Search Header Logo
Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi

Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

DESTI ARINI

Used 1+ times

FREE Resource

5 Slides • 0 Questions

1

​Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi
Bahasa Indonesia Kelas X

By Desti Fitri Arini

2

Kata ganti yang digunakan untuk menunjuk atau mengacu pada benda dan tempat.
1. Pronomina penunjuk umum
Contoh: ini, itu
2. Pronomina penunjuk tempat
Contoh: di sini, di sana, di situ

Pronomina Penunjuk

Kata ganti yang digunakan untuk mengacu pada orang.
1. Pronomina persona pertama
• Tunggal: saya, aku, -ku
• Jamak: kami, kita
2. Pronomina persona kedua
• Tunggal: kamu, anda, engkau, -mu

• Jamak: kalian
3. Pronomina persona ketiga
• Tunggal: ia, dia, beliau, -nya
• Jamak: mereka

Pronomina Persona

Pronomina

3

​Kalimat Langsung

​Kalimat Deklaratif

​Kalimat Interogatif

​Kalimat Persuasif

​Kalimat yang langsung disampaikan oleh penutur melalui dialog. Ditandai dengan tanda kutip.

Contoh
Pembeli: "Permisi, di sini jual tas juga?"
Penjual: "Iya, silakan bisa dipilih-pilih dulu."

​Kalimat pernyataan yang menyatakan suatu informasi atau berita, dan memberikan penjelasan. Tidak ada unsur tanya atau perintah.

Contoh
Penjual: "Bayam ini kualitasnya bagus Bu, baru datang dari Bandung."

​Kalimat yang menanyakan sesuatu, biasanya ditandai dengan tanda tanya dan unsur 5W+1H.

Contoh
Pembeli: "Pak, saya mau cari sayur bayam ada?"

​Kalimat yang bertujuan membujuk, mengajak, menarik perhatian, memengaruhi, atau meyakinkan orang lain agar bersedia mengikuti apa yang dikatakan pembicara.

Contoh
Penjual: "Ini mangga kualitas terbaik, Bu. Harganya jadi sedikit mahal. Mangga ini baunya harum, rasanya sangat manis. Saya jamin Ibu tidak akan kecewa jika membelinya.

4

​Kalimat Imperatif

​Kalimat Bersyarat

​Konjungsi Kausalitas

​Kalimat perintah yang bertujuan menyuruh atau meminta orang lain melakukan sesuatu.

Contoh
Penjual: " Silakan Bapak lihat dulu kualitas barangnya."

​Kalimat yang menunjukkan adanya syarat atau kondisi yang harus dipenuhi agar suatu tujuan dapat tercapai. Ditandai dengan kata jika, apabila, asalkan, andaikan, seandainya.

Contoh
Pembeli: "Saya ambil 3 kilo, asalkan diberi diskon ya."

​Kata penghubung yang menghubungkan dua klausa atau lebih untuk menunjukkan hubungan sebab akibat.
(Karena, sehingga, oleh karena itu, sebab, akibatnya)

Contoh
Penjual: "Harga pasnya Rp100.000 Pak, sebab ini barang kualitas impor."

5

Tuturan Pasangan

Mengucap salam - membalas salam

​Pembeli: "Selamat pagi, Pak."
Penjual: "Pagi, Bu. Ada yang bisa saya bantu?"

​Bertanya - menjawab atau tidak menjawab

​Pembeli: "Baju ini harganya berapa ya?"
Penjual: "Rp80.000, Bu."

​Menawarkan - menerima atau menolak tawaran

​Pembeli: "Bisa kurang gak? Rp50.000 deh."
Penjual: "Wa, belum bisa, Bu. Paling saya kasih Rp75.000."

​Meminta - memenuhi atau menolak permintaan

​Pembeli: "Boleh saya lihat lihat barangnya dulu, Pak?"
Penjual: "Silakan, Bu. Asal jangan dicoba ya."

​Meminta tolong - memenuhi atau menolak permintaan tolong

​Pembeli: "Tolong ambilkan baju yang warna burgundy itu, Pak."
Penjual: "Oh boleh, Bu."

​Mengusulkan - menerima atau menolak usulan

​Penjual: "Karena Ibu ambil grosir, bagaimana kalau harganya saya kurangi jadi Rp70.000 per item."
Pembeli: "Wah mantap tuh, Pak. Saya ambil 50 pcs kalau begitu."

​Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi
Bahasa Indonesia Kelas X

By Desti Fitri Arini

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 5

SLIDE