Search Header Logo
BAB 1 : PENGANTAR KECERDASAN BUATAN

BAB 1 : PENGANTAR KECERDASAN BUATAN

Assessment

Presentation

Mathematics

10th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Nur Arifah

Used 4+ times

FREE Resource

26 Slides • 3 Questions

1

BAB 1:
Halo, AI! Pengantar Kecerdasan Buatan

By Nur Arifah

2

Apa Itu Kecerdasan Buatan (AI)?

3

Secara mendasar, Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan adalah sebuah bidang ilmu komputer yang berfokus pada penciptaan mesin atau sistem komputer yang mampu meniru kemampuan intelektual dan cara bertindak manusia.

4

Apa saja kemampuan yang ditiru AI dari Manusia?

5

 Kemampuan yang ditiru ini beragam, mulai dari memahami bahasa alami yang kita gunakan sehari-hari (seperti ketika berinteraksi dengan asisten virtual di ponsel), mengambil keputusan berdasarkan informasi yang ada, hingga belajar dari pengalaman untuk meningkatkan kinerjanya di masa depan.

6

Multiple Choice

Bayangkan kamu menjelaskan kepada temanmu yang belum tahu apa itu AI. Dari pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan AI?

1

AI adalah robot seperti di film yang punya perasaan.

2

AI adalah mesin yang bisa menggantikan semua pekerjaan manusia.

3

AI adalah sistem komputer yang bisa belajar dari data dan membuat keputusan secara cerdas.

4

AI adalah aplikasi biasa yang hanya menjalankan perintah secara manual.

7

Tujuan Utama dibalik Pengembangan AI

Salah satu tujuan fundamentalnya adalah untuk meniru berbagai aktivitas kognitif manusia, seperti kemampuan belajar, melakukan penalaran logis, mengambil keputusan berdasarkan analisis, dan bahkan melakukan koreksi diri untuk memperbaiki kesalahan. Ini adalah upaya besar untuk mereplikasi aspek-aspek inti dari kecerdasan yang membedakan manusia.

8

Perbandingan kecerdasan Alami dan kecerdasan Buatan?

9

media

10

media

11

Kelebihan Kecerdasan Buatan dibanding Kecerdasan Alami:

Permanensi & Konsistensi

Kemudahan Duplikasi & Penyebaran

Biaya Operasional (kadang lebih rendah)

Kecepatan & Efisiensi dalam Tugas Spesifik

Operasi Tanpa Henti: AI dapat bekerja terus menerus tanpa lelah.

Pengurangan Risiko Kesalahan Manusia (dalam tugas repetitif)

12

Kelebihan Kecerdasan Alami dibanding AI:

Kreativitas Sejati

Pembelajaran Langsung & Pengalaman

Pemahaman Kontekstual & Emosional

Adaptabilitas Luas

Fokus Luas

13

Multiple Choice

Dari perbandingan berikut, manakah yang merupakan keunggulan manusia (kecerdasan alami) dibanding AI?

1

Dapat bekerja tanpa lelah dan konsisten

2

Dapat memproses jutaan data per detik

3

Dapat memahami konteks sosial dan emosi

4

Dapat belajar dari data yang dimasukkan

14

Mengapa AI Penting Saat Ini

Media Sosial : Platform media sosial yang sering digunakan siswa memanfaatkan AI untuk menyajikan konten yang relevan di linimasa, merekomendasikan teman atau grup, dan memfilter konten yang tidak pantas. Algoritma AI mempelajari preferensi siswa untuk mempersonalisasi pengalaman mereka.

Hiburan dan Game : Dalam dunia hiburan, AI memberikan rekomendasi film atau musik yang disesuaikan dengan selera siswa di platform streaming. Dalam beberapa game, AI digunakan untuk menciptakan karakter non-pemain (NPC) yang lebih cerdas dan responsif, atau untuk menyesuaikan tingkat kesulitan permainan. Fitur Augmented Reality (AR) yang sering ditemui di aplikasi media sosial dan beberapa game juga merupakan penerapan AI.

15

Asisten Virtual : Asisten virtual seperti Google Assistant, Siri, atau Alexa sudah menjadi hal umum di smartphone dan perangkat pintar lainnya. Siswa dapat menggunakan asisten virtual untuk mencari informasi dengan cepat, mengatur pengingat tugas sekolah, menjawab pertanyaan, atau bahkan membantu menerjemahkan bahasa.

Alat Bantu Belajar : Berbagai tools berbasis AI kini tersedia untuk membantu proses belajar siswa. Misalnya, aplikasi seperti ChatGPT dapat membantu dalam menyusun kerangka tulisan atau menjelaskan konsep yang rumit. Aplikasi lain seperti Notion AI atau Otter.ai dapat membantu membuat catatan otomatis dari rekaman suara perkuliahan atau diskusi. Gemini juga dapat berfungsi sebagai asisten AI untuk mencari referensi dan menjelaskan konsep.

16

Sejarah Singkat AI: Dari Mimpi ke Mesin Cerdas

17

media

Tes Turing (1950-an): Jauh sebelum komputer secanggih sekarang, seorang matematikawan Inggris bernama Alan Turing mengajukan pertanyaan fundamental: "Bisakah mesin berpikir?" Ia kemudian mengusulkan sebuah tes, yang dikenal sebagai "Tes Turing", untuk mengukur kemampuan mesin dalam menunjukkan perilaku cerdas yang setara atau tidak dapat dibedakan dari manusia.

18

media

Dartmouth Workshop (1956): Momen ini dianggap sebagai kelahiran resmi bidang AI. Sekelompok ilmuwan, termasuk John McCarthy (yang mencetuskan istilah "Artificial Intelligence"), Marvin Minsky, Nathaniel Rochester, dan Claude Shannon, berkumpul di Dartmouth College. Mereka berdiskusi dan merumuskan dasar-dasar serta tujuan dari penelitian AI, dengan keyakinan bahwa setiap aspek pembelajaran atau fitur kecerdasan dapat secara prinsip dideskripsikan begitu presisi sehingga mesin dapat dibuat untuk mensimulasikannya.

19

media

Program AI Awal (Akhir 1950-an): Setelah Dartmouth Workshop, muncul program-program awal yang menunjukkan potensi AI. Salah satunya adalah Logic Theorist, yang dikembangkan oleh Allen Newell, Herbert A. Simon, dan J.C. Shaw. Program ini mampu membuktikan teorema-teorema matematika dan menjadi salah satu demonstrasi awal kemampuan mesin dalam melakukan penalaran logis.

20

media

Deep Blue vs. Garry Kasparov (1997): Sebuah komputer catur bernama Deep Blue, yang dikembangkan oleh IBM, berhasil mengalahkan juara dunia catur Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan resmi. Kemenangan ini menjadi sensasi global dan menunjukkan bahwa mesin mampu unggul dalam permainan strategi yang sangat kompleks, terutama melalui kekuatan komputasi masif untuk menganalisis jutaan kemungkinan langkah per detik.

21

media

AlphaGo vs. Lee Sedol (2016): Program Go bernama AlphaGo, yang dikembangkan oleh DeepMind (milik Google), mengalahkan Lee Sedol, salah satu pemain Go terkuat di dunia. Kemenangan ini dianggap sebagai lompatan besar karena Go jauh lebih kompleks daripada catur, dengan jumlah kemung

22

Para Arsitek Kecerdasan Buatan

23

media

Alan Turing (1912-1954): Dianggap sebagai salah satu bapak ilmu komputer dan AI. Selain Tes Turing, konsepnya tentang "Mesin Turing" menjadi dasar teoretis untuk komputasi modern. Karyanya selama Perang Dunia II dalam memecahkan kode Enigma juga sangat monumental.

24

media

John McCarthy (1927-2011): Tokoh sentral yang tidak hanya mencetuskan istilah "Artificial Intelligence" pada tahun 1955 tetapi juga menjadi salah satu penyelenggara utama Dartmouth Workshop. Ia juga mengembangkan bahasa pemrograman LISP, yang menjadi bahasa standar dalam penelitian AI selama bertahun-tahun.

25

media

Geoffrey Hinton (Lahir 1947), Yann LeCun (Lahir 1960), dan Yoshua Bengio (Lahir 1964): Sering disebut sebagai "Godfathers of AI" atau "Godfathers of Deep Learning". Penelitian mereka, terutama dalam bidang jaringan syaraf tiruan (neural networks) dan deep learning, telah menjadi pendorong utama kemajuan AI dalam beberapa dekade terakhir, memungkinkan terobosan dalam pengenalan gambar, pemrosesan bahasa alami, dan banyak lagi. Mereka bersama-sama menerima Turing Award pada tahun 2018 atas kontribusi fundamental mereka.

26

media

Allen Newell (1927-1992) dan Herbert A. Simon (1916-2001): Duo peneliti ini memberikan kontribusi besar pada AI awal, termasuk pengembangan program Logic Theorist dan General Problem Solver. Mereka juga dianugerahi Turing Award atas pekerjaan mereka dalam AI dan psikologi kognisi manusia

27

Multiple Choice

Siapakah tokoh yang mencetuskan istilah "Artificial Intelligence" dan juga merupakan tokoh penting dalam workshop Dartmouth 1956?

1

Alan Turing

2

Geoffrey Hinton

3

John McCarthy

4

Herbert A. Simon

28

29

​https://forms.gle/TUquCWbuBDpxQ1oeA

BAB 1:
Halo, AI! Pengantar Kecerdasan Buatan

By Nur Arifah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 29

SLIDE