling tepat untuk memenuhi semua kriteria tersebut adalah...

1

kotak makan berbentuk persegi panjang dengan warna merah muda dan gambar bus

2

kotak makan berbentuk mobil dengan warna merah cerah dan terdapat gambar roda yang mencolok

3

kotak makan berbentuk oval dengan warna abu-abu muda dan gambar truk

4

kotak makan berbentuk perahu dengan warna putih dan terdapat gambar wortel di bagian depan

5

kotak makan berbentuk kubus dengan warna biru muda dan gambar tanaman

13

​Opsi

​Analisis

​Persegi panjang, warna merah muda, gambar bus

​Kurang sesuai dengan hasil riset

​Berbentuk mobil, warna merah cerah, ada gambar roda mencolok

​Sesuai hasil riset, warna menarik untuk anak-anak

​Oval, warna abu-abu, gambar truk

​Warna tidak cerah, bentuk tidak sesuai minat mobil

​Perahu, warna putih, gambar wortel

​Tidak sesuai preferensi animasi mobil

​Kubus, warna biru muda, gambar tanaman

​Tidak sesuai minat anak-anak dan kurang menarik

​Hasil riset menunjukkan bahwa anak-anak menyukai animasi mobil, artinya desain harus menyesuaikan agar produk menarik perhatian mereka.

14

Multiple Choice

CV DEF ingin meluncurkan produk minuman kesehatan dengan kemasan yang ramah lingkungan. Mereka memiliki beberapa opsi bahan kemasan, yaitu plastik, kertas, dan kaca. Bahan-bahan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal biaya, daya tahan, dan dampak lingkungan.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, opsi yang harusnya dipilih CV DEF dalam menentukan bahan kemasan yang tepat adalah ....

1

melakukan analisis komprehensif mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan, serta mempertimbangkan preferensi konsumen terhadap lingkungan

2

memilih bahan yang paling ramah lingkungan, meskipun harganya lebih mahal

3

memilih bahan yang paling tahan lama, agar produk tidak mudah rusak

4

melakukan uji coba terkait ketahanan masing-masing bahan serta menjadikan harga sebagai pertimbangan utama dalam menentukan bahan kemasan yang akan dipilih

5

memilih bahan yang paling murah, karena akan lebih menguntungkan perusahaan

15

​Analisis komprehensif dan mempertimbangkan preferensi konsumen

​Paling rasional dan profesional

​Pilih bahan paling ramah lingkungan

​Mengabaikan biaya dan daya tahan, bisa mempengaruhi efisiensi produksi

​Pilih bahan paling tahan lama

​Tidak menjamin ramah lingkungan

​Uji coba ketahanan dan mengutamakan harga

​Mengabaikan aspek lingkungan dan persepsi konsumen

Pilih bahan paling murah

Bertentangan dengan tujuan utama: ramah lingkungan

Opsi

Analisis

16

Multiple Choice

Question image

Label merupakan bagian dari suatu produk yang menyampaikan informasi mengenai produk dan penjual. Sebuah label merupakan bagian dari kemasan atau bisa pula merupakan etiket (tanda pengenal) yang dicantumkan pada produk. Berikut pernyataan yang tepat terkait gambar dan informasi tersebut adalah ....

1

produk tersebut asli dari Jawa Barat

2

konsumen dapat memesan produk dengan minimal pemesanan 10 pieces melalui nomor yang tertera

3

produk tersebut memiliki pangsa pasar khusus, yaitu ibu-ibu rumah tangga

4

produsen dari produk tersebut adalah Ibu Ambar

5

tanggal kedaluwarsa produk adalah satu tahun setelah tanggal produksi

17

​Opsi

​Analisis

produk tersebut asli dari Jawa Barat

​tidak sesuai dengan informasi label

​konsumen dapat memesan produk dengan minimal pemesanan 10 pieces melalui nomor yang tertera

​tidak tercantum adanya minimal pemesanan untuk menghubungi nomor tertera

​produk tersebut memiliki pangsa pasar khusus, yaitu ibu-ibu rumah tangga

​tidak ada informasi yang tertera/tersampaikan tentang segmen pasar

​produsen dari produk tersebut adalah Ibu Ambar

​sesuai informasi pada label

​tanggal kedaluwarsa produk adalah satu tahun setelah tanggal produksi

​tidak ada informasi kadaluarsa

18

Multiple Choice

Bu Lani adalah seorang pengembang aplikasi.Ia ingin membuat prototipe untuk aplikasi mobile yang baru. Ia memiliki dua pilihan prototipe, yaitu prototipe A berupa gambar sketsa di kertas dan prototipe B berupa aplikasi sederhana yang bisa dijalankan di handphone. Tujuan utama pembuatan prototipe yang dilakukan kali ini adalah untuk mendapatkan umpan balik dari calon pengguna mengenai tampilan dan pengalaman pengguna. Berdasarkan ilustrasi di atas, prototipe yang lebih efektif beserta alasannya adalah ....

1

keduanya sama efektifnya, tergantung pada fokus umpan balik yang diinginkan

2

prototipe A, karena lebih cepat dibuat dan biaya lebih murah

3

prototipe B, karena bisa langsung dirasakan oleh pengguna

4

prototipe B lebih efektif untuk menguji konsep, sedangkan prototipe A lebih efektif untuk menguji fungsionalitas

5

prototipe A dan B sama efektifnya untuk menguci fungsionalitas

19

​Opsi

​Analisis

keduanya sama efektifnya, tergantung pada fokus umpan balik yang diinginkan

​Fokus umpan balik sudah ditentukan

​prototipe A, karena lebih cepat dibuat dan biaya lebih murah

​Benar dari sisi efisiennya, tapi kurang efektif untuk menguji fungsionalitas

​prototipe B, karena bisa langsung dirasakan oleh pengguna

​Benar karena pengguna dapat melihat langsung tampilan dan fungsinya untuk memberi feedback yang relevan.

​prototipe B lebih efektif untuk menguji konsep, sedangkan prototipe A lebih efektif untuk menguji fungsionalitas

​terbalik

​prototipe A dan B sama efektifnya untuk menguci fungsionalitas

​Hanya prototype B yang efektif menguji fungsionalitas

20

Multiple Choice

Kiki tertarik menekuni usaha di bidang kuliner, khususnya usaha minuman. Lebih spesifiknya, Kiki ingin membuka bisnis minuman berbahan dasar jeruk. Dengan berbagai pertimbangan dan survei yang telah dilakukan, Kiki ingin berfokus pada minuman jeruk peras segar. Hal tersebut dikarenakan minuman jeruk segar disukai banyak orang, terutama di daerah beriklim panas, dan mudah ditemukan di berbagai acara.

Berdasarkan gambar dan ilustrasi tersebut, prototipe yang tepat untuk usaha yang akan dikembangkan oleh Kiki adalah ....

1

membuat sampel dalam jumlah kecil untuk pengujian performa dan keamanan

2

simulasi atau skenario layanan yang menunjukkan cara memberikan pelayanan

3

wireframe dan mockup yang menampilkan antarmuka pengguna dan alur navigasi

4

membuat sampel minuman untuk menguji coba rasa, aroma, dan stabilitasnya

5

menyusun model awal bentuk kemasan dan fungsionalitas produk yang akan dibuat

21

​Opsi

​Analisis

​membuat sampel dalam jumlah kecil untuk pengujian performa dan keamanan

​Pengujian keamanan relevan ke uji lab, namun kalau performa lebih ke produk lain.

​simulasi atau skenario layanan yang menunjukkan cara memberikan pelayanan

​Tidak relevan untuk jenis produk yang diangkat. Cocok untuk jasa

​wireframe dan mockup yang menampilkan antarmuka pengguna dan alur navigasi

​Tidak relevan untuk jenis produk yang diangkat. Cocok untuk aplikasi digital

​membuat sampel minuman untuk menguji coba rasa, aroma, dan stabilitasnya

​Sesuai untuk produk kuliner

​menyusun model awal bentuk kemasan dan fungsionalitas produk yang akan dibuat

​Bisa di tahap berikutnya

22

Multiple Choice

Sebuah tim wirausaha sekolah memproduksi kue kering sehat menjelang Hari Raya.

Sebelum memulai, mereka menetapkan jadwal kerja tiap divisi, waktu mulai produksi, serta perkiraan jumlah output harian. Setelah jadwal disetujui, pimpinan tim menginstruksikan anggota untuk mulai bekerja sesuai rencana tersebut.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, kegiatan yang dilakukan setelah penetapan jadwal termasuk dalam tahap ....

1

scheduling

2

routing

3

planning

4

dispatching

5

follow up

23

​Opsi

​Analisis

​routing

​menentukan urutan kerja

​scheduling

​menentukan waktu pelaksanaan

​dispatching

​perintah kerja agar proses produksi dijalankan sesuai jadwal.

​follow-up

​pengawasan dan evaluasi

​planning

​merencanakan kebutuhan dan target

24

Multiple Choice

Dalam proses pembuatan sabun cair, hasil produksi minggu pertama mengalami keterlambatan karena ada mesin yang rusak. Tim manajer kemudian melakukan peninjauan lapangan untuk mencari penyebab keterlambatan dan memastikan perbaikan berjalan sesuai jadwal.

Kegiatan tersebut termasuk ke dalam tahap ....

1

planning

2

follow up

3

scheduling

4

routing

5

dispatching

25

​Opsi

​Analisis

​routing

​menentukan urutan kerja

​scheduling

​menentukan waktu pelaksanaan

​dispatching

​perintah kerja agar proses produksi dijalankan sesuai jadwal.

​follow-up

​pengawasan dan evaluasi

​planning

​merencanakan kebutuhan dan target

26

Multiple Choice

Pemilihan pengemasan produk harus memenuhi berbagai syarat agar dapat menunjang eksistensi nilai tambah dari produk yang kita jual. Selain itu, pemilihan pengemasan produk juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan ilustrasi tersebut, dampak penggunaan kemasan produk yang mudah didaur ulang adalah ....

1

mempercepat pemanasan global

2

menambah biaya produksi

3

meningkatkan penjualan karena desain yang menarik

4

meningkatkan citra merek dan menarik konsumen yang peduli lingkungan

5

mendapatkan keuntungan yang kecil

27

​Opsi

​Analisa

​mempercepat pemanasan global

​justru produk yang dapat didaur ulang dapat mencegah pemanasan global

​meningkatkan citra merek dan menarik konsumen yang peduli lingkungan

​benar

​menambah biaya produksi

​belum tentu, ada pilihan kemasan ramah lingkungan yang justru lebih murah

mendapatkan keuntungan yang kecil

​belum tentu

​meningkatkan penjualan karena desain yang menarik

​tidak ada korelasi desain dengan bahan yang ramah lingkungan

28

Multiple Choice

Semakin banyak konsumen yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan juga menentukan mereka dalam memilih produk yang dikonsumsi sehari-hari, hal tersebut mengakibatkan produk dengan pengemasan berbahan dasar plastik mulai ditinggalkan para konsumen. Fenomena tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku usaha salah satunya dengan cara ....

1

menghindari pemilihan kemasan produk sekali pakai yang sulit didaur ulang

2

membuat desain yang menarik agar konsumen tetap membeli produk

3

kemasan harus dirancang agar mudah dibuka, ditutup, dan digunakan oleh konsumen

4

memilih kemasan produk sekali pakai agar tidak dapat didaur ulang

5

memilih kemasan dengan biaya yang efisien, sehingga tidak meningkatkan harga produk secara signifikan

29

​Opsi

​Analisa

​menghindari pemilihan kemasan produk sekali pakai yang sulit didaur ulang

​langkah tepat untuk produk ramah lingkungan

​memilih kemasan produk sekali pakai agar tidak dapat didaur ulang

​bertentangan dengan semangat menjaga lingkungan.

​membuat desain yang menarik agar konsumen tetap membeli produk

​bukan solusi utama terhadap isu lingkungan

​memilih kemasan dengan biaya yang efisien, sehingga tidak meningkatkan harga produk secara signifikan

​bukan soal biaya produksi, melainkan keberlanjutan lingkungan

​kemasan harus dirancang agar mudah dibuka, ditutup, dan digunakan oleh konsumen

​lebih ke fungsionalitas kemasan

30

Multiple Choice

Sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) makanan ringan baru saja mendapatkan pesanan untuk mengirimkan produknya ke luar kota. Produk tersebut adalah keripik pisang yang mudah hancur. Pemilik UKM ingin memastikan produk sampai di tangan pelanggan dalam kondisi baik, tetapi tidak memiliki mesin pengemas otomatis. Teknik pengemasan manual yang paling tepat untuk produk keripik pisang yang mudah hancur, seperti pada ilustrasi tersebut adalah ....

1

menggunakan kantong plastik biasa dan diikat erat

2

membiarkan produk terbuka tanpa kemasan agar udara bisa masuk

3

membungkus produk dengan kertas koran dan menempatkannya dalam kotak tanpa pelindung

4

menggunakan bubble wrap dan kotak kardus, lalu diisi dengan bahan pengisi untuk mencegah benturan

5

menyimpan produk di dalam kotak besar tanpa pelindung

31

​Opsi

​Analisis

​menggunakan kantong plastik biasa dan diikat erat

​masih rawan hancur

​menggunakan bubble wrap dan kotak kardus, lalu diisi dengan bahan pengisi untuk mencegah benturan

​aman dari guncangan

​membiarkan produk terbuka tanpa kemasan agar udara bisa masuk

​makanan cepat rusak

​menyimpan produk di dalam kotak besar tanpa pelindung

​rawan rusak, pengemasan tidak efisien

​membungkus produk dengan kertas koran dan menempatkannya dalam kotak tanpa pelindung

rawan rusak

32

Multiple Choice

Pak Nando adalah pengusaha daging sapi potong berkualitas tinggi. Ia mendapatkan pesanan daging potong dari konsumen luar kota. Oleh karena itu, Pak Nando harus memastikan kualitas daging dengan mencegah oksigen masuk dan merusak daging. Pengemasan yang tepat untuk mengirim daging tersebut adalah ....

1

pengemasan tetra pack

2

pengemasan double seamer

3

pengemasan manual

4

pengemasan vakum

5

pengemasan aseptis

33

​Opsi

​Analisis

​tetra pack

​untuk produk cair sprti susu atau jus

​vacum

​mencegah udara masuk dan merusak daging

​double seamer

​bukan untuk produk segar

​aseptis

untuk produk cair sprti UHT​

​manual

tidak menjamin kedap udara

34

Multiple Choice

Sebuah perusahaan harus menggunakan metode quality assurance untuk memastikan bahwa produk atau layanan dirancang dan diimplementasikan dengan prosedur yang benar. Di bawah ini upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan quality assurance, kecuali ....

1

memecahkan masalah dengan individual

2

menerima feedback dari konsumen

3

menerapkan perubahan dan memonitor hasilnya

4

mendokumentasikan proses dari pekerjaan yang dilakukan tim

5

adanya kerja sama tim untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif

35

Quality Assurance (QA) atau penjaminan mutu adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memastikan produk atau layanan dibuat sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
Tujuannya bukan hanya memeriksa hasil akhir, tetapi juga memastikan
setiap tahapan produksi dilakukan dengan benar dan konsisten.

Upaya QA biasanya melibatkan:

  • Kerja sama tim dan komunikasi efektif,

  • Feedback konsumen untuk perbaikan berkelanjutan,

  • Penerapan perubahan (continuous improvement),

  • Dokumentasi proses kerja agar dapat ditinjau kembali.

36

​Opsi

​Analisa

​memecahkan masalah dgn individual

​QA menekankan kolaborasi

​menerapkan perubahan dan memonitor hasilnya

​bagian dari sistem Plan-Do-Check

​menerima feedback dari konsumen

feedback penting untuk perbaikan​

​mendokumentasikan proses pekerjaan

​dokumentasi proses penting untuk ditingkatkan

​adanya kerjasama tim

​fondasi utama QA

37

Multiple Choice

Software quality assurance adalah langkah yang dilakukan untuk menjaga dan menjamin bahwa semua proses, metode, aktivitas, dan item pekerjaan software engineering telah dipantau sehingga mematuhi standar yang ditetapkan. Tujuan dari penggunaan software quality assurance adalah ....

1

menghasilkan kepuasan pelanggan yang tinggi dan menghilangkan risiko kesalahan atau cacat

2

memastikan bahwa produk atau layanan yang diberikan memenuhi standar fungsi yang telah ditetapkan

3

memastikan bahwa produk sesuai dengan desain, standar keselamatan, dan persyaratan peraturan yang berlaku

4

mencari atau mengidentifikasi cacat atau bug serta mengurangi efek dari cacat tersebut

5

memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan

38

​Opsi

​Analisis

​menghasilkan kepuasan pelanggan yang tinggi dan menghilangkan risiko kesalahan atau cacat

tidak bisa menghilangkan risiko sepenuhnya

​memastikan bahwa produk atau layanan yang diberikan memenuhi standar fungsi yang telah ditetapkan

​fokus SQA bukan hanya fungsi, namun kualitas dan hasil

​memastikan bahwa produk sesuai dengan desain, standar keselamatan, dan persyaratan peraturan yang berlaku

​bukan fokus utama

​mencari atau mengidentifikasi cacat atau bug serta mengurangi efek dari cacat tersebut

​software testing

​memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan

​benar, sesuai dengan fokus SQA

39

Software Quality Assurance (SQA) adalah proses yang memastikan bahwa seluruh aktivitas dalam pengembangan perangkat lunak (mulai dari analisis kebutuhan, desain, implementasi, hingga pemeliharaan) mematuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

SQA lebih berfokus pada pencegahan kesalahan (preventive action), bukan hanya mendeteksi bug di akhir proses seperti yang dilakukan pada tahap software testing.

40

Multiple Choice

Kopi dikenal memiliki pasar yang menjanjikan, salah satu produk yang berhasil membaca peluang tersebut adalah “Kopi X”. Kopi tersebut merupakan salah satu brand lokal di Indonesia yang menawarkan beraneka kopi dan minuman lain secara unik dengan harga terjangkau. Berikut merupakan segmentasi demografis yang dilakukan produk “Kopi X”, yaitu ....

1

mencari pengalaman minum kopi yang baik dibanding yang lain

2

menggunakan smartphone untuk transaksi online dalam pembelian “Kopi X”

3

produk minuman “Kopi X” menyasar calon konsumen seperti milenial dan generasi Z dari kelas ekonomi menengah

4

ditargetkan kepada mereka yang aktif mengikuti perkembangan tren masa kini

5

menyasar ke masyarakat yang hidup di lingkungan perkotaan, utamanya di ibu kota dan kota besar lainnya

41

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar yang luas menjadi kelompok konsumen yang memiliki karakteristik, kebutuhan, dan perilaku serupa.
Tujuannya agar perusahaan bisa menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.


Jenis segmentasi dasar:

1. Demografis (Usia, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, status sosial, agama)
2. Geografis (Wilayah, iklim, kepadatan penduduk)
3. Psikografis (Gaya hidup, nilai, kepribadian, minat)
4. Perilaku (Kebiasaan membeli, loyalitas, manfaat yang dicari)

42

Contoh berdasarkan soal tadi

1. Demografis :
Produk “Kopi X” menyasar milenial dan Gen Z dari kelas ekonomi menengah
2. Geografis :
Menyasar masyarakat kota besar dan ibu kota
3. Psikografis :
Konsumen yang mengikuti tren masa kini
4. Perilaku :
Konsumen yang mencari pengalaman minum kopi yang berbeda

43

Multiple Choice

Pak Jaja merupakan seorang pengusaha di bidang tekstil. Ia melihat peluang usahanya cukup besar pada saat hari raya dan juga pada tahun ajaran baru. Sebagai seorang pengusaha tekstil, tentu saja tahun ajaran baru tidak akan disia-siakannya untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari banyaknya permintaan terhadap kain ataupun seragam sekolah. Pada saat tahun ajaran 2025/2026, Pak Jaja mengerjakan pesanan 120 setel seragam sekolah. Adapun biaya-biaya yang diperlukan, sebagai berikut. Bahan baku Rp1.750.000,00 Bahan penolong Rp 230.000,00 Tenaga kerja langsung Rp1.800.000,00 Biaya overhead pabrik Rp 300.000,00 Berdasarkan data keuangan yang dimiliki Pak Jaja tersebut, maka harga pokok untuk 1 setel seragam sekolah adalah ....

1

Rp 40.800,00

2

Rp 40.000,00

3

Rp 38.000,00

4

Rp 34.000,00

5

Rp 32.800,00

44

45

​Komponen

​Jml

​Bahan baku

​1.750.000

Bahan penolong​

230.000​

Tenaga kerja langsung​

1.800.000​

Overhead​

300.000​

Total Biaya Produksi​

4.080.000​

Jml Seragam : 120

Sebuah kelompok wirausaha muda memproduksi “Teh Daun Ramping”, minuman herbal yang diklaim membantu menurunkan berat badan secara alami.
Pada kemasannya tercantum informasi berikut:

- Teh Daun Ramping
- Komposisi: daun teh hijau, daun kelor, jahe, daun sereh dan kulit lemon
- Diproduksi oleh UMKM Sehat Alami
- Berat bersih: 50 gram
- Nomor PIRT: 312351030019
- Terbukti ampuh menurunkan berat badan 5 kg dalam seminggu

Setelah dipasarkan selama 3 bulan, produk ini mendapat teguran dari Dinas Kesehatan setempat.


Apa alasan utama produk Teh Daun Ramping mendapat teguran, dan bagaimana seharusnya produsen memperbaiki labelnya?

1

Karena produk belum mencantumkan berat bersih, sebaiknya segera ditambahkan ke label

2

Karena klaim manfaat medis yang berlebihan, sebaiknya dihapus atau diganti dengan pernyataan manfaat umum

3

Karena desain label kurang menarik, sebaiknya diganti dengan gambar daun yang lebih modern

4

Karena kemasan tidak mencantumkan harga jual, sebaiknya dicetak ulang seluruh label

5

Karena tidak mencantumkan produsen, sebaiknya ditambahkan pada kemasan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 45

MULTIPLE CHOICE