
WATAK TOKOH
Authored by bunda yanti
Other
9th Grade
Used 54+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
7 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Nyonya notaris sudah kesal menunggu Salamah di dekat mobilnya.
“Lama sekali kau! Kami kesal menunggumu, Bik!” hardik nyonya itu.
“Maaf, Nya,” jawab Salamah dengan tersengal-sengal. Peluhnya bercucuran membasahi badan. Alangkah beratnya terigu ini. Terigu yang nanti akan diolah oleh ibu notaris itu jadi kue-kue lezat. Salamah yang menggendong terigunya, dengan tersengal-sengal nafasnya, tak akan ikut menikmatinya.
“Ayuh. Taruh di bagasi belakang. seperti keong jalanmu. Kau malas begitu tak usahlah kau bekerja. Pekerjaan apaan. Aku bisa pilih yang muda-muda.”
Watak tokoh nyonya notaris pada kutipan cerpen di atas adalah ...
lemah lembut
keras
penyabar
baik hati
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Alangkah pedih hati Salamah. Marni sebenarnya ingin meminta sesuatu kepadanya. Tapi takut. Takut mengundang amarahnya. Tapi tidak sayangku, bisik Salamah dalam hati. Kau terlalu baik anakku. Kau tidak melawan jika aku tidak memberimu uang.... Kau tidak minta apa-apa karena kau tahu betul betapa ibumu ini melarat. Melarat sekali. Kau tidak pernah merengek minta dibelikan mainan. Anakku, ini yang membuat aku begitu terenyuh kepadamu. Kau begitu tabah menghadapi hidup kita yang sengsara ini, Marni...
Watak tokoh Marni pada penggelan cerpen di atas adalah ...
sabar dan tabah
setia dan taat
taat penuh perhatian
baik dan mulia
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Lalu dengan keberanian yang luar biasa, ditanyakannya berapa harga sandal jepit bekas itu.
“Dua ratus rupiah,” jawab tukang loak dengan acuh tak acuh.
Hatinya semakin teriris. Sedangkan Marni memandang sandal itu dengan mata berkilat-kilat. Alangkah sedihnya hati Salamah.
“Seratus rupiah, Bang,” tawarnya.
Tukang loak itu tak menjawab, cuma menggelengkan kepalanya. Congkaknya orang itu. Salamah tak segera beranjak dari tempatnya.
Watak tokoh tukang loak berdasarkan kutipan cerpen di atas adalah ...
acuh tak acuh
peduli
perhatian
penuh iba
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Salamah tak kuasa membendung tangisnya. Ia pelan-pelan bangkit, lalu merebahkan badannya ke tikar. Ya Allah, biarkan aku menangis. Biarkan aku mati asalkan Marni, si anak manis itu mendapatkan RahmatMu ya Tuhan...
Watak tokoh Salamah pada kutipan cerpen di atas adalah ...
suka menangis
rela berkorban
pasrah
cengeng
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
“Nadia...Nadia!!” Hampir lima menit Nina memanggil-manggil nama Nadia, tapi tak ada sahutan sama sekali. Nina semakin penasaran dibuatnya.
Dengan langkah layu. Nina pun kembali melaju di atas sepedanya yang berwarna kuning tersebut. Sekilas tampak Nina menghapus cairan bening yang menetes di sela-sela matanya. Hanya dalam hitungan menit, Nina pun terlihat dengan senyum cerianya lagi.
Berdasarkan kutipan cerpen di atas, Nina memiliki sifat
cepat marah
cepat mengeluh
mudah ceria
cepat putus asa
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
"Ayo Adi, bangun-bangun," kata ibu. "Adi masih ngantuk Bu," jawab Adi malas, 'Sekarang sudah pukul 07.00 Adi!" Kata ibu setengah marah. Sontak aku terkejut. Mataku yang masih ngantuk sekarang menyala 100 watt. Langsung aku melompat dari tempat tidurku dan lari terbirit-birit ke kamar mandi. Byurrrr...bunyi air yang kutimba. Tanpa pamit ke ibu aku langsung mengayuh sepedaku ke sekolah. Namun apa daya, setibanya di sekolah bel tanda masuk sudah berbunyi. Ah!, sialnya nasibku.
Cara penulis menggambarkan watak tokoh Adi dalam kutipan cerita tersebut adalah ...
uraian pengarang dan suasana
percakapan dan tingkah laku
tingkah laku dan jalan pikiran
jalan pikiran dan percakapan
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pada siang yang murung itu, seorang laki-laki tambun keluar dari perut mobil dengan gagahnya dan berlari menuju beranda rumah bergaya limasan. Kedatangan laki-laki itu disambut seorang perempuan yang langsung menyodorkan handuk. Laki-laki yang menggosokkan handuk di kepalanya itu basah diguyur hujan deras.
Cara penulis menggambarkan watak tokoh pada kutipan cerita tersebut adalah ...
tindakan tokoh
dialog antartokoh
diceritakan langsung
diceritakan orang lain
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?