Search Header Logo

Ulangan Teks Anekdot

Authored by Aminah Fauziah

World Languages

10th Grade

Used 60+ times

Ulangan Teks Anekdot
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Seorang terpidana mati ditanya oleh petugas pelaksana eksekusi, “Apakah keinginan terakhir Anda?”Sang terpidana menjawab, “Saya hanya berharap agar hukuman ini bisa menjadi pelajaran bagi saya dan bisa membuat saya jera melakukan kejahatan lagi di masa yang akan datang.”


Anekdot tersebut mengandung amanat ...

Sering-seringlah bertanya.

Selalu berpikirlah tentang masa depan.

Optimistis merupakan sikap yang baik.

Hargailah keinginan orang lain.

Belajarlah dari kesalahan yang pernah dilakukan.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

(1) Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. (2) Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” (3) Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. (4) “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. (5) Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!”


Struktur isi yang terdapat dalam teks anekdot tersebut adalah ... .

Reaksi, abstrak, dan koda

Orientasi, krisis, dan reaksi

Abstrak, koda, dan krisis

Abstrak, orientasi, dan krisis

Orientasi dan koda

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Sebuah bus penuh dengan penumpang sedang melaju dengan cepat di jalan menurun. Ada seseorang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang di kursi belakang mengeluarkan kepalanya melalui jendela. Ia pun berkata kepada orang yang sedang mengejar bus, “Hai, Kawan! Sudahlah, Anda tak mungkin bisa mengejar bus ini!”

“Saya harus bisa mengejarnya,” dengan napas terengah-engah orang yang mengejar bus itu berkata lagi,”saya adalah pengemudi bus ini!”.


Kalimat yang tepat untuk mengisi bagian koda dalam anekdot tersebut adalah….

Sebuah bus melaju kencang sekali.

Penumpang itu pun kaget!

Kata penumpang itu, “Berhentilah!”

Orang itu pun berkata, “Apa yang terjadi?”

Petugas keamanan sedang berjaga-jaga.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Seorang wartawan mewawancarai seorang nenek berumur 112 tahun.

“Hal apa yang menurut Anda yang terbaik saat berusia 112 tahun?” tanya wartawan.

Dia hanya menjawab,”Tidak ada tekanan dari teman sebaya.”


Ungkapan tersirat dalam jawaban tokoh nenek pada anekdot tersebut adalah ...

Teman-teman si nenek sangat baik.

Teman-teman si nenek sangat toleran.

Teman-teman si nenek juga berumur 112 tahun.

Teman-teman si nenek sudah banyak yang meninggal.

Teman-teman si nenek sangat pengertian.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Perhatikan teks di bawah ini !


Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala.


Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Arti istilah ‘Kasih Uang Habis Perkara’ dalam teks tersebut adalah ….

Setiap perkara dikenai biaya.

Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang.

Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang.

Setiap perkara tidak dapat diuangkan.

Setiap perkara tidak dapat diselesaikan.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk ...

Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata.

Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap Pancasila.

Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis.

Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut.

Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?