Search Header Logo
Konsep Dasar Kekerasan

Konsep Dasar Kekerasan

Assessment

Presentation

Social Studies

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Boedi Darmawan

Used 4+ times

FREE Resource

25 Slides • 17 Questions

1

Konsep Dasar Kekerasan

media

Kekerasan di sekolah merupakan bentuk perilaku menyimpang yang dapat terjadi antar siswa, antara siswa dengan guru, maupun antara pihak sekolah dengan lingkungan sekitar.

2

3

​Apakah yang dimaksud dengan kekerasan ?

Bagaimana upaya yang tepat dalam mengatasi kekerasan ?

4

Konsep Dasar Kekerasan

Definisi Kekerasan

Kekerasan berasal dari kata violentia yang berarti kekuatan atau paksaan. Secara umum, kekerasan adalah tindakan yang melukai pihak lain demi kepentingan tertentu. Menurut KBBI, kekerasan merupakan perbuatan yang menyebabkan cedera, kematian, atau kerusakan. Dalam sosiologi, kekerasan terjadi ketika individu atau kelompok mengabaikan norma dan nilai sosial untuk mencapai tujuan, sehingga merugikan orang lain.

5

Multiple Select

Berdasarkan teks, pernyataan yang benar tentang pengertian kekerasan adalah …

1

Kekerasan hanya terjadi karena perbedaan pendapat antarindividu.

2

Kekerasan dapat menyebabkan kerugian fisik maupun nonfisik.

3

Kekerasan muncul karena pengabaian norma sosial.

4

Kekerasan hanya terjadi pada saat perang.

5

Kekerasan tidak mengenal kelompok umur karena akar penyebabnya

6

Fill in the Blanks

7

Multiple Choice

Mengapa tindak kekerasan tidak mengenal kelompok umur ?

1

Karena kekerasan adalah perilaku manusia

2

Karena semua orang bisa terlibat

3

Karena tidak ada batasan usia

4

Karena kekerasan sering terjadi di lingkungan pendidikan

5

kekerasan tidak mengenal kelompok umur karena akar penyebabnya

8

Open Ended

Hubungan antara pengabaian norma sosial dan munculnya kekerasan dalam masyarakat adalah ?

9

media

​Berikut beberapa pendapat para ahli tentang definisi kekerasan.

10

Kekerasan merupakan sesuatu yang alamiah dalam manusia. Dia percaya bahwa manusia adalah makhluk yang dikuasai oleh dorongan-dorongan irasional, anarkis, saling iri, dan benci sehingga menjadi jahat, buas, kasar, dan berpikir pendek. Hobbes mengatakan bahwa manusia adalah serigala bagi manusia lain (homo homini lupus). Oleh karena itu, kekerasan adalah sifat alami manusia. Dalam ketatanegaraan, sikap kekerasan digunakan untuk menjadikan warga takut dan tunduk kepada pemerintah.

Menurut Thomas Hobbes

11

Perilaku kekerasan atau tindak kekerasan merupakan ungkapan perasaan marah dan bermusuhan yang mengakibatkan hilangnya kontrol diri, individu bisa berperilaku menyerang atau melakukan suatu tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

Menurut Stuart dan Sundeen

12

Pada dasarnya manusia itu polos, mencintai diri secara spontan, dan tidak egois. Peradaban dan kebudayaanlah yang menjadikan manusia kehilangan sifat aslinya. Manusia menjadi kasar dan kejam terhadap orang lain. Dengan kata lain, kekerasan yang dilakukan bukan merupakan sifat murni manusia.

Menurut J.J. Rousseau

13

Kekerasan (violence) adalah penggunaan kekuatan fisik secara paksa terhadap orang atau benda. Adapun kekerasan sosial adalah kekerasan yang dilakukan terhadap orang dan barang, karena orang dan barang tersebut termasuk dalam kategori sosial tertentu.

Menurut Soerjono Soekanto

14

Kekerasan adalah tindakan fisik yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk melukai, merusak, serta menghancurkan orang Jain atau harta benda dan segala fasilitas kehidupan yang merupakan bagian dari orang lain tersebut.

Menurut Abdul Munir Mulkan

15

Drag and Drop

Kekerasan merupakan sifat alami manusia yang didorong oleh dorongan irasional dan anarkis.​
Kekerasan adalah ungkapan perasaan marah atau bermusuhan yang menyebabkan hilangnya kontrol diri dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.​ ​
Kekerasan bukanlah sifat alami manusia, melainkan akibat dari pengaruh peradaban dan kebudayaan.​ ​
Kekerasan merupakan penggunaan kekuatan fisik secara paksa terhadap orang atau benda.​ ​
Kekerasan adalah tindakan fisik yang dilakukan untuk melukai, merusak, atau menghancurkan orang lain maupun harta bendanya.​ ​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Thomas Hobbes
Stuart dan Sundeen
J.J. Rousseau
Soerjono Soekanto
Abdul Munir Mulkan
Selo Soemardjan
Karl Max
Max Weber

16

Syarat Terjadinya Kekerasan

Kekerasan sering menjadi hasil dari suatu konflik sosial yang tidak terkendali. Bagaimanakah prosesnya hingga suatu konflik sosial dapat berkembang menjadi kekerasan ? N.J. Smelser mengemukakan bahwasanya ada lima prasyarat atau determinan yang secara bertahap terpenuhi hingga konflik berlanjut menjadi perilaku kekerasan manusia yaitu sebagai berikut.

17

Situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhan (social condusiveness) yang disebabkan oleh struktur sosial tertentu, seperti tidak adanya sistem tanggung jawab yang jelas dalam masyarakat, tidak tersedianya saluran untuk mengungkapkan kejengkelan-kejengkelan, dan adanya sarana untuk saling berkomunikasi antara mereka yang memiliki kejengkelan serupa.

​1

18

Kegusaran atau tekanan sosial (social strain), adalah kondisi yang timbul karena sejumlah besar anggota masyarakat (kelompok besar atau massa) merasa bahwa banyak nilai dan norma yang sudah dilanggar, tetapi tanpa ganjaran sanksi setimpal.

​2

19

Berkembangnya perasaan kebencian yang meluas (generalized hostile belief), terhadap suatu sasaran tertentu, seperti pemerintah atau kelompok tertentu yang memiliki kedekatan dengan pemerintah.

​3

20

Mobilisasi massa untuk beraksi (mobilization for action), adalah adanya tindakan nyata massa mengorganisasikan diri untuk bertindak.

​4

21

Kontrol sosial (social control) gagal. Hal ini berkaitan dengan kemampuan aparat keamanan dan petugas lainnya untuk mengendalikan situasi serta menghambat kerusuhan. Semakin banyak massa yang terlibat dalam kerusuhan, maka semakin besar kemungkinan terjadinya kegagalan kontrol sosial aparat sehingga kekerasan pun benar-benar tidak terkendali lagi.

​5

22

Multiple Choice

Berdasarkan teori N.J. Smelser, apa yang dimaksud dengan social condusiveness dalam proses terjadinya kekerasan ?

1

Ketika masyarakat tidak memiliki rasa kepercayaan terhadap pemerintah.

2

Kondisi sosial yang memicu kerusuhan karena tidak ada saluran untuk menyalurkan ketidakpuasan.

3

Terjadinya pelanggaran norma secara terus-menerus tanpa sanksi yang tegas.

4

Terjadinya mobilisasi massa untuk menuntut keadilan secara kolektif.

5

Ketidakmampuan aparat keamanan dalam mengendalikan tindakan kekerasan.

23

Multiple Choice

Tahapan yang menunjukkan masyarakat mulai bertindak secara nyata dalam proses kekerasan disebut …

1

Social condusiveness

2

Social strain

3

Generalized hostile belief

4

Mobilization for action

5

Social control fails

24

Multiple Choice

Jika masyarakat merasa banyak norma dilanggar tanpa sanksi setimpal, maka syarat kekerasan yang muncul disebut …

1

Social condusiveness

2

Social strain

3

Generalized hostile belief

4

Mobilization for action

5

Social control fails

25

Multiple Choice

Perasaan kebencian terhadap kelompok tertentu akibat ketidakadilan sosial merupakan tahapan …

1

Social condusiveness

2

Social strain

3

Generalized hostile belief

4

Mobilization for action

5

Social control fails

26

Multiple Choice

Kapan kekerasan benar-benar tidak terkendali menurut teori Smelser ?

1

Ketika masyarakat mulai kehilangan rasa empati.

2

Saat pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang tidak disetujui masyarakat.

3

Saat kontrol sosial gagal dan aparat tidak mampu menahan kerusuhan.

4

Ketika norma-norma baru mulai dibentuk oleh masyarakat.

5

Ketika komunikasi antarwarga berjalan tidak efektif.

27

media

Faktor Penyebab Kekerasan

28

Kekerasan tidak sama dengan konflik karena tidak semua konflik akan menimbulkan tindak kekerasan. Kekerasan merupakan gejala yang muncul sebagai salah satu efek dari adanya proses sosial yang biasanya ditandai oleh perusakan dan perkelahian. Berikut dua hal yang menjadi acuan konsep kekerasan.

  • Kekerasan merupakan suatu tindakan untuk menyakiti orang lain sehingga menyebabkan luka-luka atau mengalami kesakitan.

  • Kekerasan yang merujuk pada penggunaan kekuatan fisik yang tidak lazim dalam suatu kebudayaan.

29

Kekerasan tidak dibenarkan oleh nilai dan norma yang berlaku, tetapi hal tersebut kerap terjadi. Adapun faktor-faktor penyebabnya yaitu sebagai berikut.

  • Adanya prasangka buruk kepada pihak lain.

  • Individu tidak dapat mengendalikan emosinya.

  • Lahirnya permasalahan yang memancing permusuhan.

  • Kontrol sosial sudah tidak berfungsi untuk mengendalikan persaingan yang terjadi.

  • Adanya keinginan manusia untuk mendapatkan prestasi.

30

Multiple Select

Berdasarkan teks, kontrol sosial memiliki peran penting karena ….

1

Mengendalikan persaingan agar tidak menimbulkan kekerasan.

2

Mendorong individu untuk berbuat sekehendaknya.

3

Menghapus prasangka buruk dalam masyarakat.

4

Mengatur perilaku agar sesuai dengan norma.

5

Mengizinkan kekerasan sebagai bentuk ekspresi sosial.

31

media

KARAKTERISTIK KEKERASAN

32

Kekerasan oleh Individu :

Menimbulkan penderitaan fisik, psikologis, seksual, atau penelantaran.
Timbul karena frustrasi, provokasi, atau pengaruh alkohol. Dapat ditiru dari tayangan media atau pengalaman masa kecil.


Kekerasan oleh Kelompok :

Dilatarbelakangi kepentingan kelompok, identitas sosial, atau sentimen massa. Dapat bersifat spontan (kerumunan). Dampaknya luas: kerusakan, korban jiwa, dan kebencian sosial.

33

Multiple Select

Manakah dari pernyataan berikut yang termasuk karakteristik kekerasan oleh kelompok sosial tidak teratur ?

1

Kekerasan dilakukan secara spontan oleh massa.

2

Kekerasan dilakukan karena perebutan sumber daya ekonomi.

3

Individu kehilangan kontrol diri ketika berada dalam kerumunan.

4

Kekerasan muncul akibat ketidakmampuan menerima keberagaman.

5

Kekerasan dilakukan karena frustrasi individu.

34

media

BENTUK DAN JENIS KEKERASAN

35

Berdasarkan Cara Terjadi:

Langsung: dilakukan secara nyata (pemukulan, perkelahian).

Tidak langsung: mengurangi hak orang lain secara halus (diskriminasi).

Berdasarkan Sifat:

Terbuka ↔ Tertutup

Agresif ↔ Defensif

Berdasarkan Bentuk:

Fisik: menyakiti tubuh.

Psikologis: menyerang mental (ancaman, tekanan).

Struktural: berasal dari sistem sosial tidak adil (ekonomi, hukum, pendidikan).

36

Multiple Select

Perhatikan pernyataan berikut !

(1) Kekerasan sering muncul karena seseorang merasa terhambat mencapai tujuan hidupnya.

(2) Kekerasan dapat dipicu oleh pengaruh tayangan media massa.

(3) Kekerasan hanya muncul dari individu yang memiliki gangguan kejiwaan.

(4) Kekerasan oleh individu dapat disebabkan oleh frustrasi dan provokasi.

(5) Kekerasan oleh individu tidak pernah menimbulkan dampak psikologis.

Pernyataan yang benar mengenai karakteristik kekerasan oleh individu ditunjukkan oleh nomor ….

1

1

2

2

3

3

4

4

5

5

37

Multiple Select

Siswa merasa sistem ujian tidak adil, lalu melakukan vandalisme di sekolah.

Warga suatu daerah merasa terpinggirkan dalam pembangunan, kemudian melakukan demonstrasi yang berujung bentrok.

Kedua peristiwa tersebut paling tepat dijelaskan oleh teori …

1

Teori Faktor Individual

2

Teori Dinamika Kelompok

3

Teori Kerusuhan Massa

4

Teori Konflik Realistik

5

Teori Disorganisasi Sosial

38

media

TEORI-TEORI KEKERASAN

39

  • Faktor Individual – kekerasan berasal dari perilaku seseorang.

  • Faktor Kelompok (Identitas Sosial) – benturan antar kelompok karena perbedaan identitas.

  • Dinamika Kelompok (Deprivasi Relatif) – muncul karena rasa ketidakadilan.

  • Kerusuhan Massa (N.J. Smelser) – lima tahap menuju kekerasan :

➤ situasi rawan → tekanan sosial → prasangka → mobilisasi → lemahnya kontrol sosial.

Teori Lainnya :

Disorganisasi Sosial, Ideologi, Konflik Realistik, Frustrasi–Agresi, Cultural Lag

40

Multiple Select

Contoh berikut yang menunjukkan bentuk kekerasan struktural adalah …

1

Pemerintah membiarkan ketimpangan akses pendidikan antara kota dan desa.

2

Seseorang memukul temannya karena ejekan.

3

Perusahaan hanya menerima pekerja dari suku tertentu.

4

Seorang siswa mengalami tekanan psikologis karena dibohongi.

5

Lembaga keuangan menolak memberi pinjaman karena diskriminasi agama.

41

Multiple Select

Pernyataan berikut yang sesuai dengan teori frustrasi-agresi adalah …

1

Kekerasan muncul karena individu merasa gagal mencapai tujuan.

2

Agresi dilakukan sebagai pelampiasan atas kekecewaan.

3

Kekerasan dipengaruhi oleh ideologi kelompok.

4

Kekerasan muncul karena perbedaan nilai sosial.

5

Kekerasan terjadi akibat provokasi verbal.

42

Poll

Seberapa yakin Anda tentang topik pada materi ini ?

Sangat percaya diri
Agak percaya diri
Tidak percaya diri

Konsep Dasar Kekerasan

media

Kekerasan di sekolah merupakan bentuk perilaku menyimpang yang dapat terjadi antar siswa, antara siswa dengan guru, maupun antara pihak sekolah dengan lingkungan sekitar.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 42

SLIDE