Search Header Logo
Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Assessment

Presentation

Social Studies

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SIRILA CEBITH

FREE Resource

11 Slides • 0 Questions

1

Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

By SIRILA CEBITH

2

​Latar Belakang:
Kekosongan Kekuasaan ( Vacuum of Power )
Semua dimulai ketika Jepang mulai terdesak dalam Perang Dunia II.
Tanggal 6 & 9 Agustus 1945: Kota Hiroshima dan Nagasaki dibom atom oleh Sekutu.
14 Agustus 1945: Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Dampaknya: Terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Jepang sudah kalah, tapi Sekutu (NICA/Belanda) belum datang. Momen inilah yang dimanfaatkan para pejuang.

3

Proses Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Tahapan ini sangat penting karena menunjukkan bahwa kemerdekaan kita bukan sekadar hadiah, melainkan hasil perencanaan yang matang dan perjuangan diplomatik maupun organisasi.

4

​1. Pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
Karena posisi Jepang yang semakin terdesak dalam Perang Pasifik, mereka mencoba menarik simpati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan. Jeepang Kemudian Membuat BPUPKI (Nama Jepang: Dokuritsu Junbi Cosakai )
Pada tanggal 1 Maret 1945 (Mulai bekerja Mei 1945), yang diketuai Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat. Tujuan dibentuknya BPUPKI adalah Menyelidiki dan menyiapkan hal-hal penting terkait tata pemerintahan Indonesia merdeka.
Sidang-Sidang BPUPKI:
1. Sidang I (29 Mei – 1 Juni 1945): Membahas Dasar Negara . Tiga tokoh memberikan usulan: Muh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Pada 1 Juni, Soekarno mencetuskan nama Pancasila .
2. Sidang II (10 – 17 Juli 1945): Membahas Rancangan Undang-Undang Dasar (UUD) , bentuk negara (Republik), dan wilayah negara.

5

​2. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta
Di antara dua sidang BPUPKI, dibentuk lah Panitia Sembilan untuk mematangkan rumusan dasar negara. Hasil: Piagam Jakarta ( Jakarta Charter ) pada 22 Juni 1945. Poin Penting: Sila pertama awalnya berbunyi "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya", yang kemudian diubah demi persatuan bangsa.

6

​3. Pembentukan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
Setelah BPUPKI dibubarkan karena tugasnya dianggap selesai, dibentuklah PPKI. dengan Nama Jepangnnya Dokuritsu Junbi Inkai . Waktu Pembentukan PPKI adalah 7 Agustus 1945 yang diketuai Ketua: Ir. Soekarno.
Tugas PPKI adalah Melanjutkan hasil kerja BPUPKI dan mematangkan persiapan pemindahan kekuasaan dari Jepang ke Indonesia

7

​4.Peristiwa Rengasdengklok: "Aksi Culik" demi Bangsa
Terjadi perbedaan pendapat antara Golongan Muda (Sukarni, Chaerul Saleh, dll.) dan Golongan Tua (Soekarno & Hatta). Golongan Muda: Ingin kemerdekaan diproklamasikan segera tanpa campur tangan PPKI (karena PPKI dianggap buatan Jepang). Golongan Tua: Ingin mengikuti prosedur dan menghindari tumpah darah dengan tentara Jepang yang masih bersenjata. Hasilnya: Pada 16 Agustus 1945, Soekarno-Hatta dibawa ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh Jepang. Akhirnya, disepakati bahwa proklamasi akan dilakukan secepatnya

8

​5. Perumusan Teks Proklamasi
Malam hari rombongan kembali ke Jakarta menuju rumah Laksamana Maeda (seorang perwira Jepang yang bersimpati pada Indonesia). Penyusun teks proklamasi adalah : Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo.
orang yang menulis teks proklamasi adalah Soekarno, yang menulis draf tangan, lalu diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan (seperti kata "tempoh" menjadi "tempo"). Penandatangan Teks proklamasi dilakukan oleh : Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia (usulan dari Sukarni).

9

​6. Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 1945
Awalnya direncanakan di Lapangan Ikada, namun dipindah ke Jalan Pegangsaan Timur No. 56 (rumah Soekarno) untuk menghindari bentrokan dengan patroli Jepang. Pukul 10.00 WIB Pembacaan Teks Proklamasi oleh Soekarno didampingi Hatta. Pengibaran Bendera Bendera Merah Putih (dijahit Fatmawati) dikerek oleh Latief Hendraningrat dan S. Suhud dan Menyanyikan lagu Indonesia Raya secara spontan.

10

​7.Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan tidak akan diakui dunia jika tidak tersebar. Berita ini disebarkan melalui: Radio: Melalui siaran radio Hoso Kanri Kyoku (sekarang RRI), Surat Kabar: Koran Soeara Asia adalah yang pertama memuat berita ini. Utusan Daerah: Para anggota PPKI kembali ke daerah masing-masing untuk mengabarkan berita gembira ini.

11

​Catatan Penting: Proklamasi hanyalah pintu gerbang. Setelah itu, Indonesia harus berjuang membentuk pemerintahan dan mempertahankan kemerdekaan dari agresi Belanda yang ingin kembali menjajah.

Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

By SIRILA CEBITH

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE